cover
Contact Name
Natalia Olivia Kusuma Dewi Lahamendu
Contact Email
ejurnalputewaya@gmail.com
Phone
+6282188294546
Journal Mail Official
ejurnalputewaya@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bougenville, Tateli Satu, Pineleng, Tateli Satu, Mandolang, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara 95661
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Pute Waya Sociology of Religion Jornal
ISSN : -     EISSN : 27471179     DOI : https://doi.org/10.51667/pwjsa.v1i01.229
Pute Waya merupakan jurnal Sosiologi Agama. Portal ini dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan, memfasilitasi digitalisasi dan indeksasi jurnal akademik yang diterbitkan oleh lembaga-lembaga di bawah koordinasi Kementerian Agama Indonesia. Jurnal-jurnal ini berfokus tidak hanya pada studi Kristen atau studi agama saja, namun juga pada ilmu atau disiplin lain yang terkait dengan bidang Sosiologi Agama. Pute Waya memiliki misi penting untuk menyebarluaskan pengetahuan di antara para sarjana, membantu mereka membangun jaringan, dan mengembangkan penelitian mereka baik dalam konteks dalam negeri maupun luar negeri. Dengan melakukan hal itu, Pute Waya membantu menciptakan lingkungan penelitian yang dinamis, kerjasama di antara para peneliti, dan kualitas akademik yang lebih baik, dan portal dapat berfungsi sebagai standar untuk kemajuan penelitian dan tulisan akademis dalam pendidikan tinggi di bawah kementerian Agama.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2023): Desember" : 2 Documents clear
IKATAN TOU DAN WOWOW DALAM ADAT KEPERCAYAAN DI MINAHASA DALAM ANALISIS ANTHROZOOLOGY-THEOLOGY
Pute Waya : Sociology of Religion Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Seni dan Ilmu Sosial Keagamaan, Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/pwjsa.v4i2.1685

Abstract

Pertumbuhan penelitian tentang ikatan antara hewan dan manusia (Human-Animal Bound) marak dibicarakan dalam beberapa dekade terakhir. Karena itu tulisan ini menjadi salah satu karya yang akan menganalisis dinamika ikatan hewan dan manusia. Penelitian ini mengkaji tentang ikatan antara anjing dan manusia di Minahasa. Ikatan anjing dan manusia di Minahasa memiliki dinamika yang kompleks mulai dari dindakan domestifikasi, anjing menjadi teman berburu orang Minahasa dalam mencari makanan, kemudian anjing menjadi instrument dalam ritual keagamaan di Minahasa, hingga anjing akhirnya dikonsmsi dan diperdagangkan di pasar tradisional. Dari temuan tersebut terdapat perubahan dalam relasi antara anjing dan manusia. Awalnya anjing dipandang sebagai entitas yang penting bagi manusia dalam menjalani proses kehidupan berubah menjadi komoditas pasar. Penelitian ini memakai metode kualitatif untuk memahami fenomena yang muncul dari signifikasi individu atau kelompok terhadap persoalan sosial. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan fenomenologi untuk menggambarkan situasi problematik dalam bentuk-bentuk kesadaran manusia dari pengalaman hidup. Hasil temuan menunjukkan adanya perubahan kesadaran yang memisahkan ikatan antara anjing dan manusia. Kesadaran tersebut bisa dipengaruhi oleh aspek ekonomi, spiritual, maupun aspek sosial dalam siklus kehidupan orang Minahasa.
HOSPITALITAS JALAN CITA-CITA HIDUP BERSAMA DALAM SATU BUMI YANG SAMA DARI SUMBER YANG SAMA Samuel A.K Ompusunggu; Arif Surpi Sitompul
Pute Waya : Sociology of Religion Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Seni dan Ilmu Sosial Keagamaan, Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/pwjsa.v4i2.1686

Abstract

Indonesia sedang masuk pada fase yang dimana kelompok-kelompok intoleransi dan radikal sedang secara bergotong royong melumat kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Proses-proses kotor yang dilakukan segelintir orang dan kelompok pada masa pemilihan tahun 2019 berdampak hingga saat ini. Politik identitas dan ras semakin giiat dikumandangkan oleh para elite. Untuk itu lah pemerintah dalam hal ini dengan cepat memulaikan pola kehidupan beragama yang disebut sebagai moderasi beragama. Namun tentu hal itu belum serta merta menjadi jalan untuk membendung perpecahan yang sedang terjadi. Setidaknya menurut penulis nilai luhur bangsa Indonesia adalah hospitality atau keramahan yang sudah ada sejak dahulu. Maka dalam hal ini penulis dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif menggali kedalam sumber bacaan bukuu atau jurnal yang membahasn konsep dan teori nilai-nilai hospitalitas dalam konteks kekristenan sebagai salah satu jalan untuk hidup bersama dalam bumi yang sama dan dari sumber yang sama. Penulis menyimpulkan bahwa hospitalitas bukan hanya sekadar menyediakan kebutuhan bagi sesama, tetapi juga mencakup menciptakan waktu dan ruang dalam diri dan kehidupan gereja secara bersama. Dalam pertemuan dengan kehidupan yang sangat multi ragam dan majemuk

Page 1 of 1 | Total Record : 2