cover
Contact Name
Mukhamad Faeshol Umam
Contact Email
mukhamad.umam@esdm.go.id
Phone
+62296421888
Journal Mail Official
jurnal.ppsdmmigas@esdm.go.id
Editorial Address
Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi Jl. Sorogo No.1 Cepu Blora Jawa Tengah 58315
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas
ISSN : 20899572     EISSN : 26555859     DOI : https://doi.org/10.37525/sp
Majalah Ilmiah Swara Patra merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi Widyaiswara, Instruktur, Dosen, Peneliti dan civitas academika yang hendak mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk studi literatur, latihan penelitian, dan pengembangan teknologi sebagai bentuk penerapan metode, algoritma, maupun kerangka kerja. Scope Majalah Ilmiah Swara Patra meliputi energi terbarukan, minyak dan gas bumi, konservasi energi dan ekonomi energi.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra" : 11 Documents clear
SUBSEA PROCESSING SEBAGAI SOLUSI BARU PADA TEKNOLOGI MIGAS LEPAS PANTAI Ridwan Ansyori
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi offshore di bidang migas yang telah dimulai beberapa puluh tahun yang lalu hingga kini telah berkembang demikian pesat. Berbagai teknologi yang dikembangkan merupakan usaha untuk mengoptimalkan perolehan minyak dan gas. Banyak platform yang didesain untuk mengatasi segala tantangan pada operasi offshore dimulai dari yang bersifat fixed hingga yang bersifat mobile. Namun demikian ternyata optimasi produksi masih harus terus dilakukan hingga saat ini berkembang teknologi Subsea Processing yang memungkinkan semakin optimalnya produksi yang didapatkan.
BAHAYA PLASTIK TERHADAP KESEHATAN DAN LINGKUNGAN Nurhenu Karuniastuti
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Menurut penelitian, penggunaan plastik yang tidak sesuai persyaratan akan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, karena dapat mengakibatkan pemicu kanker dan kerusakan jaringan pada tubuh manusia (karsinogenik). Selain itu plastik pada umumnya sulit untuk didegradasikan (diuraikan) oleh mikro organisme. Sampah plastik dapat bertahan hingga bertahun-tahun sehingga menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan. Sampah plastik tidaklah bijak jika dibakar karena akan menghasilkan gas yang akan mencemari udara dan membahayakan pernafasan manusia, dan jika sampah plastik ditimbun dalam tanah maka akan mencemari tanah, air tanah. Untuk itu perlu diketahui tentang jenis-jenis utama plastik : kode PET, HDPE, PVC, LDPE, PP, PS, OTHER sehingga jika memakai plastik yang lebih aman yaitu dengan kode HDPE, LDPE, PP, OTHER ( kecuali PVC ) dan penanggulangan terhadap sampah plastik.
DESAIN ENGINEERING SAFETY INSTRUMENTED SYSTEM (SIS) PADA FURNACE 5 (F05) KILANG PUSDIKLAT MIGAS Supriyanto Sikumbang
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SIS (Safety Instrumented System) berfungsi untuk mengamankan manusia, plant (furnace) dan lingkungan dari kemungkinan kejadian bahaya. Furnace memiliki beberapa potensi bahaya seperti low low pressure dan high high temperature. SIS mengamankan furnace dengan cara menghentikan proses yang sedang berlangsung pada furnace. SIS pada furnace membutuhkan tingkatan SIL tertentu yang dapat diperoleh melalui assesmen sistem. Assesmen sistem dilakukan melalui penentuan target SIL dan verifikasi SIL. Sedangkan perancangan SIS dilakukan melalui peningkatan frekwensi Tes Interval (TI) dan penerapan konfigurasi redundant.
POLICY REFORMS IN ENERGY SECTOR RETHINKING NEOLIBERALISM IN A WELFARE STATE
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper is intended on searching of liberalization development process particularly in the energy sector reflected by policy changes in Indonesia. It examines and investigates to what extend policy changes in Indonesia coherent with neo-liberalism characters particularly after Asian Crisis in 1997 which followed by Suharto’s regime resignation, when liberalization process was heavily accelerated by reformed government. The problem that rose next was how neoliberalism thoughts may convergence into welfare state ideology as the founding fathers ideas accordingly. The conclusion part clearly discusses about the pros and cons of neo-liberalism characters in policy changes in Indonesia.
STUDY PERHITUNGAN RANGE d/p CELL TRANSMITTER UNTUK PENGUKURAN LEVEL DENGAN METODE DRY OUTSIDE LEG dan WET OUTSIDE LEG Dwi Heri Sudaryanto
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transmitter adalah salah satu instrument yang fungsinya untuk merubah besaran phisis yang dihasilkan oleh sensor (sensing element) menjadi suatu sinyal standar yang besarnya tergantung dari besarnya variable proses yang dirasakan oleh sensing element tersebut. Pada pengukuran level, Transmitter adalah merupakan instrument yang digunakan untuk mengukur level fluida cair dengan metode tidak langsung karena hasil pengukuran dari sensor dirubah menjadi sinyal standar untuk ditransmisikan ke alat display/indicator hasil pengukuran. Untuk mendapatkan hasil pengukuran level sesuai dengan yang diharapkan (akurat), maka range transmitter harus dihitung terlebih dahulu sebelum dipasang pada sebuah sistem pengukuran di lapangan. Dimana cara perhitungan range transmitter untuk pengukuran level ada dua metode yaitu Dry Outside Leg dan Wet Outside Leg. Perbedaan metode Dry Outside Leg dengan Wet Outside Leg adalah tergantung bagaimana cara instalasinya.
MENGGUNAKAN GOOGLE DRIVE Gunawan Hendro Cahyono
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya kemajuan Teknologi Informasi dan layanan internet di Indonesia dan khususnya pelayanan internet mobile menjadikan handphone atau tablet pc menjadi semakin powerfull. Sedangkan mobilitas pemakai internet sudah tidak dibatasi lagi oleh ruang dan waktu. Mengingat mobilitas yang tinggi tersebut tentunya mengandung resiko akan kehilangan data yang penting yang tersimpan pada perangkat yang digunakan seperti handphone ataupun tablet tersebut, karena itu diperlukan tempat penyimpanan yang cukup “aman”, sehingga kalaupun perangkat tersebut hilang atau ketinggalan, kita masih bisa mendapatkan file-file tersebut karena tersimpan secara online di internet. Media penyimpanan yang ada di internet tersebut biasa disebut dengan penyimpanan Cloud yang saat ini banyak didominasi oleh Dropbox, Box, SkyDrive dan GoogleDrive yang akan kita bahas nanti.
DAMPAK TUMPAHAN MINYAK (OIL SPILL) DI PERAIRAN LAUT PADA KEGIATAN INDUSTRI MIGAS DAN METODE PENANGGULANGANNYA Sulistyono Sulistyono
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negeri nusantara, negeri kepulauan terbesar di dunia, memiliki kekayaan laut yang berlimpah. Panjang pantai 81.000 km atau 14% garis pantai seluruh dunia, dimana 2/3 wilayah Indonesia berupa perairan laut. Luas laut kedaulatan 3,1 juta km2 Luas laut ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif) 2,7 juta km2. Sebagaimana diketahui bahwa 70% permukaan bumi ditutup oleh laut. sementara Laut merupakan suatu lahan yang kaya dengan sumber daya alam termasuk keaneka ragaman sumber daya hayati yang kesemuanya dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Sumber utama pencemaran laut adalah berasal dari tumpahan minyak (oil spill) baik dari proses di kapal, pengeboran lepas pantai maupun akibat kecelakaan kapal tanker. Polusi dari tumpahan minyak di laut akibatnya akan sangat cepat dirasakan oleh masyarakat sekitar pantai dan sangat signifikan merusak makhluk hidup di sekitar pantai tersebut. Badan Dunia Group of Expert on Scientific Aspects of Marine Pollution (GESAMP) mencatat sekitar 6,44 juta ton per tahun kandungan senyawa hidrokarbon masuk ke dalam perairan laut dunia. Dampak terhadap tumpahan minyak dapat berdampak langsung terhadap organisma yang meliputi dampak lethal (kematian), sublethal, plankton dan ikan migrasi. Sedangkan dampak langsung dari kegiatan perikanan diantaranya adalah tainting (bau lantung), budidaya dan ekosistem. Secara umum penanganan tumpahan minyak di laut dapat dilakukan dengan salah satu atau ketiga metode berikut yaitu penanganan secara fisika, kimia dan biologi. Pemerintah dalam hal ini instansi terkait seperti KLH, Pariwisata, Diknas, Perindustrian dan Perdagangan, DKP, TNI AL, Kepolisian, Perhubungan, PT.Pertamina (Persero) dan Pemerintah Daerah menjadi ujung tombak dalam pencegahan dan penanggulangan pencemaran laut ini. Dengan melibatkan beberapa instansi terkait diharapkan penanggulangan tumpahan minyak di perairan laut akan menjadi lebih baik, terpadu dan komprehensive.
BEKERJA AMAN DI DALAM RUANG TERBATAS Martono Martono
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses identifikasi bahaya dalam ruang terbatas dan pemenuhan akan prosedur memasuki ruang terbatas merupakan faktor krusial dalam menjamin keselamatan pekerja. Konsentrasi gas-gas beracun, kandungan oksigen yang rendah, adanya uap-uap yang dapat terbakar dan bahaya bahaya khusus senantiasa menyertai di dalam ruang terbatas. Pemahaman dimulai dari kemampuan setiap pekerja dalam mengidentifikasi kategori bekerja di dalam ruang terbatas, potensi bahaya, tahap persiapan untuk pengamanan, termasuk isolasi energi berbahaya yang berkaitan dengan pekerjaan di dalam ruang terbatas, tim kerja yang diperlukan, tugas dan tanggung jawabnya serta kompetensi dan keahlian yang diperlukan, pengamanan selama memasuki atau melaksanakan pekerjaan di dalam termasuk bagaimana mempertahankan kondisi atmosfir dalam yang memenuhi syarat dan memonitor kondisi atmosfir tersebut, peralatan yang diperlukan, alat pelindung diri yang harus digunakan serta tindakan penanggulangan keadaan darurat dalam ruang terbatas.
BEKERJA AMAN DI DALAM RUANG TERBATAS Martono Martono
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses identifikasi bahaya dalam ruang terbatas dan pemenuhan akan prosedur memasuki ruang terbatas merupakan faktor krusial dalam menjamin keselamatan pekerja. Konsentrasi gas-gas beracun, kandungan oksigen yang rendah, adanya uap-uap yang dapat terbakar dan bahaya bahaya khusus senantiasa menyertai di dalam ruang terbatas. Pemahaman dimulai dari kemampuan setiap pekerja dalam mengidentifikasi kategori bekerja di dalam ruang terbatas, potensi bahaya, tahap persiapan untuk pengamanan, termasuk isolasi energi berbahaya yang berkaitan dengan pekerjaan di dalam ruang terbatas, tim kerja yang diperlukan, tugas dan tanggung jawabnya serta kompetensi dan keahlian yang diperlukan, pengamanan selama memasuki atau melaksanakan pekerjaan di dalam termasuk bagaimana mempertahankan kondisi atmosfir dalam yang memenuhi syarat dan memonitor kondisi atmosfir tersebut, peralatan yang diperlukan, alat pelindung diri yang harus digunakan serta tindakan penanggulangan keadaan darurat dalam ruang terbatas.
OPTIMALISASI PEMISAHAN UAP AIR DALAM NATURAL GAS (GAS ALAM) Lilis Harmiyanto
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan natural gas (gas alam) di dalam perut bumi tidak dapat terpisahkan dari air. Pada umumnya gas alam ( natural gas ) yang baru keluar dari perut bumi kandungan uap airnya tinggi atau dalam kondisi saturated ( jenuh ). Hal ini berarti bila gas mengalami pendinginan sehingga suhunya dibawah suhu dew pointnya maka akan terjadi pelepasan uap air dari gas dan akan terbentuk air bebas (free water ) . Free water ini akan membentuk hydrate atau zat padat yang merupakan campuran antara air dan hidrokarbon ringan yang dapat terjadi diatas titik beku air. Adanya hydrat pada operasional akan berpengaruh : terjadinya kebuntuan pada pipa penyalur, korosif. Untuk memisahkan kandungan air dalam gas tersebut dapat dilakukan dengan cara injeksi bahan kimia untuk menurunkan dew point dari air atau dapat dengan mengurangi serendah mungkin air dengan absorbsi.

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 15 No 1 (2025): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 14 No 2 (2024): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 14 No 1 (2024): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 13 No 2 (2023): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 13 No 1 (2023): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 12 No 2 (2022): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 12 No 1 (2022): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 11 No 2 (2021): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 11 No 1 (2021): Perbaikan Berkelanjutan untuk Konservasi Energi Vol 10 No 2 (2020): Pendekatan Baru untuk Konservasi Energi Vol 10 No 1 (2020): Kebangkitan Energi Terbarukan Vol 9 No 2 (2019): Inovasi untuk Nilai Tambah Energi Vol 9 No 1 (2019): Konservasi Energi Tak Sekedar Hemat Energi Vol 8 No 4 (2018): Swara Patra Vol 8 No 3 (2018): Swara Patra Vol 8 No 2 (2018): Swara Patra Vol 8 No 1 (2018): Swara Patra Vol 7 No 1 (2017): Swara Patra Vol 6 No 4 (2016): Swara Patra Vol 6 No 3 (2016): Swara Patra Vol 6 No 2 (2016): Swara Patra Vol 6 No 1 (2016): Swara Patra Vol 5 No 4 (2015): Swara Patra Vol 5 No 3 (2015): Swara Patra Vol 5 No 2 (2015): Swara Patra Vol 5 No 1 (2015): Swara Patra Vol 4 No 4 (2014): Swara Patra Vol 4 No 3 (2014): Swara Patra Vol 4 No 2 (2014): Swara Patra Vol 3 No 4 (2013): Swara Patra Vol 3 No 3 (2013): Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra Vol 2 No 3 (2012): Swara Patra Vol 2 No 2 (2012): Swara Patra Vol 2 No 1 (2012): Swara Patra Vol 1 No 2 (2011): Swara Patra More Issue