MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan
MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh. Jurnal ini berisi artikel hasil penelitian atau yang setara dengan hasil penelitian yang berhubungan dengan bidang Ilmu Pemerintahan dengan ruang lingkup, sebagai berikut: pemerintahan desa, pembangunan masyarakat desa, pembangunan perdesaan, pemberdayaan masyarakat, manajemen sumber daya pemerintahan, organisasi pemerintahan, manajemen pemerintahan, e-government, penganggaran pemerintahan, kebijakan publik, sosial, politik, kebijakan pemerintahan, pelayanan publik, proses legislasi, pengawasan pemerintahan, birokrasi, ekologi pemerintahan, perencanaan pembangunan, dan budaya politik. Terbit empat kali dalam setahun atau dengan frekuensi terbitan 3 bulanan, yakni pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November dengan p-ISSN: 2442-3777 dan e-ISSN: 2622-691X.
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 4 (2019)"
:
15 Documents
clear
EFEKTIVITAS PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI OLEH BALAI PENYULUHAN PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN (BP3K) DALAM MENINGKATKAN HASIL PENDAPATAN USAHA TANI DI DESA WONOHARJO KECAMATAN PANGANDARAN KABUPATEN PANGANDARAN
DINI INDRIANI
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3042
Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum optimalnya pemberdayaan kelompok tani oleh Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) dalam meningkakan hasil pendapatan usaha tani di desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : Efektivitas pemberdayaan kelompok tani oleh Balai Penyluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) dalam meningkatkan hasil pendapatan usaha tani di desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran belum berjalan dengan optimal. Hambatan-hambatan yang dihadapi adalah kurangnya fasilitas penyuluhan pertanian, kurangnya tenaga penyuluh sebagai pelatih dan pendidik, kurangnya pendanaan untuk pelaksanaan pelatihan berlanjut dan berkesinambunagan dan Masih kurangnya pembiayaan dalam penyelenggaraan program penyuluhan di tingkat kecamatan sesuai dengan sasaran dan target.upaya yang dilakukan adalah perbaikan fasilitas penunjang penyuluhan pertanian, seperti lahan demplot, penyediaan saluran irigasi, dan penyediaan alat-alat pertanian, menambah petugas penyuluh swadaya, melakukan kerjasama dengan pemerintah desa dalam penggalangan dana secara swadaya baik itu dari anggota kelompok tani, instansi terkait, penyuluh pertanian, atau pun pihak lainnya dan Mengajukan proposal permohonan sejumlah anggaran untuk menyelenggarakan program penyuluhan sesuai sasaran dan terget
PELAYANAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) OLEH KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PANGANDARAN DI DESA WONOHARJO KECAMATAN PANGANDARAN KABUPATEN PANGANDARAN
YUSNITA RACHMA
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3064
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan pegawai pertanahan untuk membantu dan menyediakan pelayanan secara tepat dan cepat, serta tanggap terhadap keinginan masyarakat masih rendah, perhatian pegawai kepada masyarakat masih kurang. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pengolahan data/analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Pelayanan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Pangandaran di Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran secara umum telah dilaksanakan dengan baik. Adapun hambatan-hambatan yang dihadapi yaitu tidak dimilikinya dokumen-dokumen pemilikan tanah dan kemampuan sumber daya manusia yang masih rendah, kurangnya pemohon dalam melengkapi persyaratan pendaftaran, masih terjadinya sengketa dan juga kurangnya keterbukaan masyarakat tentang asal usul tanah yang dimilikinya, banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi, kurang dimilikinya secara lengkap dokumen-dokumen kepemilikan tanah dan keterbatasan pemahaman masyarakat tentang proses dan syarat pelayanan program PTSL. Upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, memberikan pemahaman secara jelas mengenai syarat dan prosedur pelayanan serta mengajak dan menyuruh untuk melengkapi persyaratan dalam pendaftaran pelayanan PTSL, meminta pemohon untuk menyelesaikan sengketa tanahnya, mengajak pemohon untuk terbuka terhadap kepemilikan tanahnya, meminta untuk melengkapi persyaratan bebas dari sengketa dan memberikan pemahaman dan penjelasan tentang proses dan syarat pelayanan program PTSL
MODEL MANAJEMEN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
Irwan Irwan;
Muhammad Rusdi
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3018
Penelitian ini akan mengkaji dan menganalisis efektivitas pemungutan pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini berorientasi pada tujuan jangka panjang sebagai referensi baru dalam pemungutan pajak. Sedangkan target khusus yang akan dicapai yaitu: merekomendasikan sebuah model manajemen pelaksanaan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di kabupaten Sidenreng Rappang.Penelitianini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan Pendekatan Sumber (resource approach), Pendekatan proses (process approach), Pendekatan sasaran (goals approach) dalam efektivitas pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidenreng Rappang
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BIDANG PERTANIAN OLEH PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN (PPL) WILAYAH BINAAN DESA BUNISEURI KECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS
Engkus Kusmana;
Regi Refian Garis
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3045
Pemberdayaan Masyarakat di bidang Pertanian oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Binaan Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis secara umum sudah berjalan, namun belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analsis. Berdasarkan hasil penelitian dikategorikan belum optimal. Berbagai Indikator menyatakan diantaranya PPL harus mengoptimalkan perannya sebagai penyuluh untuk memberikan motivasi, merangsang, dan memperluas wawasan petani terhadap perkembangan dunia luar. PPL mengajarkan petani agar terampil mengerjakan materi yang disampaikan dalam kegiatan penyuluhan. Hambatan yang dihadapi yaitu belum optimalnya peran dan fungsi PPL melalui kegiatan-kegiatan yang dikelola,. Lahan pertanian (sawah) tadah hujan dan sarana prasarana pengairan yang belum memadai menjadikan Desa Buniseuri belum bisa mengoptimalkan lahan pertanian. Pemerintah Desa, BPP (Balai Penyuluh Pertanian), UPTD Pendidikan, PKM (Pusat Kesehatan Masyarakat), UPTD P2KBP3A, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Indikator keberhasilan PPL salah satunya adalah adanya kelompok tani. Adanya kelompok tani sangat penting untuk meringankan tugas PPL. Upaya yang dilakukan diantaranya: untuk mewujudkan pertanian yang tangguh diperlukan sumberdaya manuasia berkualitas melalui penyuluhan pertanian dengan pendekatan kelompok yang mendukung sistem agribisnis berbasis pertanian (tanaman pangan, holtikultura, peternakan dan perkebunanTransfer teknologi pembuatan pupuk kompos memberikan manfaat yang besar yaitu adanya peningkatan pengetahuan warga tentang manfaat bahan sisa sampah organik sebagi bahan baku pembuatan pupuk kompos
EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN FUNGSI SALURAN IRIGASI OLEH BIDANG PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR DINAS PEKERJAAN UMUM, TATA RUANG, PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN DI DESA CIBENDA KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN
DADANG HIDAYAT
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3041
Berdasarkan hasil penelitian dapat menunjukan bahwa Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman kurang dilaksanakan sesuai dengan kriteria efektivitas menurut pendapat Makmur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. Adapun rumusan masalahnya dikarenakan kurangnya pemeliharaan saluran irigasi sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditetapkan dan pemeliharaan saluran irigasi kurang sesuai dengan rencana anggaran pembangunan berdasarkan hasil musyawarah perencanaan pembangunan. Hambatan-hambatan dalam meningkatkan efektivitas pengembangan fungsi saluran irigasi disebabkan oleh belum adanya pertemuan untuk membuat jadwal rutin, kurang cepat tanggapnya para pegawai, belum adanya laporan pengajuan sumber dana yang efektif dan efisien, belum adanya penetapan waktu untuk melakukan musyawarah untuk merumuskan rencana anggaran pemeliharaan; Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam meningkatkan efektivitas pengembangan fungsi saluran irigasi seperti berusaha untuk mengajak semua elemen masyarakat untuk melakukan pertemuan membuat jadwal rutin, berusaha bertanggungjawab terhadap pekerjaannya untuk selalu cepat tanggap, membuat laporan pengajuan sumber dana yang dibutuhkan secara efektif dan efisien, berusaha untuk melakukan musyawarah dengan masyarakat untuk merumuskan rencana anggaran, melakukan evaluasi secara rutin dan keseluruhan, menyediakan sarana dan prasarana untuk melakukan pemeliharaan, meningkatkan pemeliharaan saluran irigasi.
EFEKTIVITAS PEMBERDAYAAN BADAN USAHA MILIK DESA OLEH PEMERINTAH DESA KERTAHARJA KECAMATAN CIJEUNGJING KABUPATEN CIAMIS
RIZKY BAHARI TRESNA NUGRAHA
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3063
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum efektivnya pemberdayaan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa, dengan indikator permasalahan sebagai berikut; kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Desa kepada masyarakat mengenai Badan Usaha Milik Desa, kurangnya sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Badan Usaha Milik Desa untuk menunjang kegiatan usaha, kurangnya pembinaan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa kepada anggota Badan Usaha Milik Desa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa efektivitas pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa oleh Pemerintah Desa Kertaharja Kecamatan Cijeunjing Kabupaten Ciamis. Adanya hambatan-hambatan seperti, masih adanya masyarakat yang belum tahu mengenai keberadaan Badan Usaha Milik Desa di Desa Kertaharja, kurangnya pembinaan yang dilakukan kepada anggota Badan Usaha Milik Desa mengenai budidaya jamur yang baik, penyertaan modal yang di berikan oleh Pemerintah Desa. Upaya-upaya yang dilakukan yaitu melakukan sosialisasi kembali kepada masyarakat mengenai Badan Usaha Milik Desa, menggunakan internet dan belajar dari pembudidaya jamur yang lain mengenai cara membudidayakan jamur yang baik, melakukan pengajuan kepada pihak lain untuk mendapat bantuan mengenai sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MUSYAWARAH RENCANA PEMBANGUNAN UNTUK MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE KABUPATEN ENREKANG
Zainuddin Samad;
Ahmad Mustanir;
Muh. Yusuf Putra Pratama
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3014
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam musyawarah rencana pembangunan, mengetahui good governance,serta untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam musyawarah rencana pembangunan dalam mewujudkan good governance di Desa Karueng Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang dengan hipotesis yaitu partisipasi masyarakat dalam musyawarah rencana pembangunan berpengaruh signifikan terhadap good governance. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuesioner (angket), dan dokumentasi.Teknik analisis data kuantitatif yang digunakan yaitu analisis tabulasi frekuensi dan analisis regresi sederhana dengan bantuan program SPSS 22.0 for windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa;1) rata-rata persentase partisipasi masyarakatsebesar 58% termasuk kategori cukup, 2) rata-rata persentase good governance sebesar 69,4% termasuk kategori baik, 3)partisipasi masyarakat dalam musyawarah rencana pembangunan untuk mewujudkan good governance diDesa Karueng Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang berjalan baik, dimana nilai t hitung= 3,921 >t tabel= 2,004 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05dengan persentase sebesar 57% maka dapat dikatakan bahwa hipotesis positif (H1) diterima dan hipotesis negatif (H0) ditolak
PERANAN LURAH DALAM MELAKSANAKAN FUNGSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN SITUBATU KECAMATAN BANJAR KOTA BANJAR
CUCU CUWENDAH
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3034
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, terlihat bahwa Lurah dalam menjalankan perannya masih kurang maksimal. Hal tersebut terlihat dari kurang maksimalnya Lurah menggerakkan masyarakat dalam program pemberdayaan masyarakat, kurang maksimalnya Lurah dalam memberikan bimbingan/pembinaan kepada masyarakat dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dan Kurang maksimalnya dukungan yang diberikan Lurah kepada masyarakat baik secara moril maupun materiil dalam program pemberdayaan masyarakat.Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode penelitian deskriptif analisis. Dari hasil penelitian diperoleh hasil sebagai berikut: Pelaksanaan Peranan Lurah dalam melaksanakan Fungsi Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Situbatu Kecamatan Banjar Kota Banjar sudah dilaksanakan dengan baik, hal ini terbukti dari 4 (empat) indikator yaitu Lurah memberikan kesempatan untuk melakukan bimbingan /pembinaan (mentoring) kepada masyarakat dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, Lurah memberikan kesempatan untuk melakukan penyuluhan (conselling) dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, Lurah menggerakkan masyarakat dalam program pemberdayaan masyarakat, dan Lurah ikut serta dalam program pemberdayaan masyarakat dilingkungan masih dilaksanakan kurang baik. Hambatan-hambatan yang ditemukan dalam Pelaksanaan Peranan Lurah dalam Melaksanakan Fungsi Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Situbatu Kecamatan Banjar Kota Banjar diantaranya Kurangnya komunikasi dan koordinasi yang dibangun antara masyarakat, pihak kelurahan (Lurah) dengan OPD terkait; Anggaran untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat minim;Upaya-upaya yang telah dilakukan diantaranya: Pihak kelurahan (Lurah) terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan OPD terkait dalam berbagai kesempatan; Pengajuan rencana anggaran untuk kegiatan dilakukan pada jauh – jauh hari sehingga ada waktu dalam proses pencairan anggaran kegiatan
STRATEGI PEMERINTAHAN DESA DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DI DESA DEWASARI KECAMATAN CIJEUNGJING KABUPATEN CIAMIS
MOCH RISDIAN SUJANI
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3061
Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya masalah dalam strategi pemerintahan desa dalam meningkatkan pembangunan di Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis diantaranya: masih rendahnya peran aktif masyarakat dalam kegiatan pembangunan di Desa Dewasari,kurangnya strategi khusus dalam hal pembangunan, sehingga pembangunan tersebut tidak benar-benar melibatkan atau mengikutsertakan masyarakat setempat, pemerintah desa kurang memberikan dorongan dan semangat kepada masyarakat agar berperan aktif dalam pembangunan. Adapun tujuan penelitian diantaranya adalah Untuk mengetahui strategi pemerintahan desa dalam meningkatkan pembangunan di Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis, Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi dalam strategi pemerintahan desa dalam meningkatkan pembangunan di Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis dan Untuk mengetahui upaya-upaya untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam strategi pemerintahan desa dalam meningkatkan pembangunan di Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa Strategi pemerintahan desa dalam meningkatkan pembangunan di Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis sudah baik. Adapun upaya upaya dalammengatasi hambatan diantarnya dengan mengundang masyarakat secara langsung sehingga masyarakat dapat memberikan masukan tentang potensi yang dimiliki oleh masyarakat dalam pertemuan tersebut, dengan meningkatkan pemahaman dan mengundang masyarakat secara langsung sehingga dapat memberikan sanggahannya dalam pertemuan tersebut, meningkatkan pendekatan dan pembinaan sehingga masyarakat dengan sukarela mau menyumbangkan tenaga, alat ataupun dana.
ANALISIS PENGELOLAAN KELOMPOK BERMAIN (KB) ANAK USIA DINI DIKABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
Andi uceng
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3012
Penelitian ini bertujuan untuk memahami manajemen pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sedenreng Rappang. Variabel yang dianalisis planning, implementasinya. Metode survei untuk mendapatkan fakta dan informasi faktual. Populasi penelitian mencakup semua kelompok studi di bawah Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini. sampel di tiga kecamatan (Watang Pulu, Panca Rijang, dan Tellu LimpoE) sebagai lokus dari mana 65 anggota diambil. Data dikumpulkan dalam empat cara : interview, observasi, kuisioner dan analisis data sekunder. Data diolah dan dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif, yaitu menafsirkan data yang dikumpulkan, fakta dan informasi. Data kemudian disajikan dalam tabel frekuensi dan diikuti oleh deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan selalu dikeluarkan sebagai bagian dari manajemen pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sidenreng Rappang. Ini terbukti dari keberadaan data yang akurat dan pengumpulan informasi. Kegiatan operasional selalu dilakukan. Ini didukung oleh koordinasi di pemerintah daerah, kualitas dan kualitas infrastruktur dan fasilitas serta anggaran operasional untuk kegiatan. Ini juga didukung oleh pengawasan langsung dan tidak langsung yang sering dilakukan oleh staf.