cover
Contact Name
Noor Indahwati
Contact Email
fkip.unigres@gmail.com
Phone
+6281233164633
Journal Mail Official
noorindahwati@gmail.com
Editorial Address
Jl. Arif Rahman Hakim No. 2 B Gresik Jawa Timur Indonesia
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Jendela Pendidikan
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20894554     EISSN : 26223635     DOI : -
Core Subject : Education,
Naskah berisi bahasan teori ,artikel, atau hasil penelitian yang berhubungan dengan kajian humaniora, sains, dan pengajaran atau pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2016): Jendela Pendidikan" : 18 Documents clear
IMPLEMENTASI ADMINISTRASI KURIKULUM DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS MENGAJAR GURU DI SMK NEGERI WINONGAN siti bariroh; Anita Yuniarti
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v6i1.313

Abstract

Implementasi merupakan suatu proses penerapan ide, konsep, kebijakan, atau inovasi dalam bentuk tindakan praktis, sehingga memberikan dampak, baik berupa perubahan pengetahuan, keterampilan, maupun nilai dan sikap Administrasi pelaksanaan kurikulum berkenaan dengan semua perilaku yang bertalian dengan semua tugas yang memungkinkan terlaksananya kurikulum. Dalam administrasi pelaksanaan kurikulum ini, tujuan administrasi tersebut adalah agar kurikulum dapat dilaksanakan dengan baik. Administrasi bertugas menyediakan/mempersiapkan fasilitas material, personal dan kondisi-kondisi agar kurikulum dapat dilaksanakan Aktivitas guru merupakan kegiatan yang dilakukan guru selama proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, guru mempunyai tugas untuk memberikan pengetahuan (cognitive), sikap dan nilai (alfective), dan keterampilan (psychomotor) kepada siswa. Guru mempunyai tanggung jawab untuk melihat segala sesuatu yang terjadi dalam kelas untuk membantu proses perkembangan siswa. Penyampaian materi pelajaran hanyalah merupakan salah satu dari berbagai aktivitas guru dalam pembelajaran sebagai suatu proses dinamis dalam segala fase dan perkembangan siswa Fokus Masalah dalam Penelitian ini adalah : 1. Bagaimana implementasi administrasi kurikulum di SMK Negeri Winongan, 2. Faktor apa saja yang menghambat implementasi kurikulum di SMK Negeri Winongan, 3. Bagaimana solusi dalam menghadapi kendala yang ada dalam implementasi administrasi kurikulum di SMK Negeri Winongan Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui implementasi administrasi kurikulum di SMK Negeri Winongan, 2. Untuk mengetahui faktor penghambat pada implementasi administrasi kurikulum di SMK Negeri Winongan, 3. Untuk mendeskripsikan solusi dalam menghadapi kendala yang ada dalam implementasi administrasi kurikulum. Metodologi Penelitian : Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri Winongan. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala SMK, Wakasek Kurikulum dan Guru. Data tentang pelaksanaan administrasi kurikulum diperoleh dari hasil wawancara dan observasi peneliti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa implementasi administrasi kurikulum di SMK Negeri Winongan terlaksana dengan baik. Artinya mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi kurikulumnya dapat berjalan baik. Dengan demikian segala bentuk program pengajaran maupun pelaksanaan KBM akan berjalan lebih optimal apabila didukung oleh pengelolaan yang baik pada administrasi kurikulum di sekolah dan terutama pada aspek peningkatan prestasi belajar siswa. Kata Kunci : Implementasi, Administrasi Kurikulum, Aktivitas Guru
PENGELOLAAN ADMINISTRASI SEKOLAH SECARA SISTEMATIS SEBAGAI UPAYA KEBERHASILAN PENDIDIKAN eviy aidah fithriyah; Slamet Hariyadi
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v6i1.318

Abstract

Dalam penyelenggaraan pendidikan, pengelolaan administrasi sekolah yang baik sangat dibutuhkan untuk dapat memberikan pelayanan kepada pihak-pihak terkait dan untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik. Ketepatan, keakuratan dan kecepatan penyajian data/informasi merupakan faktor penting dalam mengelola administrasi yang baik. Salah satu tugas tenaga administrasi sekolah dalam suatu instansi pendidikan adalah surat menyurat, karena itu administrasi sekolah sering disebut pekerjaan tulis menulis yang menghasilkan surat dan kemudian terkumpul menjadi arsip. Pengelolaan surat menyurat perlu diterapkan untuk masing-masing instansi pendidikan, karena merupakan sumber data atau informasi yang bermanfaat untuk kemajuan instansi pendidikan tersebut secara maksimal. Sumber data atau informasi yang digunakan adalah surat.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) bagaimana pengelolaan administrasi surat menyurat di SMP Negeri 1 Purwosari Kabupaten Pasuruan, 2) Sarana apa saja yang digunakan dalam pengelolaan surat menyurat, 3) Kendala-kendala apa yang dihadapi dalam pengelolaan surat menyurat.Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengelolaan administrasi surat menyurat di SMP Negeri 1 Purwosari Kabupaten Pasuruan. 2) Untuk mengetahui sarana apa saja yang digunakan dalam pengelolaan administrasi surat menyurat. 3) Untuk mengetahui kendala apa saja yang terjadi dalam pengelolaan administrasi surat menyurat.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode observasi, interview atau wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosedur pengelolaan surat menyurat di SMP Negeri 1 Purwosari Kabupaten Pasuruan bisa dikatakan berjalan dengan baik dan lancar karena seluruh kegiatan surat menyurat di SMP Negeri 1 Purwosari Kabupaten Pasuruan mengacu pada Peraturan Bupati Pasuruan Nomor : 40 Tahun 2011 Tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Meskipun masih terdapat kekurangan, Perlu segera dilakukan pelatihan mengenai pengelolaan sura menyuratt. Sarana untuk pengelolaan surat menyurat harus dalam keadaan baik dari segi kualitas dan kuantitas agar pengelolaan surat berjalan dengan lancar. Oleh karena itu sarana yang digunakan dalam pengelolaan surat menyurat di SMP Negeri 1 Purwosari Kabupaten Pasuruan masih harus ditambah agar pengelolaan surat dapat ditangani dengan baik. Kendala yang ada yaitu kurangnya kontrol terhadap beredarnya surat di dalam kantor. Oleh karena itu peneliti menyarankan agar pengelola surat meningkatkan kontrol terhadap beredarnya surat di dalam kantor, sehingga tidak ada surat yang belum diarsipkan karena masih berada pada pembuat surat dan dalam pengembalian surat agar selalu melalui sepengetahuan pengelola surat dan disimpan pengelola surat.Kata Kunci : Pengelolaan dan Administrasi Sekolah
TERTIB ADMINISTRASI PERPUSTAKAAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 PURWOSARI Sri Sundari; Fauzan Fauzan
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v6i1.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengelolaan personalia perpustakaan sekolah di SMP Negeri 1 Purwosari, (2) pengelolaan koleksi perpustakaan sekolah SMP Negeri 1 Purwosari, (3) pengelolaan pengguna jasa (siswa dan guru) dalam memanfaatkan sarana dan fasilitas perpustakaan sekolah SMP Negeri 1 Purwosari, Bentuk penelitian yang digunakan adalah kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan strategi tunggal terpancang. Sumber data yang digunakan terdiri dari informan, lokasi, peristiwa atau aktivitas, dokumen dan arsip. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumen, dan studi kepustakaan. Untuk mengukur validitas data digunakan trianggulasi triangulasi sumber dan triangulasi metode serta review informan. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pengelolaan personalia perpustakaan sekolah di SMP Negeri 1 Purwosari meliputi : (a) perencanaan (planning) pengadaan personalia perpustakaan dilakukan dengan proses rekruitmen maupun penunjukan langsung oleh kepala sekolah, (b) pengorganisasian (organizing) dilakukan sepenuhnya oleh koordinator perpustakaan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya dan untuk penggantian struktur organisasi perpustakaan dilakukan sepenuhnya oleh kepala sekolah, (c) penggerakan (actuating) dilakukan oleh koordinator perpustakaan, (d) pengawasan (controlling) dilakukan oleh kepala sekolah selaku pimpinan secara rutin. (2) Pengelolaan koleksi perpustakaan SMP Negeri 1 Purwosari meliputi : (a) kegiatan pengadaan koleksi perpustakaan sekolah meliputi : ((1)) perencanaan (planning) pengadaan koleksi perpustakaan sekolah dilakukan setiap awal tahun pelajaran, ((2)) pengorganisasian (organizing) pengadaan ini meliputi koleksi apa saja yang yang harus ditambah dan dengan penerbit siapa saja akan melakukan kerjasama, ((3)) penggerakan (actuating) dengan cara petugas perpustakaan sekolah selalu aktif untuk terus mencari peluang kerjasama dengan para penerbit, ((4)) pengawasan (controlling) berdasarkan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya, apakah telah sesuai atau belum, (b) pengolahan koleksi meliputi : ((1)) perencanaan (planning) sejak koleksi pustaka masuk ke perpustakaan sampai siap untuk dimanfaatkan / dipinjam oleh pemakainya, ((2)) pengorganisasian (organizing) pengolahan koleksi buku dan koleksi non buku, ((3)) penggerakan (actuating) meliputi : inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, memberi label buku, penyusunan kartu katalog, penyusunan buku, pengolahan majalah, ((4)) pengawasan (controlling) dengan pembukuan dan pencatatan administrasi yang baik terhadap seluruh koleksi, dan (c) perawatan koleksi perpustakaan meliputi : ((1)) perencanaan (planning) untuk perawatan koleksi disesuaikan dengan tingkat kerusakan, ((2)) pengorganisasian (organizing) untuk mengelompokkan koleksi koleksi yang berbeda jenisnya, agar dalam perawatannya dapat tepat dan sesuai, ((3)) penggerakan (actuating) dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan koleksi dan dilakukan secara berkala ataupun insidental, ((4)) pengawasan (controlling) oleh petugas perpustakaan dengan selalu aktif mengawasi terhadap semua koleksi di perpustakaan sekolah. (3) Pengelolaan pengguna jasa (siswa dan guru) dalam memanfaatkan sarana dan fasilitas perpustakaan sekolah SMP Negeri 1 Purwosari, meliputi: (a) perencanaan (planning) peningkatan jumlah pengunjung dan peningkatan pelayanan terhadap pengguna jasa, (b) pengorganisasian (organizing) yaitu untuk menjadi anggota perpustakaan SMP Negeri 1 Purwosari, harus memiliki kartu anggota, (c) penggerakan (actuating) di perpustakaan SMP Negeri 1 Purwosari ini menggunakan dua jenis pelayanan yaitu pelayanan terbuka dan pelayanan setengah tertutup, (d)  pengawasan (controlling) sangat berperan penting untuk menjaga sarana dan fasilitas perpustakaan SMP Negeri 1 Purwosari dapat terpelihara dengan baik. (4) Kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pengelolaan perpustakaan sekolah di SMP Negeri 1 Purwosari adalah sebagai berikut : (a) kurangnya Sumber Daya Manusia yang tersedia, (b) Koleksi buku yang kurang lengkap, (c) pengunjung yang tidak tertib, (d) tidak adanya anggaran yang dikelola oleh perpustakaan sendiri, (e) sistem yang dipergunakan masih manual. (5) Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pengelolaan perpustakaan sekolah di SMP Negeri 1 Purwosari adalah sebagai berikut : (a) Kepala sekolah akan merekrut tenaga kerja baru yang nantinya akan ditempatkan di perpustakaan. (b) Mengajukan penambahan koleksi kepada kepala sekolah, juga mengadakan kerjasama dengan pihak terkait misalnya dengan penerbit, dan menghimbau kepada siswa, guru atau karyawan untuk memberikan sumbangan buku atau menitipkan buku-buku koleksi pribadinya untuk disimpan di perpustakaan. pengawasan. (d) Untuk kebutuhan akan pengadaan koleksi, maka perpustakaan harus mengajukan usulan dari guru bidang studi sesuai dengan kebutuhan, kemudian diajukan ke kepala sekolah.  (e)    Tahun ini akan dirintis dengan sistem otomasi dengan menggunakan komputer, sehingga pelayanan dapat terlaksana dengan lancar dan baik.  Kata Kunci : perpustakaan, trianggulasi, organisasi 
ANALISIS KOMPETENSI KINERJA PEGAWAI DI UPT DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN DUDUKSAMPEYAN adrijanti adrijanti; Sutahar Sutahar
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v6i1.315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kompetensi kinerja pegawai di UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Duduksampeyan. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik kualitatif dengan cara pengambilan data secara wawancara(terstruktur maupun tidak terstruktur), observasi, dan juga dokumentasi. Dalam pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan intrument berupa pertanyaan yang sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi yang dimiliki para pegawai sudah mumpuni dalam melaksanakan beban tugas yang diberikan. Kata kunci : Kompetensi, Kinerja Pegawai.
OPTIMALISASI MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SMP NEGERI 1 PURWOSARI etiyasningsih etiyasningsih; Weka Sindhu Ramudhilana
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v6i1.316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendiskripsikan pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana di SMP Negeri 1 Purwosari, (2) mendiskripsikan optimalisasi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 1 Purwosari, (3) mendiskripsikan kelebihan dan kekurangan optimalisasi manajemen sarana dan prasarana guna meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 1 Purwosari. Rumusan Masalah: (1) Bagaimana pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana di SMP Negeri 1 Purwosari, (2) Bagaimana optimalisasi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 1 Purwosari, (3) Bagaimana kelebihan dan kekurangan manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 1 Purwosari. Jenis penelitian kualitatif lapangan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan deskriptif yaitu peneliti terjun ke lapangan, mempelajari, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari fenomena yang ada. Analisis penelitian kualitatif ini dilakukan bersama dengan proses pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen sarana dan rasarana di SMP Negeri 1 Purwosari meliputi: perencanaan, pengadaan, inventarisasi, penyimpanan, penataan, penggunaan, pemeliharaan, dan penghapusan. Optimalisasi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 1 Purwosari dengan melakukan pengadaan fasilitas pembelajaran serta penggunaan, penataan, pemeliharaan sarana dan prasarana secara optimal. Optimalisasi manajemen sarana dan prasarana yang dilaksanakan cukup ptimal, karena masih ada kekurangan. Kelebihan dari optimalisasi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran yaitu: (a) memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, (b) memudahkan peserta didik dalam memahami materi, (c) memudahkan dalam mengakses informasi pendidikan, (d) meningkatkan minat baca peserta didik, (e) menanamkan jiwa anti korupsi sejak dini, (f) memudahkan dalam ulangan, (g) mengembangkan bakat peserta didik, (h) memudahkan dalam pelaksanaan praktikum, (i) mengembangkan psikomotorik peserta didik, (j) lingkungan kelas maupun luar kelas yang selalu bersih, (k) suasana kelas yang selalu kondusif dan nyaman, (l) pemeliharaan gedung satu tahun sekali, meminimalisir biaya erawatan. Adapun kekurangan dari optimalisasi manajemen sarana dan prasarana yaitu: (a) pemeliharaan media kurang efektif, (b) penanggungjawab sarana prasarana kurang efektif (c) jadwal penggunaan laboratorium sering berbenturan, (d) petunjuk penggunaan media sering tidak diperhatikan oleh peserta didik, (e) sarana dan prasarana kurang terkontrol dengan baik. Kata Kunci : Optimalisasi Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran.
KEMAMPUAN GURU PADA BIDANG INFORMASI DAN TEKNOLOGI DALAM KINERJA TATA USAHA DI SDNU-1 TRATE KECAMATAN GRESIK KABUPATEN GRESIK wiwit endah lestari; Muhammad Rizqi Amin
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v6i1.317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Guru pada Bidang Informasi dan Teknologi dalam Kinerja Tata Usaha di SDNU-1 Trate Kecamatan Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, 15 Guru Kelas, dan 2 Tata Usaha. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara. Dalam pengumpulan data dengan observasi peneliti menggunakan instrumen berupa beberapa pernyataan yang disesuaikan dengan fokus penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan guru pada bidang informasi dan teknologi sangat berpengaruh dalam kinerja Tata Usaha di SDNU-1 Trate.Kata kunci: kemampuan guru, informasi dan teknologi, kinerja tata usaha.
IMPLEMENTASI ADMINISTRASI KURIKULUM DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS MENGAJAR GURU DI SMK NEGERI WINONGAN bariroh, siti; Yuniarti, Anita
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v6i1.313

Abstract

Implementasi merupakan suatu proses penerapan ide, konsep, kebijakan, atau inovasi dalam bentuk tindakan praktis, sehingga memberikan dampak, baik berupa perubahan pengetahuan, keterampilan, maupun nilai dan sikap Administrasi pelaksanaan kurikulum berkenaan dengan semua perilaku yang bertalian dengan semua tugas yang memungkinkan terlaksananya kurikulum. Dalam administrasi pelaksanaan kurikulum ini, tujuan administrasi tersebut adalah agar kurikulum dapat dilaksanakan dengan baik. Administrasi bertugas menyediakan/mempersiapkan fasilitas material, personal dan kondisi-kondisi agar kurikulum dapat dilaksanakan Aktivitas guru merupakan kegiatan yang dilakukan guru selama proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, guru mempunyai tugas untuk memberikan pengetahuan (cognitive), sikap dan nilai (alfective), dan keterampilan (psychomotor) kepada siswa. Guru mempunyai tanggung jawab untuk melihat segala sesuatu yang terjadi dalam kelas untuk membantu proses perkembangan siswa. Penyampaian materi pelajaran hanyalah merupakan salah satu dari berbagai aktivitas guru dalam pembelajaran sebagai suatu proses dinamis dalam segala fase dan perkembangan siswa Fokus Masalah dalam Penelitian ini adalah : 1. Bagaimana implementasi administrasi kurikulum di SMK Negeri Winongan, 2. Faktor apa saja yang menghambat implementasi kurikulum di SMK Negeri Winongan, 3. Bagaimana solusi dalam menghadapi kendala yang ada dalam implementasi administrasi kurikulum di SMK Negeri Winongan Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui implementasi administrasi kurikulum di SMK Negeri Winongan, 2. Untuk mengetahui faktor penghambat pada implementasi administrasi kurikulum di SMK Negeri Winongan, 3. Untuk mendeskripsikan solusi dalam menghadapi kendala yang ada dalam implementasi administrasi kurikulum. Metodologi Penelitian : Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri Winongan. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala SMK, Wakasek Kurikulum dan Guru. Data tentang pelaksanaan administrasi kurikulum diperoleh dari hasil wawancara dan observasi peneliti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa implementasi administrasi kurikulum di SMK Negeri Winongan terlaksana dengan baik. Artinya mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi kurikulumnya dapat berjalan baik. Dengan demikian segala bentuk program pengajaran maupun pelaksanaan KBM akan berjalan lebih optimal apabila didukung oleh pengelolaan yang baik pada administrasi kurikulum di sekolah dan terutama pada aspek peningkatan prestasi belajar siswa. Kata Kunci : Implementasi, Administrasi Kurikulum, Aktivitas Guru
TERTIB ADMINISTRASI PERPUSTAKAAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 PURWOSARI Sundari, Sri; Fauzan, Fauzan
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v6i1.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengelolaan personalia perpustakaan sekolah di SMP Negeri 1 Purwosari, (2) pengelolaan koleksi perpustakaan sekolah SMP Negeri 1 Purwosari, (3) pengelolaan pengguna jasa (siswa dan guru) dalam memanfaatkan sarana dan fasilitas perpustakaan sekolah SMP Negeri 1 Purwosari, Bentuk penelitian yang digunakan adalah kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan strategi tunggal terpancang. Sumber data yang digunakan terdiri dari informan, lokasi, peristiwa atau aktivitas, dokumen dan arsip. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumen, dan studi kepustakaan. Untuk mengukur validitas data digunakan trianggulasi triangulasi sumber dan triangulasi metode serta review informan. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pengelolaan personalia perpustakaan sekolah di SMP Negeri 1 Purwosari meliputi : (a) perencanaan (planning) pengadaan personalia perpustakaan dilakukan dengan proses rekruitmen maupun penunjukan langsung oleh kepala sekolah, (b) pengorganisasian (organizing) dilakukan sepenuhnya oleh koordinator perpustakaan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya dan untuk penggantian struktur organisasi perpustakaan dilakukan sepenuhnya oleh kepala sekolah, (c) penggerakan (actuating) dilakukan oleh koordinator perpustakaan, (d) pengawasan (controlling) dilakukan oleh kepala sekolah selaku pimpinan secara rutin. (2) Pengelolaan koleksi perpustakaan SMP Negeri 1 Purwosari meliputi : (a) kegiatan pengadaan koleksi perpustakaan sekolah meliputi : ((1)) perencanaan (planning) pengadaan koleksi perpustakaan sekolah dilakukan setiap awal tahun pelajaran, ((2)) pengorganisasian (organizing) pengadaan ini meliputi koleksi apa saja yang yang harus ditambah dan dengan penerbit siapa saja akan melakukan kerjasama, ((3)) penggerakan (actuating) dengan cara petugas perpustakaan sekolah selalu aktif untuk terus mencari peluang kerjasama dengan para penerbit, ((4)) pengawasan (controlling) berdasarkan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya, apakah telah sesuai atau belum, (b) pengolahan koleksi meliputi : ((1)) perencanaan (planning) sejak koleksi pustaka masuk ke perpustakaan sampai siap untuk dimanfaatkan / dipinjam oleh pemakainya, ((2)) pengorganisasian (organizing) pengolahan koleksi buku dan koleksi non buku, ((3)) penggerakan (actuating) meliputi : inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, memberi label buku, penyusunan kartu katalog, penyusunan buku, pengolahan majalah, ((4)) pengawasan (controlling) dengan pembukuan dan pencatatan administrasi yang baik terhadap seluruh koleksi, dan (c) perawatan koleksi perpustakaan meliputi : ((1)) perencanaan (planning) untuk perawatan koleksi disesuaikan dengan tingkat kerusakan, ((2)) pengorganisasian (organizing) untuk mengelompokkan koleksi koleksi yang berbeda jenisnya, agar dalam perawatannya dapat tepat dan sesuai, ((3)) penggerakan (actuating) dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan koleksi dan dilakukan secara berkala ataupun insidental, ((4)) pengawasan (controlling) oleh petugas perpustakaan dengan selalu aktif mengawasi terhadap semua koleksi di perpustakaan sekolah. (3) Pengelolaan pengguna jasa (siswa dan guru) dalam memanfaatkan sarana dan fasilitas perpustakaan sekolah SMP Negeri 1 Purwosari, meliputi: (a) perencanaan (planning) peningkatan jumlah pengunjung dan peningkatan pelayanan terhadap pengguna jasa, (b) pengorganisasian (organizing) yaitu untuk menjadi anggota perpustakaan SMP Negeri 1 Purwosari, harus memiliki kartu anggota, (c) penggerakan (actuating) di perpustakaan SMP Negeri 1 Purwosari ini menggunakan dua jenis pelayanan yaitu pelayanan terbuka dan pelayanan setengah tertutup, (d)  pengawasan (controlling) sangat berperan penting untuk menjaga sarana dan fasilitas perpustakaan SMP Negeri 1 Purwosari dapat terpelihara dengan baik. (4) Kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pengelolaan perpustakaan sekolah di SMP Negeri 1 Purwosari adalah sebagai berikut : (a) kurangnya Sumber Daya Manusia yang tersedia, (b) Koleksi buku yang kurang lengkap, (c) pengunjung yang tidak tertib, (d) tidak adanya anggaran yang dikelola oleh perpustakaan sendiri, (e) sistem yang dipergunakan masih manual. (5) Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pengelolaan perpustakaan sekolah di SMP Negeri 1 Purwosari adalah sebagai berikut : (a) Kepala sekolah akan merekrut tenaga kerja baru yang nantinya akan ditempatkan di perpustakaan. (b) Mengajukan penambahan koleksi kepada kepala sekolah, juga mengadakan kerjasama dengan pihak terkait misalnya dengan penerbit, dan menghimbau kepada siswa, guru atau karyawan untuk memberikan sumbangan buku atau menitipkan buku-buku koleksi pribadinya untuk disimpan di perpustakaan. pengawasan. (d) Untuk kebutuhan akan pengadaan koleksi, maka perpustakaan harus mengajukan usulan dari guru bidang studi sesuai dengan kebutuhan, kemudian diajukan ke kepala sekolah.  (e)    Tahun ini akan dirintis dengan sistem otomasi dengan menggunakan komputer, sehingga pelayanan dapat terlaksana dengan lancar dan baik.  Kata Kunci : perpustakaan, trianggulasi, organisasi 
ANALISIS KOMPETENSI KINERJA PEGAWAI DI UPT DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN DUDUKSAMPEYAN adrijanti, adrijanti; Sutahar, Sutahar
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v6i1.315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kompetensi kinerja pegawai di UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Duduksampeyan. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik kualitatif dengan cara pengambilan data secara wawancara(terstruktur maupun tidak terstruktur), observasi, dan juga dokumentasi. Dalam pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan intrument berupa pertanyaan yang sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi yang dimiliki para pegawai sudah mumpuni dalam melaksanakan beban tugas yang diberikan. Kata kunci : Kompetensi, Kinerja Pegawai.
OPTIMALISASI MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SMP NEGERI 1 PURWOSARI etiyasningsih, etiyasningsih; Ramudhilana, Weka Sindhu
Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v6i1.316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendiskripsikan pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana di SMP Negeri 1 Purwosari, (2) mendiskripsikan optimalisasi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 1 Purwosari, (3) mendiskripsikan kelebihan dan kekurangan optimalisasi manajemen sarana dan prasarana guna meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 1 Purwosari. Rumusan Masalah: (1) Bagaimana pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana di SMP Negeri 1 Purwosari, (2) Bagaimana optimalisasi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 1 Purwosari, (3) Bagaimana kelebihan dan kekurangan manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 1 Purwosari. Jenis penelitian kualitatif lapangan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan deskriptif yaitu peneliti terjun ke lapangan, mempelajari, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari fenomena yang ada. Analisis penelitian kualitatif ini dilakukan bersama dengan proses pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen sarana dan rasarana di SMP Negeri 1 Purwosari meliputi: perencanaan, pengadaan, inventarisasi, penyimpanan, penataan, penggunaan, pemeliharaan, dan penghapusan. Optimalisasi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 1 Purwosari dengan melakukan pengadaan fasilitas pembelajaran serta penggunaan, penataan, pemeliharaan sarana dan prasarana secara optimal. Optimalisasi manajemen sarana dan prasarana yang dilaksanakan cukup ptimal, karena masih ada kekurangan. Kelebihan dari optimalisasi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran yaitu: (a) memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, (b) memudahkan peserta didik dalam memahami materi, (c) memudahkan dalam mengakses informasi pendidikan, (d) meningkatkan minat baca peserta didik, (e) menanamkan jiwa anti korupsi sejak dini, (f) memudahkan dalam ulangan, (g) mengembangkan bakat peserta didik, (h) memudahkan dalam pelaksanaan praktikum, (i) mengembangkan psikomotorik peserta didik, (j) lingkungan kelas maupun luar kelas yang selalu bersih, (k) suasana kelas yang selalu kondusif dan nyaman, (l) pemeliharaan gedung satu tahun sekali, meminimalisir biaya erawatan. Adapun kekurangan dari optimalisasi manajemen sarana dan prasarana yaitu: (a) pemeliharaan media kurang efektif, (b) penanggungjawab sarana prasarana kurang efektif (c) jadwal penggunaan laboratorium sering berbenturan, (d) petunjuk penggunaan media sering tidak diperhatikan oleh peserta didik, (e) sarana dan prasarana kurang terkontrol dengan baik. Kata Kunci : Optimalisasi Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran.

Page 1 of 2 | Total Record : 18