cover
Contact Name
Prof. Dr. Rajab Ritonga, M.Si.
Contact Email
redaksi@pewarta.org
Phone
+62811133471
Journal Mail Official
redaksi@pewarta.org
Editorial Address
Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia Gedung Dewan Pers lt. 4 Jl. Kebon Sirih No. 34 Telp. 3453131; 3862041 Faks. 3453175
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pewarta Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26566893     DOI : https://doi.org/10.25008/jpi
Core Subject : Education, Social,
JURNAL PEWARTA INDONESIA adalah Open Journal berkala ilmiah, diterbitkan oleh Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setiap bulan April dan Oktober tahun berjalan. Jurnal ini dikelola dengan prinsip peer-reviewed dan merupakan wadah bagi para wartawan, peneliti, dosen, serta para pemerhati media, ataupun jurnalisme untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian ataupun kajian teortis terkait media dan jurnalisme, ataupun ilmu komunikasi secara umum. Fokus terbitan Pewarta Indonesia adalah segala sesuatu yang terkait dengan media, baik media cetak, elektronik maupun siber, media sosial, termasuk juga media luar ruang. Penelitian yang terkait bidang ilmu komunikasi juga dimungkinkan sepanjang berisisan dengan media massa dalam arti luas (radio, televisi, suratkabar, film, ataupun buku).
Articles 169 Documents
Strategi Komunikasi Pemasaran Doktorandus Koffie dalam Menarik Minat Konsumen Penikmat Kopi Dicky Fajar Purwa Hadi
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i2.50

Abstract

Budaya  minum  kopi  yang  awalnya  berasal  dari  barat  muncul sebagai salah satu   kebutuhan   yang   tidak   terlepaskan   dalam kehidupan  banyak  orang  terutama  para  pencinta  kopi.  Meningkatnya permintaan  terhadap  kopi,  memancing  munculnya berbagai brand  dan  kedai-kedai kopi di sekitar masyarakat. Pengunjung kedai-kedai ini pun tidaklah sedikit,  begitu  pula  dengan  keuntungan  yang  didapat  oleh  produsen. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini secara purposive mengambil studi kasus di Doktorandus Koffie yang sudah menggunakan beberapa kegiatan komunikasi pemasaran terpadu. Sumber data pada penelitian ini adalah narasumber, dan observasi lapangan. Peneliti mengumpulkan data menggunakan teknik wawancara, pencatatan, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari tiga komponen pokok yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan dengan verifikasinya untuk mengetahui masing-masing kegiatan Integrated Marketing Communication yang dilakukan oleh Doktorandus Koffie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Doktorandus Koffie merupakan kegiatan yang saling berhubungan dan saling mendukung untuk menginformasikan Doktorandus Koffie kepada para konsumen dan menarik minat konsumen.
Perencanaan dan Evaluasi Public Relations Program CSR Bring Back Our Bottle pada Perusahaan The Body Shop Indonesia Lusyane Margaretha; Afrina Sari; Ahmad Toni
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i1.25

Abstract

CSR adalah komitmen bisnis untuk berperilaku etis, beroperasi secara legal dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup karyawan dan keluarganya, serta masyarakat lokal dan masyarakat pada umumnya. Salah satu bentuk implementasi kegiatan CSR telah dilaksanakan oleh The Body Shop di Indonesia dengan CSR Program Bring Back Our Bottle yang mengajak pelanggan mengembalikan kemasan kosong ke gerai The Body Shop Indonesia. Hal ini sekaligus menjadi langkah lanjutan dari The Body Shop di Indonesia untuk mewujudkan perusahaan yang aman lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan public relations dan evaluasi program corporate social responsibility bring back our bottle the body shop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan Model Two-Way Symmetric, konsep Manajemen dan Public Relations. Hasil dari penelitian ini adalah The Body Shop mampu menjalankan program-program CSR-nya dengan baik dan menganggumkan. Adapun kegiatan CSR pada The Body Shop Program Lingkungan The Body Shop Indonesia adalah Bring Back Our Bottle. CSR merupakan tanggung jawab sosial dari perusahaan pada dasarnya memiliki konsep dengan visi yang sama yang untuk pembangunan yang berkelanjutan.
Strategi Komunikasi Krisis tentang Pemberitaan Pertamina Jual Aset Putri Erviyanti; Tengku Rayhan Makarim
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v4i1.91

Abstract

Krisis merupakan hal yang paling tidak diinginkan oleh semua organisasi atau perusahaan, tetapi krisis tidak dapat dihindari dan datang saat yang tidak terduga. Pada bulan Juli 2018, PT Pertamina (Persero) terkena krisis yang disebabkan adanya kebocoran surat internal mengenai kondisi keuangan PT Pertamina (Persero) dari BUMN di media online. Akibat dari kebocoran surat tersebut PT Pertamina (Persero) mendapatkan pemberitaan negatif dari berbagai media dan membuat media bertanya-tanya mengenai apa yang terjadi dengan kondisi keuangan Pertamina. Kondisi ini memperlihatkan bahwa persepsi menjadi lebih penting dibandingkan realita. Adanya berita dengan tone negatif akan mempengaruhi reputasi perusahan sehingga perlu ada strategi komunikasi yang baik untuk mengatasi hal tersebut. Penelitian ini secara khusus ditujukan untuk mengetahui bagaimana PT Pertamina (Persero) dalam penanganan pemberitaan “Pertamina Jual Aset”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan teknik wawancara semi-terstruktur kepada informan dimanajemen PT Pertamina (Persero). Fokus penelitiannya adalah komunikasi krisis dengan menggunakan Image Restoration Theory (IRT) dari Coombs. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Corporate Communication PT Pertamina (Persero) sudah melakukan strategi terbaik  dalam menangani krisis terhadap pemberitaan negatif di media mengenai Pertamina, yang berjudul Pertamina Jual Aset.
Bias Feminisme: Isu LGBT, Seks Bebas dan Perubahan Norma Seksualitas Anggita Rendanody
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i1.7

Abstract

Feminisme dimaknai sebagai suatu gerakan atau aksi perlawanan atas dominasi pria dalam kehidupan yang kini dimanifestasikan melalui media massa dan media sosial. Pada hakikatnya, media sosial adalah salah satu jenis media massa. Perbedaan keduanya terletak pada kelembagaan dan pertanggungjawaban atas informasi yang diberikan. Meskipun demikian, keduanya sama-sama menjadi perantara bagi sesama pengguna media. Sama-sama bisa memberikan pengaruh terhadap masyarakat, secara kognitif, afektif dan konatif. Feminisme di  dunia virtual hadir dalam kedua bentuk tersebut. Konten yang dimuat di antaranya tentang kekerasan terhadap perempuan; fisik dan nonfisik, penindasan dan pembedaan perlakuan di lingkungan kerja, serta pembedaan peluang untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang setara. Pemuatan konten tersebut memiliki satu tujuan yaitu menyetarakan hak antara laki-laki dan perempuan. Namun jika dicermati, hak yang diperjuangkan oleh feminis tidak melulu perempuan, tetapi juga hak gender; feminin dan maskulin dan hak sebagai manusia atau HAM (Hak Asasi Manusia). Berangkat dari tuntutan atas HAM inilah, muncul gagasan tentang kebebasan. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pemberitaan media massa (media sosial) terkait feminisme, dengan menggunakan studi kepustakaan. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah, dalam penyajian konten seputar feminisme; kesetaraan dan kebebasan perempuan, ada perluasan makna yang mengarah pada kebebasan seksualitas, mengarah pada LGBT dan berubahnya norma sosial tentang seksualitas itu sendiri.
Komunikasi Word of Mouth sebagai Penentu Keputusan Membeli Produk Arief Wibowo; Satiri Satiri; Poppy Ruliana; Kresno Yulianto
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v3i2.84

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi Word of Mouth (WOM) terhadap keputusan pembelian barang di Nano Komputer, sebuah toko yang mempunyai fokus dalam menjual barang elektronik berupa komputer serta kebutuhan kantor lainnya. Nano Komputer melakukan metode penyampaian pesan kepada konsumen dengan cara promosi dari mulut ke mulut. Metode yang digunakan adalah survei yang diberikan kepada kelompok yang akan diteliti. Rancangan penelitian ini memiliki tujuan untuk mencari pengaruh antar dua variable yaitu Variabel (X), Word of Mouth sedangkan variabel (Y) adalah Keputusan Pembelian. Responden yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah karyawan Kompleks Perkantoran Kartini Depok yaitu 96 orang. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner akan diberikan kepada responden. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang positif antara variabel Word of Mouth (WOM) terhadap Keputusan Pembelian yang didukung oleh hasil survei dan perhitungan secara statistik menggunakan software SPSS, dengan kata lain seluruh karyawan Kompleks Perkantoran Kartini Depok yang membeli kebutuhan computer di NanoKomputer dipengaruhi oleh komunikasi Word of Mouth.
Jurnalisme Damai dalam Pembingkaian Berita Rasisme Mahasiswa Papua di Tribunnews.com dan Detik.com Sukma Alam
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i2.33

Abstract

Penelitian ini meneliti kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya. Mahasiswa Papua dipersekusi oleh ormas dan warga sekitar karena diduga merusak bendera merah putih. Aparat keamanan ikut menjaga situasi justru diduga berujar rasis terhadap mahasiswa Papua hingga situasi nasional panas khususnya di daerah Papua dan Papua Barat. Tentu media tidak luput dari peristiwa tersebut untuk menentukan sikap dalam sebuah berita. Jika berita tidak mempertimbangkan penyelesaian konflik atau memperkeruh situasi menjadi panas maka di sinilah muncul jurnalisme damai (peace journalisme) sebagai wadah perdamaian dan berakhirnya konflik. Penelitian ini bertujuan, pertaa, untuk mengetahui framing tribunnews.com dan detik.com dalam berita kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua, dan kedua mengetahui jurnalisme damai dalam berita tribunnews.com dan detik.com terkait kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua. Hasilnya, frame tribunnews.com dan detik.com sama-sama meletakan mahasiswa Papua sebagai korban rasisme dan tidak bersalah. Sementara praktik jurnalisme damai bagi tribunnews.com selalu berusaha menyampaikan keadilan bagi mahasiswa Papua untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Sedangkan detik.com berusaha menyampaikan rekonsiliasi bahwa ujaran rasisme menyangkut bangsa Indonesia.
Strategi Komunikasi Pemasaran Novel Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990 Petrus Finsensio Musacarlos; Lisa Esti Puji Hartanti
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i1.29

Abstract

Dalam berbagai usaha bisnis baik yang menghasilkan barang maupun jasa, peran pemasaran sangatlah penting karena merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan bisnis. Novel Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990, merupakan produk best seller  di Indonesia yang dihasilkan dari strategi komunikasi pemasaran. Komunikasi pemasaran berperan penting dalam proses pembentukan persepsi konsumen dan membentuk perubahan perilaku konsumen sehingga terjadi tindakan pembelian terhadap sebuah produk yang dipasarkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh penerbit Mizan terhadap novel Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan proses pengumpulan data yaitu dengan teknik wawancara, observasi, dan mengumpulkan data kepustakaan. Kemudian dijabarkan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan teori strategi komunikasi pemasaran menurut Smith Zook (2011) yang meliputi analisis situasi, tujuan, strategi, taktik, pelaksanaan, dan kontrol. Hasil penelitian ini adalah; strategi komunikasi pemasaran terhadap sebuah produk harus disusun dengan baik dan teliti, agar tujuan dan rencana atau strategi komunikasi pemasaran yang ingin dicapai dapat berhasil.
Berbagi Pengetahuan Sejarah Timor dalam Grup Facebook "Sejarah Timor Jilid II" Evi Novianti; Rafael Miku Beding; Shandra Rama Panji Wulung
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i1.26

Abstract

Indonesia adalah bangsa yang multikultur, ragam kebudayaan tersebar hampir diseluruh daratan kepulauan bumi pertiwi ini. Perkembangan zaman, mengharuskan manusia menerima teknologi sebagai salah satu bagian dari proses komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi media sosial khususnya Facebook di Nusa Tenggara Timur dan implikasinya terhadap grup Facebook Sejarah Timor Jilid II. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang holistik mengenai fenomena yang sedang terjadi saat ini. Perolehan data primer melalui wawancara, sementara data sekunder didapatkan melalui beberapa kajian terdahulu. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif berdasarkan data yang diperoleh. Facebook adalah sebuah media sosial yang terus berkembang setiap tahunnya. Aktivitas diskusi kebudayaan kini tidak hanya dilakukan secara pertemuan langsung. Melainkan bisa melalui fitur Grup yang ada di facebook. Grup Sejarah Timor Jilid II adalah sebuah grup yang beranggotakan 36 ribu akun yang secara aktif menjadikan setiap postingan sebagai salah satu sarana untuk saling berdiskusi mengenai budaya dan sejarah Nusa Tenggara Timur.
Komunikasi Politik Dinasti dalam Meningkatkan Elektabilitas Pilkada Tangerang Selatan 2020 Irma Fika Dita; Poppy Ruliana
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v4i1.96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis proses komunikasi politik keluarga Ratu Atut dalam meningkatkan elektabilitas Benjamin-Pilar Saga dalam Pilkada Tangerang Selatan, Desember 2020. Konsep komunikasi politik digunakan untuk menjelaskan proses komunikasi yang dijalankan oleh dinasti keluarga dalam meningkatkan elektabilitas di pemilihan umum, sehingga teori dinasti politik dan konsep elektabilitas juga diperlukan. Penelitian ini didasarkan pada fenomenologi dan menggunakan metode penelitian studi kasus. Observasi, diskusi mendalam, tinjauan pustaka, dokumentasi, dan penelusuran internet digunakan untuk memperoleh data. Tahapan reduksi data, display, dan diversifikasi/kesimpulan digunakan untuk melakukan analisis data. Temuan penelitian adalah: Pertama, Benyamin-Pilar yang berasal dan/atau sudah menjadi kekuatan politik lokal yang mengakar di Tangerang Selatan, memiliki popularitas dan elektabilitas yang lebih kuat dibanding dengan figur yang baru muncul dengan rekam jejak yang belum banyak terlihat dan diketahui oleh konstituen. Kedua, Benyamin-Pilar dengan dukungan dinasti keluarga Ratu Atut, memiliki keunggulan berupa koneksi keluarga, sumber daya uang dan jaringan, serta hubungan simbiosis dengan partai politik, sehingga memiliki lebih banyak komunikator/pembawa pesan dalam komunikasi politik yang dijalankan. Ketiga, para komunikator memanfaatkan media massa, media sosial, dan kampanye langsung (door to door) untuk menjalankan berbagai bentuk komunikasi politik selama pilkada. Keempat, faktor politik uang mendominasi kesediaan warga untuk memilih, bukan karena kesadaran yang terbangun oleh derajat literasi politik yang memadai.
Makna Simbolik Komunikasi Antarbudaya pada Perayaan Grebeg Sudiro di Kota Solo Betty Gama; Henny Sri Kusumawati
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i1.3

Abstract

Grebeg Sudiro merupakan salah satu perayaan budaya di Indonesia yang menunjukkan keharmonisan antara suku Jawa dan masyarakat Tionghoa yang bertempat tinggal di wilayah Solo khususnya di Kampung Sudiroprajan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna simbolik perayaan Grebeg dan Sudiro  pada Tahun Baru Imlek di Solo, proses terbentuknya Grebeg Sudiro sebagai salah satu bentuk komunikasi antarbudaya antara penduduk pribumi dengan etnis Tionghoa, dan implikasi Grebeg Sudiro terhadap perkembangan kebudayaan Tionghoa serta perkembangan pariwisata di kota Solo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan analisis dokumen. Validitas data menggunakan trianggulasi data dan metode. Hasil penelitian menunjukkan Grebeg Sudiro merupakan rangkaian acara kegiatan di Kampung Sudiroprajan untuk menyelaraskan keberagaman dalam menciptakan harmonisasi antara warga Jawa dan Tionghoa. Kolaburasi perayaan Grebeg Sudiro dan Tahun Baru Imlek merupakan pertunjukan yang layak ditonton. Lampu-lampu lampion di kawasan Pasar Gede bagi masyarakat Solo dianggap hanya sebagai hiburan untuk dinikmati

Page 7 of 17 | Total Record : 169