cover
Contact Name
Prof. Dr. Rajab Ritonga, M.Si.
Contact Email
redaksi@pewarta.org
Phone
+62811133471
Journal Mail Official
redaksi@pewarta.org
Editorial Address
Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia Gedung Dewan Pers lt. 4 Jl. Kebon Sirih No. 34 Telp. 3453131; 3862041 Faks. 3453175
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pewarta Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26566893     DOI : https://doi.org/10.25008/jpi
Core Subject : Education, Social,
JURNAL PEWARTA INDONESIA adalah Open Journal berkala ilmiah, diterbitkan oleh Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setiap bulan April dan Oktober tahun berjalan. Jurnal ini dikelola dengan prinsip peer-reviewed dan merupakan wadah bagi para wartawan, peneliti, dosen, serta para pemerhati media, ataupun jurnalisme untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian ataupun kajian teortis terkait media dan jurnalisme, ataupun ilmu komunikasi secara umum. Fokus terbitan Pewarta Indonesia adalah segala sesuatu yang terkait dengan media, baik media cetak, elektronik maupun siber, media sosial, termasuk juga media luar ruang. Penelitian yang terkait bidang ilmu komunikasi juga dimungkinkan sepanjang berisisan dengan media massa dalam arti luas (radio, televisi, suratkabar, film, ataupun buku).
Articles 179 Documents
Penguatan Nilai Nilai Pancasila sebagai Fondasi Etika Berkomunikasi pada Pembelajaran Online Yuniar, Ririt; Bintang, Muhamad I.C; Ningrum, Diah Fitria; Ritonga, Rajab
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v4i1.103

Abstract

Implementasi nilai-nilai Pancasila yang tampak mulai luntur dalam etika berkomunikasi dan dinamikanya pada proses pembelajaran online maupun bermedia sosial diseluruh wilayah Indonesia perlu menjadi kewaspadaan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai Pancasila dalam etika berkomunikasi, sebagai fondasi pendidikan cerdas berkarakter dengan sosialisasi nilai-nilai Pancasila untuk diterapkan dalam proses pembelajaran online agar capaian pembelajaran dapat optimal dan tepat sasaran. Mixedmethod digunakan dalam kajian ini selain analisis kualitatif dan perlu kuesioner yang dipakai untuk mengidentifikasi masalah potensial yang mungkin dialami oleh responden dalam memahami atau menafsirkan pertanyaan, dengan analisis deskriptif kualitatif. Data primer studi dokumentasi literatur penelitian terdahulu dan kuesioner sosialisasi berupa penyuluhan yang dilakukan untuk upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman melunturnya nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran daring perlu diangkat agar membawa dampak positif dalam proses edukasi. Teori Komunikasi dengan model komunikasi transaksional untuk mengupas pentingnya hubungan antara komunikator dengan komunikan saling bertanggung jawab atas efek dan efektivitas komunikasi yang berlangsung. Hasil dari penelitian ini adalah penguatan nilai-nilai Pancasila perlu dilakukan sebagai sebuah upaya kewaspadaan melalui sosialisasi yang secara masif harus terus dilaksanakan secara menyeluruh dan menjadi gerakan nasional.
Makna Edukasi Seksual bagi Remaja pada Film "Dua Garis Biru" Ira Dasuki
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i2.36

Abstract

Film merupakan salah satu media massa yang paling berperan dalam menggambarkan suatu realitas sosial yang ditayangkan, kemudian pesan dari isi cerita sebuah film dapat diterima dengan baik oleh penonton. Perkembangan film yang bertemakan remaja, semakin beragam dalam membangun suatu cerita yang menarik, semakin berani mengangkat topik-topik yang sebelumnya dianggap tabu, seperti edukasi seksual. Salah satunya adalah film “Dua Garis Biru” yang membahas tentang bagaimana remaja perempuan pelaku seks pranikah dikemukakan dalam film drama remaja dengan tujuan untuk menyampaikan makna edukasi seksual melalui tokoh Dara dalam film tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis wacana model Teun Van Dijk. Hasil penelitian yang ditemukan adalah bahwa setiap remaja perlu mengetahui dan memahami tentang pendidikan seksual sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bentuk penyimpangan seksual memang beragam, namun film ini membahas kepada kehamilan pranikah.
Fenomena Penggunaan E-Wallet di Kalangan Pengusaha Warung Makan di Perkantoran Jakarta Timotius Rudyanta
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i1.27

Abstract

Di Indonesia mulai bermunculan layanan keuangan berbasis digital, salah satunya adalah E-wallet. Go-Pay merupakan dompet virtual untuk menyimpan Go-Jek credit yang bisa digunakan untuk membayar transaksi. Go-Pay telah memperluas jangkauan hingga ke usaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia. Fenomena ini menunjukkan adanya suatu perubahan dalam media pembayaran yang terjadi pada masa lampau dan masa kini. Hal ini karena adanya perubahan jaman, semua ingin lebih mudah seiring dengan majunya teknologi. Peneliti menggunakan teori Phenomology of Perception untuk mengungkapkan fenomena dengan cara melihat keterikatan antara individu tidak bisa dipisahkan karena individu melakukan interaksi. Peneliti menggunakan metode kualitatif karena ingin memahami fenomena scan QR code yang terjadi dengan menggunakan pemikiran Merleau Ponty. Unit analisisnya adalah persiapan pedagang UMKM dalam menghadapi fenomena pembayaran melalui scan QR code Go-Pay. Peneliti melakukan wawancara terhadap lima pemilik dan karyawan warung makan. Peneliti juga melakukan observasi atas hasil wawancara. Kesimpulan penelitian, banyak pedagang UMKM yang belum memahami fenomena Go-Pay ini disbanding dengan  yang paham  fenomena ini. Hal ini karena kurangnya perhatian dari Go-Pay dalam menjelaskan kegunaan dari scan QR Go-Pay kepada pedagang UMKM. Banyak pedagang UMKM yang mengikuti pedagang lainnya tanpa memahami kegunaan scan QR Go-Pay.
Trend Penggunaan Media Iklan Luar Ruang di Masa Pandemi Covid-19 Indah Yunita Sari Sihite; Retno Septaningtyas Wahyu Pangestu; Mathias Christopher Politon
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v4i1.89

Abstract

Dunia periklanan menjadi salah satu yang terdampak akibat Pandemi Covid-19. Banyak perusahaan menyesuaikan anggaran untuk pemasaran dan periklanan. Hal tersebut membuat penggunaan media periklanan luar ruang kurang dilirik oleh perusahaan karena terbatasnya mobilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui trend periklanan di masa pandemi dan penggunaan media iklan luar ruang di tengah terbatasnya mobilitas masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan, dunia periklanan di masa pandemi memiliki tren baru. Pemasaran di media sosial menjadi salah satu yang dilirik karena penggunaannya di masyarakat terus meningkat. Selain itu, influencer juga menjadi salah satu yang diperhitungkan oleh perusahaan. Konten di media periklanan juga berubah, banyak muatan emosionalnya, untuk bisa membangun hubungan emosional antara brand dan penggunanya. Penggunaan media iklan luar ruang juga mengadopsi konsep hubungan periklanan tersebut. Banyak reklame dibuat untuk meningkatkan kepedulian dan himbauan kepada masyarakat. Masa depan media iklan luar ruang mulai terlihat karena vaksinasi yang meluas akan membuat masyarakat bisa beraktivitas kembali di luar ruangan.
Media Cetak Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0 Olivia Christine Pangaribuan; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i2.11

Abstract

Dunia kini tengah menghadapi revolusi industri 4.0, sebuah era terobosan teknologi baru, yang mencakup bidang luas seperti kecerdasan buatan, robotika, internet of Things (IoT), kendaraan otonom, pencetakan 3D, nanoteknologi, bioteknologi, ilmu material, penyimpanan energi dan komputasi kuantum. Persaingan ekonomi dalam revolusi industri 4.0 berbeda dari periode sebelumnya. Agar tetap dapat bertahan menghadapi revolusi industri 4.0, baik perusahaan maupun negara harus berada di perbatasan inovasi dalam segala bentuknya, yang berarti strategi yang terfokus pada pengurangan biaya akan kurang efektif dibandingkan dengan yang menawarkan produk dan layanan dengan cara yang lebih inovatif. Revolusi industri juga kini sudah merambah ke industri media cetak. Media cetak, kini perlahan-lahan mulai beranjak menuju digital dan memanfaatkan internet of things (IoT).
Retorika Deliberative: Komunikasi Marah Marah Pejabat di Ruang Publik Haresti Asysy Amrihani
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v3i2.87

Abstract

Seorang pemimpin memiliki peran strategis dalam memimpin organisasi untuk mencapai tujuan organisasi. Pemimpin diharapkan memiliki gaya komunikasi yang bisa diterima oleh semua anggota elemen organisasi. Padahal, gaya retorika komunikasi seorang pemimpin dipengaruhi oleh berbagai situasi dinamis yang dihadapinya dalam memimpin organisasi, sehingga adakalanya dia tampil dengan gaya komunikasi yang temperamental atau marah-marah. Penelitian ini bertujuan menggali lebih dalam gaya retorika pemimpin organisasi yang juga pejabat publik dan bersikap tempramental dalam berkomunikasi kepada khalayaknya. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan teori retorika Aristoteles dan social judgement theory sebagai pisau analisisnya. Temuan studi ini adalah, pejabat publik menggunakan gaya retorika deliberative dalam berkomunikasi dengan khalayaknya di ruang publik. Sebagian audience bisa menerima gaya retorika pejabat publik tersebut (latitude of acceptance), namun ada yang menolak (latitude of rejection), dan ada yang menyatakan tidak menghiraukannya (latitude of noncommitment).
Kepemilikan Media dan Isi Pemberitaan Koran Tempo Lestari Nurhajati; Xenia Angelica Wijayanto
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i1.1

Abstract

Kepemilikan media, khususnya surat kabar di Indonesia saat ini menunjukkan pemusatan kepemilikan, terpusat pada beberapa nama pemilik modal seperti Kompas Group, Jawa Pos Grup, Globe Media Grop, Media Indonesia grup, dan Tempo Inti Media. Situasi ini menjadikan keberagaman isi media (diversity content) tidak terjadi karena tidak ada keberagaman pemilik (diversity ownership). Akibatnya terjadi proses industri budaya bersifat massal. Dari kondisi tersebut kepentingan dan pemilik media harusnya diabaikan, namun dalam prakteknya di Indonesia sulit dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media, khususnya Koran Tempo bisa bersikap berimbang menyiarkan pemberitaan yang berkaitan dengan kepentingan para pemiliknya. Masalah penelitian ini adalah bagaimana kepemilikan dan isi pemberitaan Koran Tempo dilihat dari perspektif strukturasi Giddens. Hasil penelitian ini menunjukan, isi Koran Tempo tidak semata-mata mempublikasi apa-apa yang diharapkan oleh pemilik modal. Namun tetap berkiblat dari rapat redaksi, ide dan gagasan dari para anggota redaksi. Kesimpulan penelitian ini adalah isi pemberitaan Koran Tempo  yang disajikan tidak semata-mata mengikuti kebutuhan pemilik modal yang dianggap menjadi penentu isi dari surat kabar sebagai bagian dari industri budaya.
Framing Berita Tempo.co dan Kumparan.com tentang Mobil Polymerase Chain Reaction Covid-19 di Surabaya Wahyu Agus Triyono; Ahmad Toni
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v3i1.67

Abstract

Studi ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan data primer berasal dari Tempo.co dan Kumparan.com mengenai polemik mobil PCR yang diminta Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Penelitian ini untuk mengetahui framing portal berita tempo.co dan kumparan.com pada pemberitaan mobil Polymerase Chain Reaction (PCR) dalam penanganan pandemi Covid-19 di Surabaya. Rentang waktu pemberitaan yang dipilih adalah terbitan 29 Mei sampai 31 Mei 2020. Peneliti menggunakan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan, pemberitaan dari kedua media online itu mengarah pada pembahasan tentang rivalitas antara Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa. Kumparan.com mengkonstruksi realitas dengan menonjolkan fakta pada masalah birokrasi komunikasi Pemerintah Kota Surabaya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sedangkan Tempo.co mengkontruksi fakta: polemik dua mobil PCR tersebut berkaitan dengan konflik politik antara Risma dan Khofifahdalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 dan Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020.
Jingle Dunia Fantasi dalam Realita Analisis Wacana Destaria Verani Soe'oed; Ahmad Toni
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v2i2.35

Abstract

Tempat wisata outdoor pertama di Indonesia, Dunia Fantasi, memiliki jingle sebagai identitas kreatif yang sudah ada sejak tempat wisata itu berdiri tahun 1985 dan hingga sekarang jingle itu masih tetap dikumandangkan tanpa pernah mengalami perubahan lirik maupun nada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna struktur teks, dan konteks sosial yang ada pada jingle Dunia Fantasi tersebut dengan menggunakan model analisis wacana Teun A. Van Dijk. Data sumber primer maupun sekunder didapat dari arsip dokumentasi teks dan lirik jingle, serta data kepustakaan, dan dari berbagai tulisan maupun informasi terkait obyek yang diteliti. Paradigma yang digunakan adalah konstruktivis, untuk menggali apa yang dirasakan oleh pengarang jingle. Temuan penelitian dari analisis teks dan konteks sosial ialah, adanya wacana ekspresi kebahagiaan keluarga yang dibangun bagi pengunjung Dunia Fantasi lewat lirik jingle yang digubah oleh pengarangnya.
Pengaruh Revolusi Digital terhadap Pemasaran dan Perilaku Konsumen Vashty Ghassany Shabrina
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v1i2.16

Abstract

Seiring berjalannya waktu, revolusi industri terus mengalami perkembangan. Kini, perindustrian dan manufaktur dunia telah menghadapi revolusi berikutnya yakni revolusi industri keempat atau revolusi digital. Era ini diwarnai oleh munculnya berbagai dan perubahan yang terjadi dalam teknologi yang mengakibatkan dampak terhadap berbagai bidang, salah satunya adalah aspek pemasaran. Pemasaran saat ini sudah beralih dari konsep pemasaran tradisional menjadi pemasaran digital, dimana perdagangan atau trading sudah mencapai hitungan detik karena segala transaksinya dilakukan secara online dengan bantuan internet. Revolusi digital turut mengubah perilaku konsumen terhadap pemasaran. Perubahan perilaku konsumen tersebut terlihat dari cara mereka mencari, membayar, menggunakan hingga membuang barang-barang yang dibeli setelah dikonsumsi. Kebiasaan konsumen dalam mengkonsumsi media juga berubah drastis, dan hal ini yang mendorong para pemasar untuk membuat strategi-stragi dan berinovasi guna menemukan saluran alternatif yang lebih efektif untuk menarik konsumen.

Page 5 of 18 | Total Record : 179