cover
Contact Name
Patria Asda
Contact Email
jurnalmikkiwh@gmail.com
Phone
+6281392306554
Journal Mail Official
jurnalmikkiwh@gmail.com
Editorial Address
STIKES Wira Husada Jalan Babarsari, Glendongan, Caturtunggal Depok Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia
ISSN : 19792298     EISSN : 26850990     DOI : https://doi.org/10.47317
Core Subject : Health,
MIKKI merupakan terbitan berkala ilmiah di bidang keperawatan dan kesehatan. Jurnal MIKKI pertama kali terbit pada tahun 2010 dalam bentuk media cetak. MIKKI merupakan wadah bagi peneliti ataupun praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian maupun literature review dalam bidang keperawatan dan kesehatan. lingkup bidang keperawatan : Keperawatan Dasar, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan komunitas keluarga, keperawatan gerontik, keperawatan gawat darurat dan kritis, keperawatan jiwa, manajemen keperawatan Lingkup bidang kesehatan : kesehatan Ibu dan Anak, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, Administrasi kesehatan, Manajemen Rumah Sakit
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2021)" : 10 Documents clear
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri usia 13-19 tahun di Poli PKPR Puskesmas Kecamatan Kembangan Nirmala, Risantri; Kusumaningtiar, Devi Angeliana; Situngkir, Decy; Nitami, Mayumi
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.374

Abstract

Latar Belakang : Anemia adalah suatu keadaan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari normal yang berbeda menurut kelompok umur, jenis kelamin dan kondisi fisiologis. Anemia terjadi karena berbagai sebab, seperti defisiensi zat gizi, perdarahan, dan penyakit infeksi.Tujuan Penelitian : Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri usia 13-19 tahun di Poli PKPR Puskesmas Kecamatan Kembangan Tahun 2021. Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan rancangan penelitian case control. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri yang melakukan pemeriksaan hemoglobin pada bulan Agustus 2021 sebanyak 112 orang. Teknik pengambilan sampel ini adalah purposive sampling dan uji statistik menggunakan Uji Chi Square.Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini sebagian besar responden yang tidak anemia sebanyak 84 orang (75%), lama menstruasi tidak normal sebanyak 57 orang (67,9%), siklus menstruasi tidak normal sebanyak 57 orang (67,9%), dan tidak patuh konsumsi tablet tambah darah sebanyak 74 orang (88,1%). Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa nilai signifikan p < 0,05.Kesimpulan :. Ada hubungan antara lama menstruasi, siklus menstruasi, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di Puskesmas Kecamatan Kembangan.
Hubungan lama menderita hipertensi dengan tingkat kecemasan pada usia dewasa 26-45 tahun di Dusun Sempu Desa Wonokerto Sleman Yogyakarta Irma, Ade; Setiyawan, Doni; Antara, Antok Nurwidi
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.373

Abstract

Latar belakang : Penyakit hipertensi yang tidak terkontrol dapat membuat pembuluh darah menyempit dan menimbulkan beberapa komplikasi seperti infark miokard, jantung koroner, gagal jantung kongestif dan stroke. Semakin lama menderita hipertensi akan memerlukan pengobatan yang lebih lama. Penyakit hipertensi dapat berkembang selama bertahun-tahun tanpa gejala dan keluhan secara nyata, kondisi ini akan menimbukan kecemasan pada pasien hipertensi.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama menderita hipertensi dengan tingkat kecemasan pada usia dewasa 26-45 tahun di Dusun Sempu Desa Wonokerto Sleman YogyakartaMetode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 38 responden dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. . Analisa data yang digunakan adalah uji statistik uji beda atau komparasi dengan uji kruskall-wallis.Hasil : Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa lama menderita dengan  durasi pendek sebanyak 28 responden, durasi sedang sebanyak 3 responden, durasi panjang 4 responden. Sedangkan tingkat kecemasan ringan sebanyak 16 responden, kecemasan sedang 17 responden, dan kecemasan berat sebanyak 2 responden.Kesimpulan : Tidak ada Hubungan Lama Menderita Hipertensi Dengan Tingkat Kecemasan Pada Usia Dewasa 26-45 Tahun Di Dusun Sempu Kecamatan Turi Desa Wonokerto Kabupaten Sleman Yogyakarta (P = 0,206 > 0,05).
Gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku pemberantasan sarang nyamuk DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan II, Kabupaten Bantul, Yogyakarta Kristanti, Handriani; Damayanti, Susi
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.382

Abstract

Latar Belakang : Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan albopictus yang terinfeksi. Berdasarkan data profil Dinkes DIY pada tahun (2017), menunjukan bahwa kasus penyakit DBD di Provinsi DIY dari 5 Kabupaten tertinggi berada di Kabupaten Bantul dengan jumlah (534) kasus. Salah satu Desa di Kecamatan Kasihan yang berstatus endemik karena telah mengalami peningkatan jumlah kasus DBD selama 3 tahun berturut-turut adalah Desa Tirtonirmolo yang termasuk dalam wilayah kerja Puskesmas Kasihan II Bantul (Puskesmas Kasihan II Bantul, 2017). Salah satu faktor yang menyebabkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit DBD adalah pengetahuan masyarakat dalam melaksanakan dan menjaga kebersihan lingkungannya. Tinggi rendahnya kasus DBD disuatu daerah tergantung pada peran serta masyarakat dalam pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).Tujuan : Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan II, Bantul, Yogyakarta.Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan penelitian case control atau retrospektif study. Populasi dalam penelitian ini yaitu 22 responden kelompok kasus dan 22 responden kelompok kontrol dengang perbandingan 1:1.Hasil : Kelompok kasus 68,2 % memiliki tingkat pengetahuan baik dan kelompok kontrol 59,1 % memiliki tingkat pengetahuan baik, sedangkan Perilaku pemberantasan sarang nyamuk di kelompok kasus 59,1 % berperilaku baik dan kelompok kontrol 54,5% memiliki perilaku baik.Kesimpulan : Tingkat Pengetahuan dan Perilaku pemberantasan sarang nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Tirtonirmolo di kelompok kasus dan kelompok kontrol dalam kategori baik. 
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan APD (Masker) pada masa pandemi Covid19 di Dusun Tambak Bayan Desa Catur Tunggal Kecamatan Depok Kabupaten Sleman Yogyakarta Febrini, Florensi; Muryani, Muryani; Lembang, Fransiska Tatto Dua
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.372

Abstract

COVID-19 adalah masalah kesehatan yang saat ini menjadi sorotan dunia dan mendapatkan perhatian dari berbagai ilmuwan kesehatan. Untuk menghambat penyebaran penularan COVID-19 maka WHO menganjurkan seluruh masyarakat untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker saat bertemu dengan orang lain, Namun sampai saat ini masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berkativitas di luar rumah. Berdasarkan survey awal yang dilakukan peneliti dengan metode observasi dan wawancara pada beberapa warga di wilayah Tambak Bayan, kesadaran masyarakat terkait perilaku penggunaan masker masih sangat kurang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study, dan teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling,  dengan jumlah sampel 192 dari 370 polpuasi. Adapun analisis data menggunakan analisis univariate (deskriptif), dan Bivariate menggunakan uji chi square dengan α=0.05. Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan hasil korelasi faktor umur p sig.0,006, jenis kelamin p sig. 0,057, tingkat pendidikan p sig. 0,000, status pekerjaan p sig. 0,007 dan tingkat pengetahuan p sig. 0,029 dengan perilaku penggunaan APD (Masker) pada masa pandemi Covid 19 di Dusun Tambak Bayan, Kelurahan Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman Yogyakarta. Terdapat hubungan antara umur, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan APD(Masker) pada masa pandemi Covid-19 di Dusun Tambak Bayan, Kelurahan Caturtunggal, Kec.Depok, Kab.Sleman Yogyakarta. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan perilaku penggunaan APD(Masker) pada masa pandemi Covid-19 di Dusun Tambak Bayan, Caturtunggal, Depok, Sleman Yogyakarta. 
Hubungan tingkat pengetahuan kepala keluarga tentang protokol kesehatan dengan kepatuhan dalam mencegah Covid-19 di Dusun Tambakbayan RW.03 Caturtunggal Depok Sleman Yogyakarta Hidayat, Nur; Pala, Widya Sucita Putri
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.390

Abstract

Latar Belakang: WHO menyampaikan bahwa saat ini dunia sedang dilanda oleh mewabahnya satu virus yang dikenal dengan COVID-19. COVID-19 merupakan penyakit menular, virus ini diketahui mewabah dimulai di Wuhan, Cina, pada Desember 2019,COVID-19 sekarang telah menjadi pandemi yang menyerang banyak negara secara global. Penularan COVID-19 melalui  pengeluaran dropet yang mengandung virus  dari pasien yang terifeksi yang keluar keudara lewat batuk atau bersin kemudian virus yang dudara terhirup oleh sesorang yangtidak terinfeksi.. Kepatuhan masyarakat mematuhi protokol kesehatan masih kurang terlebih dalam hal memakai masker, menjaga jarak, walaupun sebagian rumah sudah terdapat tempat cuci tangan tetapi penerapannya masih kurang baik.Tujuan penelitian: mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan protokol kesehatan dan kepatuhan dalam mencegah COVID-19 di Dusun Tambakbayan RW 03.Metode penelitian: Penelitian ini merupakan peneltian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah kepala keluarga di Dusun Tambakbayan RW 3 sebanyak 120 kepala keluarga . Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, dengan jumlah 54 kepala keluarga. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan chi square.Hasil: Hasil penelitian menunjukan nilai analisa bivariat dengan rumus chi square bahwa tingkat pengetahuan protokol kesehatan mempunyai hubungan dengan kepatuhan dalam mencegah COVID-19 di Dusun Tambakbayan RW 03 dengan p=0,007 dengan signifikansi 0,000 (p=<0,05).Kesimpulan: Ada hubungan tingkat pengetahuan protokol kesehatan dengan kepatuhan dalam mencegah COVID-19 di Dusun Tambakbayan RW 03.
Efektivitas penggunaan berbagai media air dalam ovitrap (perangkap nyamuk) terhadap jumlah telur Aedes Sp yang terperangkap (studi literatur) Sekarwati, Novita; Damayanti, Susi
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.378

Abstract

Latar Belakang: Hingga saat ini nyamuk Aedes sp betina masih menjadi vektor utama dalam penyebaran penyakit DBD. Umumnya nyamuk Aedes sp menyukai air bersih sebagai tempat perkembangbiakannya. Sehingga metode pengendalian nyamuk Aedes sp dengan menggunakan ovitrap (perangkap nyamuk) dianggap efektif karena media yang digunakan yaitu berupa air bersih.Tujuan: Menganalisa hasil penelitian terkait efektivitas berbagai media air dalam ovitrap (perangkap nyamuk) terhadap jumlah telur Aedes sp yang terperangkap.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik studi literature.Hasil: Berdasarkan hasil analisa jurnal-jurnal penelitian terkait efektivitas berbagai media air yang digunakan dalam ovitrap terhadap jumlah telur Aedes sp yang terperangkap, maka diperoleh hasil total rata-rata telur nyamuk Aedes sp yang terperangkap pada masing-masing media yaitu pada media air hujan 81,75 butir, air sumur 72,83 butir, air mineral 96 butir, air rendaman jerami 105,916 butir, air rendaman eceng gondok 46,33 butir, dan air lindi 35 butir. Adanya perbedaan keefektivitasan berbagai media air dalam mempengaruhi nyamuk Aedes sp untuk meletakkan telur-telurnya.Kesimpulan: Dari hasil analisa terkait efektivitas berbagai media air terhadap telur nyamuk Aedes sp yang terperangkap dapat disimpulkan bahwa air rendaman jerami yang lebih efektif dalam menarik nyamuk Aedes sp untuk meletakkan telur-telurnya, sedangkan media yang kurang efektif yaitu air lindi.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan masker pada pekerja era pandemi Covid-19 di proyek Wati, Elsa Tiara; Muda, Cut Alia Keumala; Rusdy, Mirta Dwi Rahmah; Handayani, Putri
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.389

Abstract

Pada tahun 2020 dunia internasional dihadapkan pada masalah kesehatan dengan munculnya virus Covid-19. Untuk mengatasi permasalah ini diperlukan pencegahan terutama menggunakaan masker untuk memutus  transmisi penyebaran virus covid-19, namun pada kenyataan di proyek The anggana village  berdasarkan studi awal terdapat  75%  pekerja yang perilaku tidak baik menggunakan masker. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor – Faktor yang berhubungan dengan Perilaku Penggunaan Masker Pada Pekerja Era Pandemi Covid-19 di Proyek The Anggana Village Adhi Persada Properti Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Populasi pekerja di proyek The Anggana Village sebanyak 50 pekerja dan sampel yang digunakan sebanyak 50 pekerja dengan menggunakan tehnik pengambilan sampel total sampling. Data analisis menggunakan uji chi square  dengan hasil penelitian, uji univariat proporsi tertinggi perilaku baik  29 (58%), pengetahuan 28 (56%), sikap 31 (62%), pengawasan 26 (52%), sedangkan uji bivariat menunjukan faktor yang berhubungan dengan perilaku  yaitu pengetahuan  (p = 0,014), sikap (p = 0,038), pengawasan (p=0,000). Perilaku pekerja semakin meningkat dari pengetahuan baik, sikap postif dan pengawasan dari manajemen yang baik dalam upaya mendukung tindakan memutus rantai penularan virus covid-19.  
Hubungan tingkat pengetahuan keputihan dengan sikap menjaga kebersihan genitalia remaja putri di SMA Negeri 1 Depok Penarik, Neli Agustin; Dewi, Ika Mustika; Ernawati, Yuli
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.387

Abstract

Latar Belakang :  Keputihan atau Flour albus adalah keluarnya cairan selain darah dari dalam vagina,dapat berupa lender putih, kekuningan, kelabu maupun kehijauan. Sikap menjaga kebersihan genitalia yang kurang baik  akan memicu terjadinya keputihan yang patologis. Faktanya banyak remaja putri yang belum mengerti tentang cara merawat organ reproduksi.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan sikap menjagakebersihan genitalia.Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik, dengan pendekatan cross sectional. Subjekpenelitian ini 157 siswi kelas X dan XI di SMA Negeri 1 Depok. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner yang telah diujicobakan. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji hipotesis atau chi square.Hasil : Siswi yang paling banyak berumur 16 tahun (51,0%). Sebagian besar siswi memiliki pengetahuan yang baik tentang keputihan (63,7%) dan sikap menjaga kebersihan genitalia yang baik (51,0%). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan sikap menjaga kebersihan genitalia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Depok (ρ = 0,019).Kesimpulan  :  Kejadian  keputihan  dipengaruhi  oleh  tingkat  pengetahuan  mengenai  kebersihangenitalia.
Gambaran penderita HIV-AIDS Syarifah, Nuryeti; Anida, Anida
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.381

Abstract

Latar Belakang : AIDS didefinisikan sebagai suatu sindrom atau kumpulan gejala penyakit dengan karakteristik defisiensi kekebalan tubuh yang berat dan merupakan manifestasi stadium akhir infeksi HIV. HIV menjadi penyebab utama menurunnya sistem imun sekunder, yang lambat laun akan mengarah pada stadium AIDS. Yogyakarta merupakan daerah yang memiliki keistemewaan sebagaii kota wisata dan kota pelajar  sehingga banyak masyarakat yang datang dan berkunjung dari berbagai daerah untuk berwisata ataupun tinggal di Yogyakarta sebagai mahasiswa. Sehingga dengan beraneka ragam budaya, suku dan ras perlu diketahui status kesehatan tertama kasus HIV AIDS.  Tujuan : Penelitian ini untuk menegathui gambaran penderita HIV AIDs di wilayah kabupaten Sleman Metode : Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita HIV-AIDS di depok Sleman. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penderita HIV-AIDS yang berada di depok Sleman tahun 2016. Teknik sampling dalam penelitian  ini menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah format isian laporan  program surveilans penderita HIV-AIDS. Laporan diperoleh dari Rumah Sakit, Pusat Kesehatan Masyarakat, Balai Pengobatan Paru-paru (BP4) dan  Klinik Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) yang secara rutin  memberi laporan ke Dinas Kesehatan Kabupaten. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kemudian dijelaskan secara naratif.Hasil : Gambaran karekteristik HIV AIDS menunjukkan laki-laki lebih besar daripada wanita. Gambaran  karekteristik berdasarkan umur dari tahun ketahun mengalami naik turun, terendah pada usia kurang dari 1 tahun berjumlah 1 responden pada tahun 2014 dan terjadi peningkatan pada usia 20-29 tahun terjadi pada tahun 2013 berjumlah 49 responden, sedangkan pada usia 30-39 tahun terjadi pada tahun 2014 berjumlah 49 responden. Karekteristik responden pada tahun 2010-2014 tertinggi pada tahun 2013 pada pekerja wiraswasta sebanyak 29 responden dan terendah pada  sopir angkut di tahun 2014. Pola kecenderungan  responden berdasarkan asal wilayah tahun 2010-2014. Kejadian HIV-AIDS berdasarkan wilayah mengalami peningkatan pada tahun 2014 di wilayah depok sebanyak 31 responden. Pola kecenderungan terjadinya HIV AIDS meningkat pada tahun 2013 sebanyak 77 responden pada heterosex dan menurun pada tahun 2014 menjadi 64.Kesimpulan : Kejadian HIV-AIDS berdasarkan jenis kelamin terbanyak pada laki-laki, kejadian HIV-AIDS berdasarkan umur terbanyak pada kelompok umur 20-29 tahun, kejadian HIV-AIDS berdasarkan pekerjaan terbanyak lain-lain, kejadian HIV-AIDS berdasarkan wilayah terbanyak pada wilayah depok, kejadian HIV-AIDS berdasarkan faktor resiko terbanyak pada heteroseksual, kejadian HIV-AIDS berdasarkan prevalensi terbanyak pada tahun 2014
Beban kerja perawat di unit rawat jalan RSUD Panembahan Senopati Bantul Asda, Patria; Nuryani, Isty
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i2.384

Abstract

Latar belakang: dalam memberikan pelayanan kesehatan peran perawat sangat penting. Kualitas kinerja perawat semakin dituntut untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Unit rawat jalan RSUD Panembahan senopati memiliki jenis pelayanan yang bervariasi dan jumlah kunjungan pasien yang banyak sedangkan jumlah tenaga perawat yang bertugas hanya sedikit. Perawat selain melakukan asuhan langsung kepada pasien, juga melakukan kegiatan administrasi Tujuan penelitian: mengetahui gambaran beban kerja perawat di unit rawat jalan rumah sakit umum daerah panembahan senopati Bantul Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriftif analitik. Sampel diambil dengan total sampling semua perawat pelaksana di unit rawat jalan sebanyak 30 orang. Data diambil dengan mengunakan kuesioner, dan selanjutnya dilakukan analisis univariat. Hasil penelitian: mayoritas responden berusia <40 tahun sebanyak 56,67%, mayoritas berjenis kelamin perempuan (86,67%,) Pendidikan terbanyak adalah DIII Keperawatan (96,67%) dan masa bekerja >10 tahun (60%). Beban kerja perawat masuk kategori ringan sebanyak 56,67% dan sedang sebanyak 43,33%, tidak didapatkan hasil beban kerja dalam kategori berat.Kesimpulan: beban kerja perawat di Unit rawat jalan RSUD Panembahan Senopati Bantul termasuk dalam kategori beban kerja ringan

Page 1 of 1 | Total Record : 10