cover
Contact Name
Djoko Priyono
Contact Email
k.nursingjournal@untan.ac.id
Phone
+628121550207
Journal Mail Official
djoko.priyono@ners.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Dr Hadari Nawawi, Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
TANJUNGPURA JOURNAL OF NURSING PRACTICE AND EDUCATION
ISSN : -     EISSN : 2745858X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education (TJNPE) is an open access international journal (e-journal) which publishes the scientific works for nurse practitioners and researchers. The focus and scopes of the journal include adult nursing, emergency nursing, gerontological nursing, community nursing, mental health nursing, pediatric nursing, maternity nursing, nursing leadership and management, Complementary and Alternative Medicine (CAM) in nursing and education in nursing. The TJNPE Editorial team welcome and invite researchers from around the world to submit their papers (original research article, systematic review, and case study) for publication in this journal. All papers are published as soon as they have been accepted. The articles of this journal are published every six months, that is on June and December (2 issues per year), and developed by the Department of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University.
Articles 95 Documents
THE TRADITIONAL MUSIC SAPE' THERAPY ON POST OPERATING PAIN SCALE REDUCTION AT SANTO VINCENTIUS HOSPITAL SINGKAWANG CITY Ndeta, Egidius Umbu
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 2, No 2 (2020): December
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v2i2.44525

Abstract

Background : The severity of postoperative pain depends on the individual's physiological and psychological assumptions, the established tolerance for pain, the location of the incision, the nature of the procedure, the depth of surgical trauma and the type of anesthetic agent and how the agent is administered. Apart from pharmacological action, pain can also be treated with music. Music is an expression of one's soul and one's communication language. Music can sometimes make people cry, laugh, even music can heal sick people. Sape 'or also known as sampe is a musical instrument or instrument originating from the Dayak Kenyah and Kayan tribes. This traditional musical instrument is starting to become worldwide and favored by the international community, the sound of the sape 'is soft and easy to animate.Research Purposes : The effect of traditional music SAPE' therapy on postoperative pain reduction at Santo Vincentius Hospital  Singkawang city.Research Methods : Experimental research with pre and post test control group design. The sample selection used consecutive sampling method. The number of samples was 14 respondents after laparotomy surgery (7 samples from the intervention group and 7 samples from the control group). Data analyzed by using Paired Sample t Test.Result : Respondents were female, namely as many as 85.7%, aged 26-35 years, namely as many as 50.3% and had no experience of surgery, namely as many as 35.7%. The mean score for the pre intervention group was 7.29, while the average for the post intervention group was 5.29. The average of the music therapy intervention group with sape 'was 2,000, while the mean for the control group was 0.429. The average difference between the two groups was 1,571. The  statistic results of Paired Sample t Test with  p 2-tailed was significant of 0.002.Conclusion : There is an effect of traditional sape music therapy on reducing the pain scale of post surgery at RSU Santo Vincentius Singkawang.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Praoperasi Bedah Mayor Othopedi Di Rsud Dr Soedarso Pontianak ., Aina Rahayu Dewi
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 1, No 1 (2019): June
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v1i1.34951

Abstract

Latar Belakang: Pembedahan menimbulkan reaksi emosional bagi klien, sepertikecemasan akan kematian, kecacatan, anastesi, dan rasa takut akan ada munculkomplikasi pasca operasi. Salah satu tindakan untuk mengurangi tingkat kecemasanadalah dengan cara pendidikan kesehatan untuk meningkatkan kesiapan mental pasien.Tujuan: Menganalisis adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkatkecemasan pasien praoperasi bedah mayor orthopedi di RSUD Dr. Soedarso Pontianak.Metode: Penelitian kuantitatif yang menggunakan quasy experiment dengan pre test danpost test nonequivalent control group. Total responden pada kelompok intervensi dankontrol adalah 26 orang. Tingkat kecemasan diukur menggunakan lembar kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety and Information (APAIS).Hasil: Uji analisis T berpasangan didapatkan nilai P = 0.001 (p 0,05) yang berarti adapengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat kecemasan pasien praoperasi ortopedi.Kesimpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat kecemasan pasienpraoperasi bedah mayor ortopedi. Sehingga, pendidikan kesehatan dapatdirekomendasikan untuk menurunkan tingkat kecemasan.Kata Kunci: pendidikan kesehatan, kecemasan, pasien praoperasi
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP SKALA NYERI PADA IBU POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RSUD Dr. SOEDARSO KOTA PONTIANAK ., Winda Ayu Lestari
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 1, No 2 (2019): December
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v1i2.36202

Abstract

Latar Belakang : Sectio caesarea adalah suatu tindakan persalinan melalui pembedahan dengancara menyayat dinding perut dan dinding rahim untuk melahirkan janin yang pasti menimbulkannyeri. Salah satu upaya menurunkan nyeri bisa menggunakan terapi musik klasik. Hal ini menjadiketertarikan peneliti karena terapi musik klasik belum pernah dilakukan atau diberikan kepada ibupost sectio caesarea yang berada di RSUD Dr. Soedarso Kota Pontianak.Tujuan : Mengidentifikasi pengaruh pemberian terapi musik klasik terhadap skala nyeri pada ibupost sectio caesarea di RSUD Dr. Soedarso Kota Pontianak.Metode : Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen Design dengan rancangan pre test andpost test nonequivalent control group. Sample penelitian adalah ibu post sectio caesarea yangterdiri dari 16 orang pada kelompok intervensi yang diberikan kombinasi analgesik dan terapimusik klasik dan 16 orang pada kelompok kontrol yang hanya diberikan analgesik serta diambildengan cara Accidental Sampling. Instrumen penelitian adalah lembar pre test dan post test skalaNumerik (Numerical Rating Scale atau NRS).Hasil : Hasil uji Wilcoxon menunjukkan ada penurunan tingkat nyeri yang signifikan sebelum dansesudah perlakuan pada kelompok intervensi yaitu p=0,002 (p0,005) sedangkan pada kelompokkontrol tidak ada penurunan tingkat nyeri yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan yaitup=0,083, yang berarti ada perbedaan tingkat nyeri pada kelompok kontrol yang tidak diberikanterapi musik klasik dan kelompok intervensi yang diberikan terapi musik klasik.Kesimpulan :Ada pengaruh pemberian terapi musik klasik terhadap skala nyeri pada ibu postsectio caesarea di RSUD Dr. Soedarso Kota Pontianak.Kata Kunci : Nyeri, Ibu Post Sectio Caesarea, Terapi Musik KlasikReferensi : (2008-2018)
PENGALAMAN IBU MENGASUH ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL ., Diana Maulydia; ., Fitri Fujiana; ., Murtilita
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 2, No 1 (2020): June
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v2i1.42013

Abstract

Latar Belakang : Orang tua dan keluarga berperan penting dalam merawat anak yang menjadi korban kekerasan seksual. Pengalaman orang tua dibutuhkan dalam memberikan pendidikan seksual dan keputusan pendidikan kepada anak korban kekerasan seksual. Pendidikan ini penting dilakukan sebagai peringatan maupun pencegahan kekerasan seksual. Tujuan : Mengeksplorasi keberlangsungan pendidikan anak korban kekerasan seksual Metode : Penelitian kualitatif deskriptif menggunakan metode wawancara in-depth interview dengan pendekatan fenomenologi transenden. Penelitian dilakukan dengan 5 orang partisipan yang memiliki anak usia 9 tahun hingga 15 tahun. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan metode wawancara. Pernyataan partisipan dicatat dengan menggunakan perekam suara, dan kemudian ditranskripkan, ditafsirkan, dan dianalisa menggunakan metode wawancara in-depth interview. Hasil : Hasil penelitian ini didapatkan tidak semua orang tua memberikan pendidikan seksual dengan baik. Orang tua telah menerapkan pendidikan agama sejak kecil. Empat dari lima orang tua tetap melanjutkan pendidikan anaknya pasca kekerasan seksual. Kesimpulan : Pola asuh orang tua dan pendidikan mempengaruhi proses pemulihan kekerasan seksual. Hampir semua orang tua melanjutkan pendidikan anaknya. Dibutuhkannya dukungan sosial yang baik agar anak merasa disayangi,dicintai dan dihargai orang lain. Kata Kunci : Kekerasan Seksual, Pendidikan, Pola Asuh
PERSEPSI IBU TERHADAP OBESITAS PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERUMNAS II KOTA PONTIANAK ., Sujanah
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 1, No 2 (2019): December
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v1i2.35337

Abstract

Latar Belakang : Masalah kegemukan dan obesitas di Indonesia tidak hanya terjadi padaorang dewasa tetapi semua kelompok usia dan tingkatan masyarakat sosial ekonomi tidakterkecuali pada usia anak sekolah. Obesitas anak merupakan masalah yang serius karenaberdampak negatif untuk kesehatan anak. Persepsi orang tua yang keliru mengenai obesitasanak dapat menyebabkan masalah dan keprihatinan. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor, baikinternal maupun eksternal. Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi ibuterhadap anak obesitas diwilayah kerja Puskesmas Perumnas II Kota Pontianak.Metode : Penelitian kualitatif menggunakan metode wawancara semistruktur denganpendekatan fenomenologi. Wawancara dilakukan kepada 6 orang partisipan yang memilikianak obesitas usia 6-12 tahun. Sampel diambil menggunakan purposive sampling (variasimaksimal). Pernyataan peserta dicatat dengan menggunakan perekam suara dan kemudianditranskripkan, dikodekan, ditafsirkan dan dikategorikan sehingga dapat membuat tema.Hasil : Persepsi ibu tentang anak obesitas dipengaruhi berdasarkan pengetahuan danpengalaman ibu dalam merawat anak obesitas. Masalah yang terjadi yaitu adanya hambatandalam pencegahan dan pengobatan obesitas anak-anak baik dari ibu maupun anak itu sendiri. Kesimpulan : Partisipan mempunyai persepsi positif dan negatif mengenai obesitas.Partisipan yang mempunyai persepsi negatif akan memengaruhi ibu dalam penangananobesitas pada anak. Sedangkan persepsi ibu yang positif akan berusaha semaksimal mungkinmenurunkan berat badan anak.Kata kunci: Persepsi, obesitas, anak
Hubungan Perilaku Tindakan Pencegahan Terhadap Kejadian ISPA Saat Kabut Asap Di Kota Pontianak Desi, Epiphana; ., Sukarni; Priyono, Djoko
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 2, No 1 (2020): June
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v2i1.41826

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan infeksi akut yang menyerang  salah satu bagian atau lebih dari saluran pernapasan mulai dari hidung sampai alveoli termasuk adneksanya (sinus, rongga telinga tengah, pleura). Terjadinya penurunan kualitas udara Kota Pontianak akibat dari peristiwa kebakaran hutan dan lahan  menyebabkan peningkatan jumlah penderita penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan gangguan saluran pernafasan lainnya. Faktor yang berperan dalam menentukan derajat kesehatan adalah perilaku. Perilaku tersebut dapat diatasi dengan melakukan tindakan pencegahan terhadap penyakit ISPA. Pencegahan merupakan mengambil sebuah tindakan sebelum terjadinya suatu penyakit. Tujuan: Mengetahui hubungan antara perilaku tindakan pencegahan terhadap  kejadian ISPA saat kabut asap  di Kota Pontianak. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian descriptive correlational melalui rancangan penelitian survei kasus kontrol (Case Control). Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah 40 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner perilaku tindakan pencegahan dan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Sebagian besar responden berusia dewasa akhir dengan persentase 35.0%. perempuan merupakan jenis kelamin tertinggi 65.0%, pendidikan terbanyak adalah SMA 50.0%, pekerjaan terbanyak adalah ibu rumah tangga (IRT) 45.0%, perilaku tindakan pencegahan baik 55.0%, dan kejadian ISPA adalah responden yang mengalami ISPA sebanyak 50.0%. Hasil yang didapatkan menggunakan uji Chi Square menunjukkan bahwa P value 0,525 (0.05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara perilaku tindakan pencegahan terhadap kejadian ISPA saat kabut asap di Kota Pontianak.
HUBUNGAN BEBAN KERJA PERAWAT DAN PELAKSANAAN PERSONAL HYGIENE DI RUANG RAWAT INAP BEDAH PRIA/WANITA DAN BEDAH SARAF RSUD DOKTER SOEDARSO PONTIANAK ., Imelda Verawaty Lumban Gaol
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 1, No 1 (2019): June
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v1i1.35017

Abstract

Latar Belakang: Beban kerja yang tinggi dapat menurunkan produktifitasperawat dan akan berdampak pada pelayanan yang diberikan. Personal hygienmerupakan salah satu bentuk pelayanan yang perawat berikan kepada pasienimmobilisasi. Ruang rawat inap bedah pria/wanita dan bedah saraf RSUD DokterSoedarso Pontianak terdapat kesenjangan antara jumlah perawat dengan jumlahpasien, sehingga berdampak pada pelaksanaan personal hygiene. Semakin tinggibeban kerja perawat, maka semakin besar peluang tidak terlaksananya personalhygiene.Tujuan: Mengetahui hubungan antara beban kerja perawat dan pelaksanaanpersonal hygiene di ruang rawat inap bedah pria/wanita dan bedah saraf RSUDDokter Soedarso Pontianak.Metode: Penelitian kuantitatif, menggunakan metode observasional analitikkorelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakanmetode total sampling dengan jumlah 50 responden, 25 perawat dan 25 pasien.Data penelitian menggunakan uji statistik spearman.Hasil: Nilai p value = 0,000 (p 0,01), dengan r = -0,668 menunjukkan bahwaarah korelasi tidak searah dengan kekuatan korelasi yang kuat yaitu beban kerjaperawat dalam kategori tinggi dan pelaksanaan personal hygiene tidak terlaksana.Kesimpulan: Ada hubungan antara beban kerja perawat dan pelaksanaanpersonal hygiene di ruang rawat inap bedah pria/wanita dan bedah saraf RSUDDokter Soedarso Pontianak.Kata Kunci: Beban Kerja Perawat, Personal Hygiene
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK ., Eni Sartika
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 2, No 1 (2020): June
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v2i1.38402

Abstract

Latar Belakang : Pendokumentasian asuhan keperawatan adalah bagian dari manajemen keperawatan yangmerupakan asuhan secara tidak langsung yang bersifat legal berisi asuhan keperawatan kepada pasien. Kualitaspelayanan disuatu rumah sakit satu diantaranya dapat dilihat dari pelaksanaan dokumentasi asuhan keperawatan.Kenyataan dilapangan pendokumentasian sering tidak sesuai dengan standar, hal ini dapat dipengaruhi olehpengetahuan, sikap dan motivasi yang dimiliki perawat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, motivasi denganpendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Universitas Tanjungpura PontianakMetode : Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode melalui rancangan cross sectional pada sampelsebanyak 44 responden menggunakan teknik simple random sampling. Analisa bivariat menggunakan ujikorelasi spearman dan pearson. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan, sikap dan motivasiserta lembar observasi untuk pendokumentasian asuhan keperawatan yang dilakukan di ruang rawat inap RumahSakit Universitas Tanjungpura Pontianak.Hasil : Uji statistik dengan uji korelasi spearman ditemukan bahwa variabel pengetahuan memiliki nilai p =0,076 (p 0,05), variabel motivasi memiliki nilai p = 0,437 (p 0,05) dan uji pearson didapatkan bahwavariabel sikap memiliki nilai p = 0,748 (p 0,05).Kesimpulan : Ada hubungan antara pengetahuan dengan pendokumentasian asuhan keperawatan, tidak adahubungan antara sikap dengan pendokumentasian asuhan keperawatan dan tidak ada hubungan antara motivasidengan pendokumentasian asuhan keperawatan.Kata Kunci : Perawat, Pengetahuan, Sikap, Motivasi, PendokumentasianReferensi : 59 (2000-2017)
THE EFFECT OF DHIKR THERAPY ON ANXIETY IN PREOPERATIVE PATIENTS AT SURGICAL ROOM IN PEMANGKAT GENERAL HOSPITAL IN 2020 Octary, Tiara; Akhmad, Arif Nur; S, Susito
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 2, No 2 (2020): December
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v2i2.44526

Abstract

Perioperative is a surgical process that begins pre surgery (surgery), surgery (intraoperative),  and postoperative (postoperative). While undergoing a preoperative course the patient will  experience anxiety. One way to reduce anxiety levels by giving the dhikr therapy has a relaxing effect.  The purpose of this study was to determine the effect of dhikr therapy on the level of anxiety inpreoperative patients in the surgical ward of the general regional Pemangkat hospital in 2019.  This research used quantitative research with the pre experiment method, and pre and post test  without control group approach. The method of selecting samples in this study uses Non Probability  Sampling with Conseutive Sampling techniques. The sampling technique using one questionnaire,  namely the APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale) questionnaire,  which was conducted 2 times, namely 1 pre and 1 post. The number of samples in this study  were 33 respondents from preoperative patients. The data analysis in this study used Paired T test.The results of the study with the effect of dhikr therapy on the anxiety level of preoperative  patients were produce a P value of 0.00 with a significance value of 0.05. So the value of P 0.05  which means that Ha accepted.  The conclusion of this study found that the Dhikr therapy have positive effect to reduce the levelof anxiety in preoperative patients in the surgical ward of the general regional Pemangkat hospital  in 2019.  For the nursing profession, to the hospital for the respondent institutions, for further research.  Hopefully this research has been done can be put to good use for the delivery of health services in the  future.
PENGARUH TERAPI JUS SIRSAK TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT PADA LANSIA DI UPT PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA MULIA DHARMA PROVINSI KALIMANTAN BARAT ., Lili Santi
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 1, No 1 (2019): June
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v1i1.34952

Abstract

Latar Belakang: Selain penyakit hipertensi, rematik, darah rendah, dan diabetesmellitus, penyakit yang sering dialami lansia adalah asam urat. Faktor yangmenyebabkan penyakit asam urat yaitu faktor pola makan, faktor usia, dan lainlain.Obat alami dan paling mujarab untuk mengobati asam urat adalah buahsirsak atau lebih dikenal dengan nama buah nangka belanda.Tujuan: penelitianini untuk mengetahui karakteristik responden, Pengaruh terapi jus sirsak sebelumdan setelah terapi jus sirsak untuk menurunkan kadar asam urat pada lansia diUPT Panti Sosial Tresna Werdha Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat.Metode: penelitian ini menggunakan Pre eksperimen design dengan desainpenelitian pre and post test without control. Populasi dalam penelitian ini adalahlansia di UPT Panti Sosial Tresna Wherda Mulia Dharma Provinsi KalimantanBarat yang berjumlah 65 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitianmenggunakan metode Total sampling dimana jumlah sampel yang digunakandalam penelitian ini berjumlah 18 orang. Hasil: sudah dianalisis dengan UjiWilcoxon terdapat pengaruh terapi jus sirsak terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia di UPT Panti Sosial Tresna Werdha Mulia Dharma ProvinsiKalimantan Barat dimana diperoleh nilai p = 0,007 hasil ini berarti nilai p lebihkecil dari (0,05) menunjukan terjadi penurunan kadar asam urat pada respondensetelah diberikan terapi jus sirsak. Kesimpulan: ada pengaruh antara terapi jussirsak terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia di UPT Panti Sosial TresnaWerdha Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat. Saran: Terapi jus sirsak dapatditerapkan dikomunitas untuk meminimalisasi tingkat kadar asam urat yangdialami oleh lansia sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatannya.Kata Kunci : Lansia, Asam Urat, Jus Sirsak

Page 3 of 10 | Total Record : 95