cover
Contact Name
Jack Suman Rulis Manurung
Contact Email
jack.surru@gmail.com
Phone
+6281256988072
Journal Mail Official
jurnaljosepha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Afandi Rani, Jalur 2, Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat 79357
Location
Kab. landak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Sport Science And Physical Education (JOSEPHA)
ISSN : 27224384     EISSN : 27224376     DOI : https://doi.org/10.38114/josepha.v4i2
Core Subject : Education,
This journal focuses on the research of a study on Sport and phisycal education. We facilitate the lecturers, researchers and teachers and welcome articles resulted from research or theoretical review. It is hoped that all of those articles can be beneficial for all of the readers. It is published twice a year on April and October.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2025)" : 4 Documents clear
Analisis Strategi Manajemen Pendidikan Olahraga untuk Pengembangan Prestasi Siswa Wahyuddin, Wahyuddin
Journal of Sport Science And Physical Education (JOSEPHA) Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi STKIP Pamane Talino

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/josepha.v6i2.461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif berbagai strategi manajemen pendidikan olahraga yang berkontribusi terhadap pengembangan prestasi siswa melalui pendekatan literature review. Kajian dilakukan terhadap 15 artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2020-2025 dan terindeks dalam basis data bereputasi seperti Scopus, Web of Science, dan DOAJ. Sumber literatur diperoleh dari jurnal seperti Frontiers in Psychology, BMC Psychology, PLOS ONE, dan Education Sciences. Analisis difokuskan pada lima dimensi utama strategi manajemen pendidikan olahraga, yaitu kepemimpinan pelatih, inovasi pembelajaran, manajemen program, evaluasi berbasis model CIPP, serta dukungan kebijakan kelembagaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformatif pelatih berpengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi, kohesi tim, dan ketahanan mental siswa-atlet. Model pembelajaran berbasis bukti seperti Sport Education Model (SEM), Tactical Games Model (TGM), dan Teaching Games for Understanding (TGfU) terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar, pemahaman taktis, serta partisipasi aktif siswa. Inovasi pembelajaran digital dan penerapan gamifikasi juga berperan penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan relevan dengan karakteristik generasi digital. Selain itu, penerapan evaluasi berbasis model CIPP dan dukungan kebijakan pendidikan olahraga yang berkelanjutan terbukti meningkatkan efektivitas pembinaan prestasi di sekolah. Kesimpulannya, strategi manajemen pendidikan olahraga yang efektif harus bersifat holistik, mencakup sinergi antara kepemimpinan inspiratif, inovasi pedagogis, sistem evaluasi yang sistematis, dan kebijakan kelembagaan yang adaptif. Pendekatan manajemen yang terintegrasi tidak hanya mampu meningkatkan prestasi kompetitif siswa, tetapi juga mengembangkan karakter, nilai sosial, dan kesejahteraan psikologis mereka.
Implementasi Latihan Fisik Preventif dalam Mengurangi Cedera Lutut dan Pergelangan Tangan pada Atlet Bolavoli Sahabuddin, Sahabuddin; Ishak, Muhammad
Journal of Sport Science And Physical Education (JOSEPHA) Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi STKIP Pamane Talino

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/josepha.v6i2.462

Abstract

Cedera pada lutut dan pergelangan tangan merupakan dua masalah umum yang sering dialami oleh atlet bola voli, terutama akibat aktivitas lompatan, pendaratan, dan gerakan ekstremitas atas berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas implementasi program latihan fisik preventif dalam mengurangi frekuensi dan risiko cedera lutut dan pergelangan tangan pada atlet bola voli BKMF FIKK UNM. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group. Sampel terdiri atas 30 atlet aktif yang telah mengikuti latihan selama minimal 3 bulan. Intervensi diberikan selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, mencakup latihan stabilisasi inti, penguatan otot lutut dan pergelangan tangan, propriosepsi, dan teknik pendaratan. Data dikumpulkan melalui kuesioner cedera, tes handgrip strength, single-leg balance, dan observasi teknik pendaratan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan frekuensi cedera lutut dari 60% menjadi 30%, dan pergelangan tangan dari 43% menjadi 20%. Kekuatan pergelangan tangan meningkat dari 28,7 kg menjadi 32,5 kg, dan keseimbangan tungkai meningkat dari 21,3 detik menjadi 26,4 detik. Uji paired sample t-test menunjukkan hasil signifikan (p < 0.05), dan nilai effect size (Cohen’s d) > 0.8 mengindikasikan pengaruh besar. Kesimpulannya, program latihan fisik preventif terbukti efektif secara statistik dan praktis dalam menurunkan cedera dan meningkatkan performa fisik. Intervensi ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan pelatihan olahraga perguruan tinggi.
Program Aktivitas Fisik sebagai Strategi Kesejahteraan Karyawan di Rumah Sakit : Tinjauan Sistematis Purnomo, Jeki; Haeril, Haeril
Journal of Sport Science And Physical Education (JOSEPHA) Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi STKIP Pamane Talino

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/josepha.v6i2.459

Abstract

Healthcare worker wellbeing has become a strategic priority in modern healthcare systems where high work pressure, occupational stress and burnout risks threaten healthcare service quality. Physical activity programs have been recognized as effective interventions for improving worker health, yet systematic evaluation of their implementation in healthcare institutions remains limited.  This study aims to systematically analyze the effectiveness of physical activity programs as organizational wellness strategies in hospitals and their impact on organizational performance indicators. Methods: A systematic review was conducted following PRISMA protocol with comprehensive searches in PubMed, Scopus, Web of Science, Google Scholar and SINTA databases from 2020-2025. Inclusion criteria comprised empirical studies evaluating physical activity programs in healthcare institutions measuring impact on employee wellbeing or organizational indicators. 47 studies met inclusion criteria with 89,460 total participants. Multimodal programs (47% of studies) with 12-24 week duration demonstrated high effectiveness. A total of 81.3% of studies reported significant increases in physical activity levels (standardized mean difference +0.25) and 80% showed psychological stress reduction (Cohen's d = -0.42). Supervised workplace-based programs yielded superior adherence (67%) compared to individual programs (33%). Organizational impacts included 1.8 fewer sick days per year per employee (OR = 0.67), improved Work Ability Index (66.7% of studies), and return on investment of $3.27 per $1 invested. Conclusion: Physical activity programs prove effective as organizational wellness strategies with measurable impacts on individual health and organizational performance indicators. Optimal implementation requires multimodal approaches, supervised sessions, management support, and protected time during work hours
Peran Olahraga Rekreasi dalam Meningkatkan Kesehatan Mental dan Kualitas Hidup Masyarakat: Tinjauan Literatur Mappanyukki, Andi Atssam; Haeril, Haeril
Journal of Sport Science And Physical Education (JOSEPHA) Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi STKIP Pamane Talino

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/josepha.v6i2.460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bukti empiris terkini mengenai peran olahraga rekreasi dalam meningkatkan kesehatan mental dan kualitas hidup (QoL) masyarakat. Dengan metode literature review, penelusuran dilakukan pada PubMed, Scopus, ScienceDirect, DOAJ, dan Google Scholar untuk artikel 2019–2025, menggunakan kata kunci berpadanan (recreational sport, leisure-time physical activity, mental health, well-being, quality of life, community-based). Dari 15 studi yang memenuhi syarat, mayoritas melaporkan penurunan gejala depresi–kecemasan, peningkatan well-being dan QoL, serta temuan dose–response di mana frekuensi 2–3 sesi/minggu intensitas ringan, sedang memberi manfaat konsisten. Mekanisme yang paling sering dilaporkan meliputi regulasi neurobiologis (penurunan kortisol, peningkatan endorfin/BDNF), mediasi sosial (dukungan dan keterikatan komunitas), serta efek restoratif lingkungan pada aktivitas berbasis alam. Bukti dari konteks Indonesia menegaskan peran program komunitas (Car Free Day, senam massal) yang memperkuat partisipasi dan kohesi sosial. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa olahraga rekreasi merupakan intervensi non-farmakologis, murah, inklusif, dan berkelanjutan untuk promosi kesehatan mental dan QoL lintas usia, serta merekomendasikan dukungan kebijakan ruang terbuka/fasilitas publik, kolaborasi lintas sektor, dan riset lanjutan terkait dosis optimal, preferensi populasi khusus, dan evaluasi jangka panjang. Keterbatasan tinjauan mencakup heterogenitas desain dan instrumen luaran, potensi publication bias, serta dominasi studi berpendapatan tinggi

Page 1 of 1 | Total Record : 4