cover
Contact Name
Noorma Yunia
Contact Email
noormayunia@gmail.com
Phone
+6285280055655
Journal Mail Official
lppm.stailatansa@gmail.com
Editorial Address
Gedung STAI La Tansa Mashiro Jl. Soekarno Hatta, By pass, Rangkasbitung Tlp/Fax: +6252 207163/ 206794
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Jurnal Aksioma Ad Diniyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies
ISSN : 23376104     EISSN : 27213579     DOI : http://dx.doi.org/10.55171/jad.v9i2
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah ini dikelola Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI La Tansa Mashiro Rangkasbitung, Lebak, Banten. Jurnal ini merupakan perubahan dari Jurnal Al-Hadloroh (ISSN 2067-5606). Sejak Volume 1 Nomor 1 Maret 2013, sebagai terbitan perdana, berkala ini berganti nama menjadi Jurnal Aksioma Ad-Diniyah. Frekuensi terbit yakni dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan bulan Desember. Visi Aksioma ad-diniyyah menjadi jurnal terakreditasi dalam pendidikan agama islam. Dengan tujuan : (1) Membantu penyebaran informasi pendidikan agama islam. (2) Mendukung penelitian di bidang pendidikan agama islam. Fokus utama dalam jurnal ini adalah pada bidang pengajaran agama islam; pendidikan agama islam dan akhlak tasawuf.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2018)" : 4 Documents clear
Histori, Urgensi dan Prindip Penulisan Mushaf Al-Quran Standar Indonesia Nurul Huda
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.092 KB) | DOI: 10.55171/jad.v6i2.303

Abstract

Historis, urgensi dan prinsip-prinsip penulisan Mushaf al-Qur’an Standar Indonesia (MAQSI). Melihat detail-detail perihal MASI, maka betapa pentingnya pengetahuan dan komitmen yang sungguh-sungguh tentang hal ini. Pengetahuan dan penguasaan atas detail-detail MASI inilah yang akan berperan besar menjaga kemurnian al-Quran, terutama dari sisi keredaksiannya. Karena itu, sebagai penjaga gawang orisinalitas al-Quran di Indonesia, peran Lajnah Pentashihan al-Quran menjadi sangat penting dan tidak bisa dikesampingkan. Berdasarkan mandat Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 1 Tahun 1982, maka tugas-tugas Lajnah adalah: 1) Meneliti dan menjaga kemurnian Mushaf Al-Qur'an, rekaman, bacaan, terjemahan dan tafsir Al-Qur'an secara preventif dan represif, 2)Mempelajari dan menyelidiki untuk mengetahui Mushaf Al-Qur'an bagi orang biasa (awam) dan bagi tunanetra (Al-Qur'an Braille), rekaman bacaan Al-Qur'an dalam kaset/piringan hitam dan penemuan elektronik lainnya yang beredar di Indonesia 3) Menyetop pengedaran Mushaf yang belum ditashih oleh Lajnah. Sudah semestinya, generasi al-Quran hari ini, secara khusus para mahasiswa yang berkecimpung serius pada kajian Ilmu al-Qur’an dan Tafsir, untuk benar-benar memiliki komitmen mendalam terkait pengetauan atas detail-detail MASI ini. Lebih-lebih di era propaganda ini, ketelitian dan keuletan sekaligus pengetahuan yang mendalam tentang hal-hal menyanngkut al-Quran menjadi barang mahal mesti dimiliki oleh para pecinta dan pengkaji al-Qur’an. Wa allah a’lam
Gerakan Wajib mengaji dalam Membangun Generasi Qur’ani di Desa Girimukti Kecamatan Cimarga-Lebak Banten 2018 Destriyanti Destriyanti
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.314 KB) | DOI: 10.55171/jad.v6i2.304

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi yaitu teologis normatif, pedagogis, dan sosiologis. Sumber data penelitian ini terdiri atas pemerintah, guru mengaji, dan tokoh masyarakat di Desa  Girimukti Kabupaten Lebak  sebagai informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara observasi dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data kualitatif menggunakan 3 tahapan yaitu 1) reduksi data, 2) display data, dan 3) pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, gambaran implementasi gemar mengaji di Desa  Girimukti  Kabupaten Lebak  sangat lancar dan guru-guru mengaji di Desa  Girimukti  Kabupaten Lebak  telah berperan aktif dalam mengajarkan al-Qur’an dan mengembangkan beberap metode termasuk motode latihan gemar mengaji meliputi peningkatan mutu dan memberikan bimbingan secara efektif sehingga peserta didik dapat berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang dimiliki, dan menciptakan lingkungan di Desa Girimukti  Kabupaten Lebak  yang religius. Kedua, kemampuan membaca al-Qur’an peserta didik pada pelaksanaan gemar mengaji di Desa  Girimukti Kabupaten Lebak  yang berisikan kegiatan-kegiatan bersifat operasional yaitu; tindakan dan pembelajaran yang sistematis, target yang akan dicapai atau diingini oleh pemerintah dan masyarakat, dan kegiatan mengaji yang digambarkan untuk menanamkan nilai-nilai Qur’ani untuk mencapai tujuan. Ketiga, kendala-kendala dan solusi yang dihadapi dalam implementasi pembelajaran al-Qur’an pada gemar Mengaji di Desa  Girimukti  Kabupaten Lebak  dalam upaya pembinaan baca tulis al-Qur’an yaitu; pertama sikap acuh orang tua terhadap anaknya dalam memotivasi membaca dan menulis al-Qur’an serta pengaruh teknologi (HP) sangat cepat dan keikutsertaan orang tua dalam pembinan baca tulis al-Qur’an sangat minim. Adapun solusi dalam mengatasi kendala-kendala yang dihadapi yaitu; sikap orang tua dalam memberikan motivasi, pengaruh teknologi HP dibatasi, melakukan bimbingan secara intensif, memberikan tugas tambahan peserta didik, serta meningkatkan insentif guru mengaji dan meningkatkan pelatihan bagi guru-guru mengaji. Implikasi penelitian ini yaitu pendidik di Desa  Girimukti  Kabupaten Lebak  masih sangat membutuhkan intensitas baca tulis al-Qur’an dan membutuhkan tambahan materi pembelajaran ilmu tajwid dan makharijul huruf, sebagai wawasan dan bekal untuk mengembangkan sekaligus diaplikasikan ditengah-tengah masyarakat, diharapkan kepada pengajar agar tetap istiqamah memperhatikan bacaan peserta didik di Desa  Girimukti  Kabupaten Lebak  yang notabene sudah bagus dari segi praktek, dan perlu ditingkatkan dari segi materi, supaya kualitas baik dari segi materi dan praktek bisa sejalan
Upaya Kepemerintahan Desa dalam Meningkatkan Budaya Magrib Mengaji Neng siti Julaeha
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.425 KB) | DOI: 10.55171/jad.v6i2.305

Abstract

Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah, Bagaimana upaya kepemerintahan dalam meningkatkan magrib mengaji di Desa Girimukti Kecamatan Cimarga. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah, a) Untuk mengetahui upaya kepemerintahaan desa dalam meningkatkan budaya magrib.,b) Untuk Mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung peran kepemerintahan desa dalam meningkatkan budaya magrib mengaji, Penelitian studi kasus akan kurang kedalamannya bilamana hanya dipusatkan pada fase tertentu saja atau salah satu aspek tertentu sebelum memperoleh gambaran umum tentang kasus tersebut. Sebaliknya studi kasus akan kehilangan artinya kalau hanya ditujukan sekedar untuk memperoleh gambaran umum namun tanpa menemukan sesuatu atau beberapa aspek khusus yang perlu dipelajari secara intensif dan mendalam. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu Upaya Kepemerintahan Desa Dalam Meningkatkan Budaya Maghrib Mengaji di Desa Girimukti Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak Provinsi Banten adalah Kegiatan maghrib mengaji di desa Girimukti Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak sudah berjalan dengan baik, hal ini berdasarkan observasi dan wawancara langsung ke lapangan yang telah peneliti lakukan bahwa kegiatan maghrib mengaji di desa Girimukti Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak ini telah lama dilakukan dan dilaksanakan atas dasar kemauan dan keinginan masyarakatnya yang ingin anak-anaknya belajar mengaji dan juga agar anak-anaknya memahami tentang bacaan Al-Qur’an dan juga sebagai penambah wawasan pendidikan agama anak-anaknya. Selain itu juga upaya pemerintah desa dalam meningkatkan budaya magrib mengaji mempunyai peran yang penting dimana permerintah desa dengan masyarakat bekerjasama dalam kegiatan magrib mengaji dan dapat dikatakan hampir optimal dan maksimal dalam mendukung budaya magrib mengaji
Implementasi Keluarga Berkualitas dalam Pendidikan Islam di Desa Sangkanmanik Kecamatan Cimarga-Lebak Banten Puji Yulianty
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.766 KB) | DOI: 10.55171/jad.v6i2.306

Abstract

Penanaman nilai  erat kaitannya dengan pembentukan watak pribadi peserta didik yang menekankan pada dua aspek  yaitu. Pertama aspek pengajaran dan latihan sebagai sarana penyampaian pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat baik bagi pribadi peserta didik maupun masyarakat. Kemudian dalam pendidikan terdapat perintah dan larangan  yang dinyatakan secara jelas dan tegas dalam kitab suci lebih khusus pada dimensi ibadah yang merupakan nilai-nilai yang absolute sedangkan norma-norma kemanusiaan merupakan nilai-nilai yang relative. Pendidikan Islam memiliki tujuan pokok yaitu membentuk pribadi muslim khususnya dengan membentuk keluarga berkualitas yang diwarnai oleh nilai-nilai Islami. Adapun perumusan masalahan yaitu bagaimana pendidikan keluarga dalam islam,bagaimana mewujudkan keluarga berkualitas dan bagaimana nilai nilai pendidikan islam dalam keluarga? Sedangkan tujuan penelitian ini sebagai berikut yaitu untuk memperoleh data tentang pendidikan keluarga dalam islam dan mewujudkan keluarga berkualitas serta nilai nilai pendidikan islam dalam keluarga Serta  Peranan Pendidikan Keluarga dalam Mendidik Anak. Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana suatu komunitas atau individu-individu dalam menerima isu tertentu. Metode kualitatif membantu ketersediaan diskripsi yang kaya atas fenomena. Kualitatif mendorong pemahaman atas substansi dari suatu peristiwa. Studi kepustakaan yang dilakukan sebelum melakukan  penelitian bertujuan  untuk pertama menemukan suatu masalah untuk diteliti dalam arti bukti-bukti atau pernyataan bahwa masalah yang akan diteliti itu belum terjawab atau belum terpecahkan secara memuaskan mengenai tujuan, data dan metode, analisa dan hasil. Kedua  mencari informasi yang relevan dengan masalah yang akan diteliti berupa bahan kepustakaan berupa sumber primer  maupun sekunder. Nilai nilai dalam pendidikan islam yang terdapat dalam keluarga berkualitas berupaya untuk mendidik anak agar menjadi anggota masyarakat yang mempunyai kompetensi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Keluarga sebagai lembaga pendidikan yang pertama mempunyai peranan penting dalam mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak. Oleh kerna itu,  dalam mewujudkan keluarga berkualitas terdapat nilai nilai pendidikan sebagai berikut, pendidikan jasmani dan kesehatan, pendidikan akal, pendidikan psikologi dan emosi, pendidikan agama dan spiritual; pendidikan akhlak dan pendidikan social.

Page 1 of 1 | Total Record : 4