cover
Contact Name
Ahmad Tohir
Contact Email
ahmadtohir182@gmail.com
Phone
+6281278946750
Journal Mail Official
jepjurnal@stkipalitb.ac.id
Editorial Address
STKIP Al Islam Tunas Bangsa Jl. ZA Pagar Alam No. 41 Gedungmeneng Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran
ISSN : 26217627     EISSN : 27149439     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Evaluasi dan Pembelajan is a showcase of original, rigorously conducted educational measurement, assessment, and evaluation. The journal particularly covers manuscripts within the following areas: program/policy evaluation, learning assessment, instrument development, educational measurement, and other research in the field of education.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2020)" : 7 Documents clear
Evaluasi Kinerja Program Indonesia Pintar Di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Kecamatan Blimbing Kota Malang Dengan Model CIPPO Ratih Permata Sari; Ahmad
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI Korda Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52647/jep.v2i1.10

Abstract

Penelitian evaluatif ini bertujuan untuk mengevaluasi Tata Kelola Program Indonesia Pintar (PIP) pada Madrasah Ibtidaiyah Swasta Kecamatan Blimbing Kota Malang ini sengaja menggunakan model CIPPO yang mengukur ketercapaian Program dari komponen Context, Input, Process, Product, dan Outcome. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pemahaman pengelola PIP tentang regulasi sangat baik. (2) Tidak adanya peraturan daerah terkait yang menunjang PIP disatuan madrasah ibtidaiyah.(3) Kuota PIP yang terbatas sehingga belum memenuhi kebutuhan sasaran penerima PIP secara menyeluruh. (4) PIP tepat sasaran dengan penghasilan penerima rata-rata 500.000 per bulan. (5) Proses pendataan telah dilakukan secara berjenjang namun tidak transparan. (6) Sinergitas dan koordinasi pendataan antara unsur sekolah, aparat desa, dan Kemenag Kota Malang belum optimal. (7) Tidak ada peningkatan jumlah penerima PIP setiap tahun. (8) Adanya peningkatan jumlah keluhan masyarakat terkait mekanisme pendataan dan pencairan dana penerima PIP. (9) Belum adanya peningkatan jumlah penerima PIP memiliki KIP.(10) Adanya keterlibatan semua elemen masyarakat dalam pendistribusian KIP. (11) Tidak adanya peningkatan pelaporan hasil pendataan secara berkala dan tepat waktu setiap tahun. (12) Pengelola PIP di tingkat Kemenag Kota Malang tidak memiliki basis data PIP yang secara terbuka dapat diakses oleh masyarakat. (13) Sosialisasi belum berjalan dengan baik. (14) Koordinasi antara Kemenag Kota Malang, pihak sekolah, dan lembaga yang mencairkan dana PIP berjalan dengan baik. (15) Pencairan dana PIP tidak tepat waktu, (16) Belum adanya peningkatan kegiatan monitoring dan evaluasi PIP dengan melibatkan lembaga independent.(17) PIP tidak berdampak terhadap prestasi belajar siswa. (18). PIP tidak berdampak positif terhadap kompetensi akademik dan non akademik siswa. (19) Adanya peningkatan kepuasan pengelola terhadap pelaksanaan PIP. (20) Tidak semua pemilik KIP menerima bantuan dana PIP untuk menunjang operasional pendidikan. (21) Tidak adanya peningkatan jumlah penerima dana PIP setiap tahun baik dalam satu jenjang pendidikan maupun lintas jenjang pendidikan. (22) Meningkatnya angka partisipasi sekolah anak usia 6-12 tahun di Kota Malang. Kata kunci: Program indonesia pintar, PIP, CIPPO
Model Evaluasi Mata Pelajaran Penjasorkes Dalam Upaya Pengembangan Fisik Dan Karakter Siswa I Made Sriundy Mahardika
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI Korda Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52647/jep.v2i1.11

Abstract

Abstraction Penjasorkes is one of the compulsory subject in primary and secondary school level. The main task is to improve the physical potential, embed/cultivate sportsmanship and the health of students. In fact these goals hasn't measured as learning outcomes of Penjasorkes. The main cause is because these goals are difficult to measure. In that case, we need to redesign the evaluation model of Penjasorkes to make it user-friendly. Penjasorkes evaluation model that involves the measurement of physical prowess and sportsmanship which designed based on Microsoft Excel. The results of testing at school practice by preservice teacher and school tutor teachers states the program very easy to use and very good in describing the physical quality and character of students. Key word: penjasorkes, Evaluation model,Physical potensial, sport values
Evaluasi Manajemen Pemasaran Di Sekolah Ar-Raudah Kota Bandar Lampung Asmara Dewi; Sovia Masayu
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI Korda Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52647/jep.v2i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Ar-Raudah Vaganza 2019 sebagai bagian dari kegiatan manajemen pemasaran di sekolah Ar-Raudah Kota Bandar Lampung. Pendekatan model yang digunakan adalah model CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dari komponen context, input dan process dianalisis dengan menggunakan teknik kualitatif sedangkan untuk komponen product data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : dari segi konteks yakni Ar-Raudah Vaganza 2019 sudah memiliki visi misi, kegiatan dan tujuan program yang sangat jelas. Dari segi masukan yakni komponen panitia penyelenggara sudah terpenuhi komponen peserta lomba tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Komponen orang tua peserta lomba, tidak semua anak yang hadir didampingi orang tuanya dan hanya didampingi oleh gurunya saja, dan Komponen sarana prasana sudah tersedia lengkap sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya. Selanjutnya, dari segi proses yaitu dalam komponen agenda kegiatan Ar-Raudah Vaganza 2019 sudah terlaksana dengan baik sesuai rencana. Dari segi hasil yakni minat, dari data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa baik peserta lomba maupun orang tua peserta lomba memiliki ketertarikan yang cukup tinggi terhadap SD Ar-Raudah, akan tetapi untuk data hasil penelitian mengenai komponen keinginan hanya peserta lomba yang memiliki persentase keinginan yang tinggi untuk mendaftar di SD Ar-Raudah sedangkan komponen keinginan dari orang tua peserta lomba mendapatkan persentase yang rendah dengan berbagai alasan. Kata Kunci : evaluasi, Manajemen, CIPP
Pemanfaatan Tunjangan Profesi Pendidik Bagi Guru-Guru SMA Di Kota Banjarmasin Santi Mulya Dewi; Suratno; Mahmudah Hasanah
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI Korda Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52647/jep.v2i1.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan tunjangan profesi pendidik bagi guru-guru dan menguji perbedaannya berdasarkan karakteristik guru menurut jenis kelamin, lama menikmati tunjangan, jumlah tanggungan keluarga, dan masa kerja. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dengan responden sebanyak 105 guru SMA di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan tunjangan profesitermasuk dalam kategori cukup baik diakui oleh 68 guru (64,8%) dari 105 guru. Pemanfaatan tunjangan profesi pendidik untuk peningkatan dan pengembangan profesi termasuk kategori cukup baik dialami oleh 55 guru (52,4%) dan termasuk kategori cukup baik untuk pengeluaran keluarga atau rumah tangga dialami oleh 49 guru (46,7%). Tidak ditemukan perbedaan pemanfaatan tunjangan profesi pendidik berdasarkan jenis kelamin dengan nilai t0 sebesar 0,097 dengan p > 0,05. Tidak ditemukanperbedaan pemanfaatan tunjangan profesi pendidik berdasarkan lama menikmati tunjangan yaitu lama, sedang, dan baru ( F = 2,202 : p > 0,05). Tidak ditemukan perbedaan pemanfaatan tunjangan profesi pendidik berdasarkan jumlah tanggungan, yaitu sedikit, sedang, dan banyak ( F = 2,520 : p > 0,05). Ditemukan perbedaan pemanfaatan tunjangan profesi pendidik berdasarkan masa kerja, yaitu baru, sedang, dan lama ( F = 4,486 : p < 0,05). Para guru sudah cukup baik dalam mengalokasikan tunjangan profesi pendidik untuk peningkatan dan pengembangan profesi maupun pengeluaran keluarga atau rumah tangga. Tidak ditemukan perbedaan pemanfaatan tunjangan profesi pendidik berdasarkan jenis kelamin, lama menikmati tunjangan, dan jumlah tanggungan keluarga; akan tetapi ditemukan perbedaan yang signifikan pemanfaatan tunjangan profesi pendidik berdasarkan masa kerja guru. Kata kunci : tunjangan profesi, pemanfaatan, guru.
Hasil Belajar Fisika Dasar II Ditinjau Dari Beberapa Faktor Psikologis Muhammad Sidin Ali; Pariabti Palloan
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI Korda Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52647/jep.v2i1.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam tentang hubungan antara hasil belajar fisika dasar II dan beberapa faktor psikologis (konsep diri, motivasi berprestasi, dan minat belajar) baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah survey yang sifatnya korelasional dengan populasi seluruh mahasiswa S-1 Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA UNM Makassar yang sedang/telah memprogramkan matakuliah fisika dasar II tahun akademik 2018/2019 yang berjumlah 148 orang. Sampel diperoleh melalui multi Stage random sampling dengan cara incidental dan diperoleh ukuran sampel 85 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan nontes. Instrumen nontes menggunakan lembar kuesioner yang telah divalidasi secara teoretik oleh tiga pakar metodologi melalui teori Aiken V. Variabel penelitian terdiri atas tiga variabel bebas yaitu konsep diri (X1), motivasi berprestasi (X2), dan minat belajar (X3) serta satu variabel terikat yaitu hasil belajar fisika dasar II (Y). Teknik analisis data dengan menggunakan analisi deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika dasar II, konsep diri, motivasi berprestasi, dan minat belajar mahasiswa S-1 Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA UNM Makassar, keempat-empatnya berada pada kategori sedang. Selanjutnya hasil penelitian diperoleh (1) terdapat hubungan positif yang siqnifikan antara konsep diri dengan hasil belajar fisika dasar II, (2) terdapat hubungan positif yang siqnifikan antara motivasi berprestasi dengan hasil belajar fisika dasar II, (3) terdapat hubungan positif yang siqnifikan antara minat belajar dengan hasil belajar fisika dasar II, dan (4) terdapat hubungan positif yang siqnifikan antara konsep diri, motivasi berprestasi, dan minat belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar fisika dasar II, (5) terdapat hubungan positif yang siqnifikan antara konsep diri dengan hasil belajar fisika dasar II jika motivasi berprestasi dan minat belajar dikendalikan, (6) terdapat hubungan positif yang siqnifikan antara motivasi berprestasi dengan hasil belajar fisika dasar II jika konsep diri dan minat belajar dikendalikan, dan (7) terdapat hubungan positif yang siqnifikan antara minat belajar dengan hasil belajar fisika dasar II jika konsep diri dan motivasi berprestasi dikendalikan pada mahasiswa S-1 Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA UNM Makassar. Kata Kunci: Hasil Belajar Fisika Dasar II, Konsep Diri, Motivasi Berprestasi, dan Minat Belajar.
Implikasi Penugasan Dosen Di Sekolah (PDS) Sri Rejeki; Nanang Rahman; Abdul Sakban; Agus Herianto
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI Korda Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52647/jep.v2i1.15

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implikasi program penugasan dosen di sekolah. Subyek penelitian ini adalah guru sekolah mitra dan dosen FKIP Universitas Muhammadiyah Mataram. Obyek penelitian meliputi kegiatan proses belajar mengajar dan evaluasi pembelajaran dosen di sekolah. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 tahapan di tahun 2018 dan 2019. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa 13 dosen yang melaksanakan PDS di 9 sekolah memiliki pengalaman baru yang dapat dimplementasikan dalam kegiatan perkuliahan. Tingkat kesulitan mengajar yang paling dirasakan selama PDS dialami oleh dosen yang mengajar di SD (3 orang dosen). Pengalaman yang diperoleh guru adanya sharing model dan media pembelajaran dengan dosen. Rerata dampak pembelajaran bagi dosen sebesar (kategori baik). Kata Kunci: Impilkasi, Penugasan Dosen, PDS
HOTS DAN LOTS: REALITI ATAU ILUSI? Cosmas Poluakan; Anetha L.F Tilaar
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI Korda Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52647/jep.v2i1.16

Abstract

Penelitian untuk mengukur kemampuan pengetahuan berdasar satu dimensi kognitif dengan kategori C1,C2,C3 sebagai LOTS dan C4,C5,C6 sebagai HOTS telah banyak dilakukan. Penelitian yang dilaporkan ini bertujuan mengetahui konsistensi penentuan LOTS dan HOTS pada instrumen tes pembelajaran fisika berbasis representasi semiotika, dengan membandingkan kriteria yang ditetapkan sendiri oleh partisipan dengan jawaban yang mereka hasilkan. Penelusuran konsistensi dan inkonsistensi dilakukan dengan teknik interview. Partisipan penelitian adalah mahasiswa calon guru fisika berjumlah 40 orang. Bentuk tes esai, dan prosedur tes melalui pre-tes dan post-tes. Materi tes berkaitan dengan representasi vektor, vektor gaya berat dan vektor posisi. Temuan hasil penelitian adalah terdapat inkonsistensi pendapat mahasiswa tentang kategori LOTS dengan jawaban hasil pekerjaan berkaitan dengan representasi vektor dan gaya berat. Materi tes berkaitan dengan gambar seperti mengidentifikasi gaya berat tidak dipahami dengan tuntas sehingga asal buat saja dan tidak memahami konsep fisika secara utuh dan komprehensif. Rekomendasi penelitian adalah instrumen pengukuran untuk mendeteksi kategori LOTS dan HOTS berbasis representasi semiotika tidak cukup hanya didasarkan pada satu dimensi kognitif, tapi untuk lebih kompak perlu menerapkan pengukuran model 2 dimensi Revisi Taksonomi Bloom. Kata kunci: LOTS, HOTS, realiti, ilusi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7