cover
Contact Name
Yohanes Hasiholan Tampubolon
Contact Email
jotampubolon@ymail.com
Phone
+62263-2323854
Journal Mail Official
tedeum@sttsappi.ac.id
Editorial Address
Kp. Palalangon RT 02 RW 09, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Kotak Pos 10 Ciranjang 43282 Cianjur, Jawa Barat
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
Te Deum (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan)
ISSN : 22523871     EISSN : 27467619     DOI : http://doi.org/10.51828/td
Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah untuk memublikasikan hasil kajian ilmiah dan penelitian dalam lingkup kajian: 1. Penelitian teologi dan tinjauan Alkitabiah (Theological and Biblical research) 2. Pembangunan pedesaan (rural development) 3. Pendidikan kristen (Christian education) 4. Misi holistik (holistic mission) 5. Etika Kristen (Christian ethics).
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013" : 8 Documents clear
Dasar Alkitab Tentang Misi dalam Konteks Perkotaan Adrianus Pasasa
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.159

Abstract

Berbicara tentang kekristenan, berarti berbicara tentang pelayanan. Itu berarti berbicara tentang penginjilan dan misi. Tetapi banyak orang yang membahas soal misi sebenarnya tidak disangkutpautkan secara langsung dengan apa yang sebenarnya Alkitab katakan, apa yang Tuhan Yesus maksudkan. Itulah sebabnya sekarang ini istilah misi tidak hanya dimonopoli kekristenan. Sudah menjadi istilah umum, yang tentu saja pemahamannya berbeda dengan apa yang dikatakan Alkitab. Tetapi misi Kristus pasti selalu berkaitan dengan melakukan karya dan kehendakNya untuk umatNya serta bagi kerajaan dan kemuliaanNya.
Usulan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Andrias Hans
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.160

Abstract

Sepanjang pelayanan-Nya di dunia ini, Tuhan Yesus selalu mengadakan perjalanan keliling ke seluruh pelosok desa dan kota. Bahkan kalau boleh dibilang lebih banyak berada di perdesaan daripada di perkotaan. Di sana Tuhan Yesus tidak hanya mengajar tentang bagaimana membangun relasi dengan Allah Bapa dan Kerajaan Surga, melainkan juga bagaimana seharusnya manusia memiliki relasi yang baik dengan sesama dan lingkungannya. Sesungguhnya pelayanan holistik itu telah dimulai dan diteladankan oleh Tuhan Yesus sendiri.
Kaum Perempuan dalam Keluarga dan Gereja Chandra Gunawan
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.161

Abstract

Sejak zaman dulu kaum perempuan sering ditempatkan pada posisi yang salah, nomor dua. Perempuan hanya berperan sebagai tukang masak, bersih-bersih rumah, melahirkan dan merawat anak. Tentu ini tidak alkitabiah. Tuhan menjadika laki-laki dan perempuan dalam kesejajaran. Saling mengisi dan melengkapi.
Pengaruh Keberadaan Pangan Hasil Rekayasa Genetika terhadap Tugas Pokok dan Fungsi Pengajar di Perguruan Tinggi Dreitsohn Franklyn Purba
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.162

Abstract

Kebutuhan akan pangan yang terus meningkat, sementara produksi yang dikarenakan lahan yang semakin menyempit lantaran eksploitasi pembangunan, telah mendorong para ahli untuk memikirkan bagaimana agar dapat memenuhi tingkat kebutuhan dengan memberikan hasil yang lebih baik dan berlipat. Jawabannya ada pada rekayasa genetika pada produk-produk yang menjadi kebutuhan utama manusia. Hebatnya, ternyata bisa. Tetapi tentu saja semuanya harus dilihat dari berbagai aspek, seperti teknis, ekonomi, sosial-hukum, etika dan religi serta dampak-dampaknya.
Religiusitas Eksistensial Manusia Noh Ibrahim Boiliu
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.163

Abstract

Pada dasarnya, kebenaran dalam agama itu tidak menjadi persoalan, yang menjadi persoalan adalah para pemeluknya. Dalam konteks ini, tentu kita memahami dalam konteks umum kebenaran agama-agama. Hal ini tentu saja disebabkan oleh pemahamannya terhadap The Holy One yang bagi setiap orang bisa dimaknai berbeda, tergantung pada siapa dan apa latarbelakangnya. Yang jelas, soal religiusitas tetap menjadi kebutuhan setiap individu, apapun itu bentuknya dan bagaimana cara mengekspresikannya.
Partikularisme Keselamatan dalam Masyarakat Multiagama Sudianto Manullang
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.164

Abstract

Soal inklusif dan eksklusivisme agama itu sudah terjadi sejak dahulu kala. Kalau tidak, pasti tidak akan muncul berbagai agama di dunia ini. Masalahnya adalah, apakah setiap agama itu mau dan mampu untuk tetap mengklaim bahwa agamanya adalah agama yang paling benar, tanpa harus menjelekkan dan menganggap agama lainnya tidak benar? Soal kebenaran itu sangat lekat bagaimana masing-masing memercayai agamanya sendiri. Dengan demikian maka partikularisme keselamatan dalam masyarakat multi agama seperti di negara kita ini pasti tidak akan dipersoalkan. Yang penting manusianya - khususnya kita sebagai orang Kristen bagaimana harus bersikap dan mampu memegang teguh mandat dan amanat Kristus dalam menjalankan kebenaran dan musi-Nya seperti Dia telah melakukannya.
Pengalaman Religius Kristen dalam Peristiwa Spektakular dalam Gereja Kontemporer Togardo Siburian
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.165

Abstract

Pengalaman spektakuler adalah suatu pengalaman yang unik, subjektif dan individual sama seperti pengalaman keselamatan Kristen lainnya. Sehingga harus tetap didasarkan pada suatu objektivitas tertentu, yaitu berdasarkan Kristus historis, yang ada dalam Alkitab. Oleh karena itu, sebenarnya tidak perlu dipertentangkan. Yang penting, apakah pengalaman tersebut membawa kepada Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan secara pribadi, atau meneguhkan iman yang dikerjakan oleh Kristus melalui Roh Kudus di konteks Gereja-Nya, membangkitkan kebenaran persaudaraan kristiani sejati dan kehidupan yang lebih suci di hadapan Allah dan di antara manusia, atau sebaliknya?
Puritanisme dan Relevansinya Sekarang Ini Yohannis Trisfant
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.166

Abstract

Tuntutan untuk menjadi hidup kudus itu bukan hanya berlaku bagi umat Tuhan pada masa Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Sepanjang sejarah kehidupan umat manusia , tuntutan Allah terhadap umat-Nya tidak pernah berubah: dulu, kini dan sampai selama-lamanya. Itu tidak hanya terbatas bagi para pemimpin agama atau para rohaniawan, melainkan terhadap setiap orang percaya. "Kuduslah kamu, sebab Aku kudus." (Im. 11:44-45; 1Pet. 1:16).

Page 1 of 1 | Total Record : 8