cover
Contact Name
Delfiyan Widiyanto
Contact Email
jurnalkalacakra@untidar.ac.id
Phone
+6287838875519
Journal Mail Official
jurnalkalacakra@untidar.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapten Suparman No.39, Tuguran, Potrobangsan, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56116
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kalacakra
Published by Universitas Tidar
Core Subject : Education, Social,
We publish origin article research, review article, and case study Sosial Sciences and education. The scope of Journal Kalacakra are : Social Sciences; Culture; Citizenship; Character; Pancasila; Defending the Country; Education; (learning strategies, assessment, and evaluation of learning)
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2024): Juli" : 5 Documents clear
Dampak Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dalam Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Saputra, M. Edi
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v5i2.9288

Abstract

Salah satu tujuan dari program MBKM adalah meningkatkan kompetensi hard skills dan soft skills mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak program MBKM dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengikuti program MBKM di beberapa kampus sekitar Yogyakarta serta akademisi yang terlibat dalam program tersebut. Objek penelitian ini adalah program MBKM dan dampaknya terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dan akademisi menyadari keberadaan program MBKM. Sebelum adanya program MBKM, beberapa kampus di Yogyakarta sudah memiliki program serupa. Mahasiswa dan akademisi yang terlibat dalam program MBKM berpendapat bahwa program ini dapat meningkatkan soft skills, hard skills, serta kompetensi sebagai bekal mahasiswa untuk kehidupan setelah lulus dari perguruan tinggi. Selain itu, program ini juga dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi akademisi. Dengan demikian, program MBKM diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif.
Fenomena Culture Shock Dan Strategi Adaptasi Lintas Budaya Pada Era Digital chairunnisa, chai
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v5i2.9291

Abstract

Fenomena culture shock telah menjadi tantangan utama dalam interaksi lintas budaya, khususnya di era digital yang ditandai oleh intensitas komunikasi global. Artikel ini membahas dampak dan strategi adaptasi lintas budaya dalam menghadapi culture shock di era digital. Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi berbagai manifestasi culture shock yang terjadi baik dalam interaksi langsung maupun virtual. Perbedaan nilai, norma, dan pola komunikasi antar budaya sering kali memicu stres dan kebingungan, terutama dalam konteks platform digital seperti media sosial dan forum daring. Kemajuan teknologi mempercepat keterbukaan budaya tetapi juga meningkatkan risiko ketidaksesuaian budaya yang mendalam, yang disebut sebagai virtual culture shock. Fenomena ini ditandai oleh kesalahpahaman komunikasi, ekspektasi budaya yang berbeda, serta kesenjangan dalam literasi teknologi. Faktor-faktor seperti literasi budaya, dukungan sosial daring, dan persepsi individu terhadap budaya baru memainkan peran signifikan dalam keberhasilan adaptasi. Artikel ini menyoroti pentingnya pengembangan kemampuan Digital Cultural Intelligence (DCI), dukungan sosial daring, dan pelatihan budaya virtual untuk membantu individu mengatasi culture shock. Strategi ini berkontribusi pada peningkatan
KETANGGUHAN PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA INDONESIA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Rahma, Hanum Lauditta; Habibah, Siti Maizul
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v5i2.9061

Abstract

The era of disruption that occurred globally had affected all human life in various fields, both  in the economic, social, cultural, political, educational and other fields. Pancasila as the basis of the  state and as the nation's view of life, must not be abandoned in order to achieve the values of the  precepts contained in Pancasila. Pancasila holds an important role to be a filter of new values by  applying the values of Pancasila in all aspects of life. The research method used in this article is  qualitative research and library research method. The industry 4.0 with all the disruptions that  follow needs to be addressed critically by living the values as one of the foundations that are  maintained in the disruption of the industry 4.0.
Implementasi Problem Based Learning (PBL) dengan Media Film pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis rahmayanti, esty
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v5i2.9130

Abstract

Salah satu keterampilan abad 21 yang sangat perlu dimiliki oleh mahasiswa sebagai bekal dalam menghadapi tantangan global adalah kemampuan berpikir kritis. Namun masalah yang terjadi adalah mahasiswa saat ini seringkali hanya melakukan proses belajar sampai pada level mengingat atau memahami saja terhadap materi-materi perkuliahan yang mereka dapatkan di kelas. Tidak jarang mahasiswa bahkan hanya terfokus pada satu pokok bahasan yang menjadi tugas individu ataupun kelompok yang diberikan dosen. Mahasiswa juga cenderung lebih banyak menerima begitu saja materi yang diberikan oleh dosen tanpa mempertimbangkan dengan lebih cermat, sehingga kurang mendorong mahasiswa berpikir kritis. Oleh karena itu dibutuhkan model pembelajaran yang berorientasi pada mahasiswa sehingga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Problem-Based Learning (PBL) dengan media film merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat mendorong mahasiswa memperoleh pengalaman dalam menangani masalah-masalah yang realistis, untuk merumuskan ide dan mengembangkan keterampilan penalaran, menekankan belajar sebagai proses yang melibatkan pemecahan masalah sehingga dapat mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis. Implementasi PBL dengan media film dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) bertujuan untuk mengembangkan berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif serta memiliki semangat kebangsaan yang dijiwai oleh nilai-nilai Pancasila dan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kata Kunci : Problem Based Learning, berpikir kritis, PKn.
Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Nilai-Nilai TIDAR di Lingkungan Kampus Widiyanto, Delfiyan; Wahyono, Hari; Novitasari, Novitasari; Istiqomah, Annisa; Prasetyo, Riyan
Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kalacakra.v5i2.9199

Abstract

The purpose of this study was to determine the improvement of students' attitude aspects after taking project-based Citizenship Education courses. Citizenship Education aims to form good citizens and have ideal young citizen skills. As a form of improving the skills of young citizens with education in a formal environment, it has a greater impact on the internalization of values. This study uses a quasi-experimental research type (quasi-experimental design). This study uses a quasi-experimental design without a control or comparison class. The experimental design used is one group pre-test-post-test. The results of the study show that project-based learning can improve attitudes towards Tidar values. These values are in the form of tough, integrative, dedicated, active, and responsive values. Students' responses to project-based learning are easy and they really like the learning that is carried out. However, the improvement in attitudes towards Tidar values has not been maximized in all indicators, especially in tough and active values. In order to be able to increase all values to the maximum, a more comprehensive project learning evaluation needs to be carried out.

Page 1 of 1 | Total Record : 5