cover
Contact Name
Khurin'In Ratnasari
Contact Email
altsaman10@gmail.com
Phone
+6282331288750
Journal Mail Official
altsaman@uas.ac.id
Editorial Address
Jalan Semeru No.09 Kencong Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam
ISSN : 27215423     EISSN : 27159000     DOI : -
Core Subject : Economy,
urnal berkonsentrasi pada studi ilmu Ekonomi Islam dan berikhtiar untuk menyuguhkan berbagai produk riset ilmiah yang bersifat aktual maupun faktual dalam menganalisa isu-isu strategis nasional terutama dalam bidang Bisnis dan Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Islam, Akutansi maupun Ekonometrika. Jurnal ini diterbitkan oleh Prodi Ekonomi Syariah (ES), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 01 (2026): MEI" : 7 Documents clear
Dinamika dan Tantangan Kelembagaan Ekonomi Islam: Studi Komparatif antara Arab Saudi dan Rusia Fauzan_ozan08 fauzan ozan; Naufal Luthfi Alifa
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 8 No 01 (2026): MEI
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/al-tsaman.v8i01.2754

Abstract

This study examines the dynamics, challenges, and comparative aspects of Islamic economic institutions in Saudi Arabia and Russia by exploring differences in geography, demography, regulatory frameworks, and institutional capacity. Using a literature review method, the research synthesizes empirical findings from international studies published over the past five years. The results indicate that Saudi Arabia possesses a more developed Islamic economic institutional ecosystem due to centralized regulation, strong social legitimacy, and the integration of Islamic finance within national development strategies. Conversely, Russia faces structural barriers, including the absence of federal regulation for Islamic finance, uneven bureaucratic capacity, and low public literacy regarding Islamic financial services. These findings highlight that regulatory quality, social legitimacy, and institutional coordination are key determinants of successful Islamic economic institutionalization. The study contributes to comparative Islamic economics literature and provides direction for developing adaptive institutional models suitable for various national contexts.
Kebijakan Publik Berbasis Nutrisi: Analisis Ekonomi Politik Program MBG Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Rusmini Rusmini Rusmini
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 8 No 01 (2026): MEI
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/al-tsaman.v8i01.2983

Abstract

Penelitian ini menganalisis kebijakan makanan bergizi gratis (MBG) dari perspektif ekonomi politik dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat melalui studi kasus di SD Gedangmas. Program MBG merupakan inisiatif pemerintah untuk mengatasi permasalahan gizi pada kelompok rentan seperti anakanak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi literatur, penelitian ini menggambarkan bagaimana kebijakan ini diformulasikan, diimplementasikan, serta dievaluasi dalam konteks wilayah kepulauan yang memiliki tantangan logistik dan sosial ekonomi tersendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program MBG memberikan dampak positif terhadap status gizi, partisipasi pendidikan, dan ekonomi rumah tangga masyarakat. Namun, program ini juga menghadapi tantangan fiskal dan kritik terhadap prioritas anggaran negara. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil serta perlunya kebijakan yang adaptif agar keberlanjutan dan efektivitas program dapat terjaga
Konstruksi Pelaporan Akuntansi Karbon Berbasis Masyarakat: Estimasi Valuasi Nilai Serapan Emisi pada Program Sampah Jadi Sedekah (SAJADAH) Femba femba Akris Diantoro; Muhammad hamdi Hamdi; Anwar syaddad Syaddad
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 8 No 01 (2026): MEI
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/al-tsaman.v8i01.2988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi model pelaporan akuntansi karbon berbasis masyarakat dengan mengestimasi nilai valuasi serapan emisi pada Program Sampah Jadi Sedekah (SAJADAH) di Jombang. Model ini dirancang untuk mengungkap kontribusi lingkungan komunitas lokal yang selama ini belum terakomodasi dalam standar akuntansi konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus eksploratif melalui paradigma interpretif. Proses konstruksi model dilakukan melalui tiga tahap utama: identifikasi aktivitas reduksi emisi, kuantifikasi menggunakan faktor emisi standard, serta perancangan format pelaporan yang mengintegrasikan aspek finansial dan sosial-religius. Teknik analisis data menggunakan analisis isi dan tematik dengan kerangka Triple Bottom Line yang dimodifikasi melalui aspek Prophetic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode Maret 2026, Program SAJADAH berhasil mengelola 775 kg sampah yang secara ekonomi bernilai Rp 1.776.000. Dari perspektif akuntansi karbon, aktivitas ini setara dengan reduksi emisi sebesar 1.206,90 kgCO 2e. Penelitian ini berhasil menyusun "SAJADAH Carbon Scorecard" sebagai instrumen pelaporan yang mentransformasi persepsi masyarakat terhadap sampah dari sekadar limbah menjadi aset karbon dan sedekah ekologis (amal jariyah yang terukur). Konstruksi pelaporan ini membuktikan bahwa standar global seperti GHG Protocol dapat diadaptasi ke dalam program komunitas lokal untuk mendukung target Net Zero Emission nasional. Model ini memberikan transparansi bagi masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai dampak lingkungan nyata dari aktivitas sosial berbasis religi.
Determinasi Laba Perbankan: Analisis Variabel Moneter dan Uji Asumsi Klasik Menggunakan Pemrograman R Annisa Irawanti
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 8 No 01 (2026): MEI
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/al-tsaman.v8i01.3053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap validitas model regresi linear dalam memprediksi laba perbankan melalui serangkaian uji asumsi klasik guna memastikan bahwa estimasi parameter yang dihasilkan bersifat Best Linear Unbiased Estimator (BLUE) dan menghindari kesalahan interpretasi dalam pengambilan keputusan manajerial. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder laporan keuangan bulanan periode Maret 2024 hingga Februari 2025. Variabel yang dianalisis mencakup Laba sebagai variabel dependen, serta Dana Pihak Ketiga, Bagi Hasil, Surat Berharga, dan Kas sebagai variabel independen. Analisis data dilakukan dengan pemrograman R yang mengintegrasikan pemeriksaan asumsi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil pemeriksaan diagnostik memberikan gambaran presisi mengenai karakteristik distribusi residu dan kelayakan model regresi dalam memvalidasi pengaruh variabel moneter terhadap profitabilitas secara akurat. Penelitian ini membuktikan bahwa laba perbankan dipengaruhi secara signifikan oleh variabel Bagi Hasil dan Surat Berharga, sementara Dana Pihak Ketiga dan Kas tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini memberikan kontribusi pada literatur manajemen keuangan dengan mendemonstrasikan transparansi komputasi menggunakan R dalam mendeteksi anomali data keuangan.
A, the Sharia Contract Implementation after Institutional Transformation: BTN Syariah and BSN Nabila Adenina Zidni Maulida; Ahmad Nur Habibi; Ghufron Ainul Yakin; fida rif'atul khasanah
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 8 No 01 (2026): MEI
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/al-tsaman.v8i01.3088

Abstract

The transformation of Islamic banking institutions through the spin-off policy has become a strategic effort to strengthen governance, operational independence, and sharia compliance in Indonesia’s Islamic banking industry. However, studies examining the impact of institutional transformation on the implementation of sharia contracts remain limited. This study aims to analyze the implementation of mudharabah and wadiah contracts before and after the transformation of BTN Syariah into Bank Syariah Nasional (BSN). Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews, observations, and documentation involving bank employees, sharia supervisory personnel, and customers. The findings indicate that the transformation did not change the substantive principles of mudharabah and wadiah contracts, but significantly improved their operational implementation through stronger governance, enhanced risk management, standardized procedures, greater transparency, and stricter sharia supervision. Furthermore, the transformation strengthened sharia compliance and good corporate governance, contributing to greater professionalism and customer trust in Islamic banking institutions.
Institutional Transformation and Islamic Mortgage Financing: Evidence from BTN Syariah and BSN Lailatul Sa’diyah; Nabila Adenina Zidni Maulida
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 8 No 01 (2026): MEI
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/al-tsaman.v8i01.3091

Abstract

Abstract The transformation of Islamic banking institutions through the spin-off policy has encouraged the development of Islamic home financing products in Indonesia. This study aims to analyze the implementation of murabahah and ijarah muntahiyah bi tamlik (IMBT) contracts after the institutional transformation of BTN Syariah into Bank Syariah Nasional (BSN). This research employed a qualitative case study approach using interviews, observations, and documentation techniques. The findings reveal that the transformation did not replace murabahah as the primary financing scheme but encouraged the adoption of more flexible financing mechanisms through IMBT contracts. In addition, the transformation strengthened governance systems, operational standardization, risk management, and sharia supervision in Islamic mortgage financing practices. The implementation of IMBT also provided greater flexibility in ownership transfer mechanisms and improved financing transparency. These findings indicate that institutional transformation contributes to strengthening sharia compliance, operational professionalism, and the competitiveness of Islamic banking institutions. This study contributes to the literature on institutional transformation and the development of Islamic mortgage financing in Indonesia
Transformasi Solopreneurship di Era Artificial Intelligence dalam Perspektif Ekonomi Islam: Peluang, Tantangan, dan Strategi Keberlanjutan Bisnis Digital dovi iwan musthofa habibillah
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 8 No 01 (2026): MEI
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/al-tsaman.v8i01.3097

Abstract

Solopreneurship merupakan model berwira usaha bagi orang yang tidak memiliki tim besar atau banyak karyawan akan tetapi, model berwira usaha tersebut telah lama dikenal, bahkan jauh sejak belum berkembangnya bisnis digital, model berwira usaha ini dilakukan oleh pemilik usaha dengan menjadi pelaku mandiri atau utama dalam berbagai bidang, sperti produksi pemasaran akuntansi hingga bidang promosi, bisnis model seperti ini banyak mengalami transformasi disaat memasuki era digital, dimana pelaku solopreneur dengan masiv menggunakan artifial intelegens guna menghandle berbagai tugas yang pada umumnya dijalankan manusia, penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini bertujuan mengungkap fenomena transformasi solopreneurship dalam segi peluang tantangan dan strategi untuk keberlanjutan nya dan tinjauan nya dalam perspektif ekonomi Syariah/islam, penulis menggunakan metode dalam penelitian ini dengan studi pustaka melalui pendekatan deskriptif-analitis dengan kajian berbagai literatur ilmiah seperti artikel jurnal dan berbagai sumber dan literature akademik yang berhubungan dengan artificial intelegens, usaha berbasis digital, dan prinsip ekonomi Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan oleh solopreneur berperan penting dalam hal efisiensi terutama operasional, otomatisasi layanan, pemasaran digital, analisis perilaku konsumen, juga inovasi model bisnis berbasis teknologi, transformasi digital tersebut dalam perspektif ekonomi Islam dikatakan dapat mendukung terciptanya efisiensi, kemaslahatan, dan perluasan akses ekonomi yang lebih inklusif, namun perkembangan kecerdasan buatan juga menghadirkan resiko dan tantangan serta ancaman tersendiri dalam bisnis yakni berupa persaingan bisnis digital yang semakin ketat, risiko penyalahgunaan data, ketimpangan akses teknologi, serta potensi praktik bisnis yang tidak sesuai dengan prinsip etika syariah. Penelitian ini menegaskan bahwa keberlanjutan solopreneurship berbasis digital memerlukan strategi adaptif melalui penguatan literasi digital, optimalisasi teknologi kecerdasan buatan secara etis, penerapan prinsip transparansi dan keadilan, serta pengembangan model bisnis yang berorientasi pada nilai-nilai maqashid syariah. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan kajian ekonomi Islam kontemporer, khususnya pada bidang kewirausahaan digital dan transformasi bisnis berbasis teknologi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7