cover
Contact Name
Novi Andri Nurcahyono
Contact Email
pmtk@ummi.ac.id
Phone
+62816566265
Journal Mail Official
jurnalpeka@ummi.ac.id
Editorial Address
Editor in Chief: Novi Andri Nurcahyono, M.Pd. (Scopus ID: 57211052188, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Sukabumi, Indonesia) Editor: Komarudin, M.Pd. (Scopus ID: 57208301453, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Bandar Lampung, Indonesia) Fauzi Mulyatna, M.Pd. (Scopus ID: 57208625743, Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia) Aritsya Imswatama, M.Pd. (ID Sinta: 6037801, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Sukabumi, Indonesia) Ganjar Susilo, M.Pd. (Sinta ID: 6000718, Universitas Balikpapan, Balikpapan, Indonesia) Hamidah Suryani Lukman, S.Si., M.Pd. (Scopus ID: 57211269789, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Sukabumi, Indonesia.
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
ISSN : 25986422     EISSN : 25986422     DOI : https://doi.org/10.37150/jp.v4i1
Core Subject : Education, Social,
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) (E-ISSN: 2598-6422) menerbitkan artikel kajian ilmiah atau hasil penelitian dalam bidang Pendidikan Matematika. Adapun lingkup jurnal ini adalah : 1. Desain didaktis pembelajaran matematika 2. Media pembelajaran matematika 3. Kurikulum pendidikan matematika 4. Teori belajar matematika 5. Penelitian tindakan kelas
Articles 133 Documents
Eksplorasi Motif Batik Pakidulan Geopark Ciletuh Palabuhanratu Nurul Anisa
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v4i1.809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali unsur matematika pada batik pakidulan yang diharapkan dapat dijadikan sebagai media dalam pembelajaran matematika. Selain itu untuk mengetahui makna filosofis motif batik pakidulan serta macam-macam motif batik pakidulan untuk menambah wawasan siswa. Batik yang berasal dari geopark ciletuh palabuhanratu bernama batik pakidulan. Faktor yang mempengaruhi munculnya macam-macam motif batik pakidulan terinspirasi dari pesona alam, filososfi kehidupan masyarakat pakidulan, serta keanekaragaman budaya di Geopark Ciletuh palabuhanratu yang terlihat dari motif dan namanya. Batik pakidulan memiliki beberapa motif yang menjadi unggulan yaitu motif curug, motif panenjoan dan motif hujangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Pada motif batik pakidulan terdapat konsep geometri seperti geometri datar dan transformasi. Geometri datar seperti segitiga sama kaki, jajargenjang dan belah ketupat terdapat pada motif rereng cimarinjung dan motif mata geulis.  Konsep transformasi seperti refleksi, translasi dan rotasi terdapat pada motif penyu pauntuy-untuy serta motif suku ratu. Dengan demikian konsep geometri dapat digunakan sebagai pembelajaran matematika pada materi geometri.
Penerapan Bahan Ajar Realistic Mathematics Education (RME) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Laurinda Salsa Aldina Putri Elly Verlina
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v4i1.810

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penggunaan bahan ajar matematika berbasis RME terhadap kemampuan konsep matematis siswa . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan. Dari hasil tersebut didapatkan kesimpulan bahwa pengunaan bahan ajar  matematika berbasis RME sangat berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa, karena bahan ajar tersebut menjadikan 1) alat bantu siswa dalam memahami konsep 2) Siswa diberikan materi yang dikaitkan dengan kehidupan nyata yang akan menumbukan rasa semangat belajar.
Analisis Etnomatematika Pada Kerajinan Anyaman Bambu Terhadap Pemebelajaran Matematika di Kabupaten Sukabumi Nina sri wahyuni Ibrahim
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v4i2.819

Abstract

Pembelajaran matematika tidak hanya tentang rumus maupun teori melainkan dapat dilakukan dengan banyak cara salah satunya melalui kerajinan anyaman bambu. Kerajinan anyaman bambu ini diantaranya nyiru, aseupan, hihid dan boboko yang bertujuan untuk mengetahui manfaatnya untuk pembelajaran matematika. Metode yang digunaan penulis dalam penulisan artikel ini adalah studi pustaka melalui internet dan peralatan rumah tangga dari anyaman bambu yang terdapat di rumah, dari peristiwakerajinan anyaman bambu tersebut terdapat beberapa konsep matematis yang diberikan salah satunya pembelajaran bangun datar dan bangun ruang, konsep tersebut dapat dikaitan terhadap pembelajaran matematika salah satu dalam pengkajian soal cerita guna memperkenalkan etnomatematika.
Etnomatematika Pada Kebiasaan Orang Sunda Dalam Menentukan Tanggal Pernikahan Dan Kecocokan Pasangan Pengantin Ramli Ami
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v4i2.842

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendalami konsep matematika dalam kebiasaan orang sunda dalam menghitung untuk menentukan tanggal pernikahan dan menentukan kecocokan pasangan pengantin. Jenis metode yang digunakan adalah metode study pustaka yang merupakan telaah dari literatur dari jurnal. Teknik pengumpulan data dengan analisis, menyajikan data dan memberi kesimpulan. Berdasarkan hasil study pustaka ternyata terdapat beberapa unsur matematika di dalam kebiasaan perhitungan orang sunda, yaitu aritmatika modulo dan barisan aritmatika pada aktivitas menentukan tanggal baik untuk menyelenggarakan pernikahan dan menentukan kecocokan pasangan pengantin.
Etnomatika Pada Permainan Setatak Sebagai Bahan Pembelajaran Bangun Datar (Lingkaran, Persegi dan Persegi Panjang) Dikdik Iskandar
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v4i2.847

Abstract

Pembelajaran matematika merupakan hal yang wajib didapatkan oleh setiap manusia, karena pembelajaran matematika ini sangat penting bagi masa depan manusia. Pembelajaran matematika tidak hanya menyangkut soal rumus maupun teori, tetapi pembelajaran matematika ini sering kita jumpai di kehidupan sehari hari. Salah satu pembelajaran matematika yang dapat kita lakukan melalui permainan-permainan tradisional yang ada di sekitar kita, diantaranya permainan setatak. Melalui permaianan ini diharapkan dapat mengetahui manfaat pembelajaran matematika. Metode yang dilakukan penulis dalam penulisan artikel ini berasal dari sumber berupa pustaka-pustaka, baik berupa buku, artikel maupun jurnal-jurnal yang mempunyai korelasi terhadap pembahasan masalah. Dari permainan setatak tersebut terdapat beberapa konsep matematika yang diberikan salah satunya pembelajaran bangun datar. Konsep tersebut dapat dikaitkan terhadap pembelajaran matematika salah satu dalam pengkajian soal cerita guna memperkenalkan etnomatematika.
Etnomatematika: Eksplorasi Alat Musik Tradisional Khas Batak Toba Natalia Sitanggang
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v4i2.851

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara matematika dan budaya, khususnya dalam alat musik tradisioan khas Batak Toba. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis kepustakaan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam alat musik tradisional khas Batak Toba memiliki berbagai konsep matematika seperti konsep bangun datar dan konsep bangu ruang. Oleh karena itu, alat musik tradisional khas Batak Toba dapat digunakan sebgai sumber belajar matematika pada pembelajaran sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Selain itu dapat mengubah paradigma siswa dan masyarakat bahwa matematika memiliki hubungan dengan kehidupan sehari-hari.
Penggunaan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (Tsts) Dan Model Pembelajaran Snowball Throwing (St) Terhadap Komunikasi Matematis Pada SMK Terpadu 1 Yaspida Amar Eko Raharjo
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v1i1.1101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara model pembelajaran TSTS, model pembelajaran ST dan model pembelajaran langsung, dan manakah yang lebih baik antara model pembelajaran TSTS dan model pembelajaran ST terhadap komunikasi matematis siswa pada materi program linear kelas XI tahun pelajaran 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI yang berjumlah 275 siswa. Sampel terdiri dari kelas XI TI A dengan model pembelajaran TSTS, kelas XI TKR A dengan model pembelajaran ST dan kelas XI TKR B dengan model pembelajaran langsung. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen tes berbentuk uraian. Sebelum digunakan, melakukan uji coba instrumen yang meliputi validitas isi, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah anava satu jalan sel tak sama dengan uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Dari hasil analisa data dengan menggunakan anava satu jalan sel tak sama α = 0,05 diperoleh Fobs=14,47 > Fα=3,15 yang berarti H0 ditolak. Jadi, disimpulkan bahwa ketiga model memiliki perbedaan . Dengan menggunakan uji komparasi ganda diperoleh Fhitung m.1 vs m.2 = 20,914; Fhitung m.1 vs m.3 = 21,667 dan Fhitung m.2 vs m.3 = 0,175 dengan daerah kritik 6,3 yang berarti m.1 vs m.2 dan m.1 vs m.3 H0 ditolak dan H0 m.2 vs m.3 = 0,175 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa model TSTS lebih baik dari model ST dan langsung sedangkan model ST sama baiknya dengan langsung terhadap komunikasi matematis siswa.
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS DAN THINK PAIR AND SHARE TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Intan Apriliani
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v1i2.1102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang memperoleh perlakuan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions, model pembelajaran Think Pair and Share , dan model pembelajaran Langsung, serta untuk mengetahui model pembelajaran manakah yang lebih baik dari ketiga model pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian The nonequivalent posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 8 Kota Sukabumi tahun ajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dokumentasi dan wawancara, instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan metode tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran STAD lebih baik daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran TPS; 2) Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran STAD lebih baik daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran langsung.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DAN TAI TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Maya Lestari
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v1i2.1104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang memperoleh model pembelajaran NHT dengan siswa yang memperoleh model pembelajaran TAI dan siswa yang memperoleh model pembelajaran langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi-eskperimental dengan desain posttest control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 16 Kota Sukabumi. Sampel penelitian ini ada 3 kelas. Instrumen yang digunakan yaitu soal pemahaman konsep dan lembar observasi. Hasil penelitian ini yaitu (1) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran NHT, model pembelajaran TAI, serta model pembelajaran langsung, (2) Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran NHT lebih baik daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran TAI, (3) Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran NHT lebih baik daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung, (4) Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan modep pembelajaran TAI tidak lebih baik dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Pada Materi Segitiga Dan Segiempat Muhammad Farhan Muzaky
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v1i1.1105

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa kelas VII serta faktor-faktor penyebab kesalahan yang terjadi dalam menyelesaikan soal matematika pada materi Segitiga dan Segiempat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Tempat dilakasanakannya penelitian ini adalah di MTs Negeri Cikembar. Penelitian ini mengambil subjek penelitian sebanyak 6 orang siswa dengan teknik pengambilan subjek secara purposive sampling. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Setelah data dianalisis kemudian divalidasi keabsahan datanya dengan menggunakan member check, yaitu meminta konfimasi siswa terhadap kesalahan yang telah dilakukan. Hasil penelitian yang didapatkan dari penelitian ini adalah jenis kesalahan konsep yang meliputi 1) kesalahan dalam menentukan rumus atau teorema sebanyak 88,9%, 2) kesalahan dalam menggunakan rumus atau teorema sebanyak 100%, dan kesalahan dalam menuliskan rumus atau definisi sebanyak 100%. Kemudian jenis kesalahan prosedural yang meliputi 1) kesalahan dalam keteraturan langkah-langkah penyelesaian soal sebanyak 100%, dan kesalahan dalam memanipulasi langkah-langkah penyelesaian masalah matematika sebanyak 83,33%. Serta jenis kesalahan dalam menggunakan operasi atau perhitungan sebanyak 100%. Faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya kesalahan siswa adalah karena 1) siswa tidak mengerti bagaimana caranya mengerjakan soal matematika yang diberikan, 2) siswa tidak mengetahui rumus yang tepat untuk menyelesaikan soal, 3) siswa tidak dapat menerapkan rumus ke dalam soal, 4) siswa kurang teliti dalam menyelesaikan soal matematika, 5) siswa kurang terampil dalam mencari solusi untuk menyelesaikan soal matematika, dan 6) siswa melakukan kesalahan dalam melakukan proses perhitungan.

Page 2 of 14 | Total Record : 133