cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 940 Documents
Pusat Inovasi Dan Kegiatan Mahasiswa Undip Sekar Kinasih Sulistyaningrum
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Diponegoro merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia dan memiliki kampus utama yang berada di Kampus Undip Tembalang. Sebagai kampus riset dan teknologi serta sejalan dengan visi Universitas Diponegoro yakni “Universitas Diponegoro Menjadi Universitas Riset yang Unggul” kampus ini sangat gencar mendukung mahasiswanya dalam melakukan riset dan karya ilmiah. Namun, hingga saat ini Kampus Undip Tembalang belum memiliki wadah tersendiri bagi pusat inovasi untuk mempromosikan karya mahasiswa atau dosen kepada khalayak umum maupun sebagai tempat melaksanakan proses inovasi. Selain itu, karena memiliki jumlah UKM yang banyak sejumlah 46, fasilitas student center yang disediakan oleh Kampus Undip Tembalang kurang memadai untuk latihan rutin dan besaran ruang yang tidak cukup untuk menampung jumlah anggota yang ada. Sehingga hal ini menyebabkan student center menjadi ditinggalkan oleh mahasiswa dan tidak berfungsi sesuai peruntukannya. Berdasarkan urgensi diatas, maka Kampus Undip Tembalang memerlukan adanya sebuah pusat untuk kegiatan inovasi dan mahasiswa yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang mumpuni serta sesuai dengan kegiatan mahasiswa. Selain itu, perancangan bangunan ini juga sejalan dengan masterplan Kampus Undip Tembalang 2020-2024 yang didalamnya terdapat rencana untuk mengembangkan sebuah pusat inovasi dan kegiatan mahasiswa. Kajian diawali dengan mempelajari pengertian mengenai pusat inovasi, pusat kegiatan mahasiswa, dan studi preseden terhadap beberapa bangunan pusat inovasi serta kegiatan mahasiswa yang dianggap sesuai dengan klasifikasi bangunan yang akan dirancang. Kemudian, dilakukan pula tinjauan mengenai lokasi tapak yang akan dipilih untuk perancangan. Selain itu, pada pendekatan perancangan arsitektural dilakukan dengan menggunakan konsep eco-technology. Pada akhirnya seluruh kajian tersebut dituangkan ke dalam bentuk program ruang dan konsep perancangan arsitektural. Kata Kunci: Pusat Inovasi, Pusat Kegiatan Mahasiswa, Eco-Technology
Perancangan Panti Wreda di Kota Semarang Sebagai Pusat Komunitas Lansia Berbasis Hobi dan Interaksi Sosial Gunawan Wicaksono
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah lansia di Kota Semarang setiap tahunnya memerlukan adanya pelayanan yang memadai kepada lansia, baik dari segi kesehatan maupun sosial. Salah satu bentuk pelayanan sosial bagi lansia adalah panti wreda. Akan tetapi, permasalahan utama yang sering dialami lansia di panti wreda adalah stress. Stress pada lansia salah satunya disebabkan karena munculnya rasa kesepian dan kurangnya bersosialisasi. Terdapat manajemen stress pada lansia, salah satunya melalui penyaluran hobi. Akan tetapi, panti wreda yang ada belum memberikan fasilitas pelayanan hobi yang optimal bagi lansia. Oleh karena itu, perlu adanya perancangan panti wreda di Kota Semarang sebagai pusat komunitas lansia berbasis hobi dan interaksi sosial. Perancangan panti wreda berbasis hobi dan interaksi sosial akan bersifat fleksibel, sehingga lansia dapat memilih sendiri hobi yang hendak dilakukannya dan tempat serta waktu melakukannya. Harapannya, dengan menyalurkan hobi, lansia dapat meningkatkan interaksi sosialnya dengan lansia lain dan dapat mengurangi stress.
Perancangan Kantor Pusat Radio LPP RRI Semarang Berbasis Pengalaman Ruang Dan Waktu Muhammad Falih Syifa
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagaimana jika sebuah kantor stasiun radio dijadikan sebagai intrumen untuk mendengar? Perancangan kali ini akan mengangkat isu terkait pengalaman ruang dan waktu dalam kantor stasiun Radio Republik Indonesia Semarang dengan pendekatan arsitektur aural. Hal ini akan memberikan pengalaman baru bagi pengguna sekaligus menjadikan arsitektur sebagai instrumen untuk mendengar bukan hanya untuk dilihat.
Pasar Kerajinan Dan Makanan Di Kawasan Candi Borobudur Dengan Pendekatan Desain Inklusif Hanum Lintar Sancoyo
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Candi Borobudur menjadi salah satu potensi dalam rangka meningkatkan perokomian lokal serta menjadi daya tarik bagi wisatawan dengan seni, kerajinan tangan, dan kuliner khas. Pertumbuhan pedagang di Candi Borobudur menjadi tidak terkontrol, keterbatasan lahan serta regulasi mengenai pembangunan di Kawasan Candi Borobudur menjadi tantangan dalam memberikan wadah sebuah pasar kerajinan di Kawasan Candi Borobudur. Keberadaan pasar kerajinan dirasa belum cukup inklusif melihat banyaknya wisatawan nusantara, mancanegara, wisatawan dari berbagai sektor usia dan kemampuan. Sehingga perlu adanya sebuah pasar kerajinan, seni, dan kuliner yang bersifat inklusif. Pasar kerajinan, seni, dan makanan di kawasan Candi Borobudur perlu mempertimbangkan faktor inklusifitas, aksesibilitas, dan keberlanjutan. Beberapa faktor yang harus dipertimbangkan antara lain, memperhatikan aksesibilitas bagi wisatawan dengan kebutuhan khusus, penggunaan bahasa yang inklusif dan mudah dimengerti dalam promosi produk, memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan dalam produksi dan penjualan produk, serta melibatkan komunitas lokal dalam perencanaan dan perancangan pasar. Konsep pasar kerajinan, seni, dan makanan di kawasan Candi Borobudur yang inklusif dan berkelanjutan, dengan mengadopsi pendekatan inklusif desain. Desain konsep ini meliputi rencana tata letak, fasilitas, dan infrastruktur pasar yang memperhatikan aksesibilitas bagi wisatawan dengan kebutuhan khusus, serta memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan dalam produksi dan penjualan produk. Kata Kunci : Pasar Kerajinan, Seni, Kuliner, Desain Inklusif, Kawasan Candi Borobudur.
Jakarta Heritage Hotel and Convention Center Nabila Syifa Azzahra
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jakarta merupakan salah satu tujuan wisata yang menjadi pilihan pelancong lokal maupun mancanegara. Berdiri sejak ribuan tahun lalu, Jakarta memiliki banyak sejarah dan seni budaya yang menjadi identitasnya. Hal ini dapat menjadi potensi bagi pengembangan pariwisata Jakarta. Penyediaan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) turut menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan pariwisata. Dengan demikian, untuk menangani hal tersebut dibutuhkan adanya perencanaan dan perancangan Hotel and Convention Center yang mampu mengakomodasi wisatawan sekaligus mewadahi kegiatan MICE dengan menuangkan unsur seni, budaya, dan sejarah Jakarta sebagai bentuk Intangible Heritage. Aspek kinerja pada bangunan Hotel and Convention Center meliputi sistem pencahayaan, sistem akustik, sistem penghawaan, sistem jaringan air bersih, sistem jaringan air buangan, sistem jaringan listrik, sistem jaringan komunikasi, sistem penangkal petir, sistem proteksi kebakaran, sistem keamanan, sistem pembuangan sampah, hingga sistem transportasi vertikal. Aspek teknis bangunan menerapkan struktur yang disesuaikan dengan ketentuan regulasi pada lahan. Struktur bawah berupa pondasi foot plat dan batu kali dengan kolom dan balok sebagai struktur tengah. Bangunan dirancang menggunakan modul grid. Unsur-unsur seni budaya dan sejarah Jakarta dituangkan ke dalam aspek visual arsitektural pada bangunan.
City Hotel Syariah Bintang Tiga Di Kota Pekalongan Farhatus Sakinah
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki beragam wisata yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Mulai dari wisata alam, wisata kuliner, wisata belanja, wisata religi dan lain-lain. Salah satu Kota di Indonesia yang memiliki wisata adalah Kota Pekalongan. Kota Pekalongan merupakan kota pertama di Asia Tenggara dan kota di Indonesia yang menjadi bagian dari Jaringan Kreatif UNESCO. Kota Pekalongan juga memiliki julukan Kota Batik karena memiliki corak batik yang khas dan variatif. Oleh karena itu Kota Pekalongan terkenal dengan wisata belanja dikarenakan berbagai macam orang dari luar kota maupun luar negeri berbondong-bondong ke Kota ini untuk melakukan transaksi jual beli. Di samping sebagai wisata belanja Kota Pekalongan juga sebagai wisata religi. Namun, tersedianya akomodasi penginapan di Kota Pekalaongan belum bisa mengakomodir wisatawan yang datang. Sehingga muncul tujuan perancangan ini yaitu untuk merancang City Hotel Syariah Bintang Tiga di Kota Pekalongan agar dapat memenuhi kebutuhan pengunjung dengan masih memegang erat konsep syariah.. Metode proses perancangan city hotel menggunakan survei lapangan, wawancara dan studi literatur tentang apa saja yang akan menunjang untuk bangunan yang akan dirancang lalu menganalisa data untuk selanjutnya digunakan dalam penyusunan program dan konsep dasar perencanaan dan perancangan. Hasil yang diperoleh dari proses perancangan yaitu City Hotel Syariah Bintang Tiga di Kota Pekalongan yang dapat mewadahi aktivitas pengunjung atau wisatawan.
Mountain Resort Di Bandungan Kabupaten Semarang Dengan Konsep Arsitektur Kontemporer Asi' illa Amara
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat tekanan hidup masyarakat di perkotaan terus mengalami peningkatan pada setiap tahunnya. Salah satu cara dalam mengurangi PTSD (Post Traumatis Stress Disorder) adalan dengan berlibur atau rekreasi. Wisata alam, wisata desa, dan perjalanan darat menjadi pilihan yang popular diminati oleh masyarakat setelah PPKM. Minat masyarakat yang tinggi dalam wisata alam juga berpengaruh dalam meningkatnya kunjungan pariwisata di Bandungan. Hal itu disebabkan oleh letak Bandungan yang berada pada ketinggian lebih dari 400 meter dari permukaan laut, sehingga memilki daya tarik wisata berupa pegunungan dengan suhu yang cenderung rendah sekitar 19o - 29o C. Terjadi peningkatan pengunjung yang menginap dan lama menginap di Bandungan, sehingga diperlukan fasilitas yang dapat menggabungkan antara keindahan alam bandungan dengan tempat untuk menginap. Dengan perancangan Mountain Resort dengan pendekatan arsitektur kontemporer, dapat memberikan fasilitas penginapan dan fasilitas rekreasi bagi pengunjung tanpa mengabaikan kenyamanan pengunjung terhadap suhu dingin yang ada di Bandungan.
Art Community Center Di Semarang Fania Naura Syaharani
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang sebagai ibukota Provinsi Jawa Tengah memiliki tingkat jumlah pendudk yang tinggi dan padat dengan macam kegiatan diadakan di daerah tersebut. Salah satu dari kegiatan tersebut adalah kegiatan para penggiat seni baik yang dilakukan secara individu maupun lewat komunitas. Sayangnya, penyediaan fasilitas untuk mewadahi kegiatan komunitas seni ini masih cukup terbatas. Berdasarkan wawancara dengan Doni Indro Wibowo selaku Ketua dari KOLCAI (Komunitas Lukis Cat Air) Chapter Semarang dan pemilik dari Tan Artspace, Beliau berujar bahwa penyediaan wadah kegiatan bagi para pelaku seni di Semarang masih kurang dan kepengurusan bantuan dari pemerintah sangat rumit. Hal ini juga diutarakan oleh Ketua dari Semarang Sketchwalk (SSW), Beliau juga berujar bahwa penyewaan gedung untuk penyelenggaraan acara komunitas cukup mahal harganya. Maka dari itu, dipilihlah perancangan Artspace sebagai wadah kegiatan bagi komunitas seni Semarang terutama di bidang seni gambar dan lukis di Kota Semarang.
Productivity Space : Coworking Space sebagai Ide dan Pengembang di Kota Malang Daffa Diouf
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang dengan visi Malang Creative dan Kota Pendidikan mengalami penurunan PRDB dari beberapa tahun belakang. Adanya Coworking Space yang terletak di Zona Pendidikan dapat membantu perkembangan perekonomian kreatif dan membantu mahasiswa bertemu dengan pengusaha ekonomi kreatif untuk mendapatkan ilmu dan mengaplikasikan ilmu perkuliahan dalam bidang ekonomi kreatif.
Terminal Penumpang Tipe A Jepara Dengan Pendekatan Sirkulasi Pengguna Nur Fakhrun Nisa
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Jepara merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Terminal Jepara merupakan salah satu fasilitas transportasi yang terdapat di Kabupaten Jepara. Terminal ini digunakan untuk menaik-turunkan penumpang mulai dari bus angkutan perdesaan (ADES), angkutan kota (AK), angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP), hingga angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP). Jenis terminal yang digunakan untuk kegiatan angkutan-angkutan ini adalah terminal tipe A, sedangkan terminal Jepara belum memiliki terminal jenis ini. Oleh karena itu, kebutuhan akan adanya terminal tipe A di Kabupaten Jepara ini menjadi suatu urgensi terutama pada bidang transportasi dalam maupun luar kota. Pengaturan sirkulasi pada terminal sangat penting mengingat terminal merupakan titik simpul jaringan transportasi. Banyaknya pergerakan dengan arusnya masing-masing menjadi alasan lain pentingnya mengatur sirkulasi pengguna terminal baik itu pejalan kaki maupun kendaraan. Dalam perancangan terminal tipe A Kabupaten Jepara ini difokuskan pada pendekatan sirkulasi pengguna terminal.