cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 940 Documents
Perpustakaan Provinsi Jawa Barat dengan Pendekatan Urban Lifestyle di Kota Bandung Sherina Azka A.
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya tingkat literasi di Indonesia sudah menjadi permasalahan sejak lama. Tingkat kegemaran membaca merupakan salah satu aspek penting dalam tingkat literasi seseorang. Tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia sendiri sudah berangsur membaik walau masih tidak memenuhi standar yang ada. Jawa Barat sebagai salah satu provinsi besar yang ada di Indonesia menduduki peringkat ketiga dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi. Ditinjau dari pengunjung perpustakaannya, rata-rata pengunjungnya juga terus meningkat selama masa sebelum pandemi. Namun bangunan perpustakaan ini masih memiliki hal-hal yang perlu diperbaiki. Kapasitas ruang baca maupun ruang penyimpanan buku masih kurang. Sirkulasi perpustakaan juga cukup membingungkan dan ruang-ruang yang tidak termanfaatkan dengan baik. Perpustakaan juga menjadi satu dengan kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat sehingga lahannya terbatas dan kegiatan antara pengunjung dan perkantoran bercampur. Lokasi dari perpustakaan juga terbilang cukup jauh dari pusat kota sehingga sulit dijangkau dan tidak sesuai dengan standar seharusnya. Pembangunan cabang perpustakaan di pusat kota dengan lahan luas yang hanya diperuntukan untuk perpustakaan dapat membuat perpustakaan menjadi lebih ideal dan menarik masyarakat untuk datang ke perpustakaan. Dengan menerapkan Urban Lifestyle dari masyarakat kota Bandung pada perpustakaan maka dapat membuat kesan perpustakaan yang kaku menjadi lebih ramah untuk masyarakat. Perpustakaan dirancang dengan pengadaan art space dan communal space sebagai penerapan dari urban lifestyle dimana budaya masyarakat bandung ‘ngariung’ atau berkumpul dapat diwadahi dalam perpustakaan juga Bandung yang merupakan jaringan kota kreatif dari UNESCO. Perpustakaan tidak hanya sarana edukasi namun juga dapat menjadi sarana rekreasi untuk masyarakat. Kata Kunci: Art Space; Communal Space; Urban Lifestyle; Perpustakaan.
Redesain Pasar Dwikora Dengan Pendekatan Arsitektur Tropis Di Pematangsiantar Dinda Pra Ramadhani Tampubolon
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Dwikora merupakan sebuah pasar tradisional atau pasar rakyat yang menjadi salah satu indikator dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional melalui sektor perdagangan besar dan eceran di Kota Pematangsiantar. Pada saat ini, popularitas pasar tradisional menjadi menurun yang disebabkan oleh perkembangan pasar modern. Hal ini juga berdampak kepada Pasar Dwikora. Popularitas dan daya tarik yang menurun seringkali dihubungkan dengan masalah-masalah yang ada seperti kumuh, bau, becek, manajemen dan pasar yang semraut, dan masalah lainnya yang menyebabkan ketidaknyamanan dalam berbelanja. Karena keberadaan Pasar Dwikora yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah, perlu adanya perancangan redesain Pasar Dwikora di Pematangsiantar untuk meningkatkan citra dan kualitas pasar. Perancangan redesain pada pasar berupa perubahan fisik bangunan dengan menyediakan sarana dan prasarana sesuai standar dan peraturan dengan tetap mempertimbangkan kondisi eksisting Pasar dan iklim tropis. Pendekatan arsitektur tropis menjadi solusi bangunan pasar dalam mengatasi ketidaknyaman pelaku pasar dalam melakukan aktivitas terkait dengan iklim setempat.
Perancangan Resor dan Agrowisata di KEK Singhasari dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular Nadhifa Tahara
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya mengurangi angka kemiskinan, Bupati Malang mengusulkan Kecamatan Singosari untuk menjadi bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus sebagai upaya mewujudkan strategi umum Pemerintah Kabupaten Malang dalam melahirkan sektor pariwisata baru dan mengasah potensi wisata. Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus RI menetapkan peluang investasi di KEK Singosari dibagi menjadi empat sektor, yaitu entertainment, komersil, akomodasi dan ekonomi digital. Dalam mendukung upaya pembangunan sektor pariwisata pada KEK Singhasari, dibutuhkan adanya suatu fasilitas penginapan yang dapat mengakomodasi tamu yang datang ke KEK Singhasari. Melihat potensi serta berdasar pada peluang investasi unggulan di KEK Singhasari, Resor dipilih sebagai jenis akomodasi yang akan dirancang dengan fasilitas agrowisata sebagai fasilitas penunjang dari resor. Pemilihan agrowisata sebagai penunjang didasari oleh kultur serta potensi pertanian maupun perkebunan di Singosari yang sangat baik, sehingga Resor Agrowisata dapat menjadi akomodasi yang sejalan dengan konsep KEK Singhasari yaitu cultural tourism. Resor Agrowisata nantinya akan menggunakan pendekatan arsitektur Neo-Vernakular sebagai dasar tema perancangannya. Hal ini didasari akan potensi lokalitas di Singosari yaitu candi singosari. Penggunaan pendekatan arsitektur Neo-Vernakular ini juga sejalan dengan strategi pemerintah dalam konsep KEK Singhasari yang berfokus kepada cultural tourism. Kata Kunci: Resor Agrowisata; Arsitektur Neo-Vernakular; KEK Singhasari
Mid-Rise Apartement Dengan Pendekatan Co-Living Di Semarang Larasati Dea Arsya
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang merupakan kota besar dan kota berkembang yang menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian di Jawa Tengah, Indonesia. Kepadatan penduduk pada Kota Semarang terus melonjak yang akibatnya lahan kosong yang tersedia untuk hunian atau tempat tinggal masyarakatnya. Namun tuntutan akan kebutuhan tempat tinggal khususnya untuk kaum urban menyesuaikan beberapa faktor antara lain adalah pekerjaan dan pendidikan mereka dimana kaum urban cenderung mencari tempat tinggal yang dekat dengan pusat kota atau setidaknya dekat dengan tempat bekerja atau menimba ilmu. Dengan meningkatnya kepadatan penduduk di Kota Semarang, keterbatasan lahan menjadi salah satu kekhawatiran baik pemerintah maupun masyarakat sekitar sehingga muncul gagasan pembuatan bangunan bertingkat keatas demi mengatasi keterbatasan lahan. Tahap awal yang dilakukan adalah menyusun dan data mengenai bangunan mid-rise apartement kemudian dilakukan pendekatan perencanaan perancangan bangunan. Setelah itu akan diperoleh kesimpulan berupa program ruang, tapak terpilih dan program perencanaan dan perancangan pada bangunan mid-rise apartement.
Pusat Primata; Center for Orangutan Protection (COP) berbasis Arsitektur Ekologi di Kawasan IKN Kalimantan Zenochka Zivanka
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deforestasi di Kalimantan mengakibatkan kerugian di banyak aspek, terlebih dengan terancamnya hewan endemik Indonesia yang semakin krisis. Pada waktu yang bersamaan, proyek Ibu Kota Baru IKN Kalimantan tidak banyak menanggapi persoalan yang muncul.Pengumpulan data mengenai kawasan konservasi ex-situ Pusat Primata melalui sumber tertulis mengenai teori, perencanaan dan perancangan, serta peraturan yang berkaitan dengan perencanaan dan perancangan Pusat Primata. Perancangan dan Perencanaan Centre for Orangutan Protection (COP) berbasis Arsitektur Ekologi di Kawasan IKN Kalimantan. Dibutuhkan sebuah kawasan konservasi ex-situ khusus untuk primata di Kalimantan dengan tujuan perkembangbiakkan, perawatan, kesejahteraan, dan kelestarian satwa primata lebih maksimal dan terjaga dan sebagai solusi atas permersalahan yang muncul dalam proses pemindahan ibu kota ke Kalimantan (IKN).
Redesain Rusunawa Begalon di Kawasan Tipes, Surakarta Addina Aulia Kirana Syifa
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rusunawa Begalon II merupakan rumah susun sederhana yang diperuntukkan bagi masyarakat dari kalangan berpenghasilan rendah (MBR) yang berlokasi di Kelurahan Panularan, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Menurut Dinas Lingkungan Kota Surakarta dan hasil survey lapangan, rusunawa ini dinilai sebagai pemukiman kumuh dikarenakan memiliki banyak permasalahan pada bangunannya. Salah satu permasalahan tersebut adalah kurangnya fasilitas publik seperti tampat ibadah, ruang serbaguna/berkumpul, dan unit usaha pertokoan. Selain itu, kurang tersedianya fasilitas publik menyebabkan penyalahgunaan fungsi ruang seperti area koridor dan parkir digunakan sebagai tempat berjualan makanan dan kegiatan bersama. Beberapa elemen bangunan didalamnya juga masih belum memenuhi standard persyaratan. Dari beberapa permasalahan tersebut, rusunawa begalon II layak untuk diredesain melalui pendekatan arsitektur berkelanjutan dengan tujuan untuk menciptakan hunian yang dapat mensejahterakan kehidupan penghuninya. Strategi yang diterapkan adalah mempertimbangkan tiga aspek, yaitu aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi dengan memanfaatkan teritori ruang kegiatan untuk potensi ekonomi penghuni, mengembangkan sebuah ruang yang menyesuaikan kondisi sosial penghuni, serta manajemen efisiensi energi pada bangunan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Metode yang digunakan yaitu dengan mengumpulkan data primer dan sekunder melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Melalui rancangan redesain rusunawa ini diaharapkan dapat menciptakan konsep hunian yang layak dan dapat mensejahterakan penghuni
Apartemen Untuk Generasi Y di Kota Bekasi dengan Pendekatan Biophilic Design Nabiila Aulia Az'zahra
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apartemen menjadi salah satu alternatif solusi dalam menghadapi isu jumlah lahan yang sedikit sementara kebutuhan akan hunian meningkat. Pada Kota Bekasi terdapat isu di mana 78,8% generasi Y pada Kota Bekasi masih belum memiliki hunian karena harga hunian tapak yang relatif tidak terjangkau dan lahan peruntukkan permukiman tersisa ±9%. Sementara generasi Y merupakan penduduk mayoritas pada Kota Bekasi. Oleh karena itu, pembangunan hunian lebih diarahkan vertikal ke atas. Apartemen-apartemen yang telah dibangun di Kota Bekasi, dibuat dengan bentuk tipikal dan bertingkat tinggi sehingga minim ruang untuk berinteraksi dan menciptakan kebiasaan individualitas. Sementara generasi Y memiliki karakteristik suka berbaur dalam kelompok. Apartemen-apartemen tersebut juga kebanyakan hanya memanfaatkan lantai dasar sebagai ruang hijaunya sehingga ruang hijau pada hunian apartemen dinilai kurang padahal pada Kota Bekasi juga terdapat isu di mana jumlah RTH yang menunjukkan angka negatif setiap tahunnya. Apartemen untuk generasi Y di Kota Bekasi dengan pendekatan biophilic design menjadi solusi atas permasalahan-permasalahan tersebut. Pendekatan Biophilic design dipilih karena memiliki tujuan untuk meningkatkan produktivitas dengan menghadirkan alam ke dalam bangunan. Apartemen dibuat tidak tipikal sehingga lantai-lantai atas dapat di manfaatkan menjadi ruang-ruang hijau yang sekaligus dapat menjadi ruang publik secara dinamis dan tidak hanya berada di lantai dasar. Ruang hijau sekaligus ruang publik tersebut memiliki fungsi sosial di mana menjadi tempat generasi Y saling bersosialisasi dan mengembalikan energi serta meningkatkan produktivitas setelah menjalani hiruk-pikuk perkotaan.
Panti Sosial Tresna Werdha Di Kota Boyolali Dengan Pendekatan Arsitektur Terapeutik Adine Putri
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah penduduk lansia yang berada di Provinsi Jawa Tengah mengalami peningkatan setiap tahunnya. Peningkatan tersebut dapat menimbulkan lansia dengan status PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) seperti kemiskinan, tindak kekerasan, pelanggaran hukum, maupun lansia terlantar yang harus bergantung pada orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Jika terus terjadi peningkatan lansia terlantar tanpa didukung dengan penanganan yang tepat ditambah keterbatasan jumlah panti sosial tresna werdha, maka akan menjadi beban sosial bagi masyarakat. Permasalahan kesejahteraan sosial terutama pada lansia berasal dari faktor eksternal yaitu keluarga dan perekonomian. Lanjut usia terlantar tidak dapat memenuhi kebutuhan primernya karena tidak mendapatkan perhatian dari keluarga dan merasakan kesendirian. Lanjut usia dapat dimasukkan ke dalam kategori terlantar apabila tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri seperti kebutuhan akan makanan, pakaian, maupun tempat tinggal. Selain itu, dari sisi psikologis lansia terlantar mengalami masalaah kesehatan mental seperti kecemasan, kesepian, dan penyakit demensia yang dapat berujung depresi. Permasalahan serupa juga ditemui di Kota Boyolali yaitu terjadi kenaikan jumlah lansia terlantar dan angka demensia yang ada pada Kota Boyolali menempati urutan ketiga di Provinsi Jawa Tengah. Saat ini, di Kabupaten Boyolali hanya memiliki satu panti wredha milik swasta yang masih aktif dan Rumah Singgah di bawah naungan Dinas Sosial Kabupaten Boyolali dengan kapasitas yang tidak memadai. Berdasarkan fenomena tersebut, maka dibutuhkan perancangan Panti Sosial Tresna Werdha di Kota Boyolali yang menjawab permasalahan dengan memberikan jaminan hunian bagi lansia terlantar. Dengan adanya perancangan Panti Sosial Tresna Werdha dengan pendekatan arsitektur terapeutik ini diharapkan dapat memberikan pemulihan psikologis sekaligus menjadi sarana bersosialisasi bagi lansia terlantar yang mengalami permasalahan kesejahteraan sosial sehingga tidak lagi mengalami perasaan kesendirian maupun depresi.
Perancangan Panti Wreda Khusus Penderita Demensia di Sleman Mahira Redha Hanifa
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang dari empat tahun lagi, Indonesia akan memiliki struktur penduduk yang tua, dengan persentase penduduk usia 60 tahun atau lebih mencapai sekitar 10%. Dengan peningkatan jumlah penduduk lanjut usia, maka jumlah penduduk yang mengalami penyakit degeneratif seperti demensia juga meningkat. Demensia Alzheimer (pikun) merupakan jenis demensia yang paling sering terjadi, dengan persentase sekitar 60-70%. Penyakit ini menyebabkan gangguan pada fungsi otak, seperti emosi, daya ingat, kemampuan untuk membuat keputusan, perilaku, dan fungsi otak lainnya, yang berdampak pada aktivitas sehari-hari. Saat ini, jumlah orang tua di Indonesia yang menderita demensia belum diketahui secara pasti. Pengetahuan masyarakat tentang demensia juga masih rendah, karena sebagian besar masyarakat menganggapnya sebagai bagian dari proses penuaan yang alami. Sayangnya, sampai saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan demensia, sehingga deteksi dini sangatlah penting, termasuk untuk mengetahui angka prevalensi pada masyarakat dan mempersiapkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
Eco - Tourism : Redesain Visitor Centre Dan Pusat Konservasi Gajah Di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Aurelia Chintya Anggraini
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan ini mendukung peran arsitektur dalam penerapan konsep eco-tourism dan konservasi Gajah Sumatera di Taman Nasional Way Kambas, Lampung. Gajah Sumatera merupakan satwa endemik yang terancam punah dan perlindungan terhadap habitatnya menjadi sangat penting. Eco-tourism menjadi pendekatan yang relevan dalam mengembangkan taman nasional sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan dan edukatif. Perancangan ini dititik beratkan terhadap pendekatan arsitektur yang menerapkan prinsip eco-tourism dan konservasi Gajah Sumatera di Taman Nasional Way Kambas. Dalam proses perancangan, perhatian diberikan pada penggunaan ruang yang menghormati keberadaan Gajah Sumatera, serta pendekatan edukatif yang menginformasikan pengunjung tentang pentingnya konservasi satwa dan lingkungan.