cover
Contact Name
Widya Spalanzani
Contact Email
widya.spalanzani@dsn.ubharajaya.ac.id
Phone
+6221-88955882
Journal Mail Official
jurnal.jstpm.ft@ubharajaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Perjuangan No. 81, Marga Mulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat 17143
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 27223957     EISSN : 27223957     DOI : 10.31599
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat (JSTPM) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Publikasi (LPPMP) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dan diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat (JSTPM) merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan hasil karya ilmiah yang bersumber dari program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di Indonesia. Jurnal ini dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian dan diimplementasikan kepada masyarakat, pemikiran dan kajian analisis-kritis mengenai berbagai isu yang dapat dimanfaatkan baik secara nasional maupun internasional. Artikel ilmiah dimaksud berupa kajian implementasi dari program pengabdian dan pemberdayaan kepada masyarakat yang dapat dipertanggungjawabkan serta disebarluaskan secara nasional maupun internasional. Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat (JSTPM) sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Peneliti di Indonesia. Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat (JSTPM) menyediakan artikel-artikel yang dapat diunduh secara gratis dan sudah ter-index Google Scholar. Dengan jadwal terbit 2 (dua) kali setahun, yaitu Juli dan Desember. Pertama kali terbit Bulan Juli 2020 dengan E-ISSN: 2722-3957 dengan SK ISSN: 0005.27223957/JI.3.1/SK.ISSN/2020.06 (2 Juni 2020).
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023" : 9 Documents clear
Pemanfaatan Limbah Padat Bulu Ayam pada Usaha Home Industry Rumah Pemotongan Ayam menjadi Kerajinan Tangan Rizki Rahman Fachrezi; Zaid Tegar Waskito; Muhammad Rizki Ramadhan; Rendy Tri Hidayatulloh; Jaya Wijaya
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v4i1.1582

Abstract

Pengamatan ini bertujuan untuk mengetahui limbah yang ada di rumah ayam potong dan melakukan pemanfaatan limbah padat menjadi kerajinan tangan. Pada usaha ayam potong ini belum sepenuhnya menerapkan konsep efisiensi lingkungan. Masih banyak limbah yang dibuang begitu saja tanpa berpikir panjang dampak yang ditimbulkan. Limbah yang tidak didaur ulang kembali akan berdampak pada pencemaran air, udara, dan tanah Limbah yang ditemukan pada usaha ayam potong tersebut meliputi limbah air dan limbah padat. Limbah yang dihasilkan dari limbah air adalah air hasil pencucian ayam. Sementara limbah padat yang dihasilkan adalah unggas yang sudah mati, organ dalam ayam, bulu-bulu ayam yang dibuang ke kali, dan kotoran ayam. Pelaksaaan dalam pengamatan kali ini dengan melakukan studi pustaka, Melakukan observasi langsung, Pengambilan sampel atau bahan yang akan diolah, Melakukan edukasi kepada pemilik dan karyawan, Melakukan pengolahan atau daur ulang pada limbah padat yang akan didaur ulang menjadi kerajinan tangan. Harus ada kesadaran dari pelaku usaha dan karyawan untuk menerapkan prinsip manufaktur hijau dan akan pentingnya kesehatan serta dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat sekitar dan melaksanakan sebuah proses daur ulang pada limbah padat yang ditemukan atau memanfaatkan teknologi proses yang efektif yang memungkinkan produksi bahan baku untuk sektor lain sekaligus mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan.
Pemanfaatan Limbah Ampas Kopi menjadi Pupuk Organik Muhammad Maulana; Dewi Anggaraini; Septian Yofinaldi; Rangga Wirayuda
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v4i1.1631

Abstract

Coffee shop merupakan salah satu tempat populer yang sering didatangi oleh berbagai kalangan baik anak muda, dewasa bahkan yang sudah berumur dan menjadi pilihan yang nyaman untuk sekedar hangout, mengerjakan tugas atau bahkan mengadakan pertemuan klien. Dengan semakin populernya Coffee shop mereka semakin memperbanyak cabang dan memiliki banyak tempat dengan nama yang baru. Akibatnya maka akan semakin banyak limbah Coffee seperti limbah plastik dan limbah ampas kopi. Oleh karna itu, perlu diadakan pengembangan dan pemanfaatan daur ulang sehingga tidak menyebabkan limbah. Berbeda dengan kebanyakan Coffee shop, less waste more Coffee mereka memiliki daya tarik dengan tidak menggunkan plastik atau 0% plastic dan mendaur ulang ampas kopi yang sudah terpakai menjadi pupuk tanaman. Ini merupakan inovasi yang bagus sehingga Coffee shop yang pada awalnya memiliki limbah dan sampah menjadi 0% sampah. Dan limbah ampas kopi tetapi bisa diatasi dengan dijadikan pupuk tanaman sehingga bisa menjadi nilai lebih dan bisa bermanfaat pada alam dan lingkungan sekitar. Hal ini perlu diterapkan kepada Coffee shop lain supaya bisa memaksimalkan nilai dengan pemanfaatan limbah.
Analisa Antrian di SPBU Pondok Ungu menggunakan Software Promodel Angga Prinandar; Rafi Hibatullah Al Matin; Riski Aditia; Nusantara Aji Sri Gautama; Muhammad Hafizh Fadillah Iswinirwansyah; Muhammad Ghifari; Zidni; Nugraha Isnan
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v4i1.1915

Abstract

Antrian merupakan sebuah rutinitas sehari-hari yang dialami hampir setiap orang. Setiap aktifitas seperti pengisian bahan bakar minyak di SPBU, ada proses antriannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menurunkan rata-rata waktu tunggu customer dalam sistem, mengurangi rata-rata idle time pada masing-masing server, dan mengurangi Panjangnya antrian dalam sistem. Karena di SPBU tersebut terdapat antrian yang cukup lama maka diperlukan perbaikan sistem antrian. Selain itu, software Promodel digunakan untuk membuat simulasi model antrian di SPBU. Penelitian ini bersifat kualitatif dan kuantitaif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa. Pada entitas model awal hanya 40 orang sedangkan pada model baru terdapat 48 orang. Pada model awal memiliki rata-rata entitas pada lokasi sebesar 0,33 sedangkan pada model baru sebesar 0,65. Tetapi pada model perbaikan memiliki waktu rata-rata yang dihabiskan pada sistem sedikit lebih lama yaitu sebesar 0,60.
Peningkatan Produksi dan Daya Saing Kopi di Desa Sumanding Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara M. Sagaf; Syakhroni
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v4i1.2079

Abstract

Salah satu satu petani dan pengolah kopi di kabupaten Kembang Jepara Bapak Eko Siswanto membuat usaha yang bernama Vinzoei dengan produk kopi bermerek The Boyo (Mitra) memiliki permasalahan di bidang kapasitas produksi yang rendah. Hal ini karena mitra melakukan pengolahan kopi menggunakan jasa pihak ketiga, yang menyebabkan waktu antrian yang lama dan biaya produksi yang mahal. Desain kemasan produk juga masih sangat tradisional dan kurang menarik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, metode yang digunakan antara lain sosialisasi, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil peningkatan manfaat dari program kemitraan wilayah ini adalah peningkatan kapasitas produksi sebesar 25%, peningkatan pengetahuan kontrol kualitas kopi sebesar 100%, peningkatan aset berupa alat grinder sebesar 100%, peningkatan desain kemasan produk sebesar 100%, peningkatan pengetahuan tentang manajemen usaha yang baik sebesar 100%.
Pelatihan Pengoperasian Alat Magnetometer untuk Identifikasi Ranjau dengan SATRAN ARMADA II TNI-AL di Selat Madura Edy Soesanto
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v4i1.2525

Abstract

Pelatihan Pengoperasian Alat Magnetometer untuk Identifikasi Ranjau dengan peralatan Magnetometer G-882 dan penggunaan aplikasi software SonarWiz di Selat Madura adalah sebuah inisiatif pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan personel Satuan Kapal Ranjau (STRAN) ARMADA II TNI-AL dalam pengoperasian alat magnetometer guna mendeteksi dan mengidentifikasi ranjau di perairan Selat Madura. Dalam pelatihan ini, peserta akan diberikan pemahaman mendalam tentang prinsip kerja alat magnetometer, teknik pengoperasian yang benar, serta metode analisis data magnetik untuk mengidentifikasi anomali yang menandakan keberadaan ranjau. Selain itu, peserta juga akan dilatih dalam pengoperasian alat Magnetometer G-882 dan penggunaan aplikasi software Sonar Wiz, sistem pendukung ini yang memperkuat kemampuan deteksi dan identifikasi ranjau. Solusi yang diusulkan adalah melalui pelatihan intensif yang mencakup sesi teori, praktik lapangan, proses data magnetometer   dan yang bisa diidentifikasikan bomb dan simulasi situasi nyatauntuk klasifikasi 0,5-5 (nT) termasuk bomb dengan kedalaman 16m dan 1-5 (nT) termasuk bomb dengan kedalaman 30m . Peserta akan terlibat aktif dalam latihan pengoperasian alat magnetometer, analisis data, dan interpretasi hasil untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang karakteristik ranjau di perairan Selat Madura. Diharapkan bahwa pelatihan ini akan menghasilkan luaran yang positif, seperti peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri personel Satuan Kapal Ranjau (STRAN) ARMADA II TNI-AL dalam pengoperasian alat magnetometer untuk identifikasi ranjau. Selain itu, diharapkan juga tercipta kerjasama yang erat antara personel Satuan Kapal Ranjau (STRAN) ARMADA II TNI-AL dengan masyarakat wilayah pesisir pantai dalam mendukung tugas pengamanan perairan Selat Madura.
Implementasi Kokurikuler Berbasis Projek Profil Pelajar Pancasila: Potensi Pemanasan Global melalui Studi Kasus Pemakaian Smartphone di Kalangan Pelajar Wiryalhaqqi Tianto; Ibnu Susanto Joyosemito; Narila Mutia Nasir; Muhammad Akmal Darmawan; Noval Nurdiansyah; Muhammad Abidzar Alfian; Muhammad Khairul Najib; Aulia Maharani; Tri Haryati; Siti Sarah; Desy Indrias Wari
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v4i1.2575

Abstract

Profil Pelajar Pancasila (PPP) merupakan penerjemahan tujuan pendidikan nasional dari struktur kurikulum merdeka yangimplementasinya dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran kokurikuler berbasis projek. Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 82 Jakarta memulai Proyek PPP untuk kelas X (sepuluh) angkatan 2022 dengan memilih tema ‘Gaya Hidup Berkelanjutan’ yang merupakan satu dari delapan tema projek PPP. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu pelaksanaan implementasi PPP berbasis projek di SMAN 82 Jakarta dengan mendampingi siswa dalam mengerjakan proyek PPP. Salah satu kelompok dari kelas X mengambil fokus tentang pemanasan global yang berdampak pada perubahan iklim akibat dari pemakaian peralatan yang mengkonsumsi energi melalui studi kasus pemakaian telepon seluler modern atau smartphone di kalangan pelajar. Kegiatan ekperimen dan observasi dilaksanakan oleh kelompok siswa dengan menggunakan dua buah smartphone yaitu Xiaomi Redmi Note 9 (berbasis Android) dan Iphone 11 (berbasis IOS). Kedua smartphone tersebut digunakan untuk mengoperasikan dua aplikasi yaitu Game Online dan Youtube. Masing-masing aplikasi dioperasikan selama satu jam dengan menggunakan smartphone tersebut.Hasil kegiatan proyek ini mendemonstrasikan runtutan proses beserta perhitungannya tentang bagaimana penggunaan smartphoneberkontribusi kepada pemanasan global dan perubahan iklim. Temuan dari hasil kegiatan proyek memberi wawasan permulaan bahwa apapun merek smartphone yang digunakan, pengoperasian aplikasi Game Online akan menghasilkan besaran Global Warming Potential (GWP) lebih banyak dari pada aplikasi Youtube. Akan tetapi besaran GWP yang dihasilkan dari pengoperasian Youtubebergantung dari merek smartphone yang digunakan. Hasil yang didemonstrasikan oleh kegiatan proyek PPP ini diharapkan meningkatkan kepedulian terhadap pemanasan global dan perubahan iklim khususnya di kalangan pelajar dan umumnya di masyarakatluas sehingga dapat berkontribusi dalam upaya mitigasinya melalui penggunaan peralatan yang mengkonsumsi energi secara bijak yang dapat dimulai dari peralatan yang melekat dalam aktivitas sehari-hari yaitu smartphone. 
Edukasi Pemanfaatan Limbah Padat Tahu menjadi Karbon Aktif di Desa Mangunjaya Kabupaten Bekasi Bungaran Saing; Amora Kusumawati; Muhammad Hanif Ilham Fais; Dinda Yesika Agustian; Rizky Yusrina Amalia; Tulus Sukreni
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v4i1.2618

Abstract

Tahu, dadih kedelai non-fermentasi merupakan produk bergizi dan mudah dicerna dengan protein berkualitas tinggi. Prosedur pembuatan tahu meliputi perendaman kacang, penggilingan, penyaringan, perebusan, penggumpalan, dan pencetakan. Desa Mangunjaya merupakan salah satu daerah penghasil tahu di Bekasi. Proses pengolahan tahu menghasilkan limbah cair dan padat. Selama ini limbah padat yang dikenal dengan ampas tahu dari produksi tahu di Desa Mangunjaya hanya berupa limbah produksi yang tidak ada nilainya. Sehingga dalam kegiatan edukasi ini, masyarakat sekitar pabrik tahu di Desa Mangunjaya dilatih untuk memanfaatkan ampas tahu dalam karbon aktif. Karbon aktif dari ampas tahu dapat digunakan dalam penjernihan minyak jelantah. Tujuan dari kegiatan edukasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengolah limbah padat tahu agar tidak merusak ekosistem dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Manajemen Lingkungan dan Pengolahan Sampah Rumah Tangga dan Minyak Jelantah menjadi Nilai Ekonomi di Kelurahan Kalibaru Yuri Delano Regeant Montororing; Murwan Widyantoro; Oki Widhi Nugroho
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v4i1.2726

Abstract

Kelurahan Kalibaru merupakan daerah dataran rendah yang memiliki suhu cukup relatif panas yang terletak di Kota Bekasi. Penanganan sampah yang kurang optimal di Kelurahan Kalibaru dapat memberikan dampak yang buruk dan berbagai permasalahan lingkungan seperti timbulnya banjir, sanitasi lingkungan yang memburuk, turunnya kandungan organik pada lingkungan, dan mempercepat terjadinya pemanasan global. Selain kesadaran masyarakat yang masih rendah untuk tidak membuang minyak jelantah hasil dari pengolahan masakannya berpotensi besar juga untuk mencemari lingkungan. Namun bukan hanya kesadaran yang dibutuhkan oleh masyarakat namun juga program yang dapat mengatasi pencemaran ini dengan mengubah sampah rumah tangga dan minyak jelantah menjadi bernilai ekonomi. Melihat permasalahan di Kelurahan Kalibaru dalam pengelolaan lingkungan, maka dapat disusun program kerja yang merujuk pada program bank sampah. Tentunya untuk merealisasikan hal tersebut perlu adanya kerjasama perguruan tinggi dengan masyarakat, diharapkan program kerja ini dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, asri dan sehat.Tahapan yang akan dilakukan terkait pelaksanaan Pengabdian Kepada masyarakat mencakup tahapan Observasi & Focus Group Discussion (Tahap 1). Pada tahap ini, dilakukan peninjauan langsung untuk menganalisis Situasi dan kondisi mitra. Evaluasi program lanjutan yang sejalan dengan pengelolaan sampah melalui bank sampah dan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi bernilai ekonomi. Tahapan 2, yaitu mengembangkan program bank sampah ini bertujuan mengubah perilaku masyarakat dalam menangani sampah dan minyak jelantah (konsep reduce reuse recycle). Dengan memisahkan sampah maka sampah ini mempunyai nilai ekonomi. Tahapan 3, berikutnya dilakukan konversi sampah dan minyak jelantah menjadi bernilai ekonomi dan mengubah sampah menjadi input perbaikan lingkungan dan mengembangkan skalabilitas bank sampah untuk bisa mengelola sampah lebih baik lagi dan mampu sustain.
Penyuluhan dan Alih Teknologi Penggunaan Meja Smart Conveyor sebagai Alat Bantu Physical Distancing untuk UMKM PT Mitra Indonesia Oki Widhi Nugroho; Yuri Delano Regent Montororing; Erwin Barita Maniur Tambunan
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jstpm.v4i1.2727

Abstract

Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Retail PT Mitra  Indonesia merupakan usaha retail perdagangan yang melakukan aktivitas dagang kebutuhan konsumsi utama masyarakat. Berdasarkan wawancara dan observasi di Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Retail PT Mitra  Indonesia, Operasional usaha mereka terganggu akibat adanya penerbitan Peraturan Pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dan himbauan pemerintah untuk physical distancing. Selama ini Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Retail PT Mitra  Indonesia memiliki alur pelayanan secara tatap muka langsung dengan pelanggan, dimana saat aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan phsycal distancing ini dijalankan maka alur pelayanan akan terganggu. Tahapan yang dilakukan terkait pelaksanaan Pengabdian Kepada masyarakat mencakup tahapan Observasi & Focus Group Discussion (Tahap 1). Pada tahap ini, dilakukan peninjauan langsung untuk menganalisis Situasi dan kondisi mitra akan kebutuhan pembinaan dan alih teknologi yang bermanfaat untuk media pelatihan dan menentukan jenis materi yang akan disosialisasikan sehingga menghasilkan perbaikan terhadap proses aktifitas usaha. Fokus penyuluhan fokus tentang operasional bisnis yang adaptif dan patuh terhadap Peraturan Pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dan himbauan pemerintah untuk physical distancing. Yang kedua penyuluhan mengenai penggunaan teknologi smart conveyor untuk operasional bisnis baru. Tahap 2, berikutnya alih teknologi penggunaan meja smart conveyor. Terdiri dari Tahapan Persiapan Kegiatan berupa pembuatan meja smart conveyor. Proses Pembuatan meja smart conveyor mengikuti fase 1 Analisis, fase 2 Desain Product, Fase 3 Perakitan, dan Fase 4 Uji Coba. Tahapan Implementasi (Tahap 3) berupa penyuluhan model operasional bisnis baru dan pembinaan cara penggunaan meja smart conveyor. Penyuluhan mengenai model operasional bisnis baru dilakukan dengan dasar adanya Peraturan Pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Himbauan Phsysical Distancing, sehingga diperlukan adanya adaptasi operasional bisnis. Adaptasi operasional bisnis baru diusulkan dengan mengubah cara transaksi menjadi 2 jenis. Yang pertama alur online, dan yang kedua alur offline. Tahapan yang terakhir yaitu Alih Teknologi dan Evaluasi (Tahap 4). Pada tahap ini pelaksanaan kegiatan dievaluasi oleh tim dan melihat apa saja kendala dan masalah yang muncul di lapangan. Kemudian dilakukan evaluasi apabila memang muncul kendala dan masalah untuk selanjutnya dicarikan solusi agar kegiatan tetap berlangsungdengan baik sesuai yang diharapkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9