cover
Contact Name
Betna Dewi
Contact Email
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Phone
+6281385092734
Journal Mail Official
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Editorial Address
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU Alamat : Jl.Indra Giri Gang 3 Serangkai Padang Harapan Bengkulu Telp : 0736-27508 Email : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com Website : http://jurnal.stikesalfatah.ac.id/index.php/jiphar
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pharmacy
ISSN : 24068071     EISSN : 26158566     DOI : https://doi.org/10.52161/jiphar
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Pharmacy menerima tulisan ilmiah berupa jurnal hasil penelitian di bidang ilmu Farmasi
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2017)" : 4 Documents clear
Ekstrak Bunga Kecombrang (Nicolaia speciosa Horan) Untuk Formulasi Masker Gel Noviyanty, Yuska
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecombrang merupakan salah satu tanaman di Indonesian yang sering digunakan sebagai bahan sayuran seperti pecel atau sebagai lalapan. Senyawa yang terdapat dalam tanaman kecombrang yaitu alkaloid, flavonoid, polifenol, terpenoid, steroid, saponin dan minyak atsiri berpotensi sebagai antioksidan. Salah satu kosmetik yang banyak diminati saat ini adalah sediaan masker. Masker sediaan kosmetik untuk perawatan kulit wajah yang digunakan untuk mengencangkan kulit, mengangkat sel-sel tanduk, menghaluskan dan mencerahkan kulit.Proses pembuatan sediaan masker gel ekstrak bunga kecombrang menggunakan metode maserasi, ekstrak dilakukan dengan cara penguapan pelarut etanol 70%, dengan menggunakan variasi konsentrasi ekstrak 6%, 8%, 10%, basis yang digunakan sebagai Gelling Agent adalah PVA dan Hpmc.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bunga kecombrang dapat dibuat sebagai sediaan masker gel, mempengaruhi sifat fisik sediaan masker gel yang meliputi warna masker gel, waktu sediaan mengering dan luas penyebaran dari masing-masing formula (F0, F1, F2, F3).
EKSTRAK ETANOL DAUN SALAM (Eugenia Polyantha Wight) SEBAGAI FORMULASI OBAT KUMUR Sopianti, Densi Selpia
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rongga  mulut  merupakan  salah  satu  tempat  dalam  tubuh  yang  mengandung mikroorganisme  dengan  populasi  dan  keanekaragaman  paling  tinggi  dibanding tempat  lain.  Obat  kumur  adalah  sediaan  yang  berupa  larutan  atau  cairan  yang digunakan  untuk  membilas  rongga  mulut  dengan  sejumlah  tujuan  antara  lain  untuk menyingkirkan  bakteri  perusak,  bekerja  sebagai  penciut,  untuk  menghilangkan  bau tidak sedap, mempunyai efek terapi dan menghilangkan infeksi atau mencegah karies gigi. Daun  salam  (Eugenia  polyantha Wight)  merupakan  tanaman  yang  digunakan secara tradisional sebagai bahan tambahan dalam masakan karena memiliki bau yang khas dan memiliki kandungan flavonoid  yang berkhasiat sebagai antibakteri. Dalam penelitian ini daun salam dibuat ekstrak dari fraksi etanol dalam bentuk sediaan obat kumur. Formulasi obat kumur dibuat dalam 3 formula, dengan zat aktifnya adalah Fraksi etanol  daun  salam.  Formula  1  mengandung    4%,  formula  2  mengandung  6%,  dan formula  3  mengandung  8%  Fraksi  etanol  daun  salam.  Evaluasi  obat  kumur  yang dilakukan  adalah  uji  organoleptis  (bentuk,  bau,  warna,  dan  rasa),  uji  pH,  uji penimbulan busa, uji bobot jenis, uji kejernihan, dan uji panelis.  Hasil  dari  penelitian  ini,  dengan  adanya  variasi  kadar  dari  ekstrak  daun  salam (Eugenia  polyantha Wight)  mempengaruhi  sifat  fisik  dari  sediaan  obat  kumur  pada uji organoleptis, uji penimbulan busa, uji pH dan uji panelis.
EKSTRAK ETANOL DAUN SALAM (Eugenia Polyantha Wight) SEBAGAI FORMULASI OBAT KUMUR Densi Selpia Sopianti
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v4i2.241

Abstract

Rongga  mulut  merupakan  salah  satu  tempat  dalam  tubuh  yang  mengandung mikroorganisme  dengan  populasi  dan  keanekaragaman  paling  tinggi  dibanding tempat  lain.  Obat  kumur  adalah  sediaan  yang  berupa  larutan  atau  cairan  yang digunakan  untuk  membilas  rongga  mulut  dengan  sejumlah  tujuan  antara  lain  untuk menyingkirkan  bakteri  perusak,  bekerja  sebagai  penciut,  untuk  menghilangkan  bau tidak sedap, mempunyai efek terapi dan menghilangkan infeksi atau mencegah karies gigi. Daun  salam  (Eugenia  polyantha Wight)  merupakan  tanaman  yang  digunakan secara tradisional sebagai bahan tambahan dalam masakan karena memiliki bau yang khas dan memiliki kandungan flavonoid  yang berkhasiat sebagai antibakteri. Dalam penelitian ini daun salam dibuat ekstrak dari fraksi etanol dalam bentuk sediaan obat kumur. Formulasi obat kumur dibuat dalam 3 formula, dengan zat aktifnya adalah Fraksi etanol  daun  salam.  Formula  1  mengandung    4%,  formula  2  mengandung  6%,  dan formula  3  mengandung  8%  Fraksi  etanol  daun  salam.  Evaluasi  obat  kumur  yang dilakukan  adalah  uji  organoleptis  (bentuk,  bau,  warna,  dan  rasa),  uji  pH,  uji penimbulan busa, uji bobot jenis, uji kejernihan, dan uji panelis.  Hasil  dari  penelitian  ini,  dengan  adanya  variasi  kadar  dari  ekstrak  daun  salam (Eugenia  polyantha Wight)  mempengaruhi  sifat  fisik  dari  sediaan  obat  kumur  pada uji organoleptis, uji penimbulan busa, uji pH dan uji panelis.
Ekstrak Bunga Kecombrang (Nicolaia speciosa Horan) Untuk Formulasi Masker Gel Yuska Noviyanty
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v4i2.223

Abstract

Kecombrang merupakan salah satu tanaman di Indonesian yang sering digunakan sebagai bahan sayuran seperti pecel atau sebagai lalapan. Senyawa yang terdapat dalam tanaman kecombrang yaitu alkaloid, flavonoid, polifenol, terpenoid, steroid, saponin dan minyak atsiri berpotensi sebagai antioksidan. Salah satu kosmetik yang banyak diminati saat ini adalah sediaan masker. Masker sediaan kosmetik untuk perawatan kulit wajah yang digunakan untuk mengencangkan kulit, mengangkat sel-sel tanduk, menghaluskan dan mencerahkan kulit.Proses pembuatan sediaan masker gel ekstrak bunga kecombrang menggunakan metode maserasi, ekstrak dilakukan dengan cara penguapan pelarut etanol 70%, dengan menggunakan variasi konsentrasi ekstrak 6%, 8%, 10%, basis yang digunakan sebagai Gelling Agent adalah PVA dan Hpmc.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bunga kecombrang dapat dibuat sebagai sediaan masker gel, mempengaruhi sifat fisik sediaan masker gel yang meliputi warna masker gel, waktu sediaan mengering dan luas penyebaran dari masing-masing formula (F0, F1, F2, F3).

Page 1 of 1 | Total Record : 4