cover
Contact Name
herlinda
Contact Email
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Phone
+6285367262277
Journal Mail Official
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16, Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Bengkulu 38225
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Basurek
ISSN : 25273698     EISSN : 26214393     DOI : https://doi.org/10.51851/jkb.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan Besurek merupakan jurnal yang menyediakan tulisan ilmiah untuk bertukar gagasan tentang teori, metodelogi dan inovasi berhubungan dengan dunia kesehatan khususnya lingkup Kebidanan yang tertulis dan mengandung manfaat tersurat untuk pembaca.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2020)" : 5 Documents clear
PERBEDAAN PERTUMBUHAN BAYI USIA 0-6 BULAN BERDASARKAN PEMBERIAN ASI DI DESA MOJOPURNO KECAMATAN WUNGU KABUPATEN MADIUN Lucia Ani Kristanti; Cintika Yorinda Sebtalesy
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v5i2.172

Abstract

Pertumbuhan pada bayi merupakan bertambah jumlah dan besarnya sel di seluruh bagian tubuh yang secara kuantitatif dapat diukur. Untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal, seorang anak memerlukan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Salah satu kebutuhan tersebut adalah kebutuhan nutrisi atau kebutuhan makanan yang serasi, selaras dan seimbang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa Perbedaan pertumbuhan bayi usia 0 – 6 bulan berdasarkan pemberian ASI Di Desa Mojopurno Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan komparasi retrospektif. Pengambilan sampel dengan teknik Purporsive Sampling dengan jumlah populasi sebanyak 37 responden. Variabel independennya adalah ASI Eksklusif dan selain ASI Eksklusif, sedangkan variabel dependennya adalah pertumbuhan bayi. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Untuk menganalisa adanya hubungan dilakukan uji mann-withney. Pengolahan data berat badan bayi menggunakan prosentase, pengolahan data bayi yang menggunakan ASI menggunkan lembar observasi dan kusioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah 17 bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif sebagai berikut BB kurang 16 (94,04 %), BB normal 79 (464,71 %), dan BB lebih 7 (36,28 %). Dan 17 bayi yang mendapat MP-ASI sebagai berikut BB kurang 42 (247,07%), BB normal 57 (335,29%), Bb lebih 3 (17,64%).Berdasarkan hasil uji mann-withney diketahui p < αΎ³ maka Ho ditolak dan H1 diterima, ada perbadaan pertumbuhan bayi usia 1 – 5 bulan yang menggunakan ASI Eksklusif dan MP-ASI dengan signifikansi 0,05. Berdasarkan penelitian tersebut sebaiknya bagi orang tua tetap memberikan Asi eksklusif pada usia 0 – 6 bulan, dan makanan pendamping ASI diatas usia 6 bulan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TERHADAP KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD)DI SMPNEGERI I KEPAHIANG Yuke Andani; Farida Esmianti; Sri Haryani; Yusniarita
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v5i2.174

Abstract

Remaja putri menjadi golongan yang rawan mengalami anemia karena mereka mudah dipengaruhi oleh lingkungan pergaulan, termasuk dalam pemilihan makanan. Konsumsi sumber protein hewani yang kurang, serta mereka kehilangan zat besi lebih banyak akibat menstruasi setiap bulannya. Strategi penanggulangan anemia akan lebih efektif jika dilakukan sejak remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) di SMP Negeri I Kepahiang tahun 2020. Jenis penelitian adalah penelitian observasional dengan rancangan Cross Sectional Study. Sampel pada penelitian adalah remaja putri kelas XI sebanyak 73 orang. Besar sampel ditentukan menggunakan rumus dan penarikan sampel menggunakan metode Simple Random Sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Data penelitian kemudian diolah dan analisa data menggunakan uji statistik Chi Square Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap konsumsi TTD di SMP Negeri I Kepahiang tahun 2020 (p=0,013) dan terdapat hubungan antara sikap remaja putri terhadap konsumsi TTD di SMP Negeri I Kepahiang tahun 2020 (p=0,048). Diharapkan kepada Puskesmas Pasar Kepahiang dapat memberikan penyuluhan tentang pentingnya konsumsi TTD bagi remaja putri guna mencegah anemia serta memperbanyak pendistribusian Tablet Tambah Darah ke sekolah-sekolah.
GAMBARAN MOTIVASI IBU BALITA DALAM KEIKUTSERTAAN KEGIATAN POSYANDU RINJANI DI KELURAHAN JEMBATAN KECIL KOTA BENGKULU Herlinda
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v5i2.176

Abstract

Masih rendahnya ibu balita dalam memotivasi dirinya untuk ikut serta dalam kegiatan posyandu Rinjani di Kelurahan Jembatan Kecil Kota Bengkulu Tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran motivasi ibu dalam keikutsertaan kegiatan posyandu Rinjani di Kelurahan Jembatan Kecil Kota Bengkulu Tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Observasional Deskriptif dengan desain Cross Sectional, populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita yang berkunjung ke Posyandu Rinjani Kelurahan Jembatan Kecil Kota Bengkulu dari bulan Januari sampai dengan Mei tahun 2017, dengan sampel sebanyak 33 orang dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Menggunakan data sekunder, diolah secara univariat. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 14 Juni-14 Juli 2017 di Kelurahan Jembatan Kecil Kota Bengkulu. Hasil analisis univariat, dari 33 orang terdapat 22 orang (66,7%) yang mempunyai motivasi rendah, 11 orang (33,3%) yang mempunyai motivasi kuat, 20 orang (60,6%) tidak ikut serta kegiatan posyandu dan 13 orang (39,4%) ikut serta kegiatan posyandu. Hasil penelitian juga ditemukan dari 33 orang hampir seluruh responden 18 orang (81,8%) yang mempunyai motivasi rendah tidak ikut serta dalam kegiatan posyandu sedangkan yang mempunyai motivasi kuat hampir seluruh dari responden 9 orang (81,8%) ikut serta dalam kegiatan posyandu. Diharapkan pihak puskesmas untuk lebih aktif memberikan promosi kesehatan berupa edukasi kepada ibu baik melalui penyebaran leaflet, pemasangan spanduk dan bekerja sama dengan kader posyandu agar lebih aktif untuk mengajak ibu yang mempunyai balita untuk datang ke posyandu.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK PRASEKOLAH USIA 5-6 TAHUN Yopi Komaria
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v5i2.178

Abstract

Berdasarkan SDKI 2010 jumlah anak usia dini (0-6 tahun) sebanyak 26,09 juta, dari jumlah anak tersebut sekitar 14,08 % anak mengalami keterlambatan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik anak prasekolah. Metode penelitian cross sectional, dengan pola asuh sebagai variabel independen dan perkembangan motorik sebagai variabel dependen. Populasi berjumlah 50 orang ibu dan anak, menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilakukan di PAUD Witri 1 kota Bengkulu dari bulan 4 Mei-4 Juni 2015. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa (46,0%) anak mendapatkan pola asuh yang negatif dari orang tuanya dan terdapat (38,0%) perkembangan motorik anak tidak sesuai. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa dari pola asuh negatif yang dilakukan orang tua, (69,6%) menghasilkan perkembangan motorik yang tidak sesuai. Hasil uji statistik diperoleh nilai = 0,000 < = 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik anak prasekolah usia 5-6 tahun di PAUD Witri 1 Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian orang tua maupun para guru agar lebih memperhatikan perkembangan anak-anaknya dan mampu lebih menstimulus untuk anak yang mengalami perkembangan yang tidak sesuai maupun meragukan
ASUHAN KEBIDANAN MASA KEHAMILAN, BERSALIN, NIFAS, NEONATUS, DAN KB PASCA SALIN DENGAN GANGGUAN RASA NYAMAN NYERI PUNGGUNG Sari Widya Ningsih; Iin Nilawati; Yosie Puput Maharani
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v5i2.180

Abstract

Asuhan kebidanan Continuity Of Care (COC) merupakan asuham kebidanan secara berkesinambungan dari hamil sampai dengan keluarga berencana sebagai upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah memberikan asuhan kebidanan pada masa kehamilan, persalinan, neonatus, nifas dan keluarga berencana di BPM R pada bulan November hingga April. Metode penulisan tugas akhir adalah studi kasus. Sasarannya adalah Ny. S usia 29 tahun, usia kehamilan 20 minggu hingga KB. Hasil dari studi kasus ini yaitu asuhan kehamilan telah dilakukan, terjadi kesenjangan antara teori dan kasus yaitu tidak dilakukannya asuhan kehamilan dengan 14T, ibu mengalami gangguan rasa nyaman nyeri punggung dan diakhir kehamilan keluhan dapat teratasi dan tidak ditemukan adanya komplikasi. Asuhan kebidanan pada persalinan di temukan kesenjangan antara teori dan yaitu IMD yang dilakukan tidak sesuai dengan teori. Asuhan neonatus dan nifas berlangsung dengan normal tanpa ditemukannya komplikasi. Asuhan keluarga berencana telah dilakukan dan ibu memilih alat kontrasepsi suntik 3 bulan.Diharapkan juga untuk lahan praktik agar meningkatkan serta mengoptimalkan kualitas pelayanan Kesehatan ibu dan Anak (KIA) pemeriksaan yang ditetapkan yakni dari 14 T sebanyak 9T yang sudah dilakukan dan 5T belum seharusnya dilakukan 14T agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah pada setiap ibu hamil, dilakukan mengisi partograf dimulai sejak kala 1 persalinan dan melalukan IMD segera setelah bayi lahir secara skin to skin.

Page 1 of 1 | Total Record : 5