cover
Contact Name
Otto Fajarianto
Contact Email
ofajarianto@gmail.com
Phone
+6281296890687
Journal Mail Official
ofajarianto@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pemuda Raya No.32, Sunyaragi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Agroswagati : Jurnal Agronomi
Core Subject : Agriculture,
JURNAL AGROSWAGATI diterbitkan oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Swadaya Gunung Jati. JURNAL AGROSWAGATI tujuannya merupakan kumpulan karya tulis ilmiah hasil riset maupun konseptual bidang agronomi dengan ruang lingkup Budidaya tanaman, Aspek tanah, OPT, Mekanisasi, Pemuliaan, Ilmu dasar tanaman. JURNAL AGROSWAGATI menerima tulisan dari para akademisi maupun praktisi dengan proses blind review, sehingga dapat diterima disetiap kalangan dengan penerbitan jurnal ilmiah berkala terbit setiap dua kali dalam setahun periode Maret dan Oktober dengan nomor p-ISSN 2339-0085 serta e-ISSN 2580-5185.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2021)" : 6 Documents clear
ANALISIS FINANSIAL USAHA OLAHAN SINGKONG (Manihot utilissima.) Achmad Faqih
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v9i1.4886

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu: untuk mengetahui besarnya biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan dari Industri Rumah Tangga Olahan Singkong di Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon. Untuk mengetahui besarnya R/C Ratio, B/C Ratio, dan BEP (Break Event Point) dari Industri Rumah Tangga Olahan Singkong di Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon. Penelitian dilakukan di Industri Rumah Tangga Olahan Singkong dari bulan Oktober sampai Desember 2019. Metode penelitian yang digunakan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan menggunakan daftar kuesioner. Responden diambil 4 orang pemilik usaha IRT. Hasil penelitian menyimpulkan biaya produksi yang dikeluarkan oleh ke 4 IRT olahan singkong keripik Rp. 15.508.032 dan kremes Rp. 15.033.387. Penerimaan keripik Rp. 33.991.250 dan kremes Rp. 33.103.750. Pendapatan keripik Rp. 18.483.218 dan kremes Rp. 18.065.218. R/C Ratio keripik 2,19 dan kremes 2,20 sedangkan B/C Ratio keripik 1,19 dan kremes 1,20 artinya nilai r/c dan B/C ratio > 1 ini menunjukkan bahwa usaha olahan singkong tersebut sudah layak untuk diusahakan dan dijalankan. BEP Harga Produksi keripik Rp. 20.245/Kg dan kremes Rp. 20.159/Kg. BEP Volume Produksi keripik 349,5 Kg dan kremes 338,8 Kg, berarti usaha keripik dan kremes olahan singkong tersebut memberikan keuntungan dan layak untuk diusahakan.
PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG (Solanum melongena L.) KULTIVAR SILILA Umar Badar; Amran Jaenudin; Siti Wahyuni
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v9i1.4882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dosis pupuk kandang kambing dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L.) kultivar silila. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Nanggerang Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Dari bulan Juli sampai dengan bulan Oktober 2018. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok, perlakuan terdiri atas dua faktor dan diulang dua kali . Faktor yang pertama pupuk kandang kambing sedangkan Faktor yang kedua pupuk urea. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan nyata antara pupuk kandang kambing dan pupuk urea terhadap tinggi tanaman, jumlah buah per petak, bobot buah per petak dan volume akar. Pukan Kambing 10 ton/ha dan Urea 225 kg/ha (10006,50 g atau 10,50 kg per petak atau setara 22,22 ton/ha). Pada perlakuan Pukan Kambing 20 ton/ha Urea 125 kg/ha (7751,50 g atau 7,75 kg per petak atau setara 17,55 ton/ha). Pada perlakuan Pukan Kambing 20 ton/ha Urea 275 kg/ha (8489,50 g atau 8,48 kg per petak atau setara 18,6 ton/ha). Namun jika dilihat dari potensi hasil pada deskripsi tanaman terung silila yang sebesar 82 ton/ha masih di anggap kurang. Hal itu disebabkan oleh kurangnya ketersedian air pada saat penelitian sehingga penyerapan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman menjadi kurang optimal.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA KULTIVAR TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK KANDANG AYAM Subkhi, Mohammad; Jaenudin, Amran; Atmaja, Ida Setya Wahyu
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v9i1.4887

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil beberapa kultivar tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) akibat pemberian pupuk kandang ayam. Percobaan dilaksanakan di Desa Suranenggala Kidul Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon, pada bulan April-Juni 2019. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dengan dua perlakuan dan diulang empat kali. Perlakuan pertama adalah kultivar bawang merah terdiri dari kultivar Bima dan Bauji, sedangkan perlakuan kedua dosis pupuk kandang ayam terdiri dari 0 ton/ha, 20 ton/ha dan 40 ton/ha sehingga terdapat 6 kombinasi perlakuan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan beberapa kultivar tanaman bawang merah dan pemberian pupuk kandang ayam memberikan pengaruh yang nyata terhadap komponen pertumbuhan tinggi tanaman umur 14 HST, jumlah daun umur 14, 21 HST, jumlah anakkan pada umur 21, 28 HST. Sedangkan perlakuan yang diberikan tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap komponen hasil. Kombinasi perlakuan yang diujikan diperoleh perlakuan yang terbaik yaitu pada kultivar Bauji dan pemberian pupuk kandang ayam 20 ton/ha dengan hasil bobot kering  tanaman per petak tertinggi sebesar 1,62 kg/petak atau setara dengan 8,1 ton/ha.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN IKAN PADA TINGKAT RUMAH TANGGA (Kasus di Desa Kaliwulu Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon) Achmad Faqih; Kordiana K Rangga
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v9i1.4883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan ikan pada tingkat rumah tangga di Desa Kaliwulu Cirebon. Penelitian ini dilakukan di Desa Kaliwulu Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon pada bulan Januari-Maret 2019. Metode dasar yang digunakan adalah analisis deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan secara pusposive di Desa Kaliwulu. Data yang dikumpulkan berupa data primer yang diperoleh menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan secara incidental sampling, sebesar 30 responden konsumen ikan, analisis data menggunakan analisis asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda, analisis koefisien determinasi (R2) dan analisis pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi permintaan ikan pada tingkat rumah tangga adalah harga ikan dengan nilai sig yaitu 0,001 < 0,05 dan jumlah tanggungan keluarga dengan nilai sig yaitu 0,015 < 0,05 sedangkan untuk faktor yang tidak berpengaruh adalah faktor pendapatan dengan nilai sig yaitu 0,189< 0,05. Sedangkan untuk nilai R2 adjusted sebesar 0,431 yang berarti proporsi sumbangan variabel bebas terhadap variabel terkait sebesar 43,1%, sedangkan sisanya sebesar 56,9% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian seperti selera dan harga barang lain. Berdasarkan uji parsial (uji t) variabel harga ikan dan jumlah tanggungan keluarga berpengaruh nyata terhadap permintaan ikan.
PENGARUH TAKARAN ROOTONE F DAN PANJANG SETEK PUCUK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) KULTIVAR KRISTAL Ghassani Nur Trisnaningsih; Amran Jaenudin; Siti Wahyuni
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v9i1.4884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh takaran Rootone F dan panjang setek pucuk terhadap pertumbuhan bibit jambu biji (Psidium guajava L) kultivar kristal. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2018 di Waida Farm Dusun Lembang Desa Pamulihan Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola kombinasi, yaitu terdiri dari 12 percobaan dan diulang tiga kali. A (Panjang setek 10 cm dan takaran 0 mg/setek), B (Panjang setek 10 cm dan takaran 0,25 mg/setek), C (Panjang setek 10 cm dan 0,50/setek), D (Panjang setek 10 cm dan takaran 0,75/setek), E (Panjang setek 20 cm dan takaran 0 mg/setek), F (Panjang setek 20 cm dan takaran 0,25mg/setek), G (Panjang setek 20 cm dan 0,50 mg/setek), H (Panjang setek 20 cm dan takaran 0,75mg/setek), I (Panjang setek 30 cm dan takaran 0 mg/setek), J (Panjang setek 30 cm dan takaran 0,25 mg/setek), K (Panjang setek 30 cm dan takaran 0,50 mg/setek), L (Panjang setek 30 cm dan takaran 0,75 mg/setek). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan takaran Rootone F dan panjang setek berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas (umur 42, 56, 70 dan 84 HST), panjang tunas (umur 56, 70, dan 84 HST), jumlah daun (umur 42, 56, 70, dan 84 HST), Volume dan bobot akar. Hasil pengaruh yang terbaik yaitu pada perlakuan panjang setek 30 cm dan takaran Rootone F 0,50 mg dan 0,75 mg.
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI PUPUK KANDANG DAN KONSENTRASI EM4 (Effective microorganisms) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Mohamad Sofyan Nurhuda; Dukat Dukat; Tety Suciaty
Agroswagati Jurnal Agronomi Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/agroswagati.v9i1.4885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kombinasi pemberian berbagai pupuk kandang dan konsentrasi EM4 (Effective microorganisms) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Serta untuk mengetahui hubungan antara komponen pertumbuhan dengan komponen hasil tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan di Desa Playangan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Desember sampai dengan bulan Februari 2019. Lokasi terletak pada ketinggian 2 m di atas permukaan laut (dpl), jenis tanah liat tipe curah hujan di daerah penelitian termasuk dalam tipe curah hujan Agak Kering (E). Penelitian ini mengunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Percobaan ini terdiri dari 12 kombinasi perlakuan berbagai pupuk kandang dan konsentrasi EM4, yang masing-masing diulang tiga kali, sehingga terdapat 36 petak percobaan. Kombinasi perlakuan yang diuji di lapangan adalah : A (pupuk kandang sapi 10 t/ha dan konsentrasi EM4 0 ml/l), B (pupuk kandang sapi 10 t/ha dan konsentrasi EM4 3,5 ml/l), C (pupuk kandang sapi 10 t/ha dan konsentrasi EM4 7,0 ml/l), D (pupuk kandang sapi 10 t/ha dan konsentrasi EM4 10,5 ml/l), E (pupuk kandang kambing 10 t/ha dan konsentrasi EM4 0 ml/l), F (pupuk kandang kambing 10 t/ha dan konsentrasi EM4 3,5 ml/l), G (pupuk kandang kambing 10 t/ha dan konsentrasi EM4 7,0 ml/l), H (pupuk kandang kambing 10 t/ha dan konsentrasi EM4 10,5 ml/l), I (pupuk kandang ayam 10 t/ha dan konsentrasi EM4 0 ml/l), J (pupuk kandang ayam 10 t/ha dan konsentrasi EM4 3,5 ml/l), K (pupuk kandang ayam 10 t/ha dan konsentrasi EM4 7,0 ml/l), L (pupuk kandang ayam 10 t/ha dan konsentrasi EM4 10,5 ml/l). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang nyata dari perlakuan berbagai pupuk kandang dan konsentrasi EM4 terhadap jumlah anakan 14 hst, 21 hst 28 hst dan 35 hst, bobot basah umbi per rumpun dan per petak, bobot kering umbi per rumpun dan per petak. Serta tidak ada korelasi antara komponen pertumbuhan dan hasil.

Page 1 of 1 | Total Record : 6