cover
Contact Name
Anrial
Contact Email
anrialma@gmail.com
Phone
+6285274498672
Journal Mail Official
jdk@iaincurup.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ak. Gani No. 01, Dusun Curup, Rejang Lebong, Bengkulu, Indonesia
Location
Kab. rejang lebong,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Dakwah dan Komunikasi
ISSN : 25483293     EISSN : 25483366     DOI : http://doi.org/10.29240/jdk
Jurnal Dakwah dan Komunikasi is a scientific journal published by IAIN Curup. This journal specializes in the study of dakwah and communication. The managers invite scientists, scholars, professionals, and researchers in the disciplines of Dakwah and Communications to publish their research results after the selection of manuscripts, review of partners, and editing process. This journal is published every May and November every year.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2019)" : 5 Documents clear
Pesan Moral Dalam Tayangan Adzan Maghrib Di Rcti Afner Gus Chandra
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v4i1.885

Abstract

Dalam penelitian ini mengangkat tentang Pesan Moral dalam Tayangan Adzan Maghrib di RCTI pada periode 2014/2015 dengan tema Bertaubat. Peneliti ini membahas tentang bagaimana pesan moral yang tekandung dalam adegan dan storyline dalam tayangan adzan maghrib di RCTI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis yang digunakan adalah semiotika menurut Roland Barthes. Analisis terhadap tayangan ini berdasarkan hasil wawancara kepada Tim Kreatif dan dokumentasi yang ditinjau dari unsur adegan-adegan pada pemeran utama dan storyline sebagai acuan pengolah data. Sebagai indikator dalam penelitian ini adalah terkait moral akhlak, diantaranya tawadhu, lemah lembut, beramal shaleh, kasih sayang, sabar, dan pemaaf. Dari penelitian diketahui bahwa dalam tayangan adzan dengan tema Bertaubat, menampilkan beberapa adegan yang mengandung pesan moral positif. Pesan moral tersebut yaitu sifat tawadhu yang dilakukan saat bertemu orang lain dan orang yang lebih tua, sifat lemah lembut dalam pergaulan, beramal shaleh dalam menjalani kehidupan, kasih sayang yang penuh kepada seorang ibu, sabar dalam menjalani pergaulan dan kehidupan antar sesama manusia, serta senantiasa memberikan maaf kepada orang lain, meskipun orang tersebut telah berbuat jahat. Pesan akhir pada tayangan adzan tersebut adalah memaafkan antar sesama sebagai upaya untuk mendapatkan kemenangan dan persatuan.
Nilai-nilai Dakwah Dalam Yayasan Perguruan Bela Diri Muda Berakhlak di Kabupaten Lebong Andiansyah Andiansyah
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v4i1.884

Abstract

Mencapai tingkat efektivitas dakwah yang maksimal, seorang kader dituntut untuk memahami nilai-nilai dakwah dan mampu mengimplementasikannya dengan baik dan akurat sehingga sesuai dengan kondisi objek dakwahnya. Diera sekarang problema yang timbul semakin berkembang dengan demikian upaya penyelenggaraan dakwah juga semakin berat. Untuk mengatasi problematika dakwah di masa kini dan akan datang perlu disiapkan kader-kader penerus yang berkualitas. Pembentukan kader penerus yang merupakan salah satu tujuan didirikannya Yayasan, dimana Yayasan Muda Berakhlak mengupayakan kader sebagai strategi dalam upaya pengembangan program visi dan misidakwahnya. Tujuannya dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana nilai-nilai dakwah yang dikembangkan dan diterapkan dalam yayasan perguruan bela diri muda berakhlak tersebut. Peneletian ini merupakan peneletian lapangan (field research) yang menggunakan metode deskriptif kualiatatif, informan dalam peneletian ini adalah pimpinan Yayasan Muda Berakhlak, pengawas Yayasan Muda Berakhlak,pengurus harian Perguruan Bela Diri Muda Berakhlak, Guru Besar Bela Diri Muda Berakhlak, serta kader dan anggota Perguruan Bela Diri Muda Berakhlak. sumber data yaitu data sekunder dan data primer. Tekhnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi. Tekhnik analisa menggunkan deduktif dan induktif. Dalam pengolahan data peneliti mengumpulkan data, diklafikasikan sesuai kebutuhan selanjut dianalisa. Berdasarkan hasil penelitian program dalam Yayasan Perguruan Bela Diri Muda Berakhlak antara lain: Bela diri sebagai wadah mengembangkan bakat, budaya Indonesia dan pengobatan sesuai syariat Islam (Ruqiah). Aktivitas dakwah Yayasan Perguruan Bela Diri Muda Berakhlak diantaranya: berzikir, berdoa sebelum dan sesudah latihan, hapalan alquran dan hadits setiap ujian kenaikan tingkat sabuk dalam pengkaderan, serta motivasi dakwah dan binaan. Nilai-nilai dakwah yang dikembangkan dan diterapkan dalam Yayasan Perguruan Bela Diri Muda Berakhlak tersebut antara lain: nilai kedisiplinan, nilai kejujuran, nilai kerja keras, nilai kebersihan, nilai kompetisi, nilai solidaritas, nilai tauhid, nilai kesabaran, nilai keikhlasan, nilai istiqomah, dan akhlak. Faktor pendukung dalam Yayasan Perguruan Bela Diri Muda Berakhlak yaitu masyarakat dan pemerintah daerah, serta faktor penghambat yaitu kesulitan dalam mencari guru, pelatih, dana, lokasi, dan sarana prasarana.
Konsep Dan Dinamika Komunikasi Antarbudaya di Indonesia Karmilah, Sobarudin
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v4i1.886

Abstract

Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat heterogen karena terdiri dari berbagai budaya, suku, ras, Bahasa, agama, dan adat istiadat. Salah satunya adalah budaya dan Bahasa dalam komunikasi yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia bersifat akomodatif yang menjadi pemersatu bangsa dalam bingkai kebhinekaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan budaya dan Bahasa dalam dinamika komunikasi di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sesuai dengan obyek kajian ini, maka jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan (library research). Adapun hasil penelitian ini mengambarkan informasi bahwa peranan budaya dan Bahasa komunikasi yang bersifat akomodatif bisa menjadi alternatif terhadap permasalahan-permasalahan dan solusi pemecahan yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia dalam masalah disintegrasi bangsa ini.
Memahami Makna Jihad Dalam Serial Film Kartun Cisform: Jihad Fi Sabilillah (Analisis Wacana Teun A. Van Dijk) Ali Ridho
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v4i1.873

Abstract

Analisis wacana yang dikembangkan oleh Teun A. Van Dijk ini digunakan untuk mengetahui makna Jihad fi Sabilillah dalam serial film kartun yang diluncurkan oleh Center For The Study Of Islam And Social Transformation (CISForm) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, bekerjasama dengan Pusat Studi Timur Tengah dan Perdamian Global (PSTPG) UIN Starif Hidayatullah Jakarta. Ada tiga struktur teks yang ada dalam analisis wacana Van Dijk diantaranya adalah struktur makro, superstruktur dan struktur mikro. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan data-data yang peneliti peroleh dari film kartun CISForm: Jihad fi Sabilillah yang di-upload pada youtube, berbagai referensi pendukung lainnya seperti, buku-buku, jurnal dan artikel di media massa atau internet. Hasil penelitian ini adalah Jihad fi Sabilillah mampu dilakukan dengan beragam cara, tidak dengan demostrasi dan perang saja. Sebab, jihad bentuk demostrasi untuk penegakan khilafah dan perang dalam konteks tatanan dunia sekarang sudah tidak mungkin untuk dilaksanakan. Dan menyalahi pemaknaan dan penerapan ayat-ayat tentang jihad di al-Qur?an maupun Sunnah Nabi Saw. Jihad di masa kini harus mempunyai arah untuk memajukan Islam demi kemaslahatan manusia dan alam semesta. Kedudukan Jihad dengan mempelajari ilmu agama atau ilmu pengetahuan yang lainnya, lebih utama kedudukannya ketimbang dengan jihad mengangkat senjata.
Diskursus Branding Perempuan Pondok Pesantren di Instagram (Studi Kasus Pondok Pesantren Modern Gontor Putri 1) robby aditya putra
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v4i1.877

Abstract

Cita-cita perempuan mengenyam pendidikan adalah agar perempuan dan laki-laki sama-sama ditempatkan sebagai manusia utuh di berbagai aspek kehidupan. Pesantren menyadari hal ini, terbukti dengan banyak pesantren khusus perempuan yang digelar. Namun sebagian masyarakat modern masih menganggap branding pesantren adalah ndeso? dan cenderung menghasilkan perempuan yang normatif, belum banyak mencetak perempuan milenial yang relevan dengan zaman. Lalu bagaimanakah upaya branding pondok pesantren modern gontor puri 1 tentang perempuan era milenial di instagram? Teori yang dipakai dalam tulisan ini adalah teori advertising and branding dari David Aaker. Penelitian ini menemukan belum adanya keseriusan upaya branding gontor putri 1 tentang perempuan milenial di instagram. Akibat ketidakseriusan ini, brand pondok pesantren sebagai lembaga kuno dan tidak sesuai dengan karakteristik perempuan milenial akan bertahan. Usaha rebranding pondok pesantren melalui media sosial (instagram, facebook, twitter, youtube) harus menjadi salah satu fokus utama pemangku pondok pesantren untuk dikampanyekan secara kreatif.

Page 1 of 1 | Total Record : 5