cover
Contact Name
Januddin
Contact Email
almashaadir@stisummulayman.ac.id
Phone
+6282246159385
Journal Mail Official
almashaadir@stisummulayman.ac.id
Editorial Address
Gedung Biro Akademik STIS Ummul Ayman Lt. 1. Jl. Banda Aceh-Medan, Km.165, Desa Meunasah Bie, Kec. Meurah Dua kab. Pidie Jaya, Aceh, Indonesia, Kode Pos 24186
Location
Kab. pidie jaya,
Aceh
INDONESIA
Al Mashaadir : Jurnal Ilmu Syariah
ISSN : 27222276     EISSN : 27222268     DOI : https://doi.org/10.52029/jis
l Mashaadir : Jurnal Ilmu Syariah disajikan sebagai upaya untuk mempromosikan hasil-hasil kajian dan penelitian dalam bidang ilmu syariah. Jurnal ini merupakan jurnal yang memuat naskah di bidang Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Keluarga Islam ke dunia pengetahuan. Ruang lingkup dari Al Mashaadir berupa hasil penelitian dan kajian analisis - kritis di bidang Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Keluarga Islam dengan tujuan sebagai wadah yang kredibel bagi akademisi dan peneliti di seluruh dunia untuk menyebarluaskan karya, studi, makalah, dan bentuk penelitian lainnya. Al Mashaadir bertujuan untuk menjadi jurnal ilmiah dengan reputasi nasional serta mempromosikan kemajuan, pemahaman, dan praktik ekonomi dan hukum keluarga Islam. Pengiriman artikel di jurnal ini dapat dikirimkan ke website http://jurnal.stisummulayman.ac.id/index.php/almashaadir Informasi lengkap dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Artikel yang masuk akan melewati proses review oleh mitra bestari atau editor. Al Mashaadir diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Syariah, Pidie Jaya, Aceh, Indonesia. Al Mashaadir adalah jurnal ilmiah dan referensi yang menyediakan sumber informasi resmi bagi para sarjana, akademisi, dan profesional di bidang hukum keluarga Islam dan hukum ekonomi Syariah, keuangan Islam termasuk ekonomi, bisnis dan manajemen. Jurnal ini diterbitkan dalam bentuk cetak dan online serta dapat di unduh secara gratis pada website ini. Frekuensi penerbitan yaitu sebanyak dua kali dalam setahun yaitu Juni dan Desember.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2020)" : 5 Documents clear
DINAMIKA SOSIAL PESANTREN DI INDONESIA Fridiyanto Fridiyanto
Al Mashaadir : Jurnal Ilmu Syariah Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : STIS Ummul Ayman, Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/jis.v1i1.1

Abstract

Pesantren is an authentic education of Indonesia. It has social politic dynamics in every periods. Pre Independence Period pesantrenis prohibited by colonial government the Netherlands. In Japan occupationperiod pesantren is annoyed by Japan. After independence 1945, in Old Order, pesantrenis  accommodated by government, it is given budget of education. Pesantrens get problems in a time of  New Order, Soehartothat is repressive for Islam society. Finally pesantren is assumed as social capital by government in Reform Era. Government concerns with pesantren through pro pesantren policy.
PERLUASAN MAKNA FĪ SABĪLILLĀH SEBAGAI MUSTAHIQ ZAKAT Fazzan Fazzan
Al Mashaadir : Jurnal Ilmu Syariah Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : STIS Ummul Ayman, Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/jis.v1i1.2

Abstract

Sekarang asnaf fī sabīlillāh sebagai mustahiq zakat telah diperluas dengan makna yang lebih umum dan luas cakupannya. Kemudian terjadinya perbedaan pendapat diantara ulama, antara yang pro dan kontra. Maka penulis melakukan pengkajian, bagaimana pendapat para ulama terhadap makna  fī sabīlillāh, dan bagaimana menyikapi tentang polemik perluasan makna tersebut. Penulis menggunakan metode deskriptif-analisis untuk menjawab persoalan tersebut. Hasil kajian didapati, mayoritas ulama dari empat mazhab  mengkhususkan sasaran zakat pada fī sabīlillāh adalah kepada orang yang terlibat dalam perperangan dalam melawan para musuh Allah dari kalangan orang kafir. Orang-orang yang terlibat tidak langsung di medan perperangan juga dianggap sebagai fī sabīlillāh yang berhak menerima zakat. Mengerjakan haji dan umrah termasuk dalam fī sabīlillāh, karena Rasulullah SAW telah mengizinkannya. Adapun Yusuf al-Qardawi, Rasyid Rida, dan Mahmud Syaltut, cenderug meluaskan makna fī sabīlillāh, tidak hanya terbatas pada peserta perang secara fisik, tetapi juga untuk berbagai kepentingan dakwah yang lain, mencakup segala aspek penegakan dan kemaslahatan umat Islam. Jihad yang dimaksudkan bukan semata-mata menjadi prajurit, menjadi prajurit dalam keadaan perang. Dalam suasana selain perang jihad dapat dilakukan dengan suatu kegiatan melalui tulisan, lisan pemikiran, pendidikan kegiatan social, ekonomi, dan politik, dengan syarat semuanya bertujuan membela dan menegakkan ajaran Islam. Menyikapi perbedaan itu, maka tidak ada salahnya berpikir positif dan mencari jalan tengah yang aman dan selamat. Ada baiknya dipikirkan sumber dana lain untuk fī sabīlillāh dalam artian luas. Dalam syariat Islam masih ada begitu banyak jenis infaq lain yang lebih fleksibel dan efektif untuk diterapkan yang tidak akan menimbulkan masalah dari segi hukum dan aturannya.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI KECIL DI KOTA BANDA ACEH Riza Umary; Abubakar Hamzah; Said Musnadi
Al Mashaadir : Jurnal Ilmu Syariah Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : STIS Ummul Ayman, Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/jis.v1i1.3

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam thesis ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi tenaga kerja di Kota Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja pada industri kecil di Kota Banda Aceh. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Analisis regresi ini kita gunakan untuk menguji model penyerapan tenaga kerja. Bermula dan spesifikasi model yang dibentuk berdasar teori yang ada atas suatu permasalahan sebagai mana dalam landasan teori, berupa penjabaran model.   Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Hasil analisis menunjukkan Koefisien dari variabel upah dalam persamaan regsesi berganda bernilai negatif sebesar -7,158 hal ini menunjukkan bahwa setiap penurunan 1% untuk upah maka akan meningkatkan jumlah penyerapan tenaga kerja sebesar 7,158%. Koefisien dari variabel investasi dalam persamaan regsesi berganda bernilai positif sebesar 2,590 hal ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan 1% untuk investasi maka akan meningkatkan jumlah penyerapan tenaga kerja sebesar 2,590%. Koefisien dari variabel nilai produksi dalam persamaan regsesi berganda bernilai positif adalah 1,108 hal ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan 1 % untuk nilai produksi maka akan meningkatkan jumlah penyerapan tenaga kerja sebesar 1,108 %. Implikasi kebijakannya adalah agar pihak pemerintah memberikan kemudahan dalam meminjamkan modal untuk menambah modal agar meningkatnya nilai produksi. Pemerintah juga tidak menaikkan upah agar industri selalu cenderung menambah tenaga kerja.
ANALISIS PENYELESAIAN SENGKETA EKONOMI SYARIAH PASCA PUTUSAN MK No. 93/PUU-X/2012 Husni Kamal
Al Mashaadir : Jurnal Ilmu Syariah Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : STIS Ummul Ayman, Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/jis.v1i1.4

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyelesaian sengketa ekonomi syariah melalui jalur non-litigasi dan kekuatan hukum lembaga keuangan syariah yang masih menggunakan Pengadilan Negeri sebagai jalur litigasi. Adapun penelitian ini bersifat yuridis normatif yaitu melihat putusan MK No. 93/PUU-X/2012 dengan cara menganalisis putusan tersebut melalui pendekatan Undang-undang (statute approach). Kesimpulannya Sejak adanya putusan Mahkamah Konstitusi No. 93/PUU-X/2012 maka tidak ada lagi dualisme kewenangan pengadilan dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah dan menguatkan kewenangan absolut Pengadilan Agama dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah melalui jalur Litigasi. Sedangkan kekosongan hukum yang ditimbulkan melalui non litigasi harus merujuk pada UU No 30 tahun 1999 tentang penyelesaian sengketa dilakukan melalui arbitrase atau alternatif penyelesaian sengketa yang meliputi konsultasi, negosiasi (perundingan), konsiliasi, mediasi non perbankan, pendapat atau penilaian ahli. Pengadilan Negeri dalam mengadili sengketa ekonomi syariah tidak dapat dipergunakan lagi dan tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat (non binding), dan hakim pengadilan negeri yang menerima sengketa ekonomi syariah wajib menolak karena sengketa ekonomi syariah bukan lagi menjadi kewenangannya.
PENGARUH SELF ASSESSMENT SYSTEM, MONEY ETHICS, DAN TEKNOLOGI DAN INFORMASI PERPAJAKAN TERHADAP PERSEPSI WAJIB PAJAK BADAN MENGENAI TAX EVASION (STUDI KASUS PADA KPP PRATAMA LANGSA) Razif Razif; Alqonitur Rasyidah
Al Mashaadir : Jurnal Ilmu Syariah Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : STIS Ummul Ayman, Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/jis.v1i1.5

Abstract

This study aims to determine and analyze the influence of self-assessment system, money ethics, and technology and tax information on corporate taxpayer perception of tax evasion in KPP Pratama Langsa. The data used in this study is the primary data. The sample of this study is taken using purposive sampling. The sample in this research is 45 taxpayer of the construction agency registered in KPP Pratama Langsa. Data analysis method used is multiple linear regression analysis and processed using statistical program SPSS 22.0. The results showed that the self-assessment system has a negative and significant effect on corporate taxpayer perception of tax evasion, money ethics and technology and taxation information have a positive and significant effect on the corporate taxpayer perception of tax evasion in KPP Pratama Langsa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5