cover
Contact Name
Sugiarto Sumas
Contact Email
jurnalbinaker@gmail.com
Phone
+62811971274
Journal Mail Official
jurnalbinaker@gmail.com
Editorial Address
Komp Harapan Baru Taman Bunga Blok A5 No 2 Harjamukti Cimanggis
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bina Ketenagakerjaan
ISSN : 2746752X     EISSN : 27236412     DOI : -
Jurnal Bina Ketenagakerjaan diterbitkan oleh Pusdiklat SDM Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan RI. JBK diterbitkan dua kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. JBK diharapkan mampu menerbitkan artikel-artikel yang berkaitan dengan bidang ketenagakerjaan yang kredibel dan terpercaya, sehingga mampu memberikan wawasan bagi perkembangan ketenagakerjaan. setiap naskah yang diterima oleh dewan editor akan melalui tahap pemeriksaan awal dan selanjutnya naskah akan direview oleh mitra bestari (reviewer) yang sesuai dengan bidang keahliannya. Ruang lingkup kajian yang diterbitkan pada jurnal JBK meliputi aspek: Pelatihan dan produktivitas Cipta Lapangan Kerja Hubungan Industrial Pengawasan Ketenagakerjaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Manajemen Sumber Daya Manusia Kewirausahaan Manajemen Pengetahuan dan Organisasi Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2020): Agustus 2020" : 5 Documents clear
Kesiapan Lembaga Pelatihan Pemerintah Menjadi Corporate University (Studi Kasus di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Ketenagakerjaan) Yuni Widyastika
Jurnal Bina Ketenagakerjaan Vol 1 No 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : PPSDM Ketenagakerjaan Kemnaker RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemerintah merupakan salah wadah Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam meningkatkan kompetensi dirinya. Untuk itu, Lembaga Diklat Pemerintah diharapkan mampu melakukan perubahan menuju Lembaga Diklat yang lebih baik. Penulisan tentang Kesiapan Lembaga Diklat ini menggunakan Konsep Kesiapan Organisasi yang dikemukakan oleh Wang pada tahun 2010 dengan lima elemen kunci penting suatu organisasi siap untuk melakukan inovasi layanan Lembaga diklat pemerintah menjadi corporate university, antara lain strategi investasi, toleransi resiko, keberhasilan inovasi, pengalaman IT, dan kolaborasi antar organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan post-positivis, dimulai dengan sebuah teori. Penelitian ini berdasarkan literatur tentang kesiapan organisasi dan didukung dengan studi dokumen yang diperoleh dari buku, jurnal dan data dari internet yang relevan, lalu dianalisis dan memberikan hasil tentang gambaran kesiapan Lembaga diklat pemerintah menjadi corporate university.
Penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) Dalam Pembangunan Ketenagakerjaan di Indonesia Bambang Wardoyo
Jurnal Bina Ketenagakerjaan Vol 1 No 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : PPSDM Ketenagakerjaan Kemnaker RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pembangunan ketenagakerjaan di Indoonesia, termasuk dalam agenda SDGs yang ke 8, yakni mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, tenaga kerja penuh dan produktif dan pekerjaan yang layak bagi semua, target tujuan SDGs ini ada 10 target yang harus dicapai. Untuk mengetahui penerapan SDGs dalam pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia, perumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah agenda SDGs yang ke 8 sudah diterapkan di Indonesia serta seberapa jauh penerapan untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kuantitatif. Pendekatan diskriptif kuantitatif dengan cara melaksanakan prosedur statistik. Semangat pemerintah dalam menerapkan SDGs bidang ketenagakerjaan, dengan menerbitkan Kemnenaker No 206 Tahun 2017 guna mengukur pembangunan ketenagakerjaan, yang ada didalamnya penerapkan SDGs. Khusus yang mengukur keberhasilan SDGs pemerintah menetapkan 12 indikator yang harus dicapai. Pencapaian penerapan SDGs ketenagakerjaan selama dua tahun terakhir, yakni tahun 2017 dan 2018, bahwa agenda SDGs yang ke 8 sudah diterapkan di Indonesia, adapun hasilnya rata-rata sudah mengarah pencapaian target SDGs dengan sangat positif dan ada beberapa indikator yang masih negatif. Hal ini dapat dimaklumi, karena arget SDGs ada yang tahun 2020, tahun 2025 dan tahun 2030, sehingga masih banyak waktu untuk membenahi dan menyempurnakan tool untuk mencapai target tersebut. Saran kebijakan di sumbangkan kepada pemerintah kedepan, adalah perlunya dorongan terus menerus kepada pemerintah daerah dalam penerapan SDGs bidag ketenagakerjaan.
Pengaruh Analisis Kebutuhan Diklat terhadap Efektifitias Diklat Di Pusdiklat SDM Ketenagakerjaan Kemnaker Vetty ilona
Jurnal Bina Ketenagakerjaan Vol 1 No 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : PPSDM Ketenagakerjaan Kemnaker RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menekankan pada analisis kebutuhan diklat dan efektifitas pelatihan. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah kuesioner, studi dokumen dan literature. Pengembangan kompetensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui pendidikan dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian melalui pendidikan formal. Pelatihan dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu tujuan diklat adalah untuk mengurangi kesenjangan kinerja pegawai. Kinerja pegawai yang diharapkan dengan kinerja yang ada. Untuk mencapai tujuan tersebut maka sasaran diklat yang ingin dicapai dapat dijadikan arah isi program dan menentukan kriteria agar diklat menjadi efektif. Agar diklat dapat berjalan secara efektif perencanaan mengenai diklat harus dibuat secara baik. Untuk itu harus diketahui terlebih dahulu mengenai kebutuhan diklat yang akan dilaksanakan. Maka dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh analisis kebutuhan diklat terhadap efektifitas diklat di Pusdiklat SDM Keteneagakerjaan.
Motivasi dan Determinan Remitansi Pekerja Migran Teguh Bachtiar
Jurnal Bina Ketenagakerjaan Vol 1 No 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : PPSDM Ketenagakerjaan Kemnaker RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Migrasi tenaga kerja dilakukan guna mencapai kesejahteraan yang lebih baik melalui pendapatan yang lebih tinggi. Migrasi Pekerja Migran Indonesia selain berkontribusi dalam menyerap angkatan kerja di daerah asal, Pekerja Migran Indonesia memberikan kontribusi besar bagi kehidupan pekerja migran, keluarganya, serta perekonomian Indonesia secara umum. Sepanjang tahun 2018 Pekerja Migran Indonesia mengirim remitansi senilai lebih dari Rp153,6 triliun (US$ US$ 10,971), atau kurang lebih setara dengan satu persen total PDB Indonesia. Tulisan ini membahas motif pengiriman remitansi oleh pekerja migran yang didasarkan setidaknya tujuh motif utama yaitu; altruisme, asuransi akan risiko, pengembalian pinjaman, pertukaran, warisan, investasi dan prestise. Jumlah remitansi yang dikirimkan pekerja migran juga dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu karakteristik migrasi maupun karakteristik ekonomi dan demografi migran serta karakteristik ekonomi dan demografi keluarga di negara asal.
Pengaruh Kinerja Pegawai terhadap Penyelenggaraan Pelatihan Di Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Alfiah
Jurnal Bina Ketenagakerjaan Vol 1 No 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : PPSDM Ketenagakerjaan Kemnaker RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan pegawai Pusdiklat sangatlah penting karena tujuan Pusdiklat sebagai “center of excellent, center of development dan center empowerment “(CEDE) dapat tercapai jika setiap pegawai dapat melaksanakan pekerjannya sesuai dengan tugas dalam jabatannya. Pegawai yeng memiliki pengetahuan, keterampilan yang baik akan mempengaruhi kinerja pegawai sehingga nantinya turut berkontribusi dalam meningkatkan kinerja organisasi. perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana pengaruh kinerja pegawai terhadap penyelenggaraan pelatihan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif dengan cara melaksanakan prosedur statistik. metode yang digunakan adalah metode survei. Hasil penelitian menemukan bahwa kinerja pegawai berpengaruh signifikan terhadap penyelenggaraan pelatihan di Pusdiklat SDM Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan. Pengaruh tersebut bersifat positif dalam arti semakin baik kinerja pegawai maka akan semakin tinggi juga penyelenggaraan pelatihan. Saran yang dapat diberikan bagi organisasi adalah kinerja pegawai dapat dipertahankan dan ditingkatkan oleh semua pegawai Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Kementerian Ketenagakerjaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5