cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 6 (2022)" : 20 Documents clear
Gambaran Penerapan Protokol Kesehatan Di Kantor Kelurahan Benteng Kabupaten Wajo Aulia Annisa; Rusydi, Arni Rizqiani; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.48

Abstract

Coronavirus adalah virus jenis baru yang telah berhasil menginfeksi ribuan juta masyarakat global dalam waktu yang sangat singkat. Berdasarkan data pantauan Covid-19 di kecamatan pitumpanua yaitu terdiri dari 190 orang yaitu isolasi 10 orang, dirawat 0 orang, sembuh 177 orang dan meninggal 3 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan skala likert. Dengan sampel sebanyak 35 orang dengan secara Accidental sampling. Hasil penelitian berdasarkan aspek penggunaan masker pelindung wajah tergolong baik sebanyak 25 masyarakat (71,4%), aspek mencuci tangan tergolong baik sebanyak 29 masyarakat sebanyak (82,9%), aspek penggunaan hand sanitizer tergolong cukup baik sebanyak 19 masyarakat (54,3%), aspek jaga jarak tergolong cukup  baik sebanyak 20 masyarakat (57,2%), aspek etika batuk dan bersin tergolong baik sebanyak 29 masyarakat (82,9%), aspek isolasi mandiri tergolong baik sebanyak 22 masyarakat (62,9%) dan aspek menjaga kesehatan tergolong baik sebanyak 24 masyarakat (68,6%). Adapun saran yang ingin disampaikan peneliti yaitu diharapkan tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan virus corona kepada masyarakat dan instansi saat melakukan pelayanan.
Gambaran Persepsi Penerapan Patient Safety Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid Nur Fadilla; Nurmiati Muchlis; Wardiah Hamzah
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.198

Abstract

Dewasa ini Patient safety menjadi spirit dalam pelayanan rumah sakit dimana merupakan prioritas utama untuk dilaksanakan di rumah sakit dan hal ini terkait dengan isu mutu dan citra rumah sakit. Pasien merasakan puas ketika mendapat kualitas dan fasilitas lingkungan fisik yang baik sehingga pasien ingin kembali mengunjungi rumah sakit saat membutuhkan pelayanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran persepsi penerapan patient safety terhadap kepuasan pasien rawat inap di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar, Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap pada bulan April-Juni 2020 sebanyak 788 orang dan didapatkan sampel penelitian sebanyak 61 orang menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan angket analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sebanyak 33 pasien (54.1%) yang menyatakan penerapan patient safety tergolong baik. Di umur 26-45 tahun dan 46-65 tahun masing-masing 13 pasien (21.3%) yang menyatakan puas. Sebanyak 16 pasien (26.2%) pria lebih merasa puas. Sebanyak 24 pasien (39.3%) non perguruan tinggi lebih menyatakan puas dibanding dengan pasien yang pendidikan perguruan tinggi. Sebanyak 17 pasien (27.9%) yang tidak bekerja menyatakan puas dibanding dengan pasien yang bekerja. Sebanyak 31 pasien (50.8%) diantaranya merasa puas dengan penerapan patient safety di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar. Adapun saran yang ingin disampaikan peneliti yaitu diharapkan penerapan patient safety lebih ditingkatkan lagi untuk membuat pasien lebih puas dengan penerapan patient safety yang ada di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar.
Gambaran Kecemasan Perawat Covid-19 Di RSUD Haji Makassar Tahun 2021 Iring Tri Amalia; Mansur Sididi; Sartika
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.323

Abstract

Tenaga kesehatan, khususnya perawat dalam melaksanakan tugas sebagai garda terdepan dalam penanganan, pencegahan, dan perawatan pada pasien Covid-19 merupakan yang paling berisiko tertular Covid-19. Selama menjalankan tugas atau aktivitasnya di fasilitas pelayanan kesehatan telah mengalami kecemasan karena disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah keadaan fisik. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan kecemasan pada perawat Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan analitik observasional dengan menggunakan rancangan cross-sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat pada ruangan al-fajar dan al-kautsar yang berjumlah 41 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner. Data dianalisis dengan uji Univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang mengalami cemas 21 orang dengan persentase 51,2% dan sebagian tidak cemas sebanyak 20 orang dengan persentase 48,8%. Sedangkan gejala paling banyak dialami oleh respon yaitu perasaan cemas (anxietas) dan ketegangan. Diharapkan peneliti selanjutnya untuk menggambarkan variabel lain mengenai gambaran kecemasan perawat Covid-19.
Efektivitas Program Home Care Di Masa Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Barombong Kota Makassar Islawati; Nurmiati Muchlis; Rezky Aulia Yusuf
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.337

Abstract

Data layanan Home care Puskesmas Barombong menunjukkan terjadi penurunan pada tahun 2019 hingga 2022, pada masa pandemi Covid-19 pasien menolak diberi pengobatan karena petugas Home care menggunakan pakaian hazmat ke lapangan, takut didiagnosis Covid-19 ataupun pasien takut di rujuk ke RS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang efektivitas program Home care di masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Barombong Kota Makassar. Tipe penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang fokus penelitiannya dengan teori sistem. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi dan dokumen dari Home care Puskesmas Barombong. Informan dalam penelitian ini 11 orang terdiri dari 1 informan kunci, 4 informan biasa, 6 informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan penilaian Home care berdasarkan Input (masukan) dalam pelaksanaan pelayanan Home care antara lain sarana dan prasarana yang rusak perlu pembaharuan, masyarakat tidak mengetahui kriteria dan jenis pelayanan Home care sehingga perlu sosialisasi, berdasarkan Process merupakan pelaksanaan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan antara lain respon petugas Home care yang tidak cepat karena double job dan rumah petugas Home care yang jauh dari wilayah kerja sehingga perlu pengaturan ulang tim pelaksana pelayanan Home care, Output (keluaran) merupakan pencapaian target tidak menggunakan indikator jumlah pasien yang dilayani namun menggunakan respon time dan tingkat kepuasan pasien yang menggunakan Home care.
Analisis Spasial Faktor Risiko COVID-19 Berdasarkan Segitiga Epidemiologi Di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid Nur Mutiara Husnah Hidayatullah BW; Fatmah Afrianty Gobel; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.460

Abstract

Ada 3 faktor penentu penularan penyakit yaitu agen, host, dan lingkungan yang mempengaruhi. Besarnya kasus COVID-19 di Kota Makassar menjadikan adanya peningkatan keterpakaian rumah sakit pada pertengahan tahun 2021 termasuk di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor risiko COVID-19 sekaligus menganalisis secara spasial kasus COVID-19 di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid tahun 2021.Jenis penelitian menggunakan observasional analitik dengan desain penelitian case control berbasis data sekunder rekam medik. Dari perhitungan rumus lemeshow, sampel diperoleh masing-masing 37 untuk kelompok kasus dan kontrol. Metode analisis data pada penelitian ini yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji korelasi chi-square, analisis multivariat dengan uji korelasi logistik berganda, dan analisis spasial untuk melihat pengelompokan kasus dengan uji Nearest Neighbor Analysis (NNA) serta regresi logistik. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor risiko yang dominan mempengaruhi COVID-19 di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid tahun 2021 adalah riwayat kontak (p-value= 0,000;OR= 25,029;95%Cl= 5,070-123,565) kemudian variabel komorbid (p-value= 0,001;OR= 9,769;95%Cl= 2,671-35,724). Sebaran COVID-19 terdistribusi di Kecamatan Biringkanaya dengan kasus terbanyak di kelurahan Sudiang Raya, disusul Paccerakkang, lalu Pai dan Sudiang, sedangkan kasus paling sedikit di kelurahan Daya, dengan diketahui dari uji NNA bahwa pengelompokan wilayah kasus COVID-19 di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid tahun 2021 cenderung berpola random. Saran penelitian ini adalah urgensi melindungi kelompok rentan terutama kelompok lansia dan penderita komorbid dari penularan penyakit menular COVID-19. Peneliti juga mengharapkan instansi kesehatan dapat mempertimbangkan teknologi pemetaan penyakit secara geografis sebagai sistem informasi data spasial yang menyajikan informasi distribusi dan pola penyakit secara visual.  
Hubungan Technical Quality Dengan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Kota Ternate Puspitasari, Febrianti; Hasan, Chaeruddin; Yusriani, Yusriani
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.485

Abstract

Kualitas pelayanan dimulai dari kebutuhan pelanggan dan berakhir pada persepsi pelanggan. Citra kualitas pelayanan yang baik pada sudut pandang atau persepsi pelanggan. Dalam pelayanan kesehatan, kualitas pelayanan menempatkan pasien sebagai pihak yang mengkonsumsi dan menikmati jasa pelayanan kesehatan termasuk yang paling menentukan kualitas jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Technical quality dengan kepuasan pasien di Puskesmas Kota Ternate. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi 13.012 rata- rata dalam 1 tahun jumlah sampel adalah 293 pasien, penentuan besar sampel menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel dengan cara accidental sampling. Analisis data menggunakan Univariat dan Bivariat. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa technical quality terdapat hubungan signifikan dengan kepuasan pasien dengan nilai P-Value 0,000<0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah technical quality sangat signifikan dengan kepuasan pasien sangat signifikan. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan agar pihak Puskesmas Kota Ternate agar lebih meningkatkan kinerja petugasnya agar pasien puas dalam mendapatkan pelayanan dan meningkatkan sarana fasilitas di Puskesmas Kota Ternate tersebut agar pasien merasa nyaman dan tenang dalam memeriksa kesehatan.
Gambaran Kesehatan Mental Perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Labuang Baji Makassar Tahun 2022 Devi Lupianti; Andi Multazam; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.513

Abstract

Kesehatan Mental merupakan dimana kondisi seseorang yang dibentuk atau dibuat oleh keadaan atau peristiwa di masa lalu. Jika peristiwa itu menyenangkan maka kesehatan mental akan terjaga dengan baik, tetapi jika peristiwa itu tidak menyenangkan bahkan sampai memunculkan trauma maka kesehatan mental akan terganggu. Berbagai jenis gangguan mental diantaranya kecemasan, stres dan depresi. Adapun tujuan penelitian Untuk mengetahui gambaran kesehatan mental tenaga perawat di Ruang Rawat Inap di RSUD Labuang Baji Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 117 sampel. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling. Analisis data dilakukan dengan tujuan agar memperoleh gambaran dari hasil penelitian. Hasil kesimpulan dari penelitian ini  menunjukkan bahwa gambaran kesehatan mental perawat diruang rawat inap RSUD Labuang Baji Makassar tingkat kecemasan cenderung mengalami kecemasan sedang 71 orang (60,7%), mayoritas perawat cenderung mengalami stres pada tingkat ringan 117 orang (100,0%), sedangkan yang mengalami depresi cenderung pada tingkat ringan 60 orang (51,3%). Adapun saran terkait dengan penelitian ini yaitu RSUD Labuang Baji Makassar disarankan bagian manajemen rumah sakit perlu melakukan program sharing, manajemen kelelahan diagendakan oleh kepala ruang rawat inap.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Poli Interna di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar Ilmayanti, Nur Afiah; Arni Rizqiani Rusydi; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.527

Abstract

Pemanfaatan pelayanan Rumah Sakit merupakan perilaku yang timbul dari pasien sendiri oleh karena respon terhadap keinginan untuk melakukan kunjungan di tempat yang dirasa puas oleh pasien. Rumah sakit merupakan suatu organisasi kompleks yang menggunakan perpaduan peralatan ilmiah yang rumit dan khusus, yang difungsikan oleh kelompok tenaga terlatih dan terdidik dalam menghadapi masalah-masalah yang berkaitan dengan pengetahuan medik modern untuk tujuan pemulihan dan pemeliharaan kesehatan yang baik. Rawat jalan merupakan tulang punggung sistem pelayanan kesehatan karena perannya sebagai pintu gerbang pelayanan rawat inap dan pelayanan kesehatan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah pasien rawat jalan di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar yaitu sebanyak 649 orang pada bulan januari tahun 2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel yang berhubungan antara pemanfaatan pelayanan kesehatan di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar adalah aksesibilitas  (p=0,006), ketersediaan fasilitas kesehatan (p=0,000), sikap petugas kesehatan (p=0,017), dan persepsi sakit (p=0,384). Diharapkan peneliti selanjutnya untuk menganalisa variabel lain mengenai pemanfaatan pelayanan kesehatan pada pasien poli interna.
Pengaruh Media Video Dan Leaflet Terhadap Pengetahuan Tentang Infeksi Menular Seksual SMAN 2 Takalar Nursafitri, Nadia; Asrina, Andi; Andi Nurlinda
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.556

Abstract

Lebih dari 1 juta diperoleh setiap hari di seluruh dunia, Infeksi menular seksual adalah infeksi yang penularannya melalui hubungan seksual. Masih tingginya setiap tahun angka Infeksi Menular Seksual (IMS) termasuk pada remaja itu tidak terlepas dari gaya hidup termasuk didalamnya pengetahuan dan sikap remaja mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video dan leaflet terhadap pengetahuan remaja tentang IMS di SMA Negeri 2 Takalar  Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Quasi Eksperimen two group pre-post test design yaitu pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan. Penentuan besar sampel pada penelitian adalah dengan mengambil keseluruhan populasi yang dimana jumlah anggota osis adalah 44. yang akan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 22 anggota osis yang akan diberikan media video mengenai IMS dan 22 akan diberikan media Leaflet mengenai IMS.Hasil penelitian menunjukkan Pengetahuan siswa sebelum penyuluhan dengan media video nilai rata-rata 9,27 dan sesudah diberikan penyuluhan dengan media mendapatkan nilai rata-rata 16,82 dengan nilai p = 0,000 < 0,05 dimana peningkatan pengetahuan melalui video dan leaflet efektif dalam penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan. Hasil perhitungan dengan uji independent test diperoleh pada kategori pengetahuan mean media video  16,82 > 15,45 dibandingkan mean media leaflet. di SMA Negeri 2 Takalar. Disarankan pemberian informasi secara masif terkait dengan Kesehatan reproduksi kepada siswa siswi di SMA Negeri 2 Takalar terutama terkait infeksi menular seksual.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Ibu Dalam Kunjungan Neonatal Pada Masa Pandemi Di Wilayah Kerja Puskesmas Tomoni Luwu Timur Aulia Maghfira Syani; Arni Rizqiani Rusydi; Nur Ulmy Mahmud
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.807

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), pada tahun 2013 Angka Kematian Bayi (AKB) di dunia 34 per 1.000 kelahiran hidup, AKB Negara berkembang 37 per 1.000 kelahiran hidup. AKB di Asia Tenggara 24 per 1.000 kelahiran hidup dan Asia Barat 21 per 1.000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam kunjungan neonatal pada masa pandemi di wilayah kerja puskesmas Tomoni, luwu timur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study, pengambilan sampel total sampling yaitu sebanyak 39 orang. Cara pengambilan data melakukan wawancara dengan menggunakan daftar pernyataan yang berkaitan dengan perilaku ibu dalam kunjungan neonatal dengan menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan data menggunakan uji bivariat dengan uji Chi-square pada program SPSS dengan tingkat kepercayaan 95% (P=0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ada hubungan antara sikap dengan perilaku ibu dalam kunjungan neonatal (p value = 0,018<0,05), ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku ibu dalam kunjungan neonatal (p value = 0,000<0,05), ada hubungan antara tindakan dengan perilaku ibu dalam kunjungan neonatal (p value = 0,003<0,05), Ada hubungan antara dukungan suami dengan perilaku ibu dalam kunjungan neonatal (p value = 0,026<0,05). Bagi petugas kesehatan agar aktif lagi dalam kunjungan rumah sehingga neonatus tetap mendapatkan pelayanan kesehatan meski tidak berkunjung ke pelayanan kesehatan.

Page 2 of 2 | Total Record : 20