cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal_kimiakemasan@yahoo.com
Phone
+6281806885732
Journal Mail Official
jurnal_kimiakemasan@yahoo.com
Editorial Address
Balai Besar Kimia dan Kemasan, Kementerian Perindustrian Jl. Balai Kimia No.1, Pekayon, Pasar Rebo Jakarta Timur 13710 Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kimia dan Kemasan
ISSN : 2088026X     EISSN : 25499424     DOI : http://dx.doi.org/10.24817
Jurnal Kimia dan Kemasan (JKK) publishes original research article related to Applied chemistry including natural product (essential oils, palm oil derivative, natural dye), biopolymer, chemical synthesis, and problems of chemical processes and apparatus; and also packaging material and technology.
Articles 410 Documents
KARAKTERISTIK SIFAT MEKANIK BIOPLASTIK PATI SINGKONG/PVA DENGAN PENAMBAHAN PULP TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN ASAM SITRAT TERAKTIVASI Bernadeta Ayu Widyaningrum; Wida Banar Kusumaningrum; Firda Aulya Syamani; Dwi Ajias Pramasari; Sukma Surya Kusuma; Fazhar Akbar; Rahyani Ermawati; Agustina Arianita Cahyaningtyas
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 42 No. 2 Oktober 2020
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v42i2.6130

Abstract

Bioplastik pati singkong telah banyak dilirik sebagai alternatif pengganti plastik non-degradasi. Namun sifat mekanik yang rendah mengharuskan dilakukannya penambahan bahan adiktif seperti polivinil alkohol (PVA) dan dimodifikasi dengan penambahan pulp tandan kosong kelapa sawit (TKKS) maupun dengan asam sitrat teraktivasi (AS). Komposisi optimum bioplastik terplastisasi/ PVA  yang didapat yaitu sebanyak 5,5 gram pati singkong, 0,275 gram gliserol, dan 5,5 gram PVA. Pada pembuatannya pati singkong dengan bahan aditif lainnya dicampur pada suhu 75 oC dan dituangkan pada cetakkan, kemudian dikeringan pada suhu ruang. Nilai kuat tarik dan presentase elongasi dilihat sebagai indikasi sifat mekanik. Pada penelitian ini dihasilkan penambahan komposisi 0,055 gram TKKS menghasilkan kuat tarik 14,248 N/mm2 dan presentase elongasi sebesar 29,596% dibandingkan dengan penambahan AS teraktivasi sebanyak 0,825 gram dengan nilai kuat tarik 14,512 N/mm2 dan presentase elongasi sebesar 16,932%. Gugus fungsi O–H, C–H, C=O, dan C–O mengindikasikan interaksi komposit bioplastik yang terkonfirmasi menggunakan spektroskopi FTIR. Menurut tes differential scanning colorimetry (DSC) ditunjukkan adanya puncak endotermik yang merupakan kondisi peleburan dari pengaruh interaksi komposisi dalam bioplastik selama proses pemanasan. Dari hasil penelitian membuktikan bahwa bioplastik terplastisasi/ PVA dengan penambahan TKKS mampu meningkatkan sifat mekanik dan dapat digunakan sebagai acuan pembuatan bioplastik, khususnya sebagai kemasan.
Asesmen Daur Hidup (ADH) Plastik Hendartini Hendartini
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. XVIII NO. 3 DESEMBER 1996
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.5078

Abstract

The movement to wards adopting the concepts of sustainable development is causing industries to minimize the environmental impact of their activities and the products that they produce. One of the everyday goods that rapidly grown is plastics. Concern to that concept, plastic industries have invested a field of research known as Life Cycle Assessment - ascientific technique designed to provide an environmental profile of a product from cradle to grave. LCA has enabled us to discover much about the relative effects of differentsubstances and process. LCA as a component on Environmental Management System has been studied to become series ofISO 14000 that is ISO 14041 - 14044.
Identifikasi Fasa Dan Sifat Magnetik Nanopartikel Besi Oksida Teriradiasi Saeful Yusuf; Yosef Sarwanto; Wildan Z.L.
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 36 No. 1 April 2014
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v36i1.1902

Abstract

Makalah ini membahas tentang perubahan fasa nanopartikel magnetik oksida besi setelah mengalami iradiasi dalam reaktor nuklir. Perubahan fasa dianalisis dalam kaitannya dengan perubahan sifat magnetik yang terjadi. Nanopartikel yang digunakan merupakan hasil proses ko-presipitasi baik dalam bentuk oksida besi murni (OB) maupun yang permukaannya telah dimodifikasi dengan asam nitrat, asam sitrat maupun asam oleat dan membentuk sistem ferrofluid (FF). Nanopartikel awal ini telah dianalisis memiliki fasa gabungan magnetit/maghemit (Fe3O4/γ-Fe2O3). Proses iradiasi dilakukan di Reaktor Serba Guna GAS-BATAN pada fasilitas sistem rabbit dengan fluks neutron sekitar ± 1x1013ncm-2detik-1, selama 5 menit, 10 menit dan 30 menit. Nanopartikel besi oksida hasil iradiasi dikarakterisasi dengan Difraktometer Sinar-X untuk mendapatkan data tentang perubahan fasa dari nanopartikel. Sifat magnetik dianalisis dari kurva histeresis hasil pengukuran dengan Vibrating Sample Magnetometer. Secara umum hasil analisis menunjukkan bahwa iradiasi mengakibatkan terjadinya perubahan sebagian fasa besi oksida dari fasa magnetit/maghemit menjadi fasa hematit dengan hasil akhir penurunan sifat magnetik nanopartikel. Nano partikel besi oksida yang dilapisi penstabil asam nitrat atau asam sitrat memiliki ketahanan iradiasi yang lebih baik dibandingkan besi oksida yang dilapisi asam oleat. 
Penelitian Penimbunan (Land Fill) Baterei Kering Bekas Sri Pudji Rahayu; Dwinna Rahmi; Ukar Tarwiyono
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. XX NO. 1 APRIL 1998
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.5121

Abstract

Disposal of ex-dry cell is one of some waste which is potential for environmental pollution, because dry cell containt heavy metal and other material which is characteristic toxic.This research show the impact disposal of this dry cell. Result from lechate test show that heavy metal which is contained in dry cell shall be leachate in water, moreover in acid condition.
Penelitian Pembuatan Bahan Aktif Pestisida Dari Sumber Hayati Emmy Ratnawati
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN NO.34 TRIWULAN IV 1985/1986
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4943

Abstract

Natural pesticide resources that ever been developed in Indonesia are Tobacco (Nicotiana Tabacum L) contains 2-­5% nicotine in leaf, 0,47­- 0,87 nicotine in stem, Derris Eliptica contains 1-­ 14% rotenone. Phyrethrum (Phyrethrum Cineraefolium) contains 1-1,5% pyrethrin, Phachyrrhizus Erosus Urban contains 1-­5,5% pachyrrhizid and Black Pepper (Piper Nigrum L) contains piperine. Tobacco and Black Pepper are the potential resources that can be deve­loped as natural pesticides because it have better availibility.
Pengolahan Biodiesel dari Biji Nyamplung (Calophyllum Inophyllum L) Dengan Cara Purifikasi Kering Rizal Alamsyah; Enny Hawani Lubis
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 34 No. 2 Oktober 2012
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v34i2.1865

Abstract

Tanaman nyamplung atau hutaulo merupakan tanaman yang tumbuh di banyak tempat di Indonesia. Tanaman ini menghasilkan biji yang mempunyai kadar minyak yang tinggi dan dapat diubah menjadi biodiesel. Salah satu masalah dalam proses purifikasi (pencucian) biodiesel kasar adalah kebutuhan air dan energi yang tinggi untuk pemanasan air tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan purifikasi/pencucian kering biodiesel dan menggantikan metode pencucian dengan air dan proses pengeringan. Percobaan dilakukan dengan mereaksikan minyak nyamplung dengan metanol (MeOH) pada suhu 65oC menggunakan katalis NaOH 1% dari berat minyak. Rasio molar minyak nyamplung dan metanol adalah 1 : 11,5. Pencucian kering biodiesel kasar dilakukan dengan penambahan cleaning agent (CA), arang aktif (AA), dan campuran cleaning agent dan arang aktif (AACA). Pencucian kering dilakukan dengan mereaksikan biodiesel kasar dengan CA (1%, 3%, dan 5%), AA (1%, 3%, dan 5%), AACA (1%, 3%, dan 5%) dilanjutkan dengan penyaringan vakum. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penambahan campuran CA dan AA (5%) ke dalam biodiesel menunjukkan hasil terbaik dalam memperoleh kandungan fatty acid methyl ester (FAME) sesuai SNI sebesar 96,5%. 
Gas Bio Dan Pupuk Organik Dari Sampah Robiatun Robiatun
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 24 NO. 2 DESEMBER 2002
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4757

Abstract

Sebagai diketahui, sampah harus dikelola dengan benar. Ada beberapa cara untuk mengelola sampah misalnya dengan pembakaran.penimbunan dan kompos. Cara lain untuk mengelola sampah yaitu dengan mengekstrak bahan organiknya dalam bentuk leachate yang mempunyai COD konsentrasi tinggi untuk diolah secara anaerobik. Proses pengolahan anaerobik ini memberikan pilihan yang menjanjikan, karena proses ini tidak hanya memecahkan problem pembuangan sampah tetapi juga menghasilkan gas bio yang dapat memberikan nilai panas 960 BTU I fl3 serta lumpur yang telah terurai yang mengandung N, P, dan K lebih tinggi dibanding pupuk organik, dari beberapa sumber yang dapat digunakan sebagai pupuk organik.
Kemasan vakum dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan mikroba pada “sale pisang” Hendartini Hendartini; Zulfah Humam
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 28 NO. 1 APRIL 2006
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.3279

Abstract

Kemasan vakum dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan mikroba pada “sale pisang”
EKSTRAK BUNGA TAPAK KUDA (Ipomoea pescaprae L. Sweet) SEBAGAI MEDIUM SINTESIS NANOPARTIKEL EMAS Aswin Falahudin; Salprima Yudha S; Irfan Gustian; Morina Adfa; Charles Banon; Teja Dwi Sutanto
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 42 No. 1 April 2020
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v42i1.5810

Abstract

Pada penelitian ini, nanopartikel emas disiapkan melalui pendekatan green synthesis menggunakan ekstrak air bunga tapak kuda (Ipomoea pescaprae L. Sweet). Nanopartikel emas yang dihasilkan dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis, Mikroskop Leica, Particle Size Analyzer (PSA), Spektrofotometer Fourier Transform Infra-Red (FTIR) dan X-ray Difractometer (XRD). Hasil pengukuran  PSA menunjukkan ukuran partikel terbaik, diperoleh dengan menggunakan perbandingan volume 1 mL  larutan HAuCl4 dengan 9 mL ekstrak yang menghasilkan partikel dengan ukuran rata-rata 16,3 nm. Hasil penampakan dengan mikroskop cahaya, memperlihatkan partikel berbentuk bulat. Pergeseran bilangan gelombang pada spektrum infra-merah menunjukkan adanya interaksi antara metabolit sekunder dari ekstrak dengan material emas. Analisis XRD menunjukkan bahwa nanopartikel emas telah dapat dihasilkan dari kondisi reaksi ini.
Cara-Cara Transportation dan Handling Containers Rubahman Rubahman
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN TAHUN III NO.9 JANUARI 1978
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4878

Abstract

Containers usage in Indonesia still require arrangement for the producers and consumens advantage. Several kinds of containers which often used are papers, corrugated board, plastics, cans bottles andglasses. Containers selection are primary based on the raw material being filled,fillng process contamination, transportation, price and specific gravity. Improper selection transportation and handling will cause the containers and its product become spoiled.

Filter by Year

1976 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 43 No. 2 Oktober 2021 Vol. 43 No. 1 April 2021 Vol. 42 No. 2 Oktober 2020 Vol. 42 No. 1 April 2020 Vol. 41 No. 2 Oktober 2019 Vol. 41 No. 1 April 2019 Vol. 40 No. 2 Oktober 2018 Vol. 40 No. 1 April 2018 Vol. 39 No. 2 Oktober 2017 Vol. 39 No. 1 April 2017 Vol. 38 No. 2 Oktober 2016 Vol. 38 No. 1 April 2016 Vol. 37 No. 2 Oktober 2015 Vol. 37 No. 1 April 2015 Vol. 36 No. 2 Oktober 2014 Vol. 36 No. 1 April 2014 Vol. 35 No. 2 Oktober 2013 Vol. 35 No. 1 April 2013 Vol. 34 No. 2 Oktober 2012 Vol. 34 No. 1 April 2012 Vol. 33 No. 2 Oktober 2011 Vol. 33 No. 1 April 2011 Vol. 32 No. 2 Oktober 2010 Vol. 32 No. 1 April 2010 BULLETIN PENELITIAN VOL. 28 NO. 1 APRIL 2006 BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 2 DESEMBER 2005 BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 1 APRIL 2005 BULLETIN PENELITIAN VOL. 26 NO. 2 DESEMBER 2004 BULLETIN PENELITIAN VOL. 26 NO. 1 APRIL 2004 Bulletin Penelitian Vol. 25 No. 3 Desember 2003 BULLETIN PENELITIAN VOL. 25 NO. 2 AGUSTUS 2003 BULLETIN PENELITIAN VOL. 25 NO. 1 APRIL 2003 BULLETIN PENELITIAN VOL. 24 NO. 2 DESEMBER 2002 BULLETIN PENELITIAN VOL. 24 NO. 1 JUNI 2002 BULLETIN PENELITIAN VOL. 23 NO. 2 DESEMBER 2001 BULLETIN PENELITIAN VOL. 23 NO. 1 JUNI 2001 BULLETIN PENELITIAN VOL. 22 NO. 2 DESEMBER 2000 BULLETIN PENELITIAN VOL. 22 NO. 1 JUNI 2000 BULLETIN PENELITIAN VOL. XXI NO. 3 DESEMBER 1999 BULLETIN PENELITIAN VOL. XXI NO. 2 AGUSTUS 1999 BULLETIN PENELITIAN VOL. XXI NO. 1 APRIL 1999 BULLETIN PENELITIAN VOL. XX NO. 3 DESEMBER 1998 BULLETIN PENELITIAN VOL. XX NO. 2 AGUSTUS 1998 BULLETIN PENELITIAN VOL. XX NO. 1 APRIL 1998 BULLETIN PENELITIAN VOL. XIX NO. 3 DESEMBER 1997 BULLETIN PENELITIAN VOL. XIX NO. 2 AGUSTUS 1997 BULLETIN PENELITIAN VOL. XIX NO. 1 APRIL 1997 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVIII NO. 3 DESEMBER 1996 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVIII NO. 2 AGUSTUS 1996 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVIII NO. 1 APRIL 1996 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVII NO. 4 DESEMBER 1995 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVII NO. 3 SEPTEMBER 1995 BULLETIN PENELITIAN VOL. XV NO. 46 Maret 1991 BULLETIN PENELITIAN NO.45 TRIWULAN III 1989/1990 BULLETIN PENELITIAN NO.44 TRIWULAN II 1989/1990 BULLETIN PENELITIAN NO.43 TRIWULAN I 1989/1990 BULLETIN PENELITIAN NO.38 TRIWULAN IV 1987/1988 BULLETIN PENELITIAN NO.36 TRIWULAN II 1987/1988 BULLETIN PENELITIAN NO.35 TRIWULAN I 1987/1988 BULLETIN PENELITIAN NO.34 TRIWULAN IV 1985/1986 BULLETIN PENELITIAN NO.33 TRIWULAN III 1985/1986 BULLETIN PENELITIAN NO.26 TRIWULAN IV 1983/1984 BULLETIN PENELITIAN TAHUN IV NO.15 & 16 JULI & OKTOBER 1979 BULLETIN PENELITIAN TAHUN IV NO.13 & 14 JANUARI & APRIL 1979 BULLETIN PENELITIAN TAHUN III NO.11 & 12 JULI & OKTOBER 1978 BULLETIN PENELITIAN TAHUN III NO.10 APRIL 1978 BULLETIN PENELITIAN TAHUN III NO.9 JANUARI 1978 BULLETIN PENELITIAN TAHUN II NO.8 OKTOBER 1977 BULLETIN PENELITIAN TAHUN II NO.7 JULI 1977 BULLETIN PENELITIAN TAHUN II NO.5 JANUARI 1977 BULLETIN PENELITIAN TAHUN I NO.4 OKTOBER 1976 BULLETIN PENELITIAN TAHUN I NO.3 JULI 1976 More Issue