cover
Contact Name
Evelyne Hanaseta N
Contact Email
seoi_ft@usahid.ac.id
Phone
+6282112452858
Journal Mail Official
seoi_ft@usahid.ac.id
Editorial Address
Jl Prof. Dr. Soepomo, SH Tebet Jakarta 12870
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal
ISSN : 26215586     EISSN : 26215586     DOI : https://doi.org/10.36441/seoi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI) adalah merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Sahid Jakarta. Jurnal ini berfokus kepada pengembangan ilmu-ilmu berdasarkan hasil penelitian dibidang lingkungan dan industri. Topik hasil penelitian yang terdapat dalam jurnal ini diataranya adalah tentang Manajemen Lingkungan, Ekologi Lingkungan, Analisa Mengenai Dampak Lingkungan, Pengolahan Air Limbah, Limbah Padat dan B3, Inovasi dalam Pengelolaan Lingkungan, Pencemaran Lingkungan, Teknik Industri, Manajemen Industri, Ergonomi Dan Sistem Kerja, Operational Research, Desain Produk, Manajemen Proyek, Business Design and Development, Sistem Informasi Manajemen, Industri Kreatif, Industri Jasa Dan Industri Manufactur
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2020)" : 6 Documents clear
PENGELOLAAN SAMPAH KECAMATAN KEPAHIANG, KABUPATEN KEPAHIANG Rahayu, Erwina; Ramadhan, Bimastyaji Surya
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v2i2.473

Abstract

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepahiang merupakan instansi yang bertanggung jawab dalam manajemen pengelolaan persampahan di Kabupaten Kepahiang. Menurut BPS Tahun 2018 Wilayah Kabupaten Kepahiang memiliki luas 71,92 km2 dengan jumlah penduduk 134.938 jiwa dengan berat sampah yang terangkut ke TPA 68.300 Kg/hari. Banyaknya aktivitas masyarakat dan angka kelahiran yang tinggi merupakan faktor pemicu semakin banyak timbulan sampah di Kabupaten Kepahiang, sehingga diperlukan pengelolaan sampah yang tepat. Sistem pengelolaan persampahan tersebut meliputi beberapa aspek yaitu peraturan dan regulasi, kelembagaan, teknik operasional, pembiayaan, dan peran serta masyarakat. Saat ini pola pengelolaan sampah yang ada di Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang yaitu pewadahan, penyapuan, pengumpulan, pengolahan, pemilahan, serta pemrosesan akhir. Metode yang digunakan adalah dengan pengamatan langsung ke lapangan dan evaluasi melalui analisis deskriptif dan perhitungan atas pelaksaanaan sistem pengelolaan sampah Kabupaten Kepahiang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi sistem pengelolaan persampahan dapat dikatakan sudah cukup baik. Tetapi dalam penerapannya terdapat beberapa kelamahan diantaranya adalah penerapan Peraturan daerah tentang persampahan yang belum sepenuhnya terealisasi, pada aspek pembiayaan, pendapatan yang bersumber dari retribusi persampahan masih sangat kecil.
SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH KECAMATAN LUBUK PAKAM, KABUPATEN DELI SERDANG Adhana, Sheila Nurul; Ramadhan, Bimastyaji Surya
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v2i2.474

Abstract

Kecamatan Lubuk Pakam adalah Ibukota Kabupaten Deli Serdang yang menjadi pusat beragam aktivitas sehingga menghasilkan sampah jumlah yang tidak sedikit. Timbulan sampah yang dihasilkan adalah 49,04 ton/hari dengan jumlah penduduk pada tahun 2018 menurut data BPS sebanyak 97.996 jiwa. Sampah yang dibiarkan tanpa dikelola akan menimbulkan masalah di lingkungan maupun sosial. Oleh sebab itu, sampah perlu dikelola untuk meminimalisasi dampak buruk tersebut dengan suatu sistem pengelolaan yang terdiri dari beberapa aspek, yaitu teknik operasional, kelembagaan, pembiayaan, peran serta masyarakat, juga hukum dan peraturan. Intansi pemerintah yang berwenang dalam pengelolaan sampah di Kecamatan Lubuk Pakam ialah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang dan berkoordinasi dengan Seksi Kebersihan Kecamatan Lubuk Pakam. Sistem pengelolaan sampah Kecamatan Lubuk Pakam saat ini meliputi pewadahan, pengumpulan, pemilahan, pengolahan, pemindahan, pengangkutan, dan pemrosesan akhir dengan tingkat pelayanan sebesar 74,5%. Metode yang digunakan ialah dengan melakukan observasi di lapangan dan analisis deskriptif kondisi eksisting sistem pengelolaan sampah terhadap standar yang berlaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum sistem pengelolaan sampah yang diterapkan sudah terlaksana cukup baik. Namun terdapat hal yang memiliki kekurangan yakni kondisi kendaraan yang terbatas dan peran serta masyarakat dapat dikatakan masih kurang mengenai pemahaman dan tanggungjawab dalam pengelolaan sampah.
ANALISIS KUALITAS UDARA DENGAN INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA (ISPU) DAN SEBARAN KADAR POLUTANNYA DI PROVINSI DKI JAKARTA Agista, Putri Imas; Gusdini, Ninin; Maharani, Maya Dewi Dyah
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v2i2.491

Abstract

Provinsi DKI Jakarta merupakan ibu kota Indonesia yang memiliki lima kota besar yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Sebagai kota yang sedang berkembang Provinsi DKI Jakarta turut menyumbangkan emisi udara yang menyebabkan menurunnya kualitas udara melalui kegiatan penduduk, kegiatan perindustrian dan transportasi. Oleh karena itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memantau kadar pencemar udara primer yaitu NO2 (Nitrogen Dioksida), SO2 (Sulfur Dioksida), O3 (Ozon), CO (Karbon Monoksida) dan PM10 (Partikulat). Analisis dilakukan menggunakan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di lima kota besar di DKI Jakarta untuk mengetahui kualitas udara selama lima tahun terakhir tahun 2014 hingga tahun 2018. Kadar pencemar udara parameter NO2, SO2 dan CO di DKI Jakarta tahun 2014-2018 masih di bawah Nilai Ambang Batas (NAB) berurutan 400,00 μg/m3, 365,00 μg/m3 dan 30.000 μg/m3, sedangkan untuk parameter O3 dan PM10 di DKI Jakarta rata-rata kadar maksimum 249,00-456,10 μg/m3 dan 158,00-206,00 μg/m3 tahun 2014-2018 melewati NAB yaitu berurutan 235.00 μg/m3 dan 150,00 μg/m3. Sesuai kadarnya yang tinggi untuk parameter O3 dan PM10 menghasilkan kualitas udara yang  buruk, untuk kota Jakarta Utara, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat tahun 2018 menjadi tahun dengan kualitas udara terburuk dikarenakan perkembangan industri, sedangkan Jakarta Pusat tahun 2017 kualitas udara terburuk dan Jakarta Timur tahun 2014. Dilihat dari pola sebaran polutannya menggunakan software Surfer 11, khusus untuk parameter pencemar udara PM10 mengalami perbaikan karena meningkatnya zonasi daerah kadar rendah di DKI Jakarta dikarenakan menurunnya jumlah kendaraan dan meningkatnya teknologi transportasi yang ramah lingkungan seperti mengganti transjakarta menjadi standar mesin Uni-Eropa IV-V dari Uni-Eropa II, ISS (Idling Stop System) pada kendaraan motor.
KAJIAN PEMANFAATAN LAHAN DALAM MEMAKSIMALKAN SARANA PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DI KELURAHAN KEBON PISANG KOTA BANDUNG Herliana, Yuliaty; Maulana, Muhamad Dzaki
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v2i2.567

Abstract

Pemerintah Kota Bandung memiliki target pengurangan sampah hingga tahun 2025 sebesar 30%, pemerintah Kota Bandung mencanangkan program Kawasan Bebas Sampah (KBS) dalam upaya pengurangan sampah. RW 7 Kelurahan Kebon Pisang merupakan salah satu wilayah yang sudah termasuk Kawasan Bebas Sampah sejak tahun 2015. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengindetifikasi mengenai efisiensi pengolahan sampah organik di RW 7 Kelurahan Kebon Pisang (2) untuk Mengetahui sarana pengolahan sampah yang terdapat di RW 7 Kelurahan Kebon Pisang, yang bertujuan untuk menentukan alternatif upaya pemanfatan lahan (3) untuk menghitung kebutuhan sarana pengolahan sampah organik rumah tangga untuk mengetahui kebutuhan sarana yang akan diimplementasikan dan menyesuaikan dengan ketersediaan lahan (4) untuk menentukan alternatif terpilih yang akan diimplementasikan sebagai upaya optimalisasi sarana pengolahan sampah organik rumah tangga terpilih berdasarkan kriteria penentuan. Berdasarkan hasil penelitian timbulan sampah organik yang tereduksi untuk saat ini hanya mencapai 3,15% hasil ini masih jauh dari target pemerintah Kota Bandung, maka dari itu dilakukan perhitungan dan analisa untuk kebutuhan sarana yang dibutuhkan dan menyesuaikan dengan ketersediaan lahan, lalu mendapatkan hasil untuk alternatif terpilih yang akan diimplementasikan yaitu sarana drum komposter (single treatment unit).
ANALISIS SISTEM TRANSMISI DAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PERUMDA AIR MINUM TIRTA JUNGPORO WILAYAH PELAYANAN IKK BATEALIT Yusrannastar, Hadyan; Ikhlas, Nurani; Ramadan, Bimastyaji Surya
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v2i2.472

Abstract

Sistem penyediaan air bersih yang baik untuk masyarakat sangat dibutuhkan. Permasalahan air yang paling banyak dijumpai adalah tingkat pelayanan yang rendah dan kebocoran. PERUMDA Air Minum Tirta Jungporo merupakan perusahaan pemerintah daerah yang berfungsi menyediakan air bersih untuk masyarakat di Kabupaten Jepara. Sampai Desember 2019, angka pelayanan masih terbilang rendah dan kebocoran cukup tinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data-data yang telah dikumpulkan akan dibandingkan dengan beberapa peraturan dan analisis hidrolika dilakukan dengan bantuan software EPANET 2.0. Salah satu wilayah pelayanan yang ada pada PERUMDA Air Minum Tirta Jungporo, IKK Batealit, memiliki cakupan pelayanan sebesar 33,9% dan angka kebocoran sebesar 31,97%. Dari hasil analisis diketahui bahwa tekanan air dan kecepatan pengaliran pada beberapa area masih belum memenuhi standar.
EFEKTIVITAS PROGRAM BANK SAMPAH DALAM PENGELOLAAN SAMPAH (STUDI KASUS: BANK SAMPAH SENYUM MANDIRI, KELURAHAN NEGLASARI, KOTA BANDUNG) Wisnu Nurcahya; Fanny Novia; Churchill Febrion
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v2i2.1008

Abstract

Program bank sampah merupakan salah satu upaya dalam pengelolaan sampah yang melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif, teruatama dalam hal pemilahan sampah. Keberadaan bank sampah diharapkan dapat membantu dalam pengurangan sampah yang dibuang ke tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengelolaan Bank Sampah Senyum Mandiri terhadap pengurangan timbulan sampah di Kelurahan Neglasari Kota Bandung serta kesesuaian bank sampah berdasarkan standar teknis dan manajemen. Hasil penelitian menunjukkan dengan adanya Bank Sampah Senyum Mandiri dapat membantu mengurangi timbulan sampah yang akan dibuang ke TPA sebesar 0,56% pada bulan Juli 2019. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2012, kesesuaian Bank Sampah Senyum Mandiri berdasarkan persyaratan konstruksi adalah sebanyak 53,50% sudah sesuai. Kemudian kesesuaian pelaksanaan Bank Sampah Senyum Mandiri berdasarkan standar manajemen adalah 66,70% sudah sesuai. Berdasarkan hasil analisis ini, diharapkan adanya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dari pengelolaan Bank Sampah Senyum Mandiri agar manfaat keberadaan bank sampah ini dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat di Keluarahan Neglasari.

Page 1 of 1 | Total Record : 6