cover
Contact Name
Ainur Komariah
Contact Email
ainurkomariah.ak@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
japtiunivetbantara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Letjen. S. Humardani, No. 1, Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI)
ISSN : 27221539     EISSN : 27223795     DOI : http://dx.doi.org/10.32585/japti.v1i1.621
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang dikelola oleh Universitas Veteran Bangun Nusantara. JAPTI terbit berkala 6 bulanan, atau 2 kali dalam setahun, yakni bulan Maret dan September. JAPTI menerima naskah artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya, baik pada jurnal maupun media publikasi lain.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022)" : 6 Documents clear
ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI JUMLAH KECACATAN PRODUK KAIN BATIK DENGAN METODE SIX SIGMA DI UMKM DEA MODIS BATIK DAN JUMPUTAN Adiyatma, Rizky; Huda, Fahrul; Riswan Rosanda, Muhammad; Setiafindari, Widya
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v3i2.3526

Abstract

  Produk yang gagal memenuhi persyaratan kualitas selama pembuatan dianggap cacat atau rusak. Dalam beberapa kasus, produk ini mungkin diperbaiki dengan biaya yang terjangkau, namun dalam banyak kasus, biaya perbaikan akan melebihi harga jual kembali produk tersebut. Jenis kecacatan produk ini biasanya menjadi jelas setelah proses pengembangan produk selesai, namun produk itu sendiri tidak sesuai harapan. Sebagai hasil penerapan perubahan cara perusahaan menangani masalah yang berkaitan dengan produk cacat, perusahaan harus lebih mampu memenuhi kebutuhan pelanggannya. Metodologi Six Sigma sering digunakan sebagai alat dalam mengejar perbaikan proses. Pendekatan Six Sigma. "Six Sigma" mengacu pada pendekatan untuk peningkatan proses yang menekankan penggunaan intens alat statistik dan pemecahan masalah untuk mengurangi variasi proses dan cacat produk. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan penyebab kesalahan produk dengan menerapkan metode Six Sigma 5 tahap yang dikenal sebagai DMAIC di UMKM Dea Modis Batik dan Jumputan untuk menghitung nilai moneter dari cacat produk, dengan fokus pada pewarnaan kain batik. Hasil pada penelitian ini nilai sigma rata-rata sebesar 2,60 dengan nilai DPMO 300000. Terdapat 3 jenis defect yang terdiri dari Warna pudar dengan presentase 63, Sobek dengan presentase 61 dan  Warna    Belang   dengan  presentase 30. Maka dilakukan  perbaikan dengan mengimplementasikan 5W + 1H.
UPAYA PEMINIMALAN BIAYA DISTRIBUSI DENGAN MERENCANAKAN RUTE PENGIRIMAN MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX Sitorus, Ericson; Wibowo, Agam; Herlina, Rere; Setiafindari, Widya
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v3i2.3528

Abstract

PT. Madu Baru PG Madukismo yakni perusahaan penghasil gula dimana berdiri pada tahun 1955 serta lokasinya di Desa Padokan Tirtonirmolo Kasihann Bantul. Permasalahan yang dihadapi perusahaan saat ini yaitu dalam kegiatan distribusinya belum optimal dikarenakan rute distribusi masih belum efektif dan acak serta alokasi kendaraan ke rute juga masih belum dipertimbangkan sehinggan tentunya menimbulkan biaya distribusi yang sangat tinggi. Bedasarkan permasalahan yang dihadapi ini maka penelitian bertujuan agar mendapat rute pengiriman produk paling optimal serta tepat dan mengalokasikan kendaraan ke rute berdasarkan kapasitas kendaraan. Metode yang akan digunakan yaitu saving matrix serta dengan bantuan Metode Farthest Insert serta metode Nearest Neighbor untuk melakukan pengurutan rute yang didapatkan dari metode saving matrix.. Hasil analisa memakai metode Saving Matrix menyatakan jumlah rute distribusi bisa turun damulairi 5 rute jadi 4 rute. Kemudian setelah dilakukan pengurutan, nearest neighbor menghasilkan rute dengan jarak tempuh yang semula berhumkah 198 kilometer bisa diturunkan jadi 115,15 kilometer, dimana artinya jarak itu bisa disingkat atau lebih hemat dengan jumlah 82,85 kilometer ataupun 41,67%. Adanya penurunan rute membuat biaya distribusi produk jadi lebih rendah. Biaya semula yakni berjumlah Rp 483.578,00 turun jadi Rp 383.919,00. Sehingga terjadi penghematan biaya distribusi berjumlah Rp 99.659,68 atau sekitar 20,61 %. 
ANALISIS PENILAIAN RISIKO KERJA PADA PEKERJAAN EKSTERIOR BANGUNAN ATAS KONSTRUKSI PEMBANGUNAN MASJID SAHID UNIVET SUKOHARJO Komariah, Ainur; Astuti, Titin Mardi; Prasetyo, Rian
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v3i2.3592

Abstract

Faktor utama dalam sektor infrastruktur adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) umumnya masih diabaikan. Konstruksi merupakan salah satu sektor industri yang memiliki risiko kerja. Kurang diperhatikannya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja pada proyek konstruksi. Penelitian ini meneliti tentang Penilaian Risiko Kerja pada Pekerjaan Eksterior Bangunan Atas Konstruksi Pembangunan Masjid Sahid. Tahap awal yang dilakukan yaitu mengidentifikasi risiko K3 yang terjadi pada pekerjaan tersebut. Kemudian melakukan analisa risiko menggunakan metode Fine. Analisa tersebut betujuan untuk mengetahui risiko K3 yang paling sering terjadi pada pekerjaan konstruksi gedung menurut pendapat para pekerja yang bekerja pada pekerjaan konstruksi gedung dengan cara penyebaran kuesioner dan wawancara di lapangan. Langkah terakhir yaitu memberikan pengendalian risiko. Penelitian ini memperoleh risiko tertinggi yaitu risiko organ pernapasan terpapar debu dan telapak tangan terluka dengan nilai risiko masing-masing sebesar 6000 dan level risikonya very high. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan yaitu menghentikan aktivitas sementara waktu sampai risiko dapat mencapai batas yang diterima dan juga menerapkan K3 secara ketat dengan menggunakan APD sesuai standar.
ANALISIS POSTUR KERJA DENGAN METODE REBA( RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT) PADA PEKERJA PEMBUATAN BATAKO DI UD. MARTA LUHUR Sekarsari, Putri; Prasetyo, Rian
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v3i2.4605

Abstract

UD. Marta Luhur adalah sebuah sebuah usaha yang bergerak dibidang penjualan bahan bangunan. Selain menjual bahan bangunan UD. Marta Luhur ini juga melakukan proses produksi yaitu pembuatan batako. Berkembangnya pembangunan di Indonesia, membuat usaha pembuatan batako mengalami peningkatan permintaan. Untuk dapat bertahan dari persaingan, menuntut pelaku usaha pembuatan batako harus mampu menghasilkan produk yang berkualitas tinggi.Karena kualitas produk yang dihasilkan sangat bergantung pada kinerja dari pekerja, maka postur kerja dari pekerja perlu diperhatikan. Penulis memilih magang di UD. Marta Luhur dengan berbagai alasan. Salah satunya karena ingin mengamati postur kerja dari pekerja pembuatan batako di UD. Marta Luhur. Karena pekerja pembuatan batako ini bekerja secara manual tanpa menggunakan mesin otomatis, hal ini menyebabkan postur tubuh pekerja menjadi tidak sesuai. Dimana posisi badan terlalu membungkuk ketika mengangkat batako dan kaki menekuk ketika mengisi cetakan batako. Hal berpotensi menyebabkan kelelahan pada pekerja, yang dapat berakibat pada terjadinya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, dan turunnya produktivitas kerja. Sehingga penulis tertarik untuk melakukan analisis postur kerja dengan metode REBA untuk mengetahui postur kerja manakah yang paling berbahaya dan harus dilakukan perbaikan.
ANALISIS BEBAN KERJA FISIK PEKERJA UMKM KERIPIK MENGGUNAKAN METODE CMDQ DAN CVL Prasetyo, Dwi; Puspita Sari, Maria
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v3i2.4717

Abstract

Home industry keripik milik bapak Selam merupakan Home industry yang bergerak di bidang kuliner/makanan dan berlokasi di daerah Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Sebagian besar proses produksi dilakukan dengan alat manual (pisau sesret dan pisau pasah). Target kerja pekerja setiap harinya yaitu 8 hingga 9 kwintal bahan baku, mengakibatkan denyut nadi tidak stabil dan menimbulkan beban kerja fisik pekerja keripik. Posisi pekerja duduk terlalu lama dan sedikit membungkuk dengan tangan selalu bergerak berulang saat proses pengupasan dan perajangan. Selain itu posisi pekerja yang berdiri terlalu lama dengan tangan selalu aktif menggoreng, mengakibatkan pekerja mengalami keluhan musculoskeletal pada bagian bahu, lengan, pergelangan tangan, pinggul/bokong, dan juga punggung. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat beban kerja fisik pada pekerja keripik dan tingkat keluhan pada musculoskeletal disorders yang dialami oleh para pekerja di home industry keripik bapak Selam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu cardiovascular load (% CVL) dan Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnairres (CMDQ). Berdasarkan hasil dari kuisioner Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnairres (CMDQ) pada pekerja mengalami gangguan musculoskeletal bagian bahu kanan yaitu sebesar 19,5%, bagian lengan bawah kanan sebesar 15,1%, lengan atas kanan 14,2%, pergelangan tangan kanan sebesar 13,3%, pinggul/bokong sebesar 5,4% dan punggung yaitu sebesar 5,2%. Hasil perhitungan beban kerja fisik dengan metode %CVL yaitu rata-rata denyut nadi kerja pada hari ke-1 dan hari ke-2 sebesar 101,04 dan 101,47 termasuk beban kerja ringan. Klasifikasi beban cardiovascular load (% CVL) di peroleh nilai rata-rata pada hari ke-1 dan ke-2 sebesar 41,11% dan 40,87% dengan kategori diperlukan perbaikan karena nilai klasifikasi %CVL adalah 30-60%.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK BOTOL DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN KAIZEN PADA PT INDO TIRTA ABADI Wika Nur Afiani; Suseno
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v3i2.4883

Abstract

PT Indo Tirta Abadi is a company engaged in manufacturing which produces 350 ml F-tea bottle products. Based on the analysis carried out by the company, several defective products were still found, such as Gate Not Center (GTC) bottles, silver bottles and dented bottles with the highest percentage of defects, namely silver bottles at 59.5%, GTC bottles at 31%, and dented bottles at 9.5%. %. The DPMO value in the production process for 350 ml F-tea bottles in September 2023 is 613.5573 or 614 defective bottles per million production with an average sigma level of 4.75, this sigma value can be said to be good but the level is still close to low 6 sigma. The company has set a product defect target of 0.5% with a division of 0.3% being bottle defects and 0.2% being preform defects. In the calculation the average defect obtained in September 2023 is 0.006%, which is already very high. far from achieving the targets set by the company, but actually on the control chart there are still several proportions of defects that exceed the predetermined limits. Factors causing defects in 350 ml F-tea bottles consist of human, machine, method and material factors. Therefore, a proposal for improvement was obtained using the Kaizen Five M-Checklist tool to handle this problem by providing training to operators at least once every 4 months, updating work instructions by adding steps that do not exist in them and carrying out production using non-ex sorted preforms. Keywords: DMAIC, Kaizen Five M-Checklist, Defects, Product Quality, Six Sigma

Page 1 of 1 | Total Record : 6