cover
Contact Name
Inayatillah
Contact Email
jihbiz@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285218267489
Journal Mail Official
jihzib@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Program Studi Perbankan Syariah - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh Jln. Syaikh Abdur Rauf Banda Aceh 23111, Aceh, Indonesia
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JIHBIZ :Global Journal of Islamic Banking and Finance.
ISSN : -     EISSN : 26848554     DOI : 10.22373/jihbiz
Core Subject : Economy,
Jihbiz : Global Journal of Islamic Banking and Finance publishes research articles of interest to Islamic Banking, Insurance/ Takaful, Islamic Accounting, Business Ethics and Legal Issues, Work Ethics, Islamic Work Ethics, Islamic Corporate Social Responsibility, Islamic Financial management, Islamic Business management, Islamic Consumer behavior, Islamic Marketing management and strategies, Innovation and product development
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2022)" : 5 Documents clear
PENGARUH IMPLEMENTASI POJK NO.11/POJK.03/2020 TERHADAP NON PERFORMING FINANCING (NPF) DI BANK SYARIAH MANDIRI Melani Pratiwi Dipoyanti; Muhammad Iqbal Fasa; Suharto Suharto
Jihbiz: Global Journal of Islamic Banking and Finance. Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jihbiz.v4i1.12430

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang luar biasa dalam segala sektor, termasuk perbankan konvensional dan perbankan syariah. Hadirnya pandemi COVID-19 membuat terhambatnya mobilitas manusia dan ekonomi. Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan POJK No. 11/POJK.03/2020 terhadap Non Performing Financing (NPF) di Bank Syariah Mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa deskriptif kualitatif dengan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan POJK No. 11/POJK.03/2020 di Bank Syariah Mandiri mampu mengendalikan NPF tahun 2020 menjadi terendah selama 5 (lima) tahun terakhir sebesar 0,72%, sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2020 dan dikategorikan sangat sehat.
PARAMETER KONDISI OVERMATCH INSTRUMENT TA’WIDH PADA PERBANKAN SYARIAH Isnaliana Isnaliana
Jihbiz: Global Journal of Islamic Banking and Finance. Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jihbiz.v4i1.12504

Abstract

Ta’widh merupakan salah satu instrument sanksi yang diterapkan pada perbankan syariah. Kehadirannya memberikan dampak positif bagi bank terutama sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi terjadinya klien moral hazard untuk kontrak perjanjian. Namun, dalam kondisi tertentu tidak dibolehkan pengenaan sanksi tersebut. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi parameter kondisi overmatch instrument ta’widh pada perbankan syariah. Kajian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan sumber data kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan studi literature yang berkaitan dengan objek penelitian baik berupa bahan hukum primer, sekunder maupun tersier. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Parameter kondisi overmatch instrument ta’widh pada perbankan syariah tidak bisa dikenakan ganti rugi (ta’widh) ketika nasabah tersebut sedang dalam keadaan force majeur (overmatch) yaitu kondisi/keadaan memaksa itu bisa berupa bencana alam seperti gempa bumi, tanah longsor, banjir, kebakaran, adanya perang, huru-hara, pemberontakan, pemogokan, dan epidemi (wabah penyakit) termasuk wabah covid-19 yang melanda seluruh dunia maupun tindakan pemerintah di bidang moneter yang langsung mengakibatkan kerugian luar biasa.
PENGARUH RELIGIUSITAS, INFORMASI PRODUK, DAN BAGI HASIL TERHADAP MINAT NASABAH DALAM MENGGUNAKAN TABUNGAN FIRDAUS PADA PT. BANK ACEH SYARIAH KANTOR CABANG BATOH BANDA ACEH Miftahul Haifa; Inayatillah Djakfar; Jalilah Jalilah
Jihbiz: Global Journal of Islamic Banking and Finance. Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jihbiz.v4i1.12434

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh religiusitas, informasi produk, dan bagi hasil terhadap minat nasabah dalam menggunakan Tabungan Firdaus pada PT Bank Aceh Syariah Kantor Cabang Batoh Banda Aceh. Data penelitian ini menggunakan data primer dalam bentuk kuesioner dengan pengolahannya menggunakan SPSS 23. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode analisis data model regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji parsial (uji-t) dan uji simultan (uji-F) dan tingkat signifikansi 5%. Hasil uji-F menunjukkan bahwa religiusitas, informasi produk, dan bagi hasil berpengaruh dan signifikan terhadap minat nasabah dalam menggunakan Tabungan Firdaus. Secara parsial religiusitas, informasi produk, dan bagi hasil berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah dalam menggunakan Tabungan Firdaus.
ANALISIS KESEHATAN BANK DAN FINANCIAL DISTRESS BERDASARKAN METODE RGEC (STUDI PADA BANK MEGA SYARIAH TAHUN 2015-2019) Zainal Muttaqim; Fauziah Aprilia Ningsih; Fauziatul Isnainiyah; Muhammad Fariz Zulkifli
Jihbiz: Global Journal of Islamic Banking and Finance. Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jihbiz.v4i1.12432

Abstract

Bank dapat dikatakan baik ketika dapat melakukan kegiatan operasionalnya dengan normal dan dapat memenuhi kewajibannya. Dengan keadaan bank yang baik tentunya akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Untuk mengetahui bank dalam keadaan baik atau tidak dapat dilakukan dengan penilaian kesehatan bank. Penilaian Kesehatan bank dapat dilakukan salah satunya dengan menganalisis dari hasil laporan keuangan bank tersebut. Sesuai peraturan Bank Indonesia No. 13/1/PBI/2011 tentang penilaian tingkat kesehatan bank, Bank Mega Syariah sebagai salah satu perbankan Syariah di Indonesia tentunya juga harus melakukan penilaian kesehatan bank. Hal ini agar mengetahui kondisi dan permasalahan yang dihadapi bank dan mengevaluasinya. Permasalahan yang terjadi dalam perbankan dapat menimbulkan financial distress, dimana keuangan perbankan dalam keadaan tidak sehat atau krisis. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini menganalisis kesehatan Bank Mega Syariah dengan menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital) yang bersumber dari laporan keuangan selama lima tahun dari 2015 hingga 2019. Selanjutnya dilakukan analisis apakah berpotensi terjadi financial distress atau tidak. Hasil dari penelitian ini menunjukan Bank Mega Syariah memperoleh PK-3 pada tahun 2015, 2018 dan 2019 serta memperoleh PK-2 pada tahun 2016 dan 2017, sehingga selama rentang waktu 2015 – 2019 dinilai dalam keadaan cukup sehat. Pengukuran financial distress dari hasil analisis ROA menunjukan bahwa Bank Mega Syariah pada tahun 2015, 2018 dan 2019 belum efektif dalam mengoptimalkan assetnya untuk mendapatkan keuntungan dan berpotensi mengalami financial distress.  Sedangkan dari hasil analisis NPF dan CAR Bank Mega Syariah pada tahun 2015 hingga 2019 dinyatakan tidak berpotensi terjadinya financial distress. 
PENGARUH INFLASI, TINGKAT BAGI HASIL, NON PERFORMING FINANCING, DAN PRODUK DOMESTIK BRUTO TERHADAP DEPOSITO MUDHARABAH PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA Novia Anindita Kumalasari; Zulpahmi Zulpahmi; Yadi Nurhayadi
Jihbiz: Global Journal of Islamic Banking and Finance. Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jihbiz.v4i1.12431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Inflasi, Tingkat Bagi Hasil, Non Performing Financing (NPF), serta Produk Domestik Bruto (PDB) terhadap simpanan mudharabah pada bank umum syariah di Indonesia. Subyek penelitian ini ialah seluruh bank syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2013-2019. Sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi linier berganda. Hasil penelitian ini secara parsial (uji t) Inflasi dan Tingkat Bagi Hasil berpengaruh signifikan terhadap deposito mudharabah. Sedangkan rasio Non Performing Financing (NPF) serta Produk Domestik Bruto (PDB) tidak memiliki pengaruh terhadap deposito mudharabah. Secara simultan (Uji F) menunjukkan bahwa Inflasi, Tingkat Bagi Hasil, Non Performing Financing (NPF), serta Produk Domestik Bruto (PDB) secara simultan memiliki pengaruh terhadap deposito mudhrabah. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5