cover
Contact Name
Dwi Astuti
Contact Email
jurnalpopulika@gmail.com
Phone
+6281578566925
Journal Mail Official
astibudiyanto@gmail.com
Editorial Address
nDalem Mangkubumen KT III 237 Yogyakarta 55132
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Populika
ISSN : 02162490     EISSN : 27759989     DOI : https://doi.org/10.37631/populika.v8i1
Jurnal POPULIKA is an open access, and peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and political issues: gender politics and identity, digital society and disruption, civil society movement, community welfare, social development, citizenship and public management, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, politics, governance & democracy, radicalism and terrorism.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2020): Populika" : 6 Documents clear
PERAN KEPOLISIAN RESORT PONOROGO DALAM MENJAGA STABILITAS POLITIK DALAM RANGKA PILKADES SERENTAK Ridho, Irvan Nur; Hilman, Yusuf Adam
POPULIKA Vol. 8 No. 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v8i2.342

Abstract

Peran kepolisian tidak dapat dipisahkan dari sistem sosial masyarakat. Kepolisian mempunyai peran yang penting dalam perkembangan sejarah perkembangan masyarakat. Maka dari itu dari waktu kewaktu peran kepolisian selalu mengalami perubahan seiring dengan perubahan sosial, perubahan politik, dan perubahan industri. Proses demokrasi dewasa semakin kompleks, untuk itu diperlukan peran dari berbagai pihak untuk menjaga stalibitas keamanan dan politik khususnya dari pihak kepolisian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran kepolisian dalam menjaga stabilitas politik dalam rangka pilkades  serentak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan,  dengan menggunakan pendekatan library research. Peran kepolisian dalam pelaksanaan tugasnya sebagai  penegak hukum dan petugas ketertiban masyarakat mepunyai beberapa peran dalam menjaga stabilitas politik. Upaya represif dan preventif dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
DAMPAK PEMBANGUNAN KAWASAN DESTINASI WISATA BENDUNGAN KARANGKATES BAGI MASYARAKAT DESA KARANGKATES KABUPATEN MALANG Sugiharto, Mochamad Aan
POPULIKA Vol. 8 No. 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v8i2.343

Abstract

Penelitian Dampak Pembangunan Kawasan Destinasi Wisata Bendungan Sutami di Desa Krangkates Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang ini bertujuan untuk melihat bentuk-bentuk perubahan sosial dan bagaimana perubahan sosial terjadi pada masyarakat Desa Karangkates setelah dibangunnya Bendungan Sutami dan menjadi kawasan destinasi wisata. Untuk itu, subjek penelitian pada penelitian ini adalah warga masyarakat Desa Karangkates yang telah tinggal sebelum Bendungan Sutami dibangun, juga warga Desa Karangkates yang menjadi pedagang maupun yang memanfaatkan Bendungan Sutami sebagai destinasi wisata. Untuk mendapatkan data yang diperlukan, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu dengan melakukan observasi, wawancara mendalam dan studi literatur termasuk mendapatkan informasi dari data monografi desa. data monografi desa diperlukan untuk melihat informasi terkait masyarakat Desa Karangkates secara periodik termasuk data pekerjaan masyarakat Desa karangkates sebelum dan sesudah pembangunan bendungan. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat sekitar memanfaatkan bendungan sebagai jalan alternatif, sumber air bersih dan sumber energi. Lebih jauh, bendungan yang telah dijadikan sebagai destinasi wisata memberikan mata pencaharian baru bagi masyarakat sekitar, sehingga perekonomian masyarakat yang sebelumnya hanya bergantung pada sektor pertanian menjadi semakin beragam.
PENDEKATAN KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PSIKOLOG DENGAN PENDERITA DEPRESI Salayan Putri, Shulbi Muthi Sabila
POPULIKA Vol. 8 No. 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v8i2.344

Abstract

Komunikasi merupakan proses yang sangat khusus,dan berarti dalam hubungan antar manusia dan pengalaman ilmu untuk menolong sesama, memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang besar. Komunikasi juga merupakan proses kompleks yang melibatkan perilaku dan memungkinkan individu untuk berhubungan dengan orang lain dan sekitarnya. dalam penelitian ini, penulis mencoba menganalisis komunikasi antarpribadi lewat perspektif psikologi bagaimana pesan yang disampaikan menjadi stimulus yang menimbulkan respon bagi individu yang lain , bagaimana lambang-lambang dapat bermakna dan bisa mengubah perilaku orang lain. Penelitian ini, memfokuskan pada pendekatan humanistis untuk efektivitas antarpribadi yang dilakukan psikolog dengan pasien penderita depresi. Dalam hal ini psikolog dituntut untuk mampu menurunkan kemampuan berkomunikasinya ketika melakukan interaksi dengan pasien sehingga psikolog dapat memposisikan dirinya dan dapat berpikir dengan perspektif yang sama, serta dapat memberikan umpan balik yang tepat. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode kualitatif deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan komunikasi antarpribadi yang dibangun oleh psikolog sehingga komunikasi dapat berlangsung secara efektif.
ANALISIS SWOT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA PULESARI KECAMATAN TURI KABUPATEN SLEMAN Suwarjo, Warjo
POPULIKA Vol. 8 No. 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v8i2.345

Abstract

This study aims to conduct a SWOT study in the development of Pulesari Tourism Village, Turi District, Sleman Regency. A qualitative descriptive approach is used to get a complete picture of Pulesari Tourism Village. Primary and secondary research data obtained through interviews, documentation, observation and FGD. The results showed that the development of Pulesari Tourism Village based on SWOT was very much needed. The results of the SWOT study conducted can provide the right strategic direction in the development of the Pulesari Tourism Village. Some of the superior strategies offered: (1) efforts to increase the economic value of zalacca by providing training to process zalacca fruits into various foods and drinks, packaging and marketing them; (2) presenting periodic local traditions as a tourist attraction; (3) increase the number of homestays and increase their eligibility standards as a tourist attraction; (4) Developing distinctive tourism icons that are different from other tourist villages with a choice of distinctive icons "Pulesari Tourism Village: cultural tourism village and outbound river tracking"; and (5) building networks with government agencies and the private sector to get assistance, training and assistance in the procurement and improvement of tourist support facilities as well as improving access to tourist village access roads. Following up on the offer of a number of these strategies, the Pulesari Tourism Village Manager needs to: 1) conduct further studies of the strategies that have been offered through a forum with the tourism village manager to determine the priority scale of the strategy chosen. 2) formulate coordination steps and establish intense communication with various parties, both with the Wonokerto Village Government, Sleman Regency Government through the Department of Tourism, other parties such as companies to obtain budget support as well as training, assistance and facilitation for the development of Pulesari Tourism Village.
ETNIS MINORITAS DALAM DUNIA PENDIDIKAN (Strategi Komunikasi Public Relations Perguruan Tinggi dalam Menyikapi Isu Intoleransi di Kota Yogyakarta) Zahra, Latifa
POPULIKA Vol. 8 No. 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v8i2.346

Abstract

Yogyakarta terkenal sebagai Kota Pendidikan. Pelabelan ini memiliki konsekuensi bahwa Yogyakarta merupakan kota yang multietnis. Sebagai pusat pendidikan di Indonesia, tentunya banyak masyarakat dari seluruh wilayah yang datang ke Yogyakarta. Beberapa tahun terakhir, Yogyakarta menerima hasul survey menjadi kota 10 besar yang intoleran. Hal ini berpengaruh terhadap citra yang dimiliki oleh kota ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang memperlihatkan isi dari Instagram milik perguruan tinggi di Yogyakarta yang memiliki unsur budaya, etnis ataupun agama kemudian dibandingkan satu dan lainnya.
Kekerasan Simbolik Dalam Koran Merapi (Analisis Wacana pada Pemberitaan Kekerasan Seksual Perempuan Koran Merapi Edisi Januari-Desember 2014 ) Waskyto Sugiyanto, Bagus Ajy
POPULIKA Vol. 8 No. 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v8i2.375

Abstract

Pemberitaan kekerasan seksual pada perempuan dalam Koran Merapi menempatkan posisi laki-laki menjadi subjek sedangkan perempuan menjadi objek, sehingga membentuk posisi yang timpang antara laki-laki dan perempuan. Posisi dominan laki-laki ini yang membuat pemberitaan masih terasa bias gender. Bordieu melihat fenomena ini sebagai kekerasan simbolik, kekerasan yang halus, tak kasat mata. Penelititan ini berupaya untuk melihat bagaiamana wacana kekerasan simbolik dalam pemberitaan kekerasan seksual pada perempuan di Koran Merapi. Untuk mengetahuinya penelitian ini menggunakan metode analisis wacana kritis yang membedah jalinan teks, kognisi, dan sosial pada Koran Merapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana kekerasan simbolik yang terdapat pada pemberitaan Koran Merapi meliputi, objektivikasi seksual pada perempuan, perempuan sebagai penyebab kekerasan seksual, perempuan harus mematuhi kehendak laki-laki, melestarikan mitos “suci” pada perempuan, dan ketidak seriusan dalam memandang esensi kekerasan seksual.

Page 1 of 1 | Total Record : 6