cover
Contact Name
Taufiqurokhman
Contact Email
abdimoestopo@jrl.moestopo.ac.id
Phone
+6285714422271
Journal Mail Official
abdimoestopo@jrl.moestopo.ac.id
Editorial Address
Jl. Hang Lekir I No. 8 Jakarta Pusat 10270
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2599249X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
ABDI MOESTOPO an open source journal, published by the Institute for Research and Community Service (LPPM), University of Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta to accommodate the results of research and community service activities carried out by researchers from various universities / research institutions.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 01 (2018): Januari 2018" : 5 Documents clear
Sosialiasi Makna Masa Puber bagi Remaja Desa Tegalrejo, Kalurahan Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Kabupeten Boyolali, Jawa Tengah Nur Fadhilah Al-Karimah
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 01 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.279 KB) | DOI: 10.32509/am.v1i01.481

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk sosialiasi ini terkait dengan apa dan bagaimana menghadapi masa puber bagi para remaja. Sosialiasi dilakukan di Desa Tegalreko, Kalurahan Ngesrep, Kecamatan Ngempak, Kabupaten Boyolali, Propinsi Jawa Tengah dengan peserta para remaja yang sedang mengalami masa puber. Sosialiasi penting karena masa puber merupakan masa-masa genting dalam kehidupan seorang anak sebelum menjadi manusia dewasa. Anak puber yang kematangannya menyimpang, kematangan seksualnya lebih cepat daripada kelompok seksnya, matang lebih awal (early maturers), akan kurang menguntungkan bagi anak perempuan daripada anak laki-laki. Anak perempuan yang matang lebih awal berperilaku lebih dewasa dan lebih berpengalaman, namun penampilan dan tindakannya dapat menimbulkan reputasi kegenitan seksual. Disamping itu anak perempuan yang matang lebih awal, kadang salah langkah dan mempunyai kegiatan sosial yang lebih bnayak daripada anak laki-laki. Sedangkan anak perempuan yang matang terlambat (Late Matures) pada umumnya tidak mengalami gangguan psikologis sebagaimana anak laki-laki.
Sosialisasi Penanggulangan dan Pencegahan Kecanduan Pornografi di Kalangan Remaja Kelurahan Maphar, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat Inge Hutagalung
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 01 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.317 KB) | DOI: 10.32509/am.v1i01.482

Abstract

Mengakses pornografi merupakan perbuatan terlarang di Indonesia sebagaimana diatur dalam UU Pornografi No. 44 Tahun 2008, namun kalangan remaja tidak sedikit yang mengaksesnya. Permasalahannya, mengapa remaja melakukan pilihan informasi pornografi? Untuk itu memberi pemahanan atas pada remaja tersebut, perlu dilakukan sosialisasi penanggulangan dan pencegahan atas bahaya kecanduan pornografi. Adapun lokasi pelaksanaan sosialisasi adalah Kelurahan Maphar, Taman Sari, Jakarta Barat, sedangkan metode yang digunakan adalah Learning Methodology yaitu metode pendekatan pembelajaran yang menitik beratkan pada peran serta peserta berdasarkan pengalaman, stimuli dan respon peserta terhadap stimuli. Peserta perempuan berjumlah 12 orang berusia 15-17 tahun dengan tingkat adiksi pornografi pada rekreasi yaitu mencari informasi pornografi untuk hiburan, sedangkan peserta laki-laki berjumlah 16 orang dengan usia 15-18 tahun, tingkat adiksi pornografinya berada pada tingkat berbahaya dan beresiko yakni mencari informasi pornografi sebagai kebutuhan.
Kegiatan Iptek bagi Masyarakat (IBM) Karang Taruna dan PKK Desa Kohod Pakuhaji untuk Peningkatan Nilai Tambah dalam Pengolahan Limbah Kelapa sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Masyarakat Yudhi Chandra Dwiaji; Nurato Nurato; Bethriza Hanum
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 01 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.553 KB) | DOI: 10.32509/am.v1i01.483

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan ketrampilan kepada mitra mengenai teknologi pengolahan limbah kelapa menjadi produk yang bernilai ekonomis melalui transfer teknologi dengan harapan setelah kegiatan ini terlaksana akan tercipta wirausaha baru. Juga diharapkan mitra yang menjadi target mampu menularkan kemampuannya kepada masyarakat sekitar dengan sasaran anggota PKK dan Karang Taruna yang berasal dari desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji. Metoda pendekatan dalam menyelesaikan masalah yang ada yaitu dengan melakukan Metode Transfer Teknologi (Ipteks) dan Kewirausahaan (Entrepreneurship), sehingga menghasilkan produk bernilai guna. Kegiatan Pelaksanaan Program Pengabdian pada Masyarakat terbagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tahap monitoring. Luaran dari kegiatan ini adalah berupa produk nata de coco, briket, dan asap cair. Semua peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik. Hal terlihat dari besarnya rasa ingin tahu mereka tentang materi yang diberikan. Kegiatan tindak-lanjut dilakukan setelah para peserta menerapkan beberapa pengetahuan yang disampaikan oleh Tim Pengabdi. Kegiatan tindak-lanjut dimaksudkan untuk mengetahui dampak dari diadakannya kegiatan ini. Kegiatan tersebut berupa adanya kewajiban bagi para peserta untuk mempraktekkan kembali cara pembuatan nata de coco, asap cair dan briket dari tempurung kelapa agar peserta benar-benar bisa dan paham disetiap tahapan proses pengolahan masing-masing produk tersebut. Hasil evaluasi yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa pengetahuan peserta untuk mengolah kelapa meningkat dan membuka pikiran peserta untuk memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan pendapatan. Sekitar 85 persen, peserta secara aktif menanggapi positif keterampilan dan pengetahuan yang disampaikan oleh Tim Pengabdi.
Sosialiasi Yasinan dan Tahlilan dalam Komunikasi Islam (Disampaikan pada Jamaah Masjid Al Adil - Jakarta Selatan) Muhtadin Muhtadin
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 01 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.31 KB) | DOI: 10.32509/am.v1i01.484

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini membahas sosialiasi Yasinan dan Tahlilan dalam Komunikasi Islam yang dikemas dalam bentuk ceramah sebagai sebuah dawah untuk meyakini dan mengamalkan aqidah dan syariah Islam. Yasinan, adalah membaca surat Yasin secara bersama-sama, baik setiap malam Jumat atau malam-malam tertentu di masjid, mushalla atau di rumah-rumah, sedang Tahlil, artinya pengucapan kalimat Laa ilaaha illallaah. Tahlilan artinya bersama-sama melakukan doa bagi orang yang sudah meninggal dunia. Acara Yasinan dan Tahlilan di masyarakat, menimbulkan pro dan kontra, dan sosialiasi ini mengkaji dalil-dalil atau dasar yang menjadi pegangan bagi mereka yang pro dan yang kontra. Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat dapat memahaminya pro dan kontra tersebut.
Pelatihan Literasi Media Digital sebagai Penanggulangan Dampak Negatif Internet pada Ketahanan Keluarga Putri Limilia; Benazir Bona Pratamawaty
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 01 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.216 KB) | DOI: 10.32509/am.v1i01.480

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga negatif bagi penggunanya. Salah satu dampak negatif yang sangat dikhawatirkan adalah konten-konten negatif yang dapat merusak nilai-nilai dan identitas bangsa. Selain itu, perkembangan tersebut juga dapat menimbulkan perubahan sosial dan mengancam ketahanan sosial psikologis sebuah keluarga. Misalnya saja dengan adanya teknologi, komunikasi orangtua dan anak secara tetap muka mulai berkurang intensitasnya. Masyarakat, khususnya orangtua, perlu dibekali dengan keterampilan literasi media digital agar dapat membentengi anak dari dampak negatif. Metode yang digunakan dalam pelatihan literasi media ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu: (1) survei;( 2) pembuatan modul; (3) pelatihan; (4) evaluasi. Hasil pelatihan memperlihatkan bahwa, pasca pelatihan, pengetahuan peserta mengenai dampak negatif internet bertambah. Peserta mulai menyadari bahwa mereka memiliki peran penting dalam mengurangi dampak negatif. Selain itu, perserta juga berhasil memiliki keterampilan baru dalam melakukan aduan konten negatif di setiap media sosial.

Page 1 of 1 | Total Record : 5