cover
Contact Name
Irfan
Contact Email
jurnal.eeict@gmail.com
Phone
+6281522777633
Journal Mail Official
jurnal.eeict@gmail.com
Editorial Address
KAMPUS UNISKA M A B BANJARMASIN Jl. Adhyaksa No. 2 Kayutangi Banjarmasin Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication)
ISSN : 26544296     EISSN : 26152169     DOI : -
Jurnal EEICT fokus pada bidang teknik elektro rekayasa pemrosesan sinyal, listrik (listrik), elektronik, instrumentasi & kontrol, telekomunikasi, komputasi dan informatika.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2019)" : 5 Documents clear
Penerapan Internet Of Things (Iot) Sebagai Pengendali Peralatan Listrik Dan Pemantau Daya Listrik Berbasis Web Syafriyadi Nor
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v2i2.4431

Abstract

Penerapan  teknologi  Internet  Of Thing  (IoT)  telah  berkembang  pesat,  baik  digunakan  untuk aplikasi di  industri maupun rumah tangga. Dengan penerapan teknologi IoT, peralatan listrik rumah tangga dapat dikendalikan   secara otomatis melalui web, baik melalui internet maupun jaringan lokal. Interface web ini dapat mengatur  kapan  perangkat  dinyalakan  dan kapan  dimatikan.  Pembuatan  webserver ini menggunakan bahasa HTML,PHP, dan Javascript. Internet of Things didefinisikan sebagai interkoneksi dari perangkat komputasi tertanam (embedded computing devices) yang teridentifikasi secara unik dalam keberadaan infrastruktur internet.  Sistem  kendali  pada  penelitian  ini  dirancang  menggunakan  Nodemcu ESP8266 12E  sebagai pusat kendali dari sistem dan komunikasi kontroler ke internet melalui media wifi, serta modul Solid State Relay (SSR) guna sebagai saklar elektrik antara nodemcu dengan peralatan listrik dengan sumber PLN, sensor ZMPT101B sebagai sensor untuk membaca tegangan dari sumber PLN dan sensor ACS712 30 A sebagai sensor yang membaca arus listrik. Perangkat lunak pemrograman menggunakan arduino IDE. Hasil dari perancangan adalah sistem kontrol lampu atau peralatan listrik lainya yang dapat dikendalikan melalui web. Sistem pemantauan ini menggunakan layanan web hosting sebagai cloud database. Pengamatan dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pengiriman data pemantauan. Perangkat didesain untuk mengirimkan data pemantauan setiap 1 detik. Hasil pengiriman  menunjukkan data tegangan, arus, dan daya berupa grafik dan tabel pada web. Kata kunci:   Internet of Things, Nodemcu 8266 12E, sensor arus ACS712, sensor tegangan ZMPT101B dan   Solid State Relay (SSR)
Perancangan dan Implementasi Sistem Pendeteksi Fibrilasi Atrium (FA) Portabel Rendah-Biaya insani abadi bangsa; Ahsanal Kasasiah
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v2i2.2443

Abstract

Perekam EKG konvensional yang terdapat pada rumah sakit dan instansi kesehatan lainnya berharga mahal dan memiliki ukuran yang besar. Hal ini menyebabkan mesin EKG tidak dapat digunakan untuk melakukan monitoring keadaan pasien untuk waktu yang lama, misalnya 12–24 jam. Padahal, beberapa penyakit kardiovaskular seperti fibrilasi atrium (FA) hanya memperlihatkan simtom secara acak dan jarang sehingga sangat kecil kemungkinan penyakit dapat terdeteksi pada saat dilakukan pengecekan EKG di rumah sakit. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem pendeteksi fibrilasi atrium (FA) yang bersifat portabel. Sistem dirancang dan diimplementasikan menggunakan dua mikrokontroler, yaitu Arduino Uno dan Raspberry Pi. Pendeteksian FA dilakukan menggunakan Teager Energy Operator (TEO).Kata Kunci: fibrilasi atrium, elektrokardiogram, teager energy operator
Modul Step Up Untuk Modem Indihome Menggunakan Arduino Nano Dan Sensor Arus Ina219 Vherda Rifqi Pranata
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v2i2.4432

Abstract

Semenjak menggunakan aplikasi my indihome, teknisi sering mengalami kendala saat pengaktifan modem indihome. Pada skripsi ini, penulis akan membuat alat untuk mempercepat instalasi indihome di rumah pelanggan dengan kabel step up menggunakan Arduino Nano. Alat ini digunakan sebagai pengganti power supply atau adaptor yang harus dihubungan ke sumber listrik. Karena proses instalasi pemasangan indihome yang harus memakan banyak waktu dan jarak yang jauh, maka alat ini dibuat agar waktu yang digunakan teknisi saat mengaktifkan modem bisa bersamaan dengan selesainya instalasi pemasangan dirumah pelanggan dan alat yang dibuat dapat membaca arus dan tegangan untuk modem dengan cara menaikan tegangan dari inputan power bank dari 5V ke 12V sesuai dengan kebutuhan tegangan dari modem. Sensor INA219 akan membaca apakah tegangan dan arus apakah akan sesuai dengan tegangan yang dibutuhan modem. Keluaran 5V dari power Bank kemudian akan dinaikan oleh modul step up ke 12V. Hasil keluaran tegangan dan arus dari alat tersebut akandi baca oleh sensor untuk menampilkan hasil keluaran dari tegangan dan arus dari modul tersebut. Sehingga dapat dilihat oleh teknisi bahwa tegangan tersebut sesuai dengan kebutuhan modem yang akan di pasang.  Kata Kunci: Powerbank, Arduino Nano, Sensor Arus INA219, LCD
OPTIMALISASI SOLAR CELL MENGGUNAKAN UMPAN BALIK LAMPU moethia faridha; ani meiliani noor hafizah; ayu novia lisdawati
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v2i2.2451

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada saat ini menjadi energi terbarukan alternatif yang paling digemari pada saat ini. PLTS merupakan pembangkit yang menggunakan solar sel atau panel surya untuk mendapatkan energi matahari. Indonesia merupakan daerah khatulistiwa, daerah tropis yang selalu mendapatkan sinar matahari dari jam 06.00-17.00. Tetapi kenyataannya jam efektif solar sel tidak seperti itu hal tersebut, dikarenakan posisi pagi atau senja mempengaruhi penerimaan solar sel begitu pula sudut kemiringan cahaya matahari, kondisi berawan, dan mendung. Bahkan pada saat malam hari solar sel sama sekali tidak mendapatkan energi.Dalam penelitian ini, peneliti akan memberikan umpan balik cahaya agar pada saat malam hari dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi ke solar sel agar mendapatkan energi walaupun bukan jam efektif. Caranya memberikan umpan balik berupa lampu LED, lampu LHE dan lampu pijar. Lampu yang digunakan terlebih dahulu dicari lumen yang hampir mendekati dengan daya (P) yang berbeda. Dari tiga jenis lampu tersebut akan diukur tegangan dan arusnya disisi output inverter.Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi pengukuran tegangan (v), arus listrik (I), daya listrik (P) dan intensitas cahaya pada solar sel dengan umpan balik lampu LED, LHE dan pijar melalui inverter serta menganalisa pengukuran tegangan (v), arus listrik (I), daya listrik (P) dan intensitas cahaya pada solar sel dengan umpan balik lampu LED, LHE dan pijar melalui inverterDari hasil pengukuran lampu LHE, LED dan lampi pijar, Intensitas cahaya tegangan, arus dan daya yang dihasilkan yang sangat berpengaruh terhadap kinerja panel surya adalah lampu LHE dibandingkan lampu LED dan pijarl ini disebabkan karena cahaya lampu LHE lebih fokus terarah sedangkan lampu pijar lebih banyak dikonversi ke panas dibandingkan cahaya. Hasil pengukuran yang didapat untuk tegangan paling besar Dari Lampu LHE 7,30 Volt masih di bawah nilai dari hasil penyinaran matahari sebesar 12 v.Kata Kunci   : Solar sell, optimalisasi, lhe, led pijar
Pengaruh Variasi Suhu Kalsinasi pada Sifat Optik ZrO2 Hasil Ekstraksi Pasir Zirkon Alam ayu novia lisdawati; saiful karim
EEICT (Electric, Electronic, Instrumentation, Control, Telecommunication) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/eeict.v2i2.3220

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi sifat optik ZrO2 menggunakan instrumen spektrofotometer UV-Vis, terdapat empat sampel serbuk ZrO2 berasal dari pasir zircon alam yang disintesis menggunakan metode alkali fusion dan kopresipitasi dan dikalsinasi pada suhu 575°C, 625°C, 675°C, 725°C dengan waktu penahanan 4 jam. Karakterisasi ini melihat pengaruh suhu kalsinasi pada sifat optik  ZrO2, dengan meningkatnya suhu kalsinasi dari 575°C sampai dengan 725°C, sifat optik dari ZrO2 yaitu nilai energi gapnya cenderung meningkat. Nilai panjang gelombang dan energi gap dari masing-masing suhu kalsinasi 575°C, 625°C, 675°C, 725°C berturut-turut adalah 278 nm dan 4,22 eV, 276 nm dan 4,25 eV, 275 nm dan 4,26 eV, 274 nm dan 4,28 eV. Kata kunci : energi gap,  kalsinasi, Sifat Optik, ZrO2

Page 1 of 1 | Total Record : 5