cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Vocational : Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan
ISSN : 27750019     EISSN : 27746283     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
UPAYA PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) GURU DI SMK NEGERI 7 PALANGKA RAYA HAMBALI, AKHMAD
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i1.4084

Abstract

In the field of education, human resources are crucial for facilitating learning processes. These include teachers, students, and other educators who transfer knowledge to students. Human resources have a critical role in creating positive and productive learning environments. The education crisis in Indonesia is largely due to the lack of teachers and their role as teachers integrating technology in the modern era. Teachers must continuously adapt and enhance their skills through various activities such as lectures, training, seminars, and webinars to improve their teaching abilities. This study, conducted in April and June 2024, aims to understand and describe the teacher's skill enhancement through a series of educational activities. The research findings suggest that for improving human resource competencies in education, teachers should focus on teaching through formal education, training, seminars, and webinars to improve their teaching skills. ABSTRAKDalam bidang pendidikan, sumber daya manusia sangat penting untuk memperlancar proses pembelajaran. Sumber daya manusia tersebut meliputi guru, siswa, dan pendidik lainnya yang mentransfer ilmu pengetahuan kepada siswa. Sumber daya manusia memiliki peran yang krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan produktif. Krisis pendidikan di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh kurangnya guru dan peran guru sebagai pengajar yang mengintegrasikan teknologi di era modern. Guru harus terus beradaptasi dan meningkatkan keterampilannya melalui berbagai kegiatan seperti ceramah, pelatihan, seminar, dan webinar untuk meningkatkan kemampuan mengajarnya. Penelitian yang dilakukan pada bulan April dan Juni 2024 ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan peningkatan keterampilan guru melalui serangkaian kegiatan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pendidikan, guru harus fokus pada pengajaran melalui pendidikan formal, pelatihan, seminar, dan webinar untuk meningkatkan keterampilan mengajarnya.
ANALISIS HASIL PRAKTIK PENATAAN RAMBUT TOP MESH SISWA KELAS XI TATA KECANTIKAN KULIT DAN RAMBUT SMK TARBIYAH ISLAMIYAH Sari , Dian Maya; Aulia , Regita Rehan
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i1.4670

Abstract

The results of hair styling can be assessed and measured scientifically, both cognitively and psychomotorly. Students still have difficulty with hair styling, especially with Top mesh hair styling material. This research method uses descriptive. The research population is 30 students. Sampling using a total sampling technique. Data analysis using descriptive techniques, analysis requirements using observer agreement and percentage. The research instrument used was an observation sheet of the results of the top mesh hair styling practice observed by 3 observers, namely 1 observer from a competent expert in the field of hair styling and 2 observers from beauty teachers at SMK Tarbiyah Islamiyah with an assessment scale using a Likert scale with a score of 4.3, 2.1. The data for this study were collected using an observation sheet of the results of the top mesh hair styling practice on students at SMK Tarbiyah Islamiyah. Based on the research conducted, it is known that the average score of students is 80 with the highest score of 97 and the lowest score of 50. The results of observations on the Top Mesh Hair Styling Results of class XI students at SMK Tarbiyah Islamiyah which were assessed by 3 (three) observers, show that of the 30 people in the research sample, 14 people (47%) tended to be very good, then 7 people (23%) tended to be good, and 6 people (20%) tended to be quite good, then 3 people (10%) tended to be less good.. Thus it is concluded that the results of the Topmesh hair styling practice of class XI students at SMK Tarbiyah Islamiyah are considered very good. ABSTRAKHasil penataan rambut dapat dinilai dan diukur secara ilmiah, baik dilihat dari kognitif dan psikomotor. peserta didik masih mengalami kesulitan untuk melakukan penataan rambut khususnya materi penataan rambut Top mesh. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif. Populasi Penelitian adalah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan teknik deskriptif, persyaratan analisis dengan menggunakan kesepakatan pengamat dan persentase. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar pengamatan hasil praktik penataan rambut top mesh yang diamati 3 orang pengamat yaitu 1 orang pengamat dari ahli yang berkompeten dibidang penataan rambut dan 2 orang pengamat dari guru tata kecantikan di SMK Tarbiyah Islamiyah dengan skala penilaian menggunakan skala likert dengan skor 4,3,2,1. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan lembar pengamatan hasil praktek penataan rambut top mesh pada siswa SMK Tarbiyah Islamiyah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diketahui hasil rata-rata skor siswa sebesar 80 dengan skor tertinggi 97 dan skor terendah 50. Hasil pengamatan pada Hasil Penataan Rambut Top mesh siswa kelas XI di SMK Tarbiyah Islamiyah yang dinilai oleh 3 (tiga) orang pengamat (observer) maka diketahui bahwa dari 30 orang sampel penelitian, 14 orang (47%) cenderung sangat baik lalu 7 orang (23%) cenderung baik, dan 6 orang (20%) cenderung Cukup baik, lalu 3 orang (10%) cenderung kurang baik. Dengan demikian disimpulkan bahwa hasil praktik penataan rambut Topmesh siswa kelas XI di SMK Tarbiyah Islamiyah dinilai sangat baik.
KEMITRAAN SEKOLAH DAN DUNIA USAHA DAN INDUSTRI: STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DAN KESIAPAN KERJA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) Zohratuddini, Dira; Suhardi, Muhamad; Antari, Diana Nofia; Amna, Amna; Sansiska, Yela Amelia; Nabil, M. Aufan
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i1.6354

Abstract

ABSTRACT The partnership between schools and the business/industrial sector (DU/DI) is a vital strategy in enhancing the quality of vocational education and the job readiness of graduates. Through this collaboration, schools can adapt their curriculum, learning methods, and training facilities to align with the evolving needs of the workforce. This study aims to examine the role of school collaboration with DU/DI and the implementation of internship programs in shaping student competencies that align with the needs of the workforce. This research employs a literature review method, a qualitative approach conducted by analyzing various sources to gain an in-depth understanding of the partnership between schools and the business and industrial sectors (DUDI). The findings indicate that hands-on experience through internships significantly contributes to the improvement of students’ technical skills, professional work attitudes, and career insights. Furthermore, the quality of internship implementation, evaluation systems, teacher support, and students’ internal motivation are key success factors for the program. Therefore, a strong synergy between schools and DU/DI must continuously be strengthened to ensure that graduates are well-prepared, competent, and competitive in entering the workforce. ABSTRAK Kemitraan antara sekolah dan dunia usaha/dunia industri (DU/DI) menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan kesiapan kerja lulusan. Melalui kolaborasi ini, sekolah dapat menyesuaikan kurikulum, metode pembelajaran, serta fasilitas pelatihan agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kerja sama sekolah dengan DU/DI serta pelaksanaan program magang dalam membentuk kompetensi siswa yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, yaitu pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan mengkaji berbagai sumber pustaka untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai kemitraan antara sekolah dan dunia usaha serta industri (DUDI). Hasil kajian menunjukkan bahwa pengalaman langsung melalui magang memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan keterampilan teknis, sikap kerja profesional, serta wawasan karier siswa. Selain itu, kualitas pelaksanaan magang, sistem evaluasi, dukungan guru, dan motivasi internal siswa menjadi faktor penentu keberhasilan program tersebut. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara sekolah dan DU/DI perlu terus ditingkatkan agar lulusan memiliki kesiapan yang optimal untuk memasuki dunia kerja secara kompeten dan berdaya saing.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL TERHADAP EFEKTIVITAS PELAKSANAAN MANAJEMEN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Rahman, Aulia; Tananda, Opi; Sari, Bella Fitria; Jalinus, Nizwardi; Ernawati, Ernawati
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i1.5856

Abstract

This study aims to examine in depth the influence of digital media use on increasing the effectiveness of management implementation in Vocational High Schools (SMK). The background of this study is based on the urgency of educational transformation in the digital era, where technology-based school governance is a necessity to replace manual systems that are no longer efficient and responsive to change. The method used is the Systematic Literature Review (SLR) of 20 reputable national journal articles indexed in SINTA, which are systematically analyzed to synthesize empirical evidence. The results of the study show that the use of digital media, such as management information systems, administration applications, and online collaboration platforms, has a significant positive impact. This influence clearly supports four main managerial functions: planning becomes more data-driven, organizing resources is more efficient, task implementation is more coordinated through instant communication, and the evaluation and supervision process becomes more transparent and accountable. The main conclusion is that comprehensive digital media integration must be a priority. The implications of these findings can be a strategic basis for developing policies and designing more effective and sustainable digital systems in the vocational education management ecosystem. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pengaruh penggunaan media digital terhadap peningkatan efektivitas pelaksanaan manajemen di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Latar belakang penelitian ini berangkat dari urgensi transformasi pendidikan di era digital, di mana tata kelola sekolah berbasis teknologi menjadi sebuah keniscayaan untuk menggantikan sistem manual yang tidak lagi efisien dan responsif terhadap perubahan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 artikel jurnal nasional bereputasi yang terindeks dalam SINTA, yang dianalisis secara sistematis untuk mensintesis bukti-bukti empiris. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital, seperti sistem informasi manajemen, aplikasi administrasi, dan platform kolaborasi daring, memberikan dampak positif yang signifikan. Pengaruh ini secara nyata mendukung empat fungsi utama manajerial: perencanaan menjadi lebih berbasis data (data-driven), pengorganisasian sumber daya lebih efisien, pelaksanaan tugas lebih terkoordinasi melalui komunikasi instan, serta proses evaluasi dan pengawasan menjadi lebih transparan dan akuntabel. Simpulan utamanya adalah integrasi media digital secara menyeluruh harus menjadi prioritas. Implikasi temuan ini dapat menjadi dasar strategis bagi pengembangan kebijakan dan perancangan sistem digital yang lebih efektif serta berkelanjutan dalam ekosistem manajemen pendidikan vokasi.
PERAN SUPERVISI AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMK TELKOM PEKANBARU Sari, Bella Fitria; Tananda, Opi; Ambiyar, Ambiyar; Usmeldi, Usmeldi
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i1.6237

Abstract

Student discipline and learning motivation are fundamental pillars in achieving quality education, especially in Vocational High Schools (SMK). This study focuses on an in-depth analysis of how the role of academic supervision can effectively improve student discipline and learning motivation. This case study was conducted at SMK Telkom Pekanbaru. The research method used is a descriptive qualitative approach, which aims to understand the meaning and direct experience of the research subjects. Important stages include purposive selection of subjects consisting of teachers and students, as well as comprehensive data collection through in-depth interviews, participatory observations in class, and analysis of documentation related to the learning and supervision process. The results of the study indicate that academic supervision has a very crucial and strategic role. Supervision that is carried out effectively with a systematic, reflective, and participatory approach has been proven to be able to improve teacher professional competence. This has a direct impact on the creation of a positive classroom climate, where student discipline increases due to the clarity of structure and consistency, while learning motivation grows through a more enjoyable and relevant learning approach. It is concluded that quality academic supervision is not just administrative control, but a main instrument for quality development that must be a priority in managing education in SMK. ABSTRAKKedisiplinan dan motivasi belajar siswa merupakan pilar fundamental dalam mencapai kualitas pendidikan, khususnya di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini berfokus pada analisis mendalam mengenai bagaimana peran supervisi akademik dapat secara efektif meningkatkan kedisiplinan dan motivasi belajar siswa. Studi kasus ini dilaksanakan di SMK Telkom Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk memahami makna dan pengalaman langsung dari subjek penelitian. Tahapan pentingnya meliputi pemilihan subjek secara purposif yang terdiri dari guru dan siswa, serta pengumpulan data komprehensif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif di kelas, dan analisis dokumentasi terkait proses pembelajaran dan supervisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik memiliki peran yang sangat krusial dan strategis. Supervisi yang dilaksanakan secara efektif dengan pendekatan yang sistematis, reflektif, dan partisipatif terbukti mampu meningkatkan kompetensi profesional guru. Hal ini berdampak langsung pada terciptanya iklim kelas yang positif, di mana kedisiplinan siswa meningkat karena adanya kejelasan struktur dan konsistensi, sementara motivasi belajar tumbuh melalui pendekatan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan relevan. Disimpulkan bahwa supervisi akademik berkualitas bukan sekadar kontrol administratif, melainkan sebuah instrumen utama pengembangan mutu yang harus menjadi prioritas dalam pengelolaan pendidikan di SMK.

Page 1 of 1 | Total Record : 5