cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
Jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM)
ISSN : 27748022     EISSN : 27745791     DOI : -
Core Subject : Education,
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) terbit 4 (Empat) kali setahun pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2021)" : 15 Documents clear
EFEKTIVITAS VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI DIMENSI TIGA DENGAN MENGGUNAKAN PEN TABLET EVI MAFIDAH
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.627

Abstract

Kebijakan pemerintah yang mengubah pembelajaran tatap muka menjadi daring menuntut kreatifitas dan inovasi guru sehingga hak peserta didik dapat terpenuhi selama proses belajar. Sementara hasil observasi selama pandemi sebagian besar guru menggunakan bahan ajar berupa PPT MS.Word maupun PDF sederhana,sehingga membuat peserta didik merasa bosan karena belum mampu memahami meteri dengan benar tanpa adanya penjelasan dari guru. Fenoma tersebut yang menjadikan motivasi untuk mengembangkan media pembelajaran dalam bentuk Video berbasis Pen Tablet. Best practise ini disusun dengan tujuan untuk mendeskripsikan praktek baik dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh meggunakan video pembelajaran berbasis Pen tablet pada materi dimensi tiga di MAN 1 Tuban. Praktek terbaik dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 yaitu bulan Juli sampai Agustus 2021. Karya ilmiah ini mengggambarkan tentang peningkatan kehadiran siswa, nilai rata rata ulangan harian dan respon siswa terhadap video. Adapun subyek penelitian yaitu peserta didik kelas XII IPS dan XII IPA di MAN 1 Tuban Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban sebanyak 112 siswa dengan membawa perubahan yang signifikan yaitu kehadiran siswa sebelum menggunakan video mencapai 61.61 %,setelah mengggunakan video berbasis Pen Tablet sebesar 83.92%, sedangkan rata rata nilai ulangan yang dicapai rata rata di atas KKM yaitu 77 dan respon terhadap video sebanyak 138 kali ditonton.
PENGGUNAAN METODE RESITASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VIII SMP PEMBANGUNAN UNP PADANG TAHUN PELAJARAN 2005/2006 DERITA HELFI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.628

Abstract

Belajar adalah proses yang aktif, proses yang diarahkan kepada tujuan dan proses berbuat melalui pengalaman. Jadi, agar siswa benar-benar tertarik dan merespon setiap pembelajaran matematika mereka harus diberi pengalaman-pengalaman berupa tugas-tugas atau latihan yang bersifat merangsang keingintahuannya terhadap materi matematika. Sejauh ini pembelajaran dengan memberikan tugas-tugas atau latihan telah dilakukan oleh guru matematika di SMP Pembangunan UNP Padang, tapi belum terlaksana dengan baik. Guru belum efektif dalam memberikan tugas, guru tidak selalu memeriksa dan memberikan nilai. Akibatnya hanya sebagian siswa yang benar-benar mengerjakan tugasnya dengan baik sehingga tujuan dari pemberian tugas tidak tercapai, yaitu untuk meningkatkan hasil belajar matematika serta meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar. Salah satu langkah yang dapat ditempuh oleh guru adalah dengan menggunakan metode resitasi dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak penggunaan métode resitasi terhadap hasil belajar matematika siswa di kelas VIII SMP Pembangunan UNP Padang tahun pelajaran 2005/2006. Hipotesis yang dikemukakan adalah hasil belajar matematika siswa yang diberi metode resitasi lebih baik daripada hasil belajar matematika siswa tanpa menggunakan metode resitasi. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan model rancangan Randomized Control Group Only Design (RCGOD). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Pembangunan UNP Padang Tahun Pelajaran 2005/2006. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-A sebagai kelas kontrol. Rata-rata tes akhir siswa kelas eksperimen adalah 61,76 sedangkan rata rata hasil tes akhir siswa kelas kontrol adalah 53,66. Pengolahan data hasil tes akhir dilakukan melalui uji hipotesis yang menggunakan uji-t. Setelah dianalisis diperoleh thitung = 2,33, sedangkan pada ? = 0,05 dan dk-77, diperoleh harga ttabel = 1.67. Karena thitung > ttabel maka hipotesis diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika yang diberi metode resitasi lebih baik daripada hasil belajar matematika siswa tanpa menggunakan metode resitasi.
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI METODE DISKUSI KELOMPOK MENGGUNAKAN POINT SYSTEM BAGI SISWA KELAS X SMAN 16 TEBO PUWERMAN PUWERMAN
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi belajar bahasa Indonesia melalui metode diskusi kelompok menggunakan point system bagi siswa kelas X di SMA Negeri 16 Kabupaten Tebo Provinsi Jambi tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 16 Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo Provinsi Jambi tahun pelajaran 2016/2017, yang berjumlah 30 siswa. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Teggart, terdiri dari II siklus yang setiap siklusnya terdiri dari perencanaan (Plan), tindakan (action), pengamatan (observation), dan kontemplasi (reflection). Pelaksanaan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dengan rincian dua pertemuan untuk melaksanakan proses pembelajaran satu sesi (2 x 45 menit) untuk ulangan harian. Hal ini dibuktikan pada pertemuan I persentase yang mengajukan pertanyaan hanya 10,2%, yang mengeluarkan pendapat 5,25%, mencatat sebanyak 15,78%, dan yang mengikuti pembelajaran sebesar 14,42% dengan total jumlah persentase sejumlah 45,65%. Kemudian selanjutnya meningkat pada Siklus II yakni persentase yang mengajukan pertanyaan hanya 21,05%, yang mengeluarkan pendapat 23,86%, mencatat sebanyak 34,21%, dan yang mengikuti pembelajaran sebesar 18,45% dengan total jumlah persentase sejumlah 97,39%. Maka setelah melihat hasil pertemuan I dan II peneliti menerapkan point system pada pertemuan selanjutnya, maka terdapat hasil yang signifikan, terdapat hasil pengamatan yang meningkat dari siklus I ke siklus II. Peningkatan terjadi di siklus II karena telah diterapkannya point system.
PENINGKATAN PEMAHAMAN MAKNA TEMBANG PANGKUR DENGAN PENERAPAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 1 CANDIROTO KABUPATEN TEMANGGUNG LINA WAHYU SETYA UTAMI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai penerapan video pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap makna Tembang Pangkur. Fitur yang di teliti fokusnya adalah hasil belajar peserta didik dalam menerapkan bahan ajar berupa video sebagai media pembelajaran Tembang Macapat Pangkur. Dalam pembelajaran diperlukan evaluasi untuk mengukur tingkat keberhasilan seorang pengajar dalam menyampaikan materi khususnya tembang macapat, yang semula pembelajaran KD. Menelaah Teks Tembang Pangkur dilakukan tidak menggunakan media ajar berupa video, maka untuk meningkatkan pemahaman peserta didik dalam memaknai Tembang Pangkur dilakukan dengan menerapkan bahan ajar berupa video pembelajaran. Peningkatan pemahaman terhadap makna Tembang Pangkur, dapat dilihat dari hasil belajar peserta didik setelah menerapkan video pembelajaran. Dari 38 peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Candiroto Kabupaten Temanggung Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 yang menjadi obyek penelitian dengan uji tes soal , mengalami peningkatan hasil belajar peserta didik yang semula presentase ketuntasan 52,63% sebelum menerapkan video pembelajaran, berdasarkan penelitian observer setelah menerapkan video pembelajaran mencapai ketuntasan 84,21 %.
BEST PRACTICE PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI MUSIK KELAS X DI SMAN 1 CANDIROTO ACHMAD SOLICHUL HADI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v1i4.643

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menjelaskan pengaruh penggunaan google classroom terhadap kualitas pembelajaran siswa pada mata pelajaran seni musik kelas X di SMAN 1 Candiroto. (2) menjelaskan pengaruh penggunaan google classroom terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni musik kelas X di SMAN 1 Candiroto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Candiroto. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu siswa kelas X 3 SMAN 1 Candiroto. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes objektif, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif signifikan penggunaan google classroom, terhadap kualitas pembelajaran siswa pada mata pelajaran seni musik kelas X di SMAN 1 Candiroto dengan nilai t hitung> t tabel (2.357 > 2.045) dan nilai signifikansi 0.025. Artinya penggunaan google classroom dapat meningkatkan kualitas pembelajaran siswa pada mata pelajaran seni musik kelas X di SMAN 1 Candiroto. (2) terdapat pengaruh positif signifikan penggunaan google classroom terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni musik kelas X di SMAN 1 Candiroto sebesar 2.44 kali dengan signifikansi 0.016. Artinya penggunaan google classroom berpengaruh signifikan sebesar 2.44 kali terhadap hasil belajar siswa.

Page 2 of 2 | Total Record : 15