cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
JURNAL P4I Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd Phone: 085239967417 Email: ardhysmart7@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
ISSN : 27748014     EISSN : 27747034     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022)" : 4 Documents clear
MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN SEQUENTIAL AROUND TABLE (SAT) DAPAT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIAPADA SISWA KELAS IV AHMAD MUZAYYIN
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i2.1149

Abstract

This study aims to analyze and determine the improvement in the quality of learning by looking at the activities and student achievement through the SAT learning model in learning Indonesian. The form of this research is Classroom Action Research (CAR) which is carried out in two cycles, each cycle consists of four steps, namely (1) Planning, (2) Action, (3) Observation, (4) Reflection. The subjects of this study were class IV students of MI Mambaul Ulum Dagan totaling 24 people in the even semester of 2020/2021. The results of data analysis in this study obtained the following data: the value of student learning activities in the first cycle was 68% and the second cycle was 86%. The average absorption of learning outcomes in the first cycle was 77% and the second cycle was 80%, while the students' learning mastery in cycle I and cycle II were 63% (16 students) and 88% (20 students) respectively. Indonesian language through the SAT learning model can improve the quality of learning by looking at the learning activities and learning achievements of fourth grade students at MI Mambaul Ulum Dagan. high) it is recommended that the CAR cycle is not only two cycles and student readiness needs to be improved again. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui adanya peningkatan kualitas pembelajaran dengan melihat aktivitas dan prestasi belajar siswa melalui model pembelajaran SAT dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri empat langkah yaitu (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Pengamatan, (4) Refleksi. Adapun subyek penelitian ini adalah Siswa kelas IV MI Mambaul Ulum Dagan berjumlah 24 orang pada semester Genaptahun 2020/2021. Hasil analisis data dalam penelitian ini diperoleh data sebagai berikut: nilai aktivitas belajar siswa pada siklus 1 dipeoleh 68 % dan siklus II diperoleh 86 %. Rata-rata daya serap hasil belajar siklus I diperoleh 77 % dan siklus II diperoleh 80%, sedangkan ketuntasan belajar siswa siklus I dan siklus II yaitu masing-masing 63 % (16 siswa) dan 88 % (20 siswa) hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia melalui model pembelajaran SAT dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan melihat aktivitas belajar dan prestasi belajar siswa kelas IV MI Mambaul Ulum Dagan Berdasarkan hasil penelitian, disarankan beberapa hal antara lain: ada baiknya mencoba model pembelajaran SAT ini dan agar prestasi belajar meningkat (ketuntasan belajar lebih tinggi) disarankan siklus PTK tidak hanya dua siklus dan kesiapan siswa perlu ditingkatkan lagi.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN EKOSISTEM MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING MATA PELAJARAN IPA KELAS V SUBIYATMI SUBIYATMI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i2.1150

Abstract

The research was motivated by the problem of low student learning outcomes, then through a scientific approach with the Discovery Learning learning model to improve the learning outcomes of fifth grade students at SDN Ciamis, North Sungkai District, North Lampung Regency. This research is a best practice activity consisting of two cycles, the stages of each cycle are planning, implementation, observation and reflection. The results of the analysis of student learning outcomes for class V SDN Ciamis North Sungkai District, North Lampung Regency in the first cycle of action were obtained from the number of students 26 students who took the test, there were 15 students or 57.69% who completed and 11 students or 42.30% declared not yet finished. With an average value of 67.30. Then the results of the analysis of student learning exams in cycle 2 were obtained from the number of students 26 students who took the test, there were 24 students or 92.30% who completed and 2 students or 7.69% were declared incomplete. With an average value of 83.46. Based on the results of the study, the researcher can conclude that through a scientific approach with the Discovey Learning learning model, learning Ecosystem science subjects for class V at SDN Ciamis can improve student learning outcomes. ABSTRAKPenelitian dilatar belakangi oleh permasalahan pada hasil belajar siswa rendah, maka melalui pendekatan santifik dengan model pembelajaran Discovery Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Ciamis Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini adalah kegiatan best practice yang terdiri dari dua siklus, tahapan setiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil analisis ujian hasil belajar siswa kelas V SDN Ciamis Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara pada tindakan siklus 1 diperoleh dari jumlah siswa 26 siswa yang mengikuti tes, terdapat 15 siswa atau 57,69% yang tuntas serta 11 siswa atau 42,30% dinyatakan belum tuntas. Dengan nilai rata-rata 67,30. Kemudian pada hasil analisis ujian belajar siswa pada siklus 2 diperoleh dari jumlah siswa 26 siswa yang mengikuti tes, terdapat 24 siswa atau 92,30% yang tuntas serta 2 siswa atau 7,69% dinyatakan belum tuntas. Dengan nilai rata-rata 83,46. Berdasarkan hasil belajar peneliti dapat menyimpulkan bahwa melalui pendekatan saintifik dengan model pembelajara Discovey Learning pembelajaran Ekosistem mata pelajaran IPA kelas V di SDN Ciamis dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN METODE EXPILICIT INTRUCTION PADA SISWA KELAS III MI MIFTAHUL JANNAH CIJANTUNG NURHAYATI NURHAYATI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i2.1186

Abstract

This study is an attempt to determine the improvement of mathematics learning outcomes in third grade students of MI Miftahul Jannah, East Jakarta by using the Explicit Instruction method. This research is Classroom Action Research (CAR), which consists of two cycles and each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. The instruments used are test instruments in the form of learning outcomes tests and non-test instruments in the form of observation sheets, field notes and interview guidelines. From the results of the study showed that the use of the Explicit Instruction learning method was very effective on student learning outcomes which were applied in learning mathematics, this was evidenced by an increase in student learning outcomes in mathematics from cycle I to cycle II. In the first cycle there were only 15 students (57.6%) who finished, while the students who scored below 67 or those who had not finished were 11 students (42.3%). The average value of student learning outcomes in the first cycle is 67.3. In Cycle II, students who completed increased to 24 students (92.3%), while students who scored below 67 or students who had not completed as many as 2 students (7.6%), and the average value of student learning outcomes increased to reach 82.3. Student learning activities also increased, from 64% in the first cycle to 84% in the second cycle ABSTRAKPenelitian ini merupakan usaha untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika pada siswa kelas III MI Miftahul Jannah Jakarta Timur dengan menggunakan metode Explicit Intruction. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes yang berupa tes hasil belajar dan instrumen non tes berupa lembar observasi, catatan lapangan dan pedoman wawancara. Dari hasil penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Explicit Intruction sangat efektif terhadap hasil belajar siswa yang diterapkan dalam pembelajaran matematika, hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I siswa yang tuntas hanya 15 siswa (57,6%), sedangkan siswa yang memperoleh nilai dibawah 67 atau siswa yang belum tuntas sebanyak 11 siswa (42,3%). Nilai rata-rata hasil belajar siswa siklus I adalah 67,3. Pada Siklus II, siswa yang tuntas meningkat menjadi 24 siswa (92,3%), sedangkan siswa yang memperoleh nilai dibawah 67 atau siswa yang belum tuntas sebanyak 2 siswa (7,6%), dan nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat mencapai 82,3. Aktivitas belajar siswa juga meningkat, dari 64% pada siklus I menjadi 84% pada siklus II
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR SD SANTO BELLARMINUS JAKARTA MEILINAWATI MEILINAWATI; MARIA AGUSTINA AMELIA; MARCIANA SARWI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v2i2.1286

Abstract

The purpose of this research is to increase activeness and learning achievement by using the Problem Based Learning method in science subjects. The subjects of this study were students of class VA SD Santo Bellarminus Jakarta, totaling 20 students consisting of 13 boys and 7 girls. This research uses Classroom Action Research (CAR). This study used data collection instruments in the form of tests and observation sheets. Data collection consisted of three cycles, namely par cycle, Cycle I, and Cycle II. Based on the results of observations and learning outcomes in the pre-cycle of students, it shows that 20% are in the inactive category, 60% are in the less active category and 50% are still below the KKM. In the first cycle, it has increased to 40% in the active criteria and in the very active criteria to 40%. Then in the second cycle, it increased to 30% in the active criteria, and 70% in the very active criteria. Based on the learning outcomes, in the first cycle the students experienced an increase of 70% and in the second cycle increased back to 90 above the KKM. So it can be concluded that learning by applying Problem Based Learning (PBL) can increase the activeness and learning achievement of students in class VA SD Santo Bellarminus Jakarta. ABSTRAKTujuan penelitian adalah untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar dengan menggunakan metode Problem Based Learning pada mata pelajaran IPA. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VA SD Santo Bellarminus Jakarta, yang berjumlah 20 peserta didik yang terdiri dari 13 laki-laki dna 7 perempuan. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan instrument pengumpulan data berupa tes dan lembar observasi. Pengambilan data terdiri dari tiga siklus yaitu par siklus, Siklus I, dan Siklus II. Berdasarkan hasil observasi dan hasil belajar pada pra siklus peserta didik menunjukan bahwa 20% kategori tidak aktif, 60% dalam kategori kurang aktif dan 50% nilai masih di bawah KKM. Pada siklus I telah mengalami peningkatan menjadi 40% pada kriteria aktif dan pada kriteria sangat aktif menjadi 40%. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 30% pada kriteria aktif, dan 70% dalam kriteria sangat aktif. Berdasarkan hasil belajar, pada siklus I peserta didik mengalami peningkatan 70% dan pada siklus II meningkat Kembali menjadi 90 di atas KKM. Maka dapat di simpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar peserta didik kelas VA SD Santo Bellarminus Jakarta.

Page 1 of 1 | Total Record : 4