cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
JURNAL P4I Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd Phone: 085239967417 Email: ardhysmart7@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
ISSN : 27748014     EISSN : 27747034     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2023)" : 8 Documents clear
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SD SURYANA RAJAGUKGUK
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1945

Abstract

In the teaching and learning process, various types of learning models can be used. One of the learning models is Project based learning. This model is usually often used in teaching in elementary schools. The learning process only guides student learning outcomes. Moreover, the teacher assesses the suitability of what is conveyed, not to think creatively about the product so that the product is effective in learning. By using the Project based learning learning model that starts from basic questions, organizing, scheduling, monitoring, presenting and evaluating projects can increase student creativity or student creative thinking. The created problem is then made into a product in progress. The purpose of this research is to find out the application of Project based learning to increase the creativity of elementary school students. This writing uses literature research to analyze 10 journals that match the title raised. The data used is secondary data, namely data obtained indirectly from previous research. Data collection techniques by analyzing books, theses and classroom action research journals related to increasing creativity by using the Project based learning learning model. The method used is a qualitative research method. From the results of the journals that have been analyzed, it can be said that not only learning outcomes have increased but children's creativity has also increased. ABSTRAKDalam proses belajar mengajar, berbagai jenis model pembelajaran yang dapat digunakan. Salah satu model pembelajaran yaitu Project based learning. Model ini biasanya sering digunakan dalam mengajar di SD. Adapun proses pembelajaran hanya menuntun hasil belajar siswa. Apalagi guru lebih menilai kesesuaian dengan yang disampaikan bukan kepada berpikir kreatif terhadap produk sehingga produk tepat guna dalam pembelajaran. Dengan menggunakan model pembelajaran Project based learning yang dimulai dari pertanyaan mendasar, mengorganisasi, membuat jadwal, memonitoring, menyajikan dan mengevaluasi proyek dapat meningkatkan kretivitas siswa atau berpikir kreatif siswa. Masalah yang dibuat kemudian dijadikan suatu produk dalam penyelesaian. Tujuan penelitian ini hendak mengetahui penerapan Project based learning untuk meningkatkan kreativitas siswa SD. Penulisan ini menggunakan penelitian literatur menganalisis 10 jurnal yang sesuai dengan judul yang diangkat. Adapun data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung dari penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data dengan menganalisis buku, skripsi dan jurnal penelitian tindakan kelas yang berhubungan meningkatkan kreativitas dengan menggunakan model pembelajaran Project based learning. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Dari hasil jurnal yang sudah dianalisis maka dapat dikatakan bukan hanya hasil belajar yang meningkat tetapi kerativitas anak juga meningkat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MATEMATIS SISWA KELAS V-A SDN 071184 TETESUA ANURNI LESTARI DAELI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1946

Abstract

This study aims to improve students' mathematical problem solving abilities by applying the Problem Based Learning (PBL) learning model to students in class VI-A SDN 071184 Tetesua. This type of research is Classroom Action Research. Data collection techniques used in this study consisted of observation and tests. Presentation of research data using descriptive qualitative and quantitative. The results of this study indicate that the Problem Based Learning (PBL) learning model can improve students' mathematical problem solving abilities on contextual problems. This is evidenced by an increase in the number of students who completed KKM, namely the results of students' mathematical problem solving abilities in the pre-cycle of 63.15%, cycle I showed 73.68%, and cycle II showed 94.73%. Based on the results obtained, there was an increase in students' mathematical problem solving abilities from cycles to cycle I of 10.53%, and an increase in mathematical problem solving abilities of students from cycle I to cycle II of 21.05%. In cycle II, students' problem-solving abilities are categorized as very good. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemcahan masalah matematis siswa dengan mmenerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada peserta didik kelas VI-A SDN 071184 Tetesua. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari observasi dan tes. Penyajian data penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matemstis iswa terhadap masalah kontekstual. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan jumlah peserta didik yang tuntas KKM yaitu hasil kemampuan pemecaham masalah metematis peserta didik pada pra siklus 63,15%, siklus I menunjukkan 73,68 %, dan pada siklus II menunjukkan 94,73%. Berdasarkan hasil yang diperoleh terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis peserst didik dari para siklus sampai siklus I sebesar 10,53%, dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis peserst didiksiklus I sampai siklus II sebesar 21,05%. Pada siklus II kemampuan pemecahan masalah peserta didik dikategorikan sangat baik.
PENERAPAN METODA EKSPERIMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPA KELAS VI SDN CICALENGKA 03 DEWI RAHMI KARTIKA
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1947

Abstract

Based on observations from science learning in class VI SDN Cicalengka 03, material for artificial vegetative plant propagation resulted in unsatisfactory student learning outcomes, so the authors decided to take action aimed at improving student learning outcomes by using the experimental learning method which is one of the most effective learning methods. student-centered and makes learning more meaningful.Based on the research results, it can be concluded from Classroom Action Research (CAR) that the application of the experimental method can improve learning outcomes.This Classroom Action Research was carried out through 2 cycles with the stages of planning, implementing, observing, and reflecting. Based on the results of the research carried out, the research conclusions about the process of using the experimental method to improve student learning outcomes in science subjects in class VI, in cycle I, there was an increase in learning outcomes compared to early learning using the lecture method, namely an increase of an average of 76.25 (76%) and the increase in cycle II to an average of 80.85 (80%). ABSTRAKBerdasarkan hasil pengamatan dari pembelajaran IPA di kelas VI SDN Cicalengka 03 , materi perkembangbiakan tumbuhan vegetatif buatan didapatkan hasil belajar siswa yang kurang memuaskan, sehingga penulis memutuskan untuk membuat tindakan yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metoda pembelajaran eksperimen yang merupakan salah satu metoda pembelajaran yang berpusat pada siswa dan menjadikan pembelajaran lebih bermakna.Berdasarkan hasil penelitian , maka dapat disimpulkan dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) tentang penerapan metoda eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dengan melalui 2 siklus dengan tahapan perencanakan , pelaksanaan, penagamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan maka kesimpulan penelitian tentang proses penggunaan metoda eksperimen untuk meningkatkan hasil balajar siswa mata pelajaran IPA di kelas VI, pada siklus I,ada peningkatan hasil belajar dibanding pembelajaran awal yang menggunakan metoda ceramah , yaitu peningkatan sebesar rata-rata 76,25(76%) dan peningkatan pada siklus II menjadi rata-rat 80,85(80%).
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN MINAT MEMBACA DAN MENULIS SISWA KELAS IV DI SDN NGAWI PURBA 2 TEJA INSYAF SUKARIYADI; WIKANSO WIKANSO; WAHYUNINGSIH WAHYUNINGSIH
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1966

Abstract

The implementation of the School Literacy Movement (GLS) program is expected to be able to develop students' interest in reading and writing. This study aims to 1) determine the implementation of the School Literacy Movement in developing students' interest in reading and writing at SDN Ngawi Purba 2, and 2) find out the obstacles to implementing GLS at SDN Ngawi Purba 2. This type of research is descriptive qualitative. The subjects of this study were school principals, class teachers, and students. The research object is the implementation of the School Literacy Movement in developing students' interest in reading and writing which includes the habituation stage, the development stage and the learning stage. The method used in collecting data is in the form of interviews, observation, and documentation. The data analysis method uses the steps proposed by Miles and Huberman through data reduction, data presentation, conclusion and verification. The results of this study indicate that SDN Ngawi Purba 2 is a school that implements the GLS program. Students are required to read 15 minutes before learning begins. This program is in accordance with the policy rolled out starting in March 2016 by the Directorate General of Primary and Secondary Education of the Ministry of Education and Culture. SDN Ngawi Purba 2 hopes that by running this program the school will have a culture that will continue to be preserved. GLS is important to implement in order to develop students' interest in reading and writing. ABSTRAKPelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) diharapkan mampu mengembangkan minat membaca dan menulis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui implementasi Gerakan Literasi Sekolah dalam mengembangkan minat membaca dan menulis siswa di SDN Ngawi Purba 2, dan 2) mengetahui hambatan implementasi GLS di SDN Ngawi Purba 2. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan peserta didik. Objek penelitian berupa implementasi Gerakan Literasi Sekolah dalam pengembangan minat membaca dan menulis siswa yang meliputi tahap pembiasaan, tahap pengembangan dan tahap pembelajaran. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data dengan langkah-langkah yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SDN Ngawi Purba 2 merupakan sekolah yang menerapkan program GLS. Siswa diwajibkan untuk membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Program ini sesuai dengan kebijakan yang digulirkan mulai Maret 2016 oleh Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. SDN Ngawi Purba 2 berharap dengan menjalankan program ini sekolah mempunyai budaya yang terus dilestarikan. GLS penting untuk dilaksanakan guna mengembangkan minat membaca dan menulis siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KISAH KETELADANAN NABI BAROKATI BAROKATI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1973

Abstract

When we were little, we liked to play roles with friends. Some become doctors, become patients, become mothers or fathers, some become farmers, some become soldiers, police and various kinds of professions that we like. It turns out that what we play when we are young when used in learning is very fun, exciting and useful. In Islamic Religious Education (PAI) learning, especially historical material about the exemplary stories of the Prophets and Apostles, the teacher usually uses less varied methods and positions himself as an all-knowing person. So that shellfish students are involved in exploiting their potential. The research design used is PTK (classroom action research) which is useful for correcting problems found in the learning process. Based on the results of the research that the application of the learning model can improve the learning outcomes of PAI (The Story of the Prophet's Example) of class V SD Negeri 04 Kendalsari, from an average basic score of 66.84% and classical completeness of 39.50% (incomplete). After the action was taken, in cycle I it increased by 23.60% with an average of 82.63% and classical completeness of 81.60% (complete). And in cycle II the increase was 32.70% with an average of 88.68% and 92.10% (complete) classical completeness ABSTRAKKetika masih kecil, kita suka bermain peran bersama teman. Ada yang jadi dokter, jadi pasien,jadi ibu atau ayah, ada yang jadi petani, ada yang jadi tentara, polisi dan berbagai macam profesi yang kita sukai. Ternyata apa yang kita maainkan ketik masih kecil jika digunakan dalam pembelajaran sangatlah menyenangkan, mengasyikkan sekaligus bermanfaat. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam(PAI) khususnya materi tarikh/sejarah tentang kisah keteladanan Nabi dan Rasul, biasanya guru menggunakan método kurang variatif, dan memposisikan dirinya sebagai sosok yang serba tahu. Sehingga siswa kerang dilibatkan dalam pemanfaatan potensi yang mereka miliki. Desain peneletian yang digunakan ini adalah PTK (penelitian tindakan kelas) yang berguna untuk memperbaiki masalah-masalah yang ditemukan dalam proses pemebelajaran. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penerapan model pembelajaran dapat meningkatan hasil belajar PAI(Kisah Keteladanan Nabi) siswa kelas V SD Negeri 04 Kendalsari, dari rata-rata skor dasar 66,84% dan ketuntasan klasikal 39,50% (tidak tuntas). Setelah dilakukan tindakan,maka pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 23,60% dengan rata-rata 82,63% dan ketuntasan klasikal 81,60%(tuntas). Dan pada siklus II peningkatan sebesar 32,70% dengan rata-rata 88,68% dan ketuntasan klasikal 92,10%(tuntas).
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN MELALUI KEGIATAN KUNJUNGAN KELAS DI SD NEGERI 2 TOJAN KETUT AGUS WIJAYA
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1974

Abstract

This study aims to improve the ability of SD Negeri 2 Tojan teachers by implementing academic supervision through class visits in managing learning. This research is a school action research. The research subjects in this study were teachers at SD Negeri 2 Tojan as many as 8 teachers consisting of 6 class teachers (grades I, II, III, IV, V and VI) and 2 subject teachers (PAI & BP and Physical Education) in Semester 1 Year Lesson 2022/2023. Increasing the ability of teachers in managing the teaching and learning process (PBM), where in the initial conditions there were no teachers who were able to properly manage the teaching and learning process (PBM) this was evidenced by the low average score obtained by the teachers, namely 49, 88 and only included in the less category, in cycle I increased quite significantly and there were 4 teachers or 50.00% who were declared able to manage the teaching and learning process (PBM) well, by obtaining an average classical score of 69.25 and entering in the sufficient criteria and in the last cycle to become a teacher or 100%, evidenced by the acquisition of a classical score of 88.75 in the good value criteria. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan unuk meningkatkan kemampuan guru SD Negeri 2 Tojan dengan pelaksanaan supervisi akademik melalui kunjungan kelas dalam pengelolaan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah guru di SD Negeri 2 Tojan sebanyak 8 guru terdiri dari 6 guru kelas (kelas I, II, III, IV, V dan VI) dan 2 guru mata pelajaran (PAI & BP dan Penjaskes) pada Semester 1 Tahun Pelajaran 2022/2023. Peningkatan kemampuan guru dalam pengelolaan proses belajar mengajar (PBM), di mana pada kondisi awal tidak ada guru yang mampu menyusun pengelolaan proses belajar mengajar (PBM) dengan baik hal tersebut dibuktikan dengan rendahnya hasil nilai rata-rata yang diperoleh guru-guru yaitu 49,88 dan hanya masuk dalam kategori kurang, pada siklus I meningkat cukup signifikan dan terdapat 4 guru atau 50,00% yang dinyatakan mampu mengelola proses belajar mengajar (PBM) dengan baik, dengan peroleh nilai rata-rata secara klasikal sebesar 69,25 dan masuk dalam kriteria cukup dan pada siklus terakhir menjadi guru atau 100%, dibuktikan dengan perolehan nilai secara klasikal sebesar 88,75 dalam kriteria nilai baik.
MODIFIKASI BOLA BASKET TERHADAP HASIL LATIHAN SHOOTING FREE THROW SISWA KELAS V SDN 38 KENDARI STARNI STARNI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1994

Abstract

Learning Physical Education, Sports and Health has many fields in it consisting of big ball games, small ball games, athletics, and others. One of the most popular sports is basketball. The game of basketball consists of several techniques, namely: passing, dribbling, and shooting. Many students do not master these basic techniques properly, one of which is the shooting technique, in this case shooting free throws. This is because students use basketball which is still too heavy, for this reason this research makes modifications to using volleyball. The design used in this research is the pre-test and post-test one group design. The implementation of this study began with a pretest, where students shot 12 times in the ring at the first meeting. Then, continued with the posttest shooting skills using volleyball at the second to fourth meetings. The pretest and posttest results were then processed using the paired sample t-test statistic. The results showed that there was a significant difference in effect between the shooting practice method using basketball and the shooting practice method using volleyball (Sig. (2-tailed) <0.05), where the pre test skills of shooting free throw basketball obtained an average count (mean) of 33.33%, standard deviation of 4.36361%, while the post test obtained an average count (mean) of 77.78%, standard deviation of 2.97962%. The results of this study concluded that the use of volleyball has a significant influence on free throw shooting skills when compared to using a basketball. ABSTRAKPembelajaran PJOK memiliki banyak bidang didalamnya yang terdiri dari permainan bola besar permainan bola kecil, atletik, dan lain-lain. Salah satu cabang olahraga yang banyak digemari yaitu cabang olahraga bola basket. Permainan bola basket terdiri dari beberapa teknik yaitu: mengoper (passing), menggiring (dribbling), dan menembak (shooting). Banyak siswa yang tidak menguasai teknik-teknik dasar tersebut dengan baik salah satunya teknik shotting dalam hal ini shooting free throw. Hal ini disebabkan siswa menggunakan bola basket yang masih terlalu berat, untuk itu penelitian ini melakukan modifikasi meggunakan bola voli. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-test dan post-test one group design. Pelaksanaan penelitian ini diawali dengan melakukan pretest, dimana siswa melakukan shooting pada ring sebanyak 12 kali percobaan pertemuan pertama. Kemudian, dilanjutkan dengan posttest keterampilan shooting menggunakan bola voli pada pertemuan kedua sampai keempat. Hasil pretest dan posttest kemudian diolah menggunakan statistik uji t-paired sample. Hasil penelitian menjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan shooting menggunakan bola basket dengan metode latihan shooting menggunakan bola voli (Sig. (2-tailed) < 0,05), dimana pre test keterampilan shooting free throw bola basket diperoleh rata-rata hitung (mean) sebesar 33,33%, standar deviasi sebesar 4,36361%, sedangkan post test diperoleh rata-rata hitung (mean) sebesar 77,78%, standar deviasi sebesar 2,97962%. Hasil penelitian ini disimpulan bahwa penggunaan bola voli memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan shooting free throw bila dibandingkan menggunakan bola basket.
PENERAPAN GAME QUIZZZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI ASEAN PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI SANGGRAHAN PURWANTI PURWANTI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v3i1.1995

Abstract

This study aims to describe the use of the Quizizz Game for the subject of ASEAN Social Sciences in Elementary Schools. The method used is a qualitative method. This research is a classroom action research. The research was carried out in an odd semester of the 2021/2022 school year in class VI of SD Negeri Sanggrahan Kapanewon Wates, Kulon Progo Regency. The results of the study show that the application of the Quizizz Game can improve social studies learning outcomes in the material ‘ASEAN’ of students in class VI of SD Negeri Sanggrahan Kapanewon Wates for the 2021/2022 academic year. This is shown by the learning outcomes of student in cycle I and cycle II which experienced an increase in learning outcomes. Student learning outcomes increased by 21,71%, namely 64 in cycle I and 85,71 in cycle II. The results of the average value for observing student carrying out learning activities in cycle I obtained an average value of 54 while the results for the average value for observing students carrying out learning activities in cycle II obtained an average value of 81, with a good predicate. Thus it can be concluded that the success rate in cycle I has not been successful, while in cycle II it has been successful. This means that the learning model by applying Quizizz Game Game can increase the activity and social studies learning outcomes of class VI students at SD Negeri Sanggrahan Kapanewon Wates, Kulon Progo Regency, which is very appropriate and successful. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan Game Quizizz mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial materi ASEAN di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan pada semester gasal tahun pelajaran 2021/2022 di kelas VI SD Negeri Sanggrahan Kapanewon Wates Kabupaten Kulon Progo. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan Game Quizizz dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada materi ‘ASEAN” peserta didik di kelas VI SD Negeri Sanggrahan Kapanewon Wates tahun pelajaran 2021/2022. Hal tersebut ditunjukkan oleh hasil belajar peserta didik pada siklus I, dan siklus II yang mengalami kenaikan hasil belajar. Hasil belajar peserta didik meningkat sebesar 21,71% yaitu 64 pada siklus I dan 85,71 pada siklus II. Hasil nilai rata rata untuk observasi peserta didik melakukan kegiatan belajar pada siklus 1 diperoleh nilai rata- rata 54 sedangkan hasil nilai rata-rata untuk observasi peserta didik melakukan kegiatan belajar siklus II diperoleh nilai rata- rata 81, dengan predikat baik. Peserta didik yang tuntas pada pada siklus I sebanyak 63%, sedangkan peserta didik yang belum tuntas 37%, sedangkan pada siklus II, peserta didik yang tuntas mencapai 89% dan peserta didik yang belum tuntas 16%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan pada siklus I belum berhasil, sedangkan pada siklus II sudah berhasil. Hal ini berarti bahwa model pembelajaran dengan menerapkan Game Quizizz dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS siswa kelas VI SD Negeri Sanggrahan Kapanewon Wates Kabupaten Kulon Progo sangat tepat dan berhasil.

Page 1 of 1 | Total Record : 8