cover
Contact Name
Muhammad Fahmi
Contact Email
jurnalsostech@gmail.com
Phone
+62895352497063
Journal Mail Official
jurnalsostech@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok H No. 1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Teknologi
ISSN : 27745147     EISSN : 27745155     DOI : 10.36418
Journal of Social Technology is a journal published once a month by CV. Syntax Corporation Indonesia. The Journal of Social Technology will publish scientific articles in the broad scope of social sciences and broad technological sciences such as information systems, information technology, and engineering sciences (mechanical, civil, industrial, electrical and others). Published articles are articles from research, studies, lectures or critical and comprehensive scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
Pengembangan Prototipe Rudal Petir dalam Rangka Meningkatkan Iptek di Bidang Rudal Pada Pemenuhan Alutsista dalam Negeri Chabib Shofhani; I Nengah Putra Apriyanto; I B Putera Jandhana
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v2i1.282

Abstract

Latar belakang: Pengembangan Prototipe Rudal Petir merupakan kegiatan pengembangan Prototipe Rudal Petir pada tahun 2017, yang sudah berhasil terbang autopilot mengikuti waypoint. Terkait hal ini Balitbang Kemhan melaksanakan Litbang Pengembangan Prototipe Rudal Petir ini bekerja sama dengan PT. Sari Bahari. Tujuan penelitian: Pada kegiatan Pengembangan Prototipe Rudal Petir tahap I – IV adalah bertujuan untuk meningkatkan jarak jangkau, kecepatan dan auto pilot system. Sedangkan pada tahap II – IV adalah pembuatan sistem Seeker, penggunaan Booster pada sistem peluncuran dan penggunaan warhead dengan model impact. Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Jenis pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif analisis. Hasil penelitian: Diharapkan kegiatan ini akan meningkatkan Iptek di bidang rudal serta kemandirian nasional khususnya pemenuhan Alutsista dalam negeri sehingga perlu keberpihakan dari pemerintah pada pengembangan rudal petir ini untuk mendorong industri  pertahanan nasional, dalam meningkatkan posisi tawar bangsa dan negara Indonesia di kawasan serta meningkatkan efek penggentar atau deterrence effect, juga dapat meningkatkan pemanfaatan tenaga ahli bangsa yang berpotensi dalam pengembangan dan pembuatan alutsista  yang merupakan asset bangsa. Kesimpulan: Berdasarkan konsep desain yang telah dikembangkan pada rudal petir ini, berkaitan dengan kemandirian produk dan teknologi yang dikuasai sepenuhnya oleh bangsa Indonesia yang dihasilkan dari kemampuan dalam negeri, dengan beberapa komponen yang masih dibeli dari luar adalah komponen generik saja, yang dilakukan melalui integrasi untuk menjadi modul atas subsistem secara mandiri.
Studi Potensi Pengembangan dan Kendala Pulau Gili Ketapang Sebagai Tujuan Wisata Halal Dina Aprilia Aggraeni
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v2i1.283

Abstract

Latar belakang: Pariwisata halal bukanlah suatu produk wisata yang eksklusif yang akan mengancam industri pariwisata, melainkan suatu produk wisata yang melengkapi wisata yang sudah ada. Tujuan penelitian: Untuk mendeskripsikan potensi destinasi wisata halal Pulau Gili Ketapang, untuk mendeskripsikan kendala yang dimiliki destinasi wisata halal di Pulau Gili Ketapang dan untuk mendeskripsikan potensi pengembangan yang tepat untuk destinasi wisata Pulau Gili Ketapang. Metode penelitian: Penelitian ini dilakukan di ruang lingkup pulau Gili Ketapang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Analisa deskriptif kualitatif digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan sumber data internal dan eksternal. Berdasarkan pengumpulan sumber data dibedakan menjadi dua, yaitu data primer dan sekunder Hasil penelitian: Pulau Gili merupakan sebuah pulau yang tepat berada di sebelah utara Kabupaten Probolinggo yang terletak dalam wilayah hukum Kabupaten Probolinggo. Tingkat pendidikan di pulau Gili Ketapang terbilang kurang bagus. Pulau Gili Ketapang memiliki potensi wisata yang dapat digunakan untuk menarik wisatawan untuk berkunjung. Meski memiliki potensi wisata baik budaya dan alam yang dapat menarik minat wisatawan, pulau Gili Ketapang juga memiliki kendala dalam upaya menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke pulau Gili Ketapang Kesimpulan: Terdapat 6 potensi wisata budaya yaitu Petik Laut, Pengambek, Nyabis, Onjem atau Rumpon, Telesan dan Andun serta terdapat 2 potensi alam yaitu Perairan Pulau Gili Ketapang serta Kegiatan Snorkeling. Gili Ketapang memiliki kendala dari masing-masing faktor 3A yang telah menjadi peraturan undang-undang. Potensi pengembangan di Pulau Gili Ketapang bertujuan untuk memasarkan Pulau Gili Ketapang agar lebih banyak menyerap wisatawan
Studi Komparasi Strategi Sustainable Livelihood Kampung Heritage Kajoetangan dan Kampung Ornament Tjelaket Kota Malang Pendix Annisa Virgin; Turniningtyas Ayu; Johannes Parlindungan Siregar
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v2i1.284

Abstract

Latar belakang: Pariwisata saat ini ditujukan untuk pembangunan wisata yang berkelanjutan. Kebijakan pembangunan pariwisata berkelanjutan berfokus pada penggunaan sumber daya alam dan sumber daya manusia untuk jangka waktu panjang. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi sustainable livelihood pada Kampung Wisata Heritage Kajoetangan dan Kampung Wisata Ornament Tjelaket Kota Malang. Metode penelitian: Penelitian ini termasuk penelitian kausal komparatif dengan pendekatan kuantitatif, yang bersifat membandingkan dua kelompok atau lebih dari suatu variabel tertentu. Hasil penelitian: Tingkat penghidupan menjadi 3 kategori yakni rendah, sedang dan tinggi. Tingkat penghidupan masyarakat Kampung Heritage Kajoetangan tergolong dalam kategori sedang atau belum berkelanjutan. Tingkat penghidupan masyarakat Kampung Ornament Tjelaket tergolong dalam kategori sedang atau belum berkelanjutan (skor 2,00). Masyarakat Kampung Heritage Kajoetangan dominan menggunakan modal alam,modal fisik dan modal sosial. Modal alam yang dimanfaatkan Kampung Heritage Kajoetangan seperti pemanfaatan lahan, asal air bersih dan akses air bersih. Berdasarkan tahun 2018-2019 masyarakat Kampung Heritage Kajoetangan telah memaksimalkan pemanfaatan lahannya/lokasi tempat tinggal mereka dengan cara memanfaatkan potensi wisata. Kesimpulan: Kondisi aset penghidupan kedua kampung tersebut tergolong dalam kategori sedang atau belum berkelanjutan. Kampung Heritage Kajoetangan memiliki skor 2,11 (belum berkelanjutan), hal ini dipengaruhi oleh nilai pemanfaatan modal manusia dan modal social yang memiliki nilai rata-rata sedang (belum berkelanjutan) dan modal ekonomi yang tergolong rendah (tidak berkelanjutan). Modal manusia memiliki skor 2,04 (belum berkelanjutan), karena rendahnya persentase tingkat pendidikan dan pekerjaan masyarakat Heritage Kajoetangan. Rendahnya pendidikan masyarakat Heritage Kajoetangan ini sangat berpengaruh terhadap rendahnya pendapatan seseorang karena tingkat pendidikan yang rendah mengakibatkan seseorang cenderung memiliki wawasan, keterampilan dan pengetahuan yang kurang memadai untuk kehidupannya, karena sejatinya pendidikan merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh setiap orang, bila kebutuhan pokok seseorang tidak dapat terpenuhi, maka hal itulah yang menjadi salah satu penyebab kemiskinan.
Destinasi Wisata Air Terjun Pongkar Terhadap Eksistensi Pariwisata Tanjung Balai Karimun Susan Fakhirah; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fikri
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v2i1.285

Abstract

Latar belakang: Tanjung Balai Karimun merupakan suatu pulau kecil yang terdapat di provinsi Kepulauan Riau Indonesia. Tanjung Balai Karimun memiliki berbagai macam kebudayaan dan juga destinasi wisata yang sangat menarik perhatian wisatawan. Salah satu destinasi wisata tersebut adalah Air Terjun Pongkar. Tentu saja di setiap destinasi wisata memiliki sejarahnya tersendiri. Pada jurnal kali ini penulis akan menjelaskan mengenai Sejarah Destinasi Wisata Air Terjun Pongkar Tanjung Balai Karimun Terhadap Eksistensi Pariwisata. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk memberi informasi kepada pembaca mengenai sejarah dari salah satu destinasi wisata Tanjung Balai Karimun yaitu Air Terjun Pongkar dan eksistensi dari destinasi wisata tersebut, mengupas sejarah dari Air Terjun Pongkar dan menganalisis eksistensi dari destinasi wisata Air Terjun Pongkar. Metode penelitian: Adapun metode atau pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian: Air Terjun Pongkar merupakan satu-satunya Air Terjun yang ada di Kabupaten Karimun. Air Terjun Pongkar sudah ada sebelum tahun 1960. Air Terjun Pongkar ini pertama kali digunakan oleh orang-orang Belanda yang singgah ke pulau Karimun saat itu untuk tempat pemandian mereka. Konon katanya bangunan-bangunan yang berada di Air Terjun Pongkar merupakan buatan orang-orang Belanda. Oleh karena itu, bangunan-bangunan tersebut sangat kokoh. Bangunan-bangunan tersebut merupakan tempat para Datuk yang dipuja oleh beberapa masyarakat Tanjung Balai Karimun dan para wisatwan dari Singapura dan Malaysia. Kesimpulan: Air terjun ini sudah banyak kali dilakukan pemugaran untuk memperindahnya menjadi destinasi wisata yang menarik perhatian wisatawan yang berdatangan. Aliran air terjun ini berasal dari Gunung Jantan. Air Terjun Pongkar ini berbeda dengan air terjun pada umumnya. Biasanya air terjun memiliki debit air yang besar mengalir dari tebing yang cukup tinggi. Berbeda dengan air terjun pongkar yang memiliki debit air yang kecil dan mengalir dari tebing yang tidak terlalu tinggi. Namun para wisatawan tetap dapat merasakan keasrian serta keindahan dari air terjun ini karena letaknya di dalam hutan yang masih asri.
Broken Home Sebagai Faktor Penyebab Anak Berkonflik dengan Hukum Tatag Dwi Utomo; Erwin Prakosa; Laksamana Dian Ariawan; Triyono Triyono
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v2i1.286

Abstract

Latar belakang: Anak sebagai generasi penerus cita-cita bangsa perlu mendapat kesempatan yang untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental, maupun spiritual. Anak memiliki potensi yang strategis dalam menjamin eksistensi bangsa dan negara di masa mendatang. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana faktor Broken Home sebagai penyebab Anak Berkonflik dengan Hukum. Penelitian ini bermanfaat dalam upaya peningkatan kompetensi para aparat penegak hukum guna untuk menambah, memperluas khazanah ilmu pengetahuan dan diharapkan dapat memberikan kontribusi keilmuan yang berkaitan dengan penanganan anak yang berkonflik dengan hukum. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Karakteristik subjek dalam penelitian ini berusia 16 – 17 tahun, menjadi klien Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo karena terlibat tindak pidana serta mengalami keluarga yang Broken Home. Subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang dan berjenis kelamin pria. Pengumpulan data menggunakan Wawancara terstruktur dan observasi non partisipan. Hasil penelitian: Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa faktor-faktor broken home sebagai penyebab ke empat subjek menjadi anak yang berkonflik dengan hukum . Kesimpulan: Dari data ke empat subjek, dapat disimpulkan bahwa broken home sebagai faktor penyebab Anak Berkonflik dengan Hukum. Ke empat subjek antara lain AP, NK, RO, dan IK mengalami dinamika psikologis yang berbeda-beda di dalam keluarganya masing-masing baik seperti perceraian maupun orang tua meninggal. Yang mana hal tersebut menjadikan ke empat subjek tersebut memilih untuk “lari” dan menghabiskan banyak waktu berada diluar rumah bermain bersama dengan teman-temannya. Apabila ke empat subjek tidak mampu memfilter sikap maupun perilaku yang menyimpang / melanggar hukum maka akan sangat mudah ke empat subjek terjerumus dalam tindakan yang melanggar atau lebih tepatnya melakukan tindak pidana
Tinjauan Ekonomi Politik Atas Krisis dan Penelusuran Penyelesaiannya dalam Sejarah Ferderikus Ama Bili
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v2i1.287

Abstract

Latar belakang: Pandemi Covid-19 atau 2019-nCoV yang muncul pertama kalinya pada akhir tahun 2019 di Wuhan, salah satu kota di Cina, sangat cepat sekali menyebar ke seluruh dunia. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang krisis dan usaha-usaha signifikan untuk mengatasinya secara masih dalam sejarah ekonomi-politik. Metode penelitian: Analisis mengenai persoalan krisis dan sejarahnya ini merupakan hasil dari studi kepustakaan terhadap jurnal, buku, disertasi dan koran. Studi ini menggunakan analisis ekonomi politik untuk melacak akar krisis. Analisis ekonomi politik ini bertujuan untuk memahami hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan kerentanannya dengan melihat terbaginya masyarakat menjadi kelas-kelas. Analisis Ekonomi Politik juga memberi penilaian terhadap pola-pola penyelesaian krisis dalam rentetan sejarah. Hasil penelitian: Tingkat penghidupan menjadi 3 kategori yakni rendah, sedang dan tinggi. Tingkat penghidupan masyarakat Kampung Heritage Kajoetangan tergolong dalam kategori sedang atau belum berkelanjutan. Tingkat penghidupan masyarakat Kampung Ornament Tjelaket tergolong dalam kategori sedang atau belum berkelanjutan (Skor 2,00). Masyarakat Kampung Heritage Kajoetangan dominan menggunakan modal alam,modal fisik dan modal sosial. Modal alam yang dimanfaatkan Kampung Heritage Kajoetangan seperti pemanfaatan lahan, asal air bersih dan akses air bersih. Berdasarkan tahun 2018-2019 masyarakat Kampung Heritage Kajoetangan telah memaksimalkan pemanfaatan lahannya/lokasi tempat tinggal mereka dengan cara memanfaatkan potensi wisata. Kesimpulan: Kondisi aset penghidupan kedua kampung tersebut tergolong dalam kategori sedang atau belum berkelanjutan. Kampung Heritage Kajoetangan memiliki skor 2,11 (belum berkelanjutan), hal ini dipengaruhi oleh nilai pemanfaatan modal manusia dan modal sosial yang memiliki nilai rata-rata sedang (belum berkelanjutan) dan modal ekonomi yang tergolong rendah (tidak berkelanjutan). Modal manusia memiliki skor 2,04 (belum berkelanjutan), karena rendahnya persentase tingkat pendidikan dan pekerjaan masyarakat Heritage Kajoetangan. Rendahnya pendidikan masyarakat Heritage Kajoetangan ini sangat berpengaruh terhadap rendahnya pendapatan seseorang karena tingkat pendidikan yang rendah mengakibatkan seseorang cenderung memiliki wawasan, keterampilan dan pengetahuan yang kurang memadai untuk kehidupannya, karena sejatinya pendidikan merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh setiap orang, bila kebutuhan pokok seseorang tidak dapat terpenuhi, maka hal itulah yang menjadi salah satu penyebab kemiskinan.
Studi Tentang Kompleks Makam Raja Rambah, Desa Kumu, Kabupaten Rokan Hulu Yulian Toro; Intan Almadina
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v2i1.288

Abstract

Latar belakang: Makam Raja Rambah ini berada di Desa Kumu. Berdasarkan jalan provinsi kita akan masuk ke dalam area makam dengan jarak sekitar 100 dengan melewati jalan semenisasi. Dahulu daerah makam Raja-Raja Rambah ini adalah tempat tinggal para petinggi kerajaan rambah. Makanya di daerah ini, terdapat makam Raja-Raja Rambah. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk penyelesaian tugas mata kuliah praktikum sejarah yang mengangkat tentang situs sejarah lokal. Metode penelitian: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif yang dilakukan pada situs makam kuno raja-raja rambah Desa Kumu Kabupaten Rokan Hulu. Hasil penelitian: Pemakaman ini merupakan kompleks pemakaman raja-raja Rambah yang kedua. Lokasi pertama berada di Kampung Rambahan Tanjung Beling. Mulai pindah diperkiraakan awal tahun 1800-an. Kompleks pemakaman ini dulunya berada dalam kompleks istana Kerajaan Rambah yang berada di pinggir sungai Rokan Kanan dengan jarak sekitar 250 meter dari jalan raya Pasir Pangarayan - Dalu-Dalu dengan jalan menuju lokasi pemakaman sudah di tembok. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan makam raja raja rambah dapat ditempuh dari ibukota Kabupaten Rokan Hulu dengan jarak 9 kilometer. Makam ini berada di Desa Kumu.
Analisis Kestabilan Lereng Tambang Terbuka Blok A Sisi Timur Daerah Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan Baniarga Prabowo; Hendy Setiawan; I Gde Budi Indrawan
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v2i1.289

Abstract

Latar belakang: Tambang batubara di Indonesia secara umum menggunakan metode tambang terbuka pada tahap eksploitasi. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kestabilan lereng di daerah penelitian berdasarkan metode klasifikasi massa batuan RMR dan GSI, menentukan tingkat kestabilan desain lereng berdasarkan metode kesetimbangan batas dan memberikan rekomendasi optimasi geometri desain lereng di daerah penelitian berdasarkan potensi keruntuhan dan nilai FK yang dihasilkan. Metode penelitian: Pada tahap penelitian ini peneliti melakukan pengumpulan data yang berasal dari data primer dan data sekunder. Data primer yang digunakan sebagai pedoman peneliti adalah data geologi dan geoteknik daerah penelitian. Hasil penelitian: Berdasarkan klasifikasi massa batuan RMR dari data lima titik pemboran, didapatkan hasil bahwa batuan di lokasi penelitian termasuk dalam kategori II-III yaitu good rock – fair rock. Nilai GSI di daerah penelitian dikategorikan termasuk dalam intact rock – very blocky. Parameter geoteknik didapatkan dengan menggunakan metode back analysis dengan menggunakan pendekatan Generalized Hoek-Brown didapatkan UCS 1000 kPa, m 0,192161 , s 7,91279.e-5, a 0,561101. Berdasarkan analisis kinematika terhadap kelongsoran yang dapat terjadi didapatkan hasil bahwa terdapat potensi Wedge Sliding 6,65 % dan Toppling Sliding 3,13% . Kesimpulan: Hasil dari empat log bor menunjukkan bahwa Rock Mass Rating (RMR) daerah tersebut didominasi kategori II (dua) dengan interpretasi batuan baik dengan nilai perhitungan >60. Kondisi lereng saat penelitian dilakukan telah mengalami keruntuhan dan sebelum terjadi keruntuhan diasumsikan lereng labil. Mitigasi kestabilan lereng tambang terbuka dilakukan dengan cara membuat desain ulang lereng yang memiliki nilai faktor keamanan >1,25.
Sejarah dan Kemistisan Batu Besar di Tanjung Balai Karimun Fera Andini; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fikri
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v2i1.290

Abstract

Latar belakang: Kabupaten Karimun adalah salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Tepatnya letak ibu kotanya adalah di Tanjung Balai Karimun. Di Tanjung Balai Karimun banyak sekali tempat-tempat bersejarah yang salah satunya adalah Batu Besar. Batu Besar bukan hanya sekedar tempat bersejarah, melainkan tempat sejarah yang ada mistisnya. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengupas dan mengetahui sejarah Batu Besar di Tanjung Balai Karimun dan untuk mengetahui kemistisan yang ada di Batu Besar. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode deskriptif, metode penelitian sejarah, data primer, wawancara, teknik observasi, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian: Hasil dari penelitian ini adalah orang pertama kali yang menginjakkan kakinya di Tanjung Balai Karimun, tepatnya di Batu Besar adalah H. Ibrahim. Selain itu juga banyak kejadian-kejadian mistis di Batu Besar tersebut. Kesimpulan: Batu Besar yang ada di Tanjung Balai Karimun tepatnya di Kecamatan Tebing memiliki sejarah tersendiri, yaitu sekitar 160 tahun yang lalu orang yang pertama kali menjejakkan kaki di daerah Batu Besar adalah H. Ibrahim berasal dari keturunan Sultan Abdul Hamid Khan dari India. Asal nama Karimun berasal dari Batu Besar yang diberikan oleh Sultan Abdul Hamid Khan.
Analisis Model Pembelajaran Siswa Pada Masa Covid-19 Berbasis Teknologi Di Tingkat Dasar Sri Yola
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v2i2.291

Abstract

Mencermati perkembangan teknologi di era pembelajaran digital sangat membantu dalam kondisi sekolah saat ini. Penelitian bertujuan  untuk mengenalisis sejauh mana kompetensi guru dalam memanfaatkan dan keterlibataan model pembelajaran masa covid-19 di sekolah dasar Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kualitatif . subjek dalam penelitian ini adalah Guru Sekolah Dasar SD Negeri 4 Sukamanah yang melaksanakan kegiatan pembelajaran secara Luring Method. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dokumen dan wawancara dari hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah memiliki perangkat teknologi yang digunakan dalam proses pembelajaran daring dan media pembelajaran yang digunakan guru pada proses pembelajaran daring yaitu what’s App Group, Video pembelajaran, zoom meeting dan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru mempersiapkan perencanaan pembelajaran dengan membuat RPP daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri 4 Sukamanah sudah menggunakan beberapa model pembelajaran selama masa Covid-19  yaitu menggunakan model project based learning, daring method, luring method, home visite method, integrated curriculum dan memanfaatkan teknologi sebagai sumber pembelajaran. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa siswa sudah masuk sekolah secara tatap muka walaupun tidak 100% secara tatap muka dan Model yang digunakan saat pembelajaran tatap muka menggunakan model flipped classroom model ini sangat memudahkan guru untuk menyampaikan materi dalam kondisi saat ini sesuai dengan kurikulum 2013.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 7 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 9 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 8 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 8 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi More Issue