cover
Contact Name
Muhammad Fahmi
Contact Email
jurnalsostech@gmail.com
Phone
+62895352497063
Journal Mail Official
jurnalsostech@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok H No. 1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Teknologi
ISSN : 27745147     EISSN : 27745155     DOI : 10.36418
Journal of Social Technology is a journal published once a month by CV. Syntax Corporation Indonesia. The Journal of Social Technology will publish scientific articles in the broad scope of social sciences and broad technological sciences such as information systems, information technology, and engineering sciences (mechanical, civil, industrial, electrical and others). Published articles are articles from research, studies, lectures or critical and comprehensive scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
Harmonisasi Regulasi dalam Implementasi Kebijakan Pemberian Insentif bagi Tenaga Kesehatan Daerah yang Menangani Covid-19 di Kota Tangerang Selatan Rahman, Desvanty
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i5.724

Abstract

Implementasi kebijakan Insentif Tenaga Kesehatan Daerah (Innakesda) dalam skala nasional menghadapi isu yang menarik, yaitu kemampuan daerah yang berbeda dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut. Beberapa daerah belum mengalokasikan anggaran Innakesda dan rendahnya penyerapan anggaran hingga 25%. Namun, ada juga daerah yang berhasil melaksanakan penganggaran dan penyerapan anggarannya tinggi. Beragamnya kondisi keberhasilan ini tentunya sangat terkait dengan konten/isi regulasi yang disusun untuk menjalankan kebijakan tersebut. Oleh karenanya, menjadi menarik untuk melihat bagaimana isi kebijakan yang mencakup maksud, tujuan, dan aspirasi para aktor serta isi kebijakan yang diharmonisasi, diimplementasikan dan evaluasi oleh para aktor melalui berbagai regulasi yang ada. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus yang dilakukan untuk menganalisis konten beragam regulasi terkait dengan implementasi kebijakan insentif bagi tenaga kesehatan daerah yang menangani COVID-19 di Kota Tangerang Selatan pada TA 2021. Basis teori yang digunakan sebagai alat analisis adalah model Segitiga Kebijakan Kesehatan) yang memiliki empat komponen analisis yaitu konten, konteks, proses, dan aktor yang terlibat dalam kebijakan tersebut. Dari penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa konten/isi kebijakan Innakesda baik di level pemerintah pusat maupun di level pemerintah daerah telah menunjukan adanya harmonisasi peraturan yang memastikan semua peraturan tersebut sudah saling selaras dan serasi dengan peraturan yang lebih tinggi sebagai payung hukum kebijakan Innakesda. Selain itu, berbagai upaya evaluasi implementasi kebijakan juga dilakukan oleh pemerintah pusat dan hasilnya digunakan sebagai masukan dalam membuat penyempurnaan konten kebijakan dalam upaya percepatan realisasi Innakesda di Pemerintah Daerah Kota Tangerang Selatan.
Analisa Produktivitas Tenaga Kerja pada Pekerjaan Fabrikasi Baja pada Fabrikasi Baja Majalengka Bima Wicaksono, Arie; Priyanto , Budi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i5.726

Abstract

Prefabrikasi merupakan metode konstruksi inovatif yang dibuat untuk meminimalkan kegiatan konstruksi untuk memastikan kualitas produk dengan baik. Perbedaan utama antara sistem prefabrikasi dan bangunan konvensional sistem adalah bahwa sebagian besar komponen bangunan diproduksi di luar area konstruksi. Produktivitas secara umum yaitu kemampuan menghasilkan sesuatu atau didefinisikan sebagai rasio ukuran input terhadap outputnya. Rendahnya Produktivitas merupakan suatu ukuran yang menyatakan bagaimana baiknya sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang optimal. Penelitian dimulai pengumpulan data dengan menggunakan observasi langsung dan kuisioner. Kuisioner merupakan cara pengumpulan data dengan memberikan daftar pertanyaan tiap responden berdasarkan metode work study observasi langsung dilakukan pengamatan di lapangan. Data berupa observe time yang kemudian di olah menjadi basic time dan standard time. Tiap pekerjaan konstruksi baja akan dianalisis produktivitas pekerjanya untuk berbandingan aktualisasi dilapangan dengan yang direncanakan.Sehingga dapat disimpulkan perbedaan output, faktor relaxation allowanes dan jumlah pekerja menjadi faktor produktivitas pada pemotongan WF250 (regel). Faktor faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja adalah (1) Kualitas atau jumlah tenaga kerja. (2) Tingkat keahlian tenaga kerja. (3) faktor lingkungan dan keluarga terhadap pendidikan formal. (4) Kemampuan tenaga kerja untuk menganalisis situasi yang sedang terjadi dalam lingkup pekerjaannya (5) Minat tenaga kerja yang tinggi terhadap jenis pekerjaan yang ditekuni. Dalam menganalisa nilai produktivitas pada pekerjaan fabrikasi baja, Metode work study yang digunakan dan pengumpulan data berdasarkan observasi di lapangan. Selanjutnya akan didapatkan nilai produktivitas berdasarkan jenis pekerjaannya yaitu didapatkan marking pelat sebesar 563,25 kg/orang/hari dan WF: 886,47 kg/orang/hari. Lalu untuk pemotongan pelat: 891,85 kg/orang/hari dan WF 259,53 kg/orang/hari. Dan yang terakhir untuk nilai produktivitas pada perakitan didapatkan 282,43 kg/orang/hari.
Analisa Manajemen Resiko pada Pelaksanaan Proyek Kontruksi Mal Pelayanan Publik Sleman Wisnuaji, Alpri; Priyanto, Budi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i5.727

Abstract

Dalam setiap pembangunan proyek konstruksi selalu terdapat faktor-faktor risiko baik dari faktor internal maupun dari faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kinerja proyek dan sasaran proyek tersebut. Dampak yang dihasilkan dari risiko yang terjadi mempengaruhi produktifitas, anggaran biaya, kualitas dan prestasi atau pencapaian proyek. Penyusunan skripsi ini betujuan mengidentifikasi, menganalisa dan melakukan pengendalian terhadap risiko yang dominan terjadi pada proyek Mal Pelayanan Publik. Tahapan dalam penelitian ini dimulai dengan identifikasi risiko yang relevan terjadi dengan cara penyebaran kuisioner. Dengan hasil yang didapatkan yaitu 54 risiko yang relevan terjadi pada proyek Mal Pelayanan Publik. Hasil dari kuisioner tahap identifikasi tersebut kemudian dimasukan kedalam kuisioner tahap analisa dengan cara memperkirakan frekuensi terjadinya risiko dan dampak risiko yang disusun dalam bentuk skala likert. Dengan didapatkan hasil analisis risiko yang paling dominan diantaranya:Cuaca tidak menentu, Perubahan jadwal pada pelaksanaan kerja, adanya perubahan desain,dan kurang komunikasi pada tim. Sebagai langkah terakhir dalam penelitian ini adalah melakukan pengendalian terhadap risiko yang paling dominan. Pengendalian yang dilakukan terhadap risiko-risiko yang dominan terjadi dilakukan dengan cara pencegahan terhadap risiko yang terjadi untuk meminimalkan kerugian yang semakin besar.
Multilateral Investment Guarantee Agency (Miga) Sebagai Jaminan Investasi terhadap para Investor di Indonesia Aziz, Abdul
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i5.728

Abstract

Penanaman Modal Asing memiliki peran penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di negara maju maupun negara sedang berkembang. Indonesia dianggap sebagai salah satu destinasi investasi asing terbaik di dunia karena pertumbuhan ekonominya yang terus kuat meskipun terdapat risiko dan kendala dalam pelaksanaannya seperti instabilitas politik dan keamanan, inkonsistensi dalam kebijakan, pengaturan, dan implementasi investasi, hambatan birokrasi, tidak berfungsinya sistem hukum, serta rendahnya jaminan dan perlindungan investasi. Untuk mengatasi hal tersebut, Bank Dunia mendirikan Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA) pada tahun 1985 dengan tujuan mendorong bertambahnya investasi di negara-negara berkembang termasuk Indonesia yang telah menandatangani Konvensi MIGA pada tahun 1986. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan MIGA dalam hukum nasional Indonesia dan bagaimana Lembaga MIGA memberikan bentuk dan jaminan investasi terhadap para Investor? Metode Peneliian ini dilakukan secara yuridis normative yang menggunakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tertier. Indonesia sebagai negara berkembang telah berusaha memperbaiki iklim investasi di negaranya dengan mengadopsi konvensi MIGA dan menerapkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal serta kemudahan dalam perizinan berusaha melalui layanan satu pintu atau melalui OSS dan memberikan perlakuan yang sama terhadap para investor baik dalam negeri maupun asing. MIGA merupakan lembaga yang memberikan jaminan terhadap investasi yang ditanam oleh para investor asing di Indonesia. MIGA melindungi investor dari resiko non-komersial seperti transfer restriction, expropriation, breach of contract, war and civil disturbance. MIGA juga dapat memperluas jenis investasi yang dapat dijamin dan memiliki peran penting dalam investasi asing yang masuk ke Indonesia. Sebelum MIGA memberikan jaminan, investor harus memenuhi persyaratan dan ketentuan peraturan perundang-undangan nasional di negara tempat investasi akan dilaksanakan.
Analisis Potensi Keuntungan Pekerjaan Grouting Metode Downstage dan Upstage pada Proyek Pembangunan Bendungan Jragung Zeriqo Mahardika Asy’ari, Muhammad; Priyanto , Budi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i5.732

Abstract

Dalam pembangunan bendungan urugan kekuatan pondasi sangat penting. Pondasi harus dipastikan memiliki daya dukung yang kuat, maka dilakukan perbaikan pondasi dengan cara grouting. Terdapat dua metode saat pekerjaan grouting dilakukan yaitu metode downstage dan metode upstage. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode mana yang memberikan keuntungan lebih banyak. Metode upstage memiliki biaya sebesar Rp2.704.279.000 dan waktu selama 2350 menit, sedangakan metode downstage memiliki biaya sebesar Rp3.660.159.000 dan waktu selama 2620 menit. Hasil dari analisis ini diperoleh bahwa metode upstage memiliki keuntungan lebih banyak daripada metode downstage baik dari segi biaya maupun waktu. Kata Kunci: d
Cash Basis Vs Accrual Basis dalam Pengambilan Keputusan pada Entitas Syariah Risal, Muhammad
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i5.734

Abstract

Akuntansi accrual basis dan cash basis sebenarnya tidak begitu relevan dipertentangkan. Keduanya adalah saling mengisi atau komplementer, cash basis akan melahirkan informasi tentang likuiditas yang sangat berguna bagi para pengambil keputusan. Akuntansi accrual basis sangat perlu untuk menyusun laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan (Neraca) karena lebih mencermikan keadaan perusahaan sehingga kinerja perusahaan lebih terukur. Namun pada praktek Akuntansi Keuangan Syariah memang memiliki karakter khusus yang berbeda dengan praktek akuntansi konvensional, sehingga membutuhkan kajian lebih lanjut dan peraturan yang lebih memperjelas lagi batasan-batasan sejauh mana basis akrual dalam praktek akuntansi konvensional dapat berlaku juga pada Akuntansi Keuangan Syariah.
Analisa Produktivitas Excavator dan Dump Tuck pada Pekerjaan Timbunan Random Proyek Bendungan Jragung Prasetiyo, Didik; Priyanto , Budi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i5.735

Abstract

Setiap pekerjaan konstruksi sangat memerlukan bantuan alat berat tidak terkecuali pekerjaan timbunan bendungan. Adapun faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan penggunaan alat berat adalah lokasi dan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan, fungsi dan jenis alat berat yang akan digunakan seperti untuk menggali, mengangkut, menggusur, atau meratakan. Excavator CAT 320 GC memiliki produktivitas per hari 548,57 m3, excavator Komatsu PC 200-8M0 produktivitas perharinya 486,76 m3, dump truck Hino 260 TI memiliki produktivitas 102,40 m3 dan dump truck Hino 500 FG 235 JJ produktivitas perharinya 88,90 m3. Jumlah alat berat efektif adalah 1 excavator CAT 320 GC, 1 excavator Komatsu PC 200-8M0, 6 dump truck Hino 260 TI dan 5 dump truck Hino 500 FG 235 JJ. Alat berat yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan timbunan random sesuai dengan target adalah 5 kombinasi yaitu 5 excavator CAT 320 GC, 5 excavator Komatsu PC 200-8M0, 30 dump truck Hino 260 TI dan 25 dump truck Hino 500 FG 235 JJ.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Pekerjaan Timbunan Main Dam Bendungan Jragung Ichsanurrizki, Rifaldi; Priyanto , Budi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i5.736

Abstract

Pembangunan Bendungan Jragung banyak sekali membutuhkan tenaga kerja dan alat berat. Sehingga dalam pekerjaan proyek konstruksi tersebut memiliki banyak risiko kecelakaan kerja yang dapat mengganggu jalannya sebuah proyek konstruksi. Diperlukan adanya penerapan Sistem Manajemen Keselamatan konstruksi (SMKK) untuk mengendalikan risiko dan menjamin terwujudnya keselamatan konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk untuk memahami resiko kecelakaan kerja yang mungkin terjadi pada pekerjaan timbunan maindam Bendungan .Jragung. Penilaian tingkat resiko berpedoman pada standar Australia Standart/New Zealand Standart (AS/NZS) 4360:2004. Dari hasil penelitian diperoleh total 15 risiko bahaya. Didapatkan 2 (13%) tingkat risiko dalam kategori rendah (Low), 4 (27%) tingkat risiko dalam kategori sedang (Medium) dan 8 (60%) tingkat risiko dalam kategori tinggi (Hard). Berdasarkan hasil analisis didapatkan risiko dominan masuk ke dalam kategori tinggi (Hard) dengan presentase 60%.
Metode Pelaksanaan Konstruksi Pekerjaan Struktur atas pada Proyek Pembangunan Gedung 10 Lantai Awang Caesario, Muhamad; Priyanto, Budi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i4.737

Abstract

Sektor konstruksi sedang berkembang pesat dengan pembangunan proyek besar oleh pemerintah, swasta, dan keduanya. Metode pelaksanaan konstruksi sangat penting untuk kelancaran dan efisiensi proyek. Namun, terkadang terjadi keterlambatan dan penurunan kualitas dalam tahap pelaksanaan proyek konstruksi. Penelitian ini fokus pada metode pelaksanaan konstruksi gedung 10 lantai di Kota Bandar Lampung, terutama pada struktur atas seperti kolom, balok, dan plat lantai. Pendekatan penelitian meliputi wawancara, studi pustaka, dan observasi dengan data dari PT. Asmi Hidayat selaku kontraktor pelaksana. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran tentang permasalahan terkait metode pelaksanaan pekerjaan struktur atas serta mencari solusi yang tepat. Setelah evaluasi terhadap metode pelaksanaan pada proyek pembangunan gedung 10 lantai, hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang digunakan sesuai dengan Rencana Kerja dan Syarat (RKS) serta Standar Nasional Indonesia (SNI) yang berlaku. RKS mengharuskan mutu beton K 250 dengan nilai slump 12 ± 2 cm, sedangkan nilai rata-rata slump pada proyek mencapai 14 cm, nilai tersebut dianggap masih memenuhi standar yang disyaratkan. Tidak ada masalah signifikan terkait waktu pelaksanaan, karena proyek berhasil diselesaikan dalam waktu 240 hari kalender. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode pelaksanaan konstruksi gedung 10 lantai di Kota Bandar Lampung telah tepat dan efektif, sehingga menghasilkan waktu yang efisien.
Prosedur Sampling dan Pengamatan Fitoplankton di Waduk Ir. H. Djuanda, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat Prahitaningtyas, Sherina
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i5.739

Abstract

Fitoplankton memiliki peran sebagai produsen primer di perairan. Fitoplankton juga dapat menjadi biota indikator dalam mengukur tingkat kesuburan suatu perairan. Keberadaan fitoplankton diperairan akan menarik pemakan fitoplankton (konsumen tingkat I), selanjutnya konsumen tingkat I akan dimangsa konsumen tingkat II dan seterusnya sampai tingkat teratas. Tujuan penelitian ini untuk memahami serta mempraktikkan prosedur sampling fitoplankton di Waduk Ir. H. Djuanda serta mempraktikkan prosedur pengamatan fitoplankton di Laboratorium Larva dan Ikan BRPSDI Jatiluhur. Metode yang digunakan  adalah penelitian survei sample, dimana peneliti melakukan observasi dalam pengumpulan data, Metode ini digunakan pada saat sampling fitoplankton dan pengamatan fitoplankton di Laboratorium plankton dan larva. Hasil penelitian dari data kelimpahan, stasiun Area KJA dengan kedalaman 0 dan 6 meter terdapat kelimpahan paling banyak diantara stasiun lainya yaitu pada 0 meter 122381 sel/L, dan pada 6 meter 116429 sel/L, sedangkan kelimpahan terendah pada masing masing stasiun terdapat pada stasiun Genangan Utama pada kedalaman 0 meter 71429 sel/L dan 6 meter 73810 sel/L. Kelimpahan masing-masing kelas yang tertinggi terdapat pada kelas Cyanophiceae dengan jumlah kelimpahan 214762 sel/L, dan pada kelas Bacillariophyceae terdapat kelimpahan terendah dengan jumlah 23929 sel/L. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu distribusi jenis-jenis fitoplankton pada semua stasiun, secara umum distribusinya ditemukan berbeda setiap stasiunnya Namun, pada beberapa jenis organisme seperti genus Oscillatoria sp dari kelas Chlorophyceae dan Tribonema sp dari kelas Cyanophyceae adalah pengecualian. Kedua genus itu ditemukan di seluruh stasiun penelitian. Di samping memiliki jumlah yang merata pada semua stasiun, kedua genus ini juga memiliki kelimpahan paling tinggi diantara genus-genus yang ada.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 7 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 9 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 8 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 8 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH) Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi More Issue