cover
Contact Name
I Gde Dharma Atmaja
Contact Email
sangkareangmataram@gmail.com
Phone
+62818361014
Journal Mail Official
sangkareangmataram@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A, Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram
Published by Sangkareang Mataram
ISSN : 23559292     EISSN : 27752127     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram merupakan jurnal resmi yang memuat artikel ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan (bunga rampai) seperti Kesehatan, Kedokteran Hewan, Seni, Teknologi, Teknik, Ekonomi, Kehutanan, Kependidikan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2016): September 2016" : 12 Documents clear
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY YANG DISERTAI DENGAN PEER-ASSESSMENT PADA PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT (AQ) SISWA Bq Malikah Hr
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 2 No. 3 (2016): September 2016
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) manakah model pembelajaran yang menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik, model pembelajaran kooperatif tipe TSTS yang disertai dengan peer-assessment atau model pembelajaran klasikal; (2) manakah tipe siswa yang memiliki prestasi belajar matematika lebih baik, siswa dengan tipe climbers, tipe campers, atau tipe quitters; (3) pada masing-masing tipe AQ, manakah yang menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik, model pembelajaran kooperatif tipe TSTS yang disertai dengan peer-assessment atau model pembelajaran klasikal; (4) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik, siswa tipe climbers, campers, atau quitters. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu, dengan rancangan faktorial 2x3. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, disimpulkan bahwa: (1) model pembelajaran kooperatif tipe TSTS yang disertai dengan peer-assessment menghasilkan prestasi lebih baik daripada model pembelajaran klasikal (2) Siswa tipe climbers memiliki prestasi lebih baik daripada siswa tipe campers dan quitters, serta siswa tipe campers lebih baik daripada siswa tipe quitters; (3) Pada masing-masing tipe AQ, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS yang disertai dengan peer-assessment menghasilkan prestasi lebih baik daripada model pembelajaran klasikal; (4) Pada masing-masing model pembelajaran, siswa tipe climbers memiliki prestasi matematika lebih baik daripada siswa tipe campers dan quitters, serta siswa tipe campers lebih baik daripada siswa tipe quitters.
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DENGAN ASSESSMENT FOR LEARNING (AfL) PADA MATERI BANGUN RUANG DITINJAU DARI KEMAMPUAN SPASIAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI KABUPATEN LOMBOK BARAT Musmiratul Uyun
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 2 No. 3 (2016): September 2016
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1)manakah yang dapat memberikan hasil belajar matematikayang lebihbaik, siswa yang diajar denganmodel pembelajaran kooperatif tipe TAIdengan AfL, TAI,atau langsung, (2)manakah yang mempunyai hasil belajar lebih baik, siswa dengan kemampuan spasial tinggi, sedang, atau rendah, (3) pada masing-masing model pembelajaran (TAI dengan AfL, TAI, dan langsung), manakah yang mempunyai hasil belajar matematika lebih baik, siswa dengan kemampuan spasial tinggi, sedang atau rendah, (4) pada masing-masing tingkatan kemampuan spasial siswa (tinggi, sedang, dan rendah), manakah diantara model pembelajaran yang dapat memberikan hasil belajar matematika lebihbaik, model pembelajaran kooperatif tipe TAIdengan AfL,TAI,atau pembelajaranlangsung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental semu dengan desain factorial 3x3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Lombok Barat. Pengambilan sampel dilakukan dengan stratified cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 280 siswa dengan banyak anggota sampel untuk kelompok eksperimen 1 berjumlah 94 siswa, kelompok eksperimen 2 berjumlah 93 siswa, dan kelompok kontrol berjumlah 93 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes hasil belajar Matematika dan tes kemampuan spasial siswa.Uji prasyarat analisis data menggunakan ujiLillieforsuntuk uji normalitas sedangkan untuk uji homogenitas menggunakan uji Bartlett, dengan 0,05 diperoleh kesimpulan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan homogen. Uji keseimbangan menggunakan uji Anava satu jalan dengan sel tak sama, dengan 0,05 diperoleh kesimpulan bahwa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dalam keadaan seimbang. Analisis data menggunakan Anava dua jalan dengan sel tak sama.Hasil penelitianini adalah: (1) hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran TAI dengan AfL lebih baik dari siswa yang menggunakan model pembelajaran TAI dan model pembelajaran langsung. Selain itu, hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran TAI sama baiknya dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung pada materi bangun ruang, (2) hasil belajar siswa yang mempunyai kemampuan spasial tinggi lebih baik dari siswa yang mempunyai kemampuan spasial sedang dan rendah. Selain itu, siswa yangmempunyai kemampuan spasial sedang lebih baik dari siswa yang mempunyai kemampuan spasial rendah,(3)pada model pembelajaran TAI dengan AfL, TAI, dan pembelajaran langsung siswa yang mempunyai kemampuan spasial tinggi memperoleh hasil belajar lebih baikdibandingkan dengan siswa dengan kemampuan spasial sedang dan rendah, siswa yang mempunyai kemampuan spasial sedang mempunyai hasil belajar lebih baik dibandingkan siswa dengan kemampuan spasial rendah, (4)pada siswa dengankemampuanspasial tinggi, sedang dan rendah model pembelajaran TAI dengan AfL mempunyai hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran TAI dan pembelajaran langsung, model pembelajaran TAI mempunyai hasil belajar yangsamabaiknyadengan model pembelajaran langsung.

Page 2 of 2 | Total Record : 12