cover
Contact Name
Nafiah Solikhah
Contact Email
nafiahs@ft.untar.ac.id
Phone
+6281329380937
Journal Mail Official
jurnalstupa@ft.untar.ac.id
Editorial Address
Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara Kampus 1, Gedung L, Lantai 7 Jl. Letjend. S. Parman No. 1, Jakarta Barat 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa)
ISSN : 26855631     EISSN : 26856263     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/stupa
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal STUPA merupakan Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara sebagai wadah publikasi artikel ilmiah dengan tema: Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (STUPA)
Articles 78 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019): APRIL" : 78 Documents clear
FASILITAS PELATIHAN BERSELUNCUR DAN PARKOUR William Wongso Soengkono; Maria Veronica Gandha
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i1.3983

Abstract

Jakarta termasuk kota wisata yang kaya dan menawarkan destinasi yang luar biasa lengkap. Mulai dari wisata sejarah, kuliner, alam, ekstrem, hingga belanja. Sebagai pusat pemerintahan sejak era sebelum merdeka, Jakarta menyimpan banyak sekali kekayaan sejarah yang kini dapat kita nikmati sebagai objek wisata. Selain itu, Jakarta juga merupakan sebuah kota yang sangat penting bagi Indonesia, karena Jakarta merupakan ibukota serta pusat pemerintahan dan perekonomian dari negara Republik Indonesia, sehingga tentu keoptimalan dalam menopang kegiatan yang berlangsung di dalamnya sangatlah diharapkan. Tujuannya adalah agar segala aktivitas yang ada di kota ini dapat tertopang dengan baik. Segala aktifitas kegiatan yang ada di Jakarta akan baik apabila warga masyarakat memiliki kesehatan yang baik juga. Akan tetapi, .Menurut Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa pada 2017, jumlah penduduk Indonesia yang rutin berolahraga belum mencapai sepertiga dari total penduduk, hanya 27,61 persen penduduk Indonesia yang melakukan olahraga minimal sekali dalam seminggu. Dapat dikatakan bahwa dari 100 penduduk Indonesia berumur 12 tahun ke atas, hanya sekitar 27 orang yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan olahraga, sedangkan 73 orang lainnya tidak rutin berolahraga. Selain itu masalah yang terdapat di Jakarta yang lainnya ialah polusi udara. Jakarta menduduki peringkat lima kota dengan kualitas udara terburuk di dunia (September 2017) Empat kota lainnya, yang memiliki kualitas udara paling buruk adalah Beijing (Cina) -pada urutan pertama, yang diikuti oleh Santiago (Cile), Kolkata (India), dan Hongkong (Cina).Pemeringkatan kota tersebut berdasarkan indeks kualitas udara real-time pada aplikasi Airvisual. Perancangan pembangunan Architourism Fasilitas Pelatihan Berseluncur dan Parkour dapat membawa pengaruh khususnya bagi masyarakat Jakarta untuk mau berolahraga dan mengurangi polusi udara dengan menggunakan metode transportasi alternatif seperti sepeda, skateboard atau sepatu roda.
WISATA REKREASI AIR DAN KEBUGARAN DI ANCOL Irene Melisa; Rudy Surya
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i1.3990

Abstract

Tingkat stress yang tinggi di Jakarta membuat kebutuhan akan rekreasi meningkat. Proyek ini memiliki tujuan untuk mewadahi olahraga air di Ancol sekaligus menjadi tempat wisata baru bagi kota Jakarta. Metode yang digunakan adalah deksriptif dimana dilakukan pengamatan langsung di lapangan dan analisis data – data untuk menentukan kebutuhan ruang hingga didapatkan hubungan ruang serta sirkulasi di dalam tapak. Konsep yang digunakan adalah Shelter - Inside out dimana bangunan yang terletak pinggir pantai bisa mengakomodasi orang – orang yang ingin bermain olahraga air tanpa menghilangkan esensi dari wisata pantai nya itu sendiri. Sehingga bangunan di desain memilik ruang dalam yang bersifat semi terbuka dan selalu mendapatkan view ke laut. Selain itu, bangunan juga bersifat sebagai shelter untuk melindungi dari panas dan teriknya matahari. Kelompok kegiatan dibuat berdasarkan zoning dan memperhatikan privasi dari tiap kegiatan. Olahraga air yang diwadahi adalah perahu dayung, jet ski, perahu layar, dan canoe. Dengan adanya bangunan ini diharapkan dapat menghidupkan kawasan dan menarik pengunjung untuk datang.
WAHANA DUNIA PERMAINAN TRADISIONAL DAN MODERN Pretty Angel Duxanda; Dewi Ratnaningrum
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i1.3955

Abstract

Kota Jakarta merupakan kota Metropolis. Pada suatu kota pentingnya adanya suatu tempat wisata yang dimana dapat berfungsi untuk menghibur masyarakat untuk menghilangkan kepenatan, meningkatkan daya tarik suatu kota dan juga menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat sekitar. Wisata rekreasi merupakan salah satu jenis wisata yang cocok di kota Jakarta, karena wisata rekreasi merupakan tempat wisata yang dimana pengunjung yang datang mengikuti aktivitas program didalamnya. Program yang diangkat pada wisata ini berupa kegiatan yang sering dilakukan orang-orang yaitu game/permainan. Permainan yang disediakan adalah permainan tradisional dan modern yang dimana supaya permainan tradisional kembali dikenal dan permainan modernpun juga tetap berkembang dan bisa dinikmati semua kalangan. Konsep perancangan adalah transformasi yang dimana dari program disusun mulai dari permainan tradisional ke modern dan juga pada pengunanaan material dan pada tiap zona pun berbeda. Zona terbagi menjadi dua yaitu zona permainan tradisional dan zona permainan modern. 
ARENA FUTSAL DAN SEPAKBOLA GAYA BEBAS Albert Halim; Budi Adelar Sukada
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i1.3960

Abstract

Olahraga merupakan bagian yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Selain untuk menyehatkan tubuh, olahraga juga banyak manfaat dan fungsi lain. Antara lain sebagai penghilang stress, sumber penghasilan, penunjuk strata sosial, dan lain-lain. Kota Jakarta sebagai ibukota dan merupakan kota terbesar di Indonesia tentunya sudah menjadi pusat perkembangan olahraga. Perkembangan sepakbola di Jakarta yang sangat pesat saat ini, juga diikuti dengan perkembangan olahraga lain namun masih menggunakan teknik dasar sepakbola dalam permainannya, yaitu olahraga Futsal. Saat ini Kota Jakarta memiliki satu kawasan pusat olahraga yang memiliki berbagai fasilitas cabang olahraga. Dari Antusias warga Kota Jakarta terhadap olahraga seperti futsal dan sepakbola gaya bebas dan sejenisnya yang sangat tinggi namun belum adanya tempat atau wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan hobinya dalam bidang olahraga tersebut dengan mencoba mengangkat suatu kawasan tematik yang menggabungkan antara olahraga dan rekreasi yang nantinya kawasan ini dapat menjadi wadah menyalurkan bakat dan prestasi dalam bidang olahraga juga menjadi taman terbuka bagi masyarakat kota Jakarta.
ARENA OLAHRAGA BASKET Hieronimus Richard; Budi Adelar Sukada
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i1.3962

Abstract

Kawasan Cengkareng merupakan Kawasan yang memiliki kepadatan penduduk tertinggi di daerah Jakarta Barat. Banyaknya jumlah bangunan perumahan dan permukiman di Kawasan Cengkareng menyebabkan ruang publik yang tersedia masih terbilang kurang cukup untuk mengakomodasi penduduk di Cengkareng. Fasilitas-fasilitas hiburan pun sangat jarang ditemui di Kawasan Cengkareng. Oleh karena itu, dibutuhkan sarana wisata yang dapat mengakomodasi kebutuhan rekreasi bagi penduduk di Kawasan Cengkareng.Rekreasi itu sendiri ada banyak jenisnya, salah satunya adalah rekreasi olahraga basket. Olahraga basket, selain dapat menjadi salah satu gaya hidup yang sehat, olahraga basket juga dapat menjadi salah satu pertunjukan ataupun aktivitas permainan yang menyenangkan. Namun, hal tersebut tidak didukung oleh sarana yang memadai, terutama untuk di Kawasan Cengkareng. Minimnya jumlah sarana olahraga basket di Kawasan Cengkareng sangat berbanding terbalik dengan minat penduduk di sekitarnya.Untuk itu penulis mengkaji dan menganalisis tentang Kawasan Cengkareng dalam merancang sarana wisata olahraga basket. Dengan mengutamakan permainan olahraga basket sebagai suatu pertunjukan dan permainan yang menyenangkan, lapangan basket sebagai arena permainan dibuat dapat diakses oleh publik dan dapat terlihat dari sebagian besar area pada kawasan tapak. Sebagai suatu objek wisata, selain lapangan basket, fasilitas-fasilitas pendukung lainnya juga dimasukan ke dalam program, seperti restoran, retail, gym, dll agar dapat dinikmati oleh pengunjung dan membuat program yang diterapkan dapat lebih hidup.
ARENA OLAHRAGA KECEPATAN DAN AKSELERASI DI JAKARTA Olivia Tjahyadi; Sutrisnowati Machdijar Odang
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i1.3961

Abstract

DKI Jakarta sebagai kota metropolis memiliki kepadatan penduduk yang besar, aktivitas yang tinggi, dan pergerakan yang kuat. Kehidupan di kota besar seperti DKI Jakarta yang penuh dengan aktivitas dan rutinitas dapat menimbulkan kejenuhan dan tekanan mental pada masyarakatnya. Hal ini juga menyebabkan keterbatasan waktu luang mereka untuk bersantai guna melepas kejenuhan akan rutinitas yang dijalankan setiap harinya. Dalam kondisi seperti inilah dibutuhkan suatu prasarana untuk mendapatkan perubahan suasana dan menjadi suatu rekreasi yang dapat memulihkan dan menyegarkan kembali jiwa dan raga. Kegiatan masyarakat dalam hal melakukan olahraga rekreasi saat ini masih sangatlah kurang. Selain faktor kesadaran akan pentingnya olahraga yang berasal dari dalam diri sendiri, faktor lain yang menghambat masyarakat untuk melakukan olahraga rekreasi adalah mengenai sarana dan prasarana yang tersedia untuk mendukung kegiatan tersebut. Kawasan Wijayakusuma merupakan sebuah kawasan di Jakarta Barat yang memiliki kepadatan penduduk yang tinggi tetapi tidak banyak memiliki ruang publik dan sarana olahraga untuk berekreasi, kawasan ini memiliki site yang sangat strategis untuk dibangunnya sebuah sarana olahraga rekreasi yang juga akan berperan sebagai sebuah ruang penyambung dalam kawasan tersebut. Sarana olahraga yang akan dibuat akan memfasilitasi olahraga rekreasi yaitu olahraga bowling, sepatu roda dan go-kart indoor, serta akan menambahkan fungsi lain yaitu sebagai penyatu kawasan yang bersifat bangunan sebagai sirkulasi publik dan ruang terbuka.
SARANA REKREASI OLAHRAGA DAN HIBURAN Stephen Clive; Sidhi Wiguna Teh
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i1.4013

Abstract

Sejalan dengan program pemerintah dalam usaha meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat dengan program peremajaan lingkungan dan program pembuatan prasarana baru, pengembangan akan fasilitas rekreasi dan olah raga bersama-sama turut menjadi aspek  utama dalam meningkatkan kualitas hidup manusianya. Selain itu, dalam membenahi wajah dan citra kota Jakarta sebagai Daerah Tujuan Wisata (DTW), usaha peningkatan dan pengembangan fasilitas rekreasi dan olahraga mendapat perhatian yang cukup serius. Dalam pembahasan ini, wilayah yang menjadi perhatian adalah wisata Jakarta Utara, dimana wilayah tersebut merupakan bagian dari pengembangan area Ancol, maka pengembangan fasilitas baru dapat sebagai penunjang kegiatan tersebut. Lingkup pembahasannya adalah mengenai bangunan pusat rekreasi tertutup (dalam gedung). Tujuan dan manfaat dari proyek ini, adalah menciptakan wujud ruang dalam kota yang bebas dari kesibukkan dan ketegangan kota, dan juga mampu berfungsi sebagai kegiatan pendukung. Hal ini mengingat pentingnya integrasi antar fungsi – fungsi kegiatan yang ada dalam suatu kota. Metode penulisan yang dipakai dalam pembahasan ini adalah deduksi, sedangkan metode pengumpulan datanya diperoleh dari survey lapangan, yang mencakup observasi di lapangan dan wawancara, serta studi literatur sebagai masukkan maupun studi perbandingan. Hasil dari penelitian ini sendiri menghasilkan suatu bangunan arsitektur dengan programnya yang meliputi olahraga dan hiburan. 
AULA SPEKTRUM Kevin Samuel; Dewi Ratnaningrum
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 1, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v1i1.3959

Abstract

Sebuah bangunan arsitektur yang memiliki ciri khas yang unik dapat menjadi identitas bagi suatu tempat, sehingga  karya arsitektur tersebut dapat dikenal secara luas. Sebuah tempat dapat lebih dikenal dengan adanya bangunan tertentu. Kecanggihan teknologi juga ditampilkan dalam bangunan sehingga dapat menjadi nilai tambah bagi bangunan. Konten bangunan yang bersifat interaktif membuat konten yang berbeda dengan setiap individu yang berbeda. Konten yang bersifat pengetahuan mendorong pengunjung untuk belajar dengan cara yang menarik sehingga menimbulkan pertanyaan yang membuat pengunjung ingin mendapatkan informasi lebih. Tema Spektrum diambil karena sifat ilmu pengetahuan yang selalu berkembang dapat berguna bagi konten yang ada pada proyek wisata sehingga dapat selalu berkembang.