cover
Contact Name
Ahmad Saleh Harahap
Contact Email
ahmadsaleh@unib.ac.id
Phone
+6285216150612
Journal Mail Official
buletin_pt@unib.ac.id
Editorial Address
Gedung Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu Jl WR Supratman Kandang Limun, Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Buletin Peternakan Tropis (Bulletin of Tropical Animal Science)
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 27221733     EISSN : 27220788     DOI : -
Buletin Peternakan Tropis (Bul. Pet. Trop.) (Bulletin of Tropical Animal Science) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Badan Penerbitan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu berkolaborasi dengan Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. Buletin Peternakan Tropis merupakan jurnal yang menerbitkan artikel ilmiah berdasarkan peer-review double blind yang bertujuan untuk menyebarluaskan semua informasi yang berkontribusi pada pemahaman dan pengembangan peternakan di daerah tropis dengan menerbitkan makalah penelitian asli, artikel telaah pustaka. kasus lapangan dan gagasan asli. Jurnal ini mencakup semua aspek yang berkaitan dengan Peternakan dan Veteriner di daerah tropis. Buletin Peternakan Tropis terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Mei dan Nopember. Focus and Scope: Produksi Ternak, Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak, Sosial Ekonomi Peternakan, Teknologi Hasil Peternakan, Genetika dan Pemuliaan Ternak, Reproduksi Ternak, Teknologi Hasil Ikutan Ternak, Hijauan Pakan Ternak, Aneka Hewan Potensial, Kesehatan Ternak
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2023)" : 11 Documents clear
Performa Ayam Broiler yang Diberi Perlakuan Cairan Rumen Kerbau sebagai Sumber Enzim dalam Ransum Berbasis Jagung dan Bungkil Kedelai Budiansyah, Agus; Haroen, Ucop; Resmi, Resmi; Syafwan, Syafwan; Ramlah, Ramlah
Buletin Peternakan Tropis Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.4.1.69-87

Abstract

This study aimed to determine the effect of using buffalo rumen fluid as a source of enzymes (CRKSE) in corn and soybean meal-based rations on the performance of broiler chickens. A total of 240 day-old chicks (DOC) of the Ross strain were allocated into 24 groups, consisting of 6 treatments and 4 replications with 10 chicks each. The treatment was using CRKSE, namely R1: 0 ml, R2: 30.78 ml, R3: 61.56 ml, R4: 92.35 ml, R5: 123.12 ml, and R6: 153.90 ml per kilogram of ration, respectively equivalent to 0%, 0.6%, 1.2%, 1.8%, 2.4% and 3.0% extracted buffalo rumen fluid enzymes. The rations were incubated with CRKSE for 24 hours at room temperature. Chickens were kept for 5 weeks and provided food and drinking water ad libitum. The variables measured were feed consumption, body weight gain (BWG), feed conversion ratio (FCR), final body weight (FBW), carcass weight, and digestive organ weight. The study design was a completely randomized design, and data were analyzed using ANOVA. If there is a significant effect, proceed with Duncan's multiple range test (DMRT). The use of CRKSE in rations had a significant effect (P<0.05) on feed consumption and FCR, whereas on BWG and FBW of broiler chickens up to 5 weeks of age, carcass weight, and digestive organ weights had no significant effect (P>0.05). The DMRT test results proved that the treatment using CRKSE at the level of 30.78 ml/kg (R2) to the level of 153.9 ml/kg ration (R6) significantly (P<0.05) reduced feed consumption and FCR compared to R1, but not significantly different (P>0.05) between R2, R3, R4, R5, and R6. It can be concluded that the use of CRKSE from slaughterhouses in rations is effective in improving the performance of broiler chickens by reducing the FCR   Key words: buffalo, broiler performance, enzyme, local feed, rumen fluid   ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan cairan rumen kerbau sebagai sumber enzim (CRKSE) dalam ransum berbasis jagung dan bungkil kedelai terhadap performa ayam broiler. Sebanyak 240 ekor anak ayam umur sehari (DOC) strain Ross dibagi menjadi 24 kelompok, terdiri atas 6 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan terdapat 10 ekor. Perlakuannya adalah penggunaan CRKSE yaitu R1 : 0 ml, R2: 30,78 ml, R3: 61,56 ml, R4: 92,35 ml, R5: 123,12 ml dan R6: 153,90 ml per kilogram ransum, masing masing setara dengan 0%, 0,6%, 1,2%, 1,8%, 2,4% dan 3,0% enzim cairan rumen kerbau hasil ekstraksi. Ransum diinkubasi dengan CRKSE selama 24 jam pada suhu ruang. Ayam dipelihara selama 5 minggu, pemberian makan dan air minum tersedia ad libitum. Peubah yang diukur adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan (PBB), konversi ransum, Bobot badan akhir (BBA), bobot karkas dan bobot organ pencernaan. Rancangan penelitian adalah rancangan acak lengkap, dan data dianalisis dengan ANOVA. Bila terdapat pengaruh yang nyata, dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan (DMRT). Penggunaan CRKSE dalam ransum berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi ransum dan konversi ransum, sedangkan terhadap PBB dan BBA ayam broiler sampai umur 5 minggu, bobot karkas dan bobot organ pencernaan tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Hasil uji DMRT membuktikan bahwa perlakuan penggunaan CRKSE pada taraf 30,78 ml/kg (R2) sampai taraf 153,9 ml/kg ransum (R6) nyata (P<0,05) menurunkan konsumsi ransum dan angka konversi ransum dibandingkan R1, tetapi tidak berbeda nyata (P>0,05) antara R2, R3, R4, R5 dan R6. Dapat disimpulkan penggunaan CRKSE asal rumah potong hewan dalam ransum efektif memperbaiki performa ayam broiler dengan menurunkan angka konversi ransum.   Kata kunci: cairan rumen, enzim, kerbau, pakan lokal, performa ayam broiler.

Page 2 of 2 | Total Record : 11