cover
Contact Name
Irma Yuliani
Contact Email
ijougs@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285854981814
Journal Mail Official
ijougs@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka, No. 156, Ronowijayan, Siman, Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies
ISSN : 27457397     EISSN : 2745861X     DOI : https://doi.org/10.21154/ijougs
Core Subject : Humanities, Social,
IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies is a bilingual journal that published in June and December by The Institute for Research and Community Services of State Institute for Islamic Studies (IAIN) Ponorogo. The Journal is focus on the result from researches and studies of gender equities or inequities through in civil society, culture, education, lenguange, religions etc.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2023)" : 8 Documents clear
Stereotip Gender dan Kesejahteraan Perempuan Rahmawati, Laila; Hasanah, Wardatul; Agustin, Maila; Putri, Firda Amalia; Faruq, Faruq
IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ijougs.v4i2.6880

Abstract

Stereotip gender merupakan suatu fenomena masyarakat yang membahas tentang perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Stereotip gender sangat mempengaruhi cara pandang individu terhadap individu lainnya dan ini juga berpengaruh terhadap interpretasi individu pada suatu hal tertentu. Stereotip gender saat ini secara sadar maupun tidak masih menjadi fenomena yang sering terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya stereotip gender dan mengetahui dampak stereotip gender terhadap kesejahteraan perempuan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan studi fenomenologi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik yang bertujuan untuk pengambilan data tertentu. Alat dalam penelitian ini yaitu berupa wawancara dengan waktu rata-rata sekitar 1 jam serta terdiri dari 13 pertanyaan. Hasilnya, faktor stereotip gender adalah stigma masyarakat terhadap perempuan yang memandang perempuan secara rendah. Dampak dari stereotip gender ini adalah rasa tidak aman, pendapat yang tidak didengarkan, dikucilkan dari lingkungan sehingga perempuan tidak mampu dalam mencapai kesejahteraan. Stereotip gender mempunyai dampak terhadap kesejahteraan perempuan
Implementasi Kebijakan Kesetaraan dan Pengarusutamaan Gender pada Fakultas Syariah dan Hukum ulya, zakiyatul
IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ijougs.v4i2.7146

Abstract

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan kebijakan baru terkait Merdeka belajar-Kampus Merdeka (MB-KM) yang ditindaklanjuti dengan Keputusan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya No. 729 Tahun 2021 yang menjadikan Peraturan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya No. Un.07/1/PP.00.9/SK/809/P/2016 sebagai salah satu landasan hukumnya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan kesetaraan dan pengarusutamaan gender UIN Sunan Ampel Surabaya di bidang pendidikan dan pengajaran, faktor pendukung dan penghambat serta dampaknya. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan teknik deskriptif analisis dengan pola pikir deduktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Kebijakan kesetaraan dan pengarusutamaan gender telah diimplementasikan dengan beragam cara pada Fakultas Syariah dan Hukum, yaitu dengan membuat mata kuliah gender secara mandiri, memasukkan dalam RPS dan menerapkan metode pembelajaran sensitif gender. Akan tetapi, dalam hal ini, prodi belum melakukan review dan redesain kurikulum berperspektif gender secara berkala dan menguatkan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan dan lembaga di masyarakat serta tidak secara penuh melaksanakan pengarusutamaan gender pada mata kuliah yang mengintegrasikan komponen pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Terdapat faktor pendukung dan penghambat, baik internal maupun eksternal, beserta dampak positif atas pengimplementasian kebijakan tersebut.
Coping Strategi Perempuan Lajang Terhadap Stigma Perawan Tua Anisya, Nabila; Heniyati, Heniyati; Kamalia, Erly Rizky
IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ijougs.v4i2.7513

Abstract

Anggapan masyarakat bahwa seseorang harus menikah pada usia tertentu telah mendorong perkembangan stigma terhadap perempuan tua yang semakin merebak. Perempuan yang dianggap berada pada ”usia krisi menikah”, mengejar pendidikan, memprioritaskan karir dan ingin lebih dulu membahagiakan orang tua malah diberi label perawan tua. Penelitian ini akan mengungkap bagaimana bentuk coping strategi yang dilakukan para wanita lajang dalam menghadapi stigma perawan tua. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis dengan sumber data 15 perempuan lajang usia 25 tahun atau lebih dan didukung beberapa hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam strategi coping yang digunakan oleh para perempuan lajang dalam menghadapi stigma perawan tua yaitu: Planful Problem Solving dengan cara pembuktian diri, melakukan berbagai kegiatan yang positif dan bermanfaat, serta menjaga hubungan dengan masyarakat; pengendalian diri; penilaian kembali positif dengan menerima takdir Tuhan; memusatkan perhatian pada candaan; menghindari topik dan mengekspresikan emosi.
Aleniasi Kesadaran Perempuan Dalam Tren Busana Syar’i Luthfi Hadi Aminuddin, Luthfi Hadi Aminuddin; Isnatin Ulfah, Isnatin Ulfah
IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ijougs.v4i2.9747

Abstract

Fenomena sosial busana syar’i dengan style baju dan hijab yang besar, lebar, dan panjang menjuntai yang masih menjadi tren hingga saat ini menjadi kajian serius banyak kalangan dengan berbagai sudut pandang. Hal itu karena fenomena tersebut tidaklah hadir dalam ruang hampa. Ada ideologi tertentu yang mempengaruhi fenomena tersebut, sehingga mengatakan satu-satunya alasan tren tersebut karena perwujudan meningkatnya kesadaran religius para muslimah, tentu tidak sepenuhnya benar. Busana syar’i menjadi cerminan bagaimana ideologi saling bertarung medefinisikan makna busana syar’i bagi kehidupan perempuan muslim yang dinegosiasikan dalam ruang publik lewat pemilihan fashion atau model busana tertentu. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dan perspektif patriarkisme dan kapitalisme secara interdisipliner, penelitian ini menemukan bahwa pilihan busana syar’i masih berupa sistem penampakan berupa fashion dan simbol kepatuhan terhadap pihak yang mendominasi tubuhnya. Pada tataran itu, konstruksi ideologis yang berpengaruh di balik busana syar’i adalah ideologi kapitalis-patriarkis, di mana informan teraleniasi kesadarannya karena harus mengikuti apa yang didefinisikan pihak lain tentang busana yang ideal.
Aleniasi Kesadaran Perempuan Dalam Tren Busana Syar’i Luthfi Hadi Aminuddin, Luthfi Hadi Aminuddin; Isnatin Ulfah, Isnatin Ulfah
IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ijougs.v4i2.9747

Abstract

Fenomena sosial busana syar’i dengan style baju dan hijab yang besar, lebar, dan panjang menjuntai yang masih menjadi tren hingga saat ini menjadi kajian serius banyak kalangan dengan berbagai sudut pandang. Hal itu karena fenomena tersebut tidaklah hadir dalam ruang hampa. Ada ideologi tertentu yang mempengaruhi fenomena tersebut, sehingga mengatakan satu-satunya alasan tren tersebut karena perwujudan meningkatnya kesadaran religius para muslimah, tentu tidak sepenuhnya benar. Busana syar’i menjadi cerminan bagaimana ideologi saling bertarung medefinisikan makna busana syar’i bagi kehidupan perempuan muslim yang dinegosiasikan dalam ruang publik lewat pemilihan fashion atau model busana tertentu. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dan perspektif patriarkisme dan kapitalisme secara interdisipliner, penelitian ini menemukan bahwa pilihan busana syar’i masih berupa sistem penampakan berupa fashion dan simbol kepatuhan terhadap pihak yang mendominasi tubuhnya. Pada tataran itu, konstruksi ideologis yang berpengaruh di balik busana syar’i adalah ideologi kapitalis-patriarkis, di mana informan teraleniasi kesadarannya karena harus mengikuti apa yang didefinisikan pihak lain tentang busana yang ideal.
Stereotip Gender dan Kesejahteraan Perempuan Rahmawati, Laila; Hasanah, Wardatul; Agustin, Maila; Putri, Firda Amalia; Faruq, Faruq
IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ijougs.v4i2.6880

Abstract

Stereotip gender merupakan suatu fenomena masyarakat yang membahas tentang perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Stereotip gender sangat mempengaruhi cara pandang individu terhadap individu lainnya dan ini juga berpengaruh terhadap interpretasi individu pada suatu hal tertentu. Stereotip gender saat ini secara sadar maupun tidak masih menjadi fenomena yang sering terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya stereotip gender dan mengetahui dampak stereotip gender terhadap kesejahteraan perempuan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan studi fenomenologi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik yang bertujuan untuk pengambilan data tertentu. Alat dalam penelitian ini yaitu berupa wawancara dengan waktu rata-rata sekitar 1 jam serta terdiri dari 13 pertanyaan. Hasilnya, faktor stereotip gender adalah stigma masyarakat terhadap perempuan yang memandang perempuan secara rendah. Dampak dari stereotip gender ini adalah rasa tidak aman, pendapat yang tidak didengarkan, dikucilkan dari lingkungan sehingga perempuan tidak mampu dalam mencapai kesejahteraan. Stereotip gender mempunyai dampak terhadap kesejahteraan perempuan
Implementasi Kebijakan Kesetaraan dan Pengarusutamaan Gender pada Fakultas Syariah dan Hukum ulya, zakiyatul
IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ijougs.v4i2.7146

Abstract

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan kebijakan baru terkait Merdeka belajar-Kampus Merdeka (MB-KM) yang ditindaklanjuti dengan Keputusan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya No. 729 Tahun 2021 yang menjadikan Peraturan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya No. Un.07/1/PP.00.9/SK/809/P/2016 sebagai salah satu landasan hukumnya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan kesetaraan dan pengarusutamaan gender UIN Sunan Ampel Surabaya di bidang pendidikan dan pengajaran, faktor pendukung dan penghambat serta dampaknya. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan teknik deskriptif analisis dengan pola pikir deduktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Kebijakan kesetaraan dan pengarusutamaan gender telah diimplementasikan dengan beragam cara pada Fakultas Syariah dan Hukum, yaitu dengan membuat mata kuliah gender secara mandiri, memasukkan dalam RPS dan menerapkan metode pembelajaran sensitif gender. Akan tetapi, dalam hal ini, prodi belum melakukan review dan redesain kurikulum berperspektif gender secara berkala dan menguatkan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan dan lembaga di masyarakat serta tidak secara penuh melaksanakan pengarusutamaan gender pada mata kuliah yang mengintegrasikan komponen pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Terdapat faktor pendukung dan penghambat, baik internal maupun eksternal, beserta dampak positif atas pengimplementasian kebijakan tersebut.
Coping Strategi Perempuan Lajang Terhadap Stigma Perawan Tua Anisya, Nabila; Heniyati, Heniyati; Kamalia, Erly Rizky
IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ijougs.v4i2.7513

Abstract

Anggapan masyarakat bahwa seseorang harus menikah pada usia tertentu telah mendorong perkembangan stigma terhadap perempuan tua yang semakin merebak. Perempuan yang dianggap berada pada ”usia krisi menikah”, mengejar pendidikan, memprioritaskan karir dan ingin lebih dulu membahagiakan orang tua malah diberi label perawan tua. Penelitian ini akan mengungkap bagaimana bentuk coping strategi yang dilakukan para wanita lajang dalam menghadapi stigma perawan tua. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis dengan sumber data 15 perempuan lajang usia 25 tahun atau lebih dan didukung beberapa hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam strategi coping yang digunakan oleh para perempuan lajang dalam menghadapi stigma perawan tua yaitu: Planful Problem Solving dengan cara pembuktian diri, melakukan berbagai kegiatan yang positif dan bermanfaat, serta menjaga hubungan dengan masyarakat; pengendalian diri; penilaian kembali positif dengan menerima takdir Tuhan; memusatkan perhatian pada candaan; menghindari topik dan mengekspresikan emosi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8