cover
Contact Name
Harmili
Contact Email
harmili@gmail.com
Phone
+6282137093043
Journal Mail Official
lppm.stikes.griyahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl.Lingkar Kebayan, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB)
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan dan Sains STIKES Griya Husada Sumbawa
ISSN : 25975102     EISSN : 27214249     DOI : 10.51487
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan dan Sains STIKES Griya Husada Sumbawa merupakan publikasi ilmiah dalam konten kesehatan dan sains yang memuat hasil penelitian, kajian pustaka, analisis kritis dan pengembangan. Terbit pertama kali tahun 2017 dengan frekuensi terbitan sebanyak dua kali dalam setahun pada bulan September dan Maret. Artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini sudah melewati proses evaluasi dan penyuntingan oleh dewan redaksi. Jurnal Kesehatan dan Sains terbuka untuk umum, peneliti, pegawai dan pemerintah. Jurnal Kesehatan dan Sains menerima kiriman di bidang ilmu dan praktik kesehatan. Fokus dan Lingkup: Medis Perawatan Kebidanan Kesehatan masyarakat Teknologi kesehatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 71 Documents
HUBUNGAN APLIKASI PRIMARY SURVEY DENGAN PERBAIKAN SURVIVAL PASIEN TRAUMA KEPALA DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD BANGIL Dinda Suharya
Jurnal Kesehatan dan Sains Vol 2 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN DAN SAINS (JKS)
Publisher : LPPM STIKES Griya Husada Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan dasar menjadi komponen utama yang harus dimiliki tenaga kesehatan dalam menangani pasien gawat darurat. Primary survey yang cepat dan tepat merupakan salah satu unsure keberhasilan dalam penanganan awal pada pasien trauma kepala. Penanganan tepat dengan sistematika ABCDE dapat menurunkan risiko kematian dan meminimalisir kecacatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aplikasi primary survey dengan perbaikan survival pasien trauma kepala di Instalasi Gawat Darurat RSUD Bangil. Metode yang digunakan adalah studi analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dan analisis data menggunakan uji chi-square. Dari 40 responden, berdasarkan derajat keparahannya, trauma kepala ringan 20 responden (50%), 9 responden sedang (22,5%), 11 responden berat (27,5%) dan mayoritas berusia 36-45 tahun. Berdasarkan hasil uji chisquare didapatkan hasil p>0,05 yang berarti tidak terdapat hubungan aplikasi primary survey dengan perbaikan survival pasien trauma kepala di IGD RSUD Bangil.
PENGARUH KONSUMSI MINUMAN KUNYIT ASAM TERHADAP LAMA PENYATUAN LUKA PERINEUM IBU NIFAS Dewi Susanti
Jurnal Kesehatan dan Sains Vol 2 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN DAN SAINS (JKS)
Publisher : LPPM STIKES Griya Husada Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh konsumsi minuman kunyit asam terhadap lama penyatuan luka perineum dan jumlah bakteri di perineum ibu nifas. Angka kejadian luka perineum tergolong tinggi, dari total 1.951 kelahiran spontan pervaginam, 57% ibu mengalami luka perineum; 28% karena episiotomi dan 29% karena ruptur spontan. Infeksi pada luka episiotomi tergolong tinggi yakni sebesar 7,1 %. Minuman kunyit asam merupakan minuman yang terbuat dari kunyit, asam jawa, gula merah dan air. Khasiat anti inflamasi, antioksidan dan antibakteri dalam minuman kunyit asam dapat membantu mempercepat lama penyatuan luka perineum. Penelitian ini adalah penelitian true eksperimental dengan desain Posstest Control Trial. Sampel berjumlah 28 ibu nifas dengan luka perineum. Adapun hasil penelitian adalah rata-rata lama penyatuan luka untuk kelompok perlakuan (responden diberi minuman kunyit asam) adalah 6,2 hari. Rata-rata lama penyatuan luka untuk kelompok kontrol adalah 8,42 hari. Hasil uji t-test menunjukkan nilai p value adalah 0,001 < 0,05, sehingga ada pengaruh konsumsi kunyit asam terhadap lama penyatuan luka perineum.
ANALISIS PEMANFAATAN RUMAH TUNGGU KELAHIRAN PADA DAERAH TERPENCIL DI KABUPATEN SUMBAWA Amelia Ramdani Hasby
Jurnal Kesehatan dan Sains Vol 2 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN DAN SAINS (JKS)
Publisher : LPPM STIKES Griya Husada Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan rumah tunggu kelahiran pada daerah terpencil belum maksimal dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa. Hal ini di karenakan ibu hamil lebih memilih menunggu di rumah sendiri daripada di rumah tunggu kelahiran. Mereka memilih datang langsung ke Puskesmas apabila sudah ada tanda-tanda persalinan. Selain itu, masih ada ibu hamil yang tidak ingin ke fasilitas kesehatan, lebih memilih memanggil dukun untuk membantu proses persalinan. Keterbatasan infrastruktur, transportasi, kondisi geografis, kurangnya sarana air bersih, serta masih kurangnya tenaga kesehatan yang dapat menyulitkan proses rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat ketika ada ibu hamil atau bersalin yang mengalami komplikasi juga mempengaruhi proses pelayanan yang di berikan kepada masayarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pengetahuan dan pemanfaatan rumah tunggu kelahiran pada daerah terpencil oleh ibu hamil TM III berserta suami yang ada di Kabupaten Sumbawa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan deskriptif analitik dengan metode observasional. Jumlah populasi dalam pengelitian ini sebanyak 260 ibu hamil TM III pada daerah terpencil yang ada diKabupaten Sumbawa. Sampel yang di ambil sebanyak 30% dengan responden ibu hamil TM III sebanyak 80 orang beserta suami sebanyak 80 orang. Teknik pengambilan sampling menggunakanpurposive sampling. Kegiatan penelitian ini difokuskan pada 4 Kecamatan daerah terpencil yaitu Tarano, Labangka, Batulanteh dan Labuhan Badas. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah pengetahuan ibu hamil TM III adalah cukup baik yaitu sebanyak 54 ibu hamil (67,5%), sedangkan pengetahuan suami mayoritas pada kategori kurang baik sebanyak 48 orang (60%). Pemanfaatan rumah tunggu kelahiran pada ibu hamil TM III dengan katagori cukup baik sebanyak 62 ibu hamil (77,5%), sedangkan pemanfaatan rumah tunggu pada suami dengan kategori kurang baik >55% yaitu sebanyak 53 (60%). Berdasarkan temuan ini peneliti memberikan beberapa rekomendasi kepada stakeholder (Pemerintah, Dinas Kesehatan, Puskesmas) agar dapat mensosialisasikan danmemberikan edukasi tentang pentingnya rumah tunggu kelahiran kepada masyarakat di daerah terpencil, agar masyarakat mendapat pemahaman tentang pemanfaatan rumah tunggu kelahiran. Selain itu,memperkuat akses pelayanan kesehatan dengan memberikan jaminan kehidupan sehat dan mendorong kesejahtraan bagi semua orang di segala usia sesuai dengan target sistem kesehatan nasional.
PENGARUH PEMBERIAN MADU SUMBAWA TERHADAP PERUBAHAN STATUS GIZI (BB/TB) PADA BALITA (24-60 BULAN) GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LOPOK KABUPATEN SUMBAWA Harmiyati Harmiyati
Jurnal Kesehatan dan Sains Vol 2 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN DAN SAINS (JKS)
Publisher : LPPM STIKES Griya Husada Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita merupakan kelompok masyarakat rawan gizi. Gizi kurang tidak terjadi tiba-tiba tetapi diawali dengan kenaikan berat badan yang tidak cukup.Perubahan berat badan balita dari waktu ke waktu merupakan petunjuk awal perubahan status gizi balita.Gizi kurang secara langsung disebabkan oleh konsumsi makanan yang tidak seimbang. Zat gizi di dalam makanan yang dikonsumsi tersebut tidak cukup atau tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh yang seharusnya. Sehingga mempengaruhi daya tahan tubuh menjadi lemah, dengan keadaan tersebut memudahkan munculnya penyakit infeksi seperti diare, demam. Setiap kebutuhan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh kandungan madu mampu memenuhi kebutuhan Gizi. Menganalisis Pengaruh Pemberian Madu Sumbawa terhadap Perubahan Status Gizi (BB/TB) pada Balita Gizi Kurang di wilayah Kerja Puskesmas Lopok Kecamatan Lopok Kabupaten Sumbawa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan studi desain Quasi Experiment (Ethical Clearance Poltekkes Kemenkes Semarang) dengan desain Pretest-Posttest With Control Group. Total sampel pada penelitian ini sebanyak 60 balita yang terbagi dalam 2 kelompok yaitu 30 balita kelompok Intervensi dan 30 balita Kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan Simple Random sampling.Teknik analisa hasil status gizi balita sebelum dan setelah pemberian madu yaitu uji Mann Whitney dikarenakan data tidak berdistribusi normal.Terdapat perbedaan yang bermakna rerata Status Gizi Balita kurang gizi setelah diberikan madu p=0,000, dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian madu terhadap perbaikan status gizi balita (BB/TB).
PERILAKU SEKS PADA REMAJA PRIA DI DESA SAWIT JAYA KECAMATAN LONG IKIS KABUPATEN PASER KALIMANTAN TIMUR Arindiah Puspo Windari
Jurnal Kesehatan dan Sains Vol 2 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN DAN SAINS (JKS)
Publisher : LPPM STIKES Griya Husada Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku seksual yang tidak sehat di kalangan remaja yang belum menikah cenderung meningkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku seks pada remaja pria di Desa Sawit Jaya Kecamatan Long Ikis Kabupaten Paser Kalimantan Timur Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode campuran mix method. Subjek penelitian ini adalah remaja pria yang melakukan seks bebas. Model penelitian ini menggunakan model sequential dengan desain sequential explanatory. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara.Responden yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 89%, berperilaku seks tidak berisiko sedangkan sebagian responden lainnya memiliki pengetahuan seks yang kurang. Responden yang bersikap positif cenderung berperilaku seks tidak berisiko sebanyak 87%, dan sebagian lainnya memiliki sikap negatif yang berperilaku seks berisiko. Responden yang memiliki tindakan positif 64%, cenderung berperilaku seks tidak berisiko, dan sebagian informan cenderung bertindak negatif berperilaku seks berisiko. Adanya pengetahuan yang kurang, sikap yang negatif, dan tindakan yang negatif sehingga membentuk perilaku kesehatan yang berisiko, dengan demikian dapat memberikan dampak yang negatif terhadap kesehatan reproduksinya.
HUBUNGAN PENGETAHUAN WUS TENTANG DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN UPAYA PENCEGAHAN YANG DILAKUKAN WUS DI PUSKESMAS TURI SLEMAN Fitri Setianingsih
Jurnal Kesehatan dan Sains Vol 2 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN DAN SAINS (JKS)
Publisher : LPPM STIKES Griya Husada Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kejadian kanker serviks di Kabupaten Sleman yaitu pada usia 20-44 tahun sebanyak 19 kasus barutahun 2013(Dinkes Kabupaten Sleman, 2013).Kurangnya pengetahuan wanita tentang kanker serviks menjadi salah satu sebab keterlambatan diagnosis. Deteksi dini merupakan salah satu upaya pencegahan kanker serviks yang dapat dilakukan.Diketahuinya hubungan pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang deteksi dini kanker serviks dengan upaya pencegahan yang dilakukan Wanita Usia Subur (WUS) di Puskesmas Turi Sleman.Jenispenelitian analitik korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel diambil secara quota sampling, sehingga didapatkan jumlah 103. Metode analisis yang digunakan adalah uji korelasi Kendall’s Tau.Hasil penelitianini menunjukkan jumlah Wanita Usia Subur (WUS) berpengetahuan baik sebanyak 49,5%, pengetahuan cukup sebanyak 45,6%, dan pengetahuan kurang sebanyak 4,9%. Nilai significancy p-value pengetahuan dengan upaya pencegahan sebesar 0,048 dengan nilai korelasi 0,182.Terdapat hubungan pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang deteksi dini kanker serviks dengan upaya pencegahan yang dilakukan Wanita Usia Subur (WUS) dan memiliki keeratan hubungan sangat rendah. Diharapkan kepada Puskesmas Turi Sleman dapat melaksanakan penyuluhan lebih sering pada masyarakat, khususnya para Wanita Usia Subur (WUS) untuk meningkatkan pengetahuannya.
HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOMPOBULU KECAMATAN RUMBIA KABUPATEN JENEPONTO TAHUN 2016 Alkhair Alkhair
Jurnal Kesehatan dan Sains Vol 2 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN DAN SAINS (JKS)
Publisher : LPPM STIKES Griya Husada Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi merupakan salah satu penentu kualitas sumber daya manusia. Kekurangan gizi akan menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan, menurunkan produktifitas kerja dan menurunkan daya tahan tubuh yang berakibat meningkatnya angka kesakitan dan kematian. Tujuan umum penelitian ini Untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan status gizi pada anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tompobulu Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto tahun 2016. Jenis penelitian ini bersifat observasional analitik, Disain atau rancangan yang di pakai yaitu studi potong lintang atau Cross–Sectional Study. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan rumus sehingga sampel yang diperoleh representative yaitu sebanyak 89 anak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan secara signifikan antara pola pemberian MP-ASI, dengan status gizi ( p= 0,000 ( P < α = 0,05). Selanjutnya, ada hubungan secara signifikan antara asuh diri dengan status gizi anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tompobulu Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto dengan nilai (p= 0,000 ( P < α = 0,05). Terakhir, ada hubungan secara signifikan antara asuh kesehatan dengan status gizi anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tompobulu Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto. Dengan nilai (p= 0,000 ( P< α = 0,05).
FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PROMOSI KESEHATAN) PADA SISWA SD NEGERI BUNG MAKASSAR Mahfud Mahfud
Jurnal Kesehatan dan Sains Vol 2 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN DAN SAINS (JKS)
Publisher : LPPM STIKES Griya Husada Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan yang ingin dicapai oleh bangsa Indonesia adalah tercapainya bangsa yang maju dan mandiri, sejahtera lahir dan batin. Keadaan masyarakat Indonesia di masa depan atau visi yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan dirumuskan sebagai“Indonesia Sehat 2025”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (promosikesehatan) padasiswa SD Negeri Bung Makassar. Uji statistik yang digunakan Uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan α=0,05, dan uji Regression Logistic pada SPSS versi 16. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampelpenelitian sebanyak 60 responden yang berada dalam lokasi penelitian dengan menggunakan teknik Purposive Sampling.Cara pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, yang dilakukan langsung kepada responden dengan menggunakan kuesioner, dan observasi dengan caracheck list.Hasil penelitian dengan analisis bivariat didapatkan ada pengaruh yang bermakna antara pengetahuan (ρ=0,39), sikap (ρ=0,040), tindakan (ρ=0,023), ketersediaan fasilitas/sarana dan prasana kesehatan (ρ=0,046), peran guru (ρ=0,025), dukungan keluarga (ρ=0,033), dan teman sebaya (ρ=0,043) terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (promosikesehatan) padasiswa SD Negeri Bung Makassar. Sedangkan hasil multivariat, variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (promosikesehatan) pada siswa SD Negeri Bung Makassar adalah pengetahuan dengan nilai (B-1.574), dan tingkat signifikan (ρ=0,032). Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan adanya peningkatan pembinaan dan pemberian pendidikantentang kesehatan, khususnya pendidikan kesehatan yang diberikan untuk anak usia sekolah, dan usia anak yakni melakukan PHBS dengan baik untuk memperoleh perilaku hidup sehat.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN SEDUHAN JAHE GAJAH DAN MADU TERHADAP PENURUNAN EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DAN TRIMESTER II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOYO HULU KABUPATEN SUMBAWA NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2019 Sefti Dwi Kayanti
Jurnal Kesehatan dan Sains Vol 3 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN DAN SAINS (JKS)
Publisher : LPPM STIKES Griya Husada Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mual dan muntah pada kehamilan berlebih atau Hiperemesis Gravidarum tidak hanya mengancam kehidupan wanita, namun juga dapat menyebabkan efek samping pada janin seperti abortus, berat bayi lahir rendah, kelahiran prematur, serta malforasi pada bayi baru lahir. Kejadian pertumbuhan janin terhambat (IUGR) meningkat pada wanita hamil dengan Hiperemesis Gravidarum. Berdasarkan studi pendahuluan pada tanggal 24 Maret 2019 yang dilakukan di Puskesmas Moyo Hulu di Kabupaten Sumbawa diperoleh hasil pada bulan Januari sampai dengan Maret 2019 sebanyak 33 Ibu hamil pada Trimester I dan diantaranya sebanyak 7 ibu hamil yang mengalami mual muntah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan memahami efektivitas pemberian seduhan jahe gajah dan madu terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I dan trimester II di Wilayah Kerja Puskesmas Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa NTB Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Subyek penelitian ini adalah ibu hamil Trimester I dan Trimester II yang mengalami Emesis Gravidarum. Metode pengumpulan data melalui lembar ceklis dan dokumen puskesmas.Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei - Juli 2019. Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Paired T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil yang mengalami Emesis Trimester I dan Trimester II di wilayah Kerja Puskesmas Moyo HuluKabupaten Sumbawa NTB Tahun 2019 sebelum pemberian rebusan jahe gajah dan madu berada pada frekuensi 4-7 kali/hari sebanyak 5 Responden (71.4%) dan minoritas ibu hamil yang mengalami mual muntah berada pada frekuensi 1-3 kali/hari sebanyak 1 Responden (14.3%) dan >7kali/hari sebanyak 1 Responden (14.3%). mayoritas ibu hamil yang mengalami Emesis Trimester I dan Trimester II di wilayah kerja Kerja Puskesmas Moyo HuluKabupaten Sumbawa NTB Tahun 2019 Sesudah Pemberian rebusan jahe gajah dan madu berada pada frekuensi 1-3 kali/hari sebanyak 6 Responden (85.7%) dan minoritas ibu hamil yang mengalami mual muntah berada pada frekuensi 4-7 kali/hari sebanyak 1 Responden(14.3%). efektivitas sebelum dan sesudah diberikan seduhan jahe gajah dan madu pada ibu hamil Trimester I dan Trimester II di wilayah kerja Kerja Puskesmas Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa NTB Tahun 2019 sebanyak 2 kali dan setelah pemberian rebusan jahe dan madu menurun menjadi 1 kali dengan p value 0.017 dengan taraf signifikasi α= 5 % (0,05), p-value < α = 0,05 yang berarti ada pengaruh pemberian rebusan air jahe terhadap mual muntah pada ibu hamil Trimester I dan Trimster II di Wilayah Kerja Puskesmas Moyo HuluKabupaten Sumbawa NTB Tahun 2019. Efektivitas sebelum dan sesudah diberikan seduhan jahe gajah dan madu pada ibu hamil Trimester I dan Trimester II di wilayah kerja Kerja Puskesmas Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa NTB Tahun 2019 sebanyak 2 kali dan setelah pemberian rebusan jahe dan madu menurun menjadi 1 kali dengan p value 0.017 dengan taraf signifikasi α= 5 % (0,05), p-value 0.017 < α = 0,05 yang berarti ada pengaruh pemberian rebusan air jahe terhadap mual muntah pada ibu hamil Trimester I dan II di Wilayah Kerja Puskesmas Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa NTB Tahun 2019.
TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI SMPN 4 SUMBAWA BESAR Krisna Al Marlina
Jurnal Kesehatan dan Sains Vol 3 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN DAN SAINS (JKS)
Publisher : LPPM STIKES Griya Husada Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian di Indonesia yang disebabkan oleh kanker payudara menempati urutan ke 10 setelah kanker paru. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa tahun 2017 mencatat bahwa kasus tumor/benjolan pada payudara di tahun 2017 yang ditemukan sebanyak 21 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di SMPN 4 Sumbawa Besar. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif sederhana. Penelitian dilakukan di SMPN 4 Sumbawa Besar dan dilaksanakan pada bulan Mei 2019. Sampelnya adalah siswi SMPN 4 Sumbawa Besar dengan jumlah total sampel 35 responden. Penelitian ini mengunakan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dengan menggunakan analisis univariat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri di SMPN 4 Sumbawa Besar adalah baik. Penelitian dapat disimpulkan tingkat pengetahuan remaja putri tentang SADARI di SMPN 4 Sumbawa Besar sebagian besar dalam kategori Baik