cover
Contact Name
Andi Agussalim
Contact Email
alimhanas03@gmail.com
Phone
+6285255275226
Journal Mail Official
alimhanas03@gmail.com
Editorial Address
Bulukumba Sulawesi Selatan
Location
Kab. bulukumba,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Midwifery and Nursing Studies
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
The aims of JMNS are to provide a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including: Midwifery science Nursing informatics Reproductive health Maternal and child health Obsetetrics and gynecology Sexual health promotion Women’s health Public health Psychosocial and ethical aspects of women’s health Educational and counceling interventions in midwifery and nursing
Articles 76 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG BABY BLUES Haerani; arfiani; Wulandari, Sri Mita
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 6 No. 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v6i1.126

Abstract

Baby blues adalah gangguan suasana hati yang bersifat sementara, terjadi pada ibu pasca bersalin yang disebabkan oleh prubahan fisik dan perubahan emosional. Di Indonesia angka kejadian baby blues atau postpartum blues sangat tinggi, hal demikian diakibatkan karena kurangnya pengetahuan ibu tentang sindrom baby blues. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang baby blues Di wilayah kerja puskesmas Bontobahari Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskritif dengan menggunakan desain pendekatan cross sectional dengan sampel semua ibu bersalin dari bulan februari hingga april sebanyak 18 orang. Penelitian dilakukan pada bulan februari hingga april 2021 Di Puskesmas Bontobahari Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden dalam klasifikasi kurang yaitu sebanyak 8 orang (44,4%), umur responden yaitu 20-35 tahun 13 orang (72,2%), mayoritas pendidikan responden yaitu SD 7 orang (38,9%) dengan mayoritas pekerjaan responden yaitu IRT 17 orang (94,4%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu nifas tentang baby blues di wilayah kerja Puskesmas Bontobahari Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba paling banyak dalam kategori kurang. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor usia yang mayoritas berusia 20-35 tahun, faktor pendidikan yang mayoritas berpendidikan SD dan pekerjaan mayoritas sebagai ibu rumah tangga.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG METODE HYPNOBIRTHING UNTUK MENGURANGI NYERI KALA I PERSALINAN Erniawati; Sumarni; Bohari, Nurul Hidayah
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 6 No. 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v6i1.127

Abstract

Hampir semua wanita merasakan ketakutan ketika menghadapi proses melahirkan atau persalinan. Penanganan dan pengawasan nyeri persalinan terutama pada kala I fase aktif sangat penting, karena ini sebagai titik penentu apakah seorang ibu bersalin dapat menjalani persalinan normal atau diakhiri dengan suatu tindakan dikarenakan adanya penyulit yang diakibatkan nyeri sangat hebat. Saat ini telah banyak metode penanganan nyeri tanpa obat yang dikembangkan berdasarkan hasil penelitian, salah satu metode untuk mengatasi nyeri persalinan tanpa obat yang bisa dikembangkan oleh bidan adalah metode persalinan dengan hypnobirthing. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Bagaimana gambaran pengetahuan ibu hamil trimester III tentang hypnobirthing untuk mengurangi nyeri kala I persalinan Di wilayah kerja Puskesmas Caile . Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil trimester III tentang hypnobirthing untuk mengurangi nyeri kala I persalinan Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2021 Di Wilayah Kerja Puskesmas Caile Kecematan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba. Berdasarkan dari tingkat pengetahuan dari 15 responden, dimana responden yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 4 orang (26.6%), ibu yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 11 orang (73,3%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil trimester III tentang hypnobirthing untuk mengurangi nyeri kala I persalinan masih dalam kategori kurang.
ANALISIS HUBUNGAN PENGGUNAAN DMPA DENGAN PENINGKATAN BB AKSEPTOR KB JUSNI; Husnawati
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 6 No. 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v6i1.128

Abstract

Keluarga Berencana merupakan suatu usaha menjarangkan atau merencanakan jumlah dan jarak kehamilan dengan menggunakan kontrasepsi.Kontrasepsi suntik KB DMPA adalah alat kontrasepsi berbentuk vial yang berisi hormon jenis progesteron yang disuntikkan setiap 3 bulan. Metode kontrasepsi suntik DMPA merupakan salah satu dari metode yang tersedia pada saat ini, dan paling banyak diminati oleh masyarakat khususnya pasangan usia subur dengan rentang usia 20-35 tahun meskipun kontrasepsi suntik DMPA ini memiliki efek samping salah satunya dapat meningkatkan berat badan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara penggunaan DMPA dengan peningkatan berat badan Di Puskesmas Palangisang Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pendekatan observasional dengan sampel sebanyak 47 akseptor KB DMPA. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2021 Di Wilayah Kerja Puskesmas Palangisang Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna DMPA dengan umur 20-35 tahun 24 akseptor KB DMPA (51%), berdasarkan pendidikan (SD) sebanyak 28 akseptor KB DMPA (60%), berdasarkan pekerjaan(IRT) sebanyak 39 akseptor KB DMPA (83%), pengguna DMPA secara teratur sebanyak 37 akseptor KB DMPA (79%), pengguna DMPA yang mengalami peningkatan BB sebanyak 34 akseptor KB DMPA (72%), serta lama penggunaan 4-10 tahun sebanyak 28 akseptor KB DMPA(60%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengguna DMPA dengan Peningkatan BB akseptor KB Di Puskesmas Palangisang Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba
BUDAYA PENGASUHAN BAYI DAN BALITA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING ADAT AMMATOA KAJANG Ningsih, Sri; Hikma, Restu Yulia
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 6 No. 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v6i1.133

Abstract

Stunting merupakan gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Kejadian stunting dapat dipengaruhi oleh aspek perilaku, terutama pada pengasuhan yang kurang baik dalam praktek pemberian makan bagi bayi dan balita.Tujuan: untuk mengetahui bagaimana budaya pengasuhan bayi dan balita sebagai pencegahan stunting pada masyarakat Adat Ammatoa Kajang Kabupaten Bulukumba.Metode: penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (in-depth interview).Hasil: setiap kebiasaan yang masyarakat lakukan tidak lepas dari kebiasaan orang-orang terdahulu mereka. Dalam hal pengobatan bayi dan balita Masyarakat Ammatoa masih mengandalkan dukun (sanro). Mereka juga memanfaatkan tanaman herbal karena diyakini sangat baik untuk kesehatan maupun untuk perawatan bayi dan balita. Contoh kebiasaan atau perilaku yang mereka sering lakukan sesuai adat Ammatoa seperti Perawatan bayi di kajang bayi baru lahir tersebut belum bisa dimandikan, bayi bisa dimandi ketika tali pusatnya sudah kering/putus pemotongan ari-ari menggunakan bambu runcing, bayi tidak boleh keluar rumah sebelum 40 hari, pemberian ASI eksklusif, .Kesimpulan: masyarakat adat Ammatoa kajang memiliki budaya yang masih sangat kental terkait dengan budaya pengasuhan bayi dan balita khususnya dalam proses pencegahan stunting.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH ( BBLR) A. Sahura, Nisma; Rosmawaty; Ariani Saputri, Chandra
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v7i2.180

Abstract

Latar Belakang: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) termasuk kedalam faktor yang menyebabkan mortalitas, morbilitas dan kecacatan pada neonatus dan bayi sehingga masih menjadi penyebab kematian neonatal. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Mokopido Tolitoli tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional (desain potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan di RSUD Mokopido Tolitoli pada bulan Januri-Desember 2024, dengan jumlah sampel sebanyak 95 orang diambil dengan tehnik Simple Random Sampling. Jenis pengumpulan data dilakukan dengan melihat data rekam medis tahun 2024. Analisis bivariate dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil Terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu dengan kejadian BBLR dengan p-value 0,000 (?<0,05). Ada hubungan yang signifikan antara preeklamsi dengan kejadian BBLR dengan p-value 0.012 (?<0,05). Tidak terdapat hubungan antara plasenta previa terhadap kejadian BBLR dengan p-value 0,330 (? >0,05). Tidak terdapat hubungan antara kehamilan kembar terhadap kejadian BBLR dengan p-value 0,074 (? >0,05). Kesimpulan : terdapat dua faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR yaitu usia kehamilan dan preeklmasi. Disarankan kepada tenaga kesehatan khususnya di RSUD Mokopido Tolitoli untuk memberikan konseling tentang menjaga kehamilan, merawat kehamilan serta bekerjasama dengan faskes tingkat I agar edukasi dan konseling kepada seluruh ibu hamil dapat tercapai.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN STRES PADA IBU HAMIL TRIMESTER lll DENGAN PENCEGAHAN PRE-EKLAMPSIA Putri; Fitriani; Ekawati, Nur; SAMILA
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v7i2.189

Abstract

Latar Belakang:Pre-eklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas pada ibu dan janin. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan stres pada ibu hamil trimester III dengan pencegahan pre-eklampsia di Puskesmas Minasa Upa Kota Makassar. Metode: Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan metode cross sectional. Jumlah responden sebanyak 40 ibu hamil trimester III yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan, tingkat stres, dan tindakan pencegahan. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan pre-eklampsia (p=0,000; p<0,001) serta tingkat stres dengan pencegahan pre-eklampsia (p=0,000; p<0,05).  Kesimpulan: Pengetahuan yang baik meningkatkan kemungkinan ibu hamil melakukan pencegahan optimal, sedangkan stres yang tinggi menurunkan efektivitas pencegahan.