cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL MATEMATIKA STATISTIKA DAN KOMPUTASI
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 18581382     EISSN : 26148811     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini mempublikasikan paper-paper original hasil-hasil penelitian dibidang Matematika, Statistika dan Komputasi Matematika.
Arjuna Subject : -
Articles 496 Documents
PEMODELAN DERET WAKTU DAN PERAMALAN CURAH HUJAN PADA DUA BELAS STASIUN DI BOGOR Hutomo Atman Maulana
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 15 No. 1 (2018): July 2018
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.515 KB) | DOI: 10.20956/jmsk.v15i1.4424

Abstract

Curah hujan merupakan salah satu faktor iklim yang berpengaruh di berbagai bidang sehingga pemerintah membangun stasiun hujan untuk mengukur curah hujan di lokasi tertentu di Indonesia yang dianggap memiliki potensi. Akan tetapi curah hujan di luar daerah stasiun hujan tidak diketahui secara pasti, sehingga perlu dilakukan prediksi curah hujan dengan menggunakan analisis deret waktu dengan metode Box-Jenkins yang dikenal dengan Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA), maupun analisis krigging untuk melihat kebergantungan spasial lokasi. Identifikasi model dilakukan dengan meihat plot ACF dan PACF data. Data yang digunakan adalah data curah hujan di Bogor periode 10 harian dari bulan Januari 2013 - Desember 2014 sehingga diperoleh model deret waktu terbaik untuk 12 stasiun yang terdiri dari ARIMA(1,1,1), ARIMA(1,1,0), dan ARIMA(3,1,0).
KONSTRUKSI POSISI-P DARI PERMAINAN WYTHOFF Muhlis Maulana Ibrahim; Loeky Haryanto; Kmir Kamal Amir
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 11 No. 1: July 2014
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.236 KB) | DOI: 10.20956/jmsk.v11i1.3427

Abstract

Penaksir Tak Bias Variansi Minimum Seragam Georgina M. Tinungki
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 2 No. 2: January 2006
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.839 KB) | DOI: 10.20956/jmsk.v2i2.3293

Abstract

Apabila terdapat lebih dari satu penaksir tak bias, maka ada tak berhingga banyaknya penaksir tak bias, akan tetapi mungkin pula tidak ada satu pun penaksir tak bias. Sehingga dapat muncul dua pertanyaan, yaitu bagaimana cara memilih salah satu penaksir tak bias untuk dipakai, jika terdapat beberapa atau banyak penaksir tak bias, dan penaksir bias bagaimana yang harus digunakan jika tidak terdapat penaksir tak bias. Beberapa sifat dari penaksir kemungkinan maksimum dapat menjawab pertanyaan yang muncul, dengan melihat sifat ketak biasan, keselarasan dan bentuknya yang lain. Penaksir tak bias optimum dengan penaksir tak bias varian minimum seragam mempunyai varian yang minimum di antara semua kemungkinan penaksir yang tak bias. Penaksir tak bias varian minimum seragam yang ada biasanya mencapai batas bawah variansi Rao-Cramer, meskipun penaksir tak bias bervariansi minimum ini bisa saja tidak dapat ditentukan. Suatu metode mencari penaksir tak bias varian minimum seragam adalah dengan mencari suatu fungsi tak bias dari suatu statistik cukup yang lengkap. Bentuk lainnya adalah dengan mencari fungsi tak bias jika diketahui adanya suatu statistik cukup yang lengkap.
Analisis Klasifikasi Dua Arah Model Campuran Raupong Raupong; Anisa Anisa; Hasrina Hasrina
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 12 No. 2: January 2016
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.307 KB) | DOI: 10.20956/jmsk.v12i2.3460

Abstract

Gelanggang Evalusi dan Sifat-sifatnya Amir Kamal Amir
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 5 No. 1: July 2008
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.075 KB) | DOI: 10.20956/jmsk.v5i1.3341

Abstract

Sifat-sifat gelanggang evaluasi beserta pembuktiannya sudah ada dibeberapa literatur seperti misalnya pada McConnel & Robson (1987). Namun demikian penyajiannya belum terurai dengan jelas sehingga alur pembuktian masih sulit dimengerti. Tulisan ini akan menguraikan secara terperinci dan sistematik dengan bahasa yang mudah dimengerti sifat-sifat dan buktinya tersebut. Sifat-sifat yang akan dibahas antara lain adalah sifat-sifat yang menghubungkan gelanggang evaluasi dengan lapangan pecahan, gelanggang lokal, gelanggang Noetherian, sifat terurut total, dan terintegral tutup.
Orbit Fraktal Himpunan Julia Andi Kresna Jaya; Niswar Aliansa
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 13 No. 2 (2017): January 2017
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.957 KB) | DOI: 10.20956/jmsk.v13i2.3504

Abstract

PENERAPAN MODIFIED VOGEL'S APPROXIMATION METHOD (MVAM) UNTUK MEMINIMUMKAN BIAYA TRANSPORTASI (STUDI KASUS: PABRIK TAHU TAUFIK) Marie Afiani; Susi Setiawani; Toto Bara Setiawan
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 16 No. 2 (2020): JMSK, JANUARY, 2020
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.69 KB) | DOI: 10.20956/jmsk.v16i2.7349

Abstract

This research aims to determine the tofu product distribution transportation model at Taufik Tofu Factory. This type of research is applied research with a quantitative approach. The method used to solve transportation problems in this study is the Modified Vogel’s Approximation Method (MVAM) and optimized using the Modified Distribution (MODI) method. The results of this study indicate that the application of MVAM at the Taufik Tofu Factory provides a more minimum solution for calculating transportation costs, both in equilibrium and non-equilibrium problems. MVAM provides the same transportation costs as the optimal solution for the simplex method, which is equal to Rp1.164.911,00 for equilibrium problems and Rp2.176.838,00 for unequal problems. These results have been tested for optimism using MODI and better than the real cost calculations issued by the factory.
Penggunaan Model Regresi Klasik untuk Mengetahui Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Angka Kemiskinan di Provinsi Sulawesi Selatan Anisa Anisa
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 8 No. 1: July 2011
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.016 KB) | DOI: 10.20956/jmsk.v8i1.3385

Abstract

Salah satu sasaran pembangunan nasional adalah menurunkan tingkat kemiskinan. Kemiskinan merupakan salah satu penyakit dalam ekonomi, sehingga harus disembuhkan atau paling tidak dikurangi. Pada penelitian ini digunakan model regresi klasik atau Common Effect Model (CEM) untuk mengetahui faktor-faktor atau variabel yang mempengaruhi angka kemiskinan di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2005-2008. Parameter-parameter pada model regresi klasik  diestimasi dengan metode Ordinary Least Square  (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 variabel independen yang berpengaruh  secara signifikan pada angka kemiskinan di Provinsi Sulawesi Selatan yaitu laju pertumbuhan ekonomi dan angka harapan hidup.  Hasil juga menunjukkan bahwa pengujian nilai tengah untuk  angka kemiskinan per tahun selama 4 tahun periode waktu amatan tidak menunjukkan perbedaan yang nyata. Dapat dikatakan bahwa program-program pengentasan kemiskinan yang dilakukan dalam periode waktu amatan selama 4 tahun ini belum memperlihatkan hasil sesuai yang diharapkan.  
Model B-Spline dalam Menaksir Kurva Regresi Nonparametrik Raupong Raupong
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 6 No. 1 (2009): July 2009
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.282 KB) | DOI: 10.20956/jmsk.v6i1.4091

Abstract

Penaksir B-Spline adalah salah satu metode yang digunakan untuk menaksir kurva regresi nonparametrik. Model B-Spline dengan titik knots digunakan untuk menyelesaikan kelemahan model spline pada saat orde yang tinggi, titik knot yang banyak atau  knots yang terlalu dekat yang akan membentuk matriks dalam perhitungan yang hampir singular sehingga persamaan normal sulit diselesaikan. Metode yang digunakan dalam menaksir parameter B-Spline adalah Metode Kuadrat Terkecil (Ordinary Least Square) yang didefinisikan secara rekursif. Aplikasi B-Spline yang diberikan adalah ratio berat dan tinggi badan bayi setiap bulan. Hasil yang diperoleh adalah B-Spline linier dengan menggunakan satu titik knot merupakan model yang terbaik untuk data tersebut dalam menjelaskan pengaruh umur terhadap ratio berat dan tinggi badan bayi, kriteria pemilihan model terbaik yaitu R2 (Koefisien Determinasi) dan MSE (Means Square Error).
Bilangan Stirling dan Hubungannya dengan Beberapa Konsep Matematika Fifik Astuti; Loeky Haryanto; Hasmawati Basir
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi Vol. 10 No. 2: January 2014
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.027 KB) | DOI: 10.20956/jmsk.v10i2.3417

Abstract

Dalam tulisan ini dibahas analogi, ekuivalensi dan keterkaitan antara bilangan-bilangan Stirling dengan konsep matematika yang lain: himpunan, permutasi, fungsi, faktorial (turun dan naik), determinan-1 dan deret Maclaurin. Pada khususnya analogi antara diferensi dan turunan bisa diturunkan dengan menggunakan bilangan-bilangan Stirling. Juga ekuivalensi beberapa definisi bilangan Stirling berdasarkan konsep partisi pada permutasi dan pada himpunan serta interpretasinya, juga disajikan. Pada penerapan konsep determinan-1, diberikan dua relasi rekurensi yang berbeda tetapi ekuivalen. Relasi rekurensi yang pertama menghasilkan sebuah barisan eigen sedangkan relasi rekurensi yang kedua menghasilkan barisan eigen yang sama, tetapi diturunkan dengan menerapkan determinan-1.