cover
Contact Name
I KETUT MUDITE ADNYANE
Contact Email
adnyane@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
acta.vet.indones@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
ACTA VETERINARIA INDONESIANA
ISSN : 23373207     EISSN : 23374373     DOI : -
Core Subject : Health,
Acta Veterinaria Indonesiana (Indonesian Veterinary Journal) mempublikasikan artikel-artikel dalam bentuk: penelitian, ulasan, studi kasus, dan komunikasi singkat yang berkaitan dengan berbagai aspek ilmu dalam bidang kedokteran hewan, biomedis, peternakan dan bioteknologi. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Acta Veterinaria Indonesiana diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Hewan bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia. Terbit dua kali dalam satu tahun pada bulan Januari dan Juli. [ISSN 2337-3202, E-ISSN 2337-4373]
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2024): Juli 2024" : 12 Documents clear
Multidrug-Resistant (MDR) E. coli dalam Daging Babi yang Berasal dari Rumah Potong Hewan (RPH) Oeba, Kota Kupang Mila Meha, Margie Pristiantine; Sudarwanto, Mirnawati Bachrum; Pisestyani, Herwin
Acta VETERINARIA Indonesiana Vol. 12 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avi.12.2.168-175

Abstract

Untuk dapat menghasilkan daging babi yang siap dikonsumsi tentunya perlu melewati berbagai tahapan mulai dari peternakan hingga pengemasan. Pada berbagai tahapan ini, peluang terjadinya kontaminasi dengan mikrob patogen sangat besar. Mikrob patogen yang sering ditemui pada daging babi salah satunya E. coli yang seringkali menjadi pemicu kejadian foodborne disease pada manusia. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa isolat E. coli yang diisolasi dari peternakan babi di Kota Kupang diketahui telah mengalami multidrug-resistan (MDR) yang mana apabila kejadian ini menyebar dapat berdampak buruk bagi masyarakat. RPH merupakan tempat penyembelihan hewan yang diawasi oleh dokter hewan dengan tujuan untuk dapat menghasilkan daging dengan kualitas baik bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur cemaran E. coli, mengidentifikasi serta isolasi MDR E. coli dari daging babi segar yang berasal dari RPH Oeba, Kota Kupang. Penghitungan jumlah E. coli dilakukan berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) ISO 16649–2:2001 tentang Metode Horizontal Enumerasi E. coli positif-b-glukuronidase - Bagian 2: Teknik penghitungan koloni pada suhu 44 °C menggunakan 5-bromo-4-chloro-3-indolyl-b-D-glucuronide. Uji resistansi E. coliterhadap antibiotik dilakukan berdasarkan metode Kirby-Bauer. Data terkait jumlah cemaran E. coli dan pengujian resistansi E. coli terhadap antibiotik dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan cemaran E. coli dalam daging babi yang digunakan memiliki rata-rata 626.440±947.937 CFU/g. Semua isolat E. coli telah resistan terhadap penisilin (100%), sebagian besar isolat E. coli resistan terhadap streptomisin (80%) dan tetrasiklin (60%), serta hampir sebagian isolat E. coli resistan terhadap oksitetrasiklin (47%), amoksisilin (40%). Isolat lapang E. coli yang diperoleh dari daging babi telah MDR terhadap 2 (7/15;46,67%) sampai dengan 3 (7/15;46,67%) golongan antibiotik. Simpulan dari penelitian ini yaitu, cemaran E. coli dalam daging babi yang berasal dari RPH Oeba melebihi ambang batas maksimum cemaran mikrob yang telah ditetapkan (>1x101 CFU/g). Isolat E. coli telah resistan terhadap penisilin, streptomisin, tetrasiklin, oksitetrasiklin, dan amoksisilin dan telah MDR terhadap 2 sampai dengan 3 golongan antibiotik.
Nilai Ejection Fraction dan Fractional Shortening Ekokardiografi pada Anjing Ras Belgian Malinois di Badan Narkotika Nasional ayuning permata, ni putu wirananda
Acta VETERINARIA Indonesiana Vol. 12 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avi.12.2.176-180

Abstract

Anjing yang bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) memiliki program pelatihan rutin yang memerlukan aktifitas fisik tingg sehingga dapat memengaruhi morfologi jantung anjing. Pengukuran nilai ejection fraction (EF) dan fractional shortening (FS) digunakan untuk menentukan ketebalan dan kekuatan kontraksi otot jantung serta menilai fungsi sistolik jantung. Penelitian ini bertujuan untuk menilai parameter ekokardiografi EF dan FS pada anjing ras Belgian Malinois di BNN. Parameter EF dan FS diperlukan dalam mengevaluasi pengaruh aktivitas fisik terhadap perubahan morfologi jantung. Sampel yang digunakan adalah 21 ekor anjing ras Belgian Malinois berumur 3 sampai 4 tahun, 13 ekor anjing merupakan anjing yang aktif dilatih, dan 8 ekor merupakan anjing yang tidak aktif dilatih. Pemeriksaan ekokardiografi dilakukan pada posisi right parasternal short axis view, menggunakan USG Acclarix AX3 dengan microconvex probe frekuensi 2,5-6 MHz. Tipe pencitraan ekokardiografi yang digunakan untuk mendapatkan EF dan FS adalah Motion (M-) mode dengan metode interpretasi Cube method. Hasil interpretasi menunjukkan rataan nilai EF dan FS pada kedua kelompok anjing, berada pada rentang normal (55-85% untuk EF, dan 25-45% untuk FS). Berdasarkan penelitian ini anjing ras Belgian Malinois tidak memiliki kecenderungan mengalami kardiomiopati.

Page 2 of 2 | Total Record : 12