cover
Contact Name
Nurul Kusumawardani
Contact Email
nurul.kusumawardani@almaata.ac.id
Phone
+6281902808231
Journal Mail Official
inpharnmed.journal@almaata.ac.id
Editorial Address
Jl. Brawijaya no.99, Tamantirto, Kasihan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal)
ISSN : 25806637     EISSN : 25807269     DOI : http://dx.doi.org/10.21927/inpharnmed
Core Subject : Health,
Pharmaceutics, Biopharmaceutics, Drug Delivery System, Physical Pharmacy, Chemical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, , Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology, Community and Clinical Pharmacy, Regulatory Affairs and Pharmaceutical Marketing Research, and Alternative Medicines
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2023)" : 6 Documents clear
Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat pada Pasien Hipertensi di Instalasi Rawat Jalan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RS Konawe Haris, Restu; Masrida, Wa Ode; Muhammad Ali, Nur Fitriana; Idawati, Idawati; Aspadiah, Vica; Mahmudah, Rifa’atul
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i1.3096

Abstract

Hipertensi adalah salah satu  masalah kesehatan di seluruh dunia. Hal ini  disebabkan karena hipertensi merupakan faktor risiko yang mengarah ke penyakit  kardiovaskuler seperti gagal jantung, serangan jantung, penyakit ginjal, serta stroke. Kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien hipertensi di Instalasi Rawat Jalan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RS Konawe yang diukur menggunakan instrument Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Jumlah keseluruhan sampel berjumlah 100 pasien yang dipilih berdasarkan kriteria inkulusi dan ekslusi penelitian. Penelitian berlangsung selama 4 bulan sejak 21 Juni – 24 November 2021. Analisis data dengan analisis univariat yang dideskripsikan kedalam tabel sistematik. Hasil penelitian menujukkan pasien hipertensi yang ada di RS Konawe sebagian besar berjenis kelamin perempuan (57%) dengan umur 25-40 tahun (44%). Tingkat pendidikan terakhir adalah SMA (40%), sebanyak 28% pekerjaan pasien adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS).  Sebanyak 55% pasien hipertensi juga memiliki keluarga yang bekerja dibidang kesehatan. Status pasien merupakan pasien BPJS (74%). Sebagian besar pasien hipertensi memiliki riwayat penyakit lain seperti gangguan jantung (25%), penyakit ginjal (22%) dan stroke (18%).  Tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien hipertensi di Instalasi Rawat Jalan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RS Konawe beragam. Data menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pasien hipertensi dalam mengkonsumsi obat masuk dalam kategori tidak patuh (37%). Ketidakpatuhan pasien disebabkan karena penggunaan obat yang dikonsumsi dalam jumlah banyak (polifarmasi), lupa mengkonsumsi obat karena faktor usia dan faktor ekonomi pasien.
Hubungan Pengetahuan Interprofessional Collaboration (IPC) Tenaga Kesehatan dengan Pelayanan dalam Penanganan COVID-19 di Beberapa Puskesmas Wilayah Kabupaten Bantul Oktavia, Rahma Sakti; Wulandari, Ari Susiana; Nurinda, Eva
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i1.3018

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus bernama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang menyebar dengan sangat cepat, sehingga pandemi COVID-19 menjadi fokus utama tenaga kesehatan. Interprofessional Collaboration (IPC) merupakan kerjasama antar profesi dengan latar belakang yang tidak sama dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan pasien seperti pandemi COVID-19 serta memberikan pelayanan kesehatan guna mencapai kualitas yang diharapkan, keterbatasan pengetahuan tenaga kesehatan terkait IPC akan berpotensi memperburuk pelayanan dalam penyelesaian masalah pandemi COVID-19. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan Interprofessional Collaboration (IPC) tenaga kesehatan dengan pelayanan dalam penanganan COVID-19 di beberapa Puskesmas wilayah Kabupaten Bantul. Metode penelitian ini adalah kuantitatif non eksperimental menggunakan rancangan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel tenaga kesehatan di beberapa Puskesmas Wilayah Kabupaten Bantul ditentukan menggunakan perangkat lunak OpenEpi didapatkan sebanyak 279 sampel yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian digunakan untuk mengukur pengetahuan mengenai IPC dengan pelayanan menggunakan alat ukur kuesioner. Analisis data yaitu dengan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Mann-whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tenaga kesehatan mengenai IPC dengan pelayanan tenaga kesehatan dalam penanganan COVID-19. Hasil tersebut ditunjukkan pada uji Mann-whitney dengan nilai signifikansinya yaitu p-value = 0,033 (<0,05). Kesimpulan penelitian dari penelitian ini adalah terdapat adanya hubungan antara pengetahuan tenaga kesehatan mengenai IPC dengan pelayanan tenaga kesehatan dalam penanganan COVID-19.
Formulasi dan Uji Karakteristik Fisik Sediaan Sampo Ekstrak Air Kelapa Menggunakan Metode Freeze Drying Ningrum, Yuyun Darma Ayu; Roffada, Rizal -; Lara, Savara Purnama
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i1.3188

Abstract

Sampo adalah sediaan berbentuk semi cair mengandung surfaktan yang berguna menghilangkan kotoran dan lemak pada kulit kepala. Air kelapa merupakan salah satu bahan alam yang kaya dengan vitamin C sebagai antioksidan, memiliki manfaat menjaga kesehatan kulit kepala, sehingga dapat digunakan sebagai zat aktif sediaan sampo. Air kelapa diekstraksi menggunakan metode Freeze drying. Selain bahan aktif, sampo memiliki bahan kunci yaitu surfaktan. Surfaktan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kombinasi Sodium lauril sulfat dan Cocamide DEA.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh formulasi optimum dengan karakteristik sifat fisik yang baik dari sampo ekstrak freeze drying air kelapa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium. Optimasi formula menggunakan metode Simplex Lattice Design. Pendekatan membuat 8 formula. Seluruh formula dilakukan uji organoleptik uji tinggi busa, uji pH, dan uji stabilitas. Data yang diperoleh diolah dengan perangkat Design expert versi 13.  Menurut hasil evaluasi fisik sediaan sampo. Hasil uji organoleptik berwarna putih, bau mentol, bentuk semi cair. Hasil uji pH 6,2, tinggi busa 7,9 cm Formula optimal sampo terdiri dari 0,2% ekstrak freeze drying air kelapa, 0% Natirum lauril sulfat, 1% Cocamide DEA, 3% CMC, 0,5% asam sitrat, 0,5% metil paraben, 0,15% mentol, dan aquadest. Sediaan ini memiliki sifat fisik yangmemenuhi persyaratan sediaan sampo yang baik. 
Gambaran Faktor Karakteristik Sosio-Demografi Terhadap Pola Pengobatan pada Pasien COVID-19 dengan Essential Hypertension di RSUD Wates Suat, Winda Dheananda; Kusumawardani, Nurul; Basuki, Adriyanto Rochmad; Estiningsih, Daru; Fauzi, Rizal; Avista, Agriva Devaly
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i1.3197

Abstract

Prevalensi pasien COVID-19 sebagian besar memiliki komorbid hipertensi dengan risiko untuk mengalami manifestasi lebih berat jika terinfeksi SARS-CoV-2 dan berkontribusi terhadap sebagian besar kasus kematian pada COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran karakteristik faktor sosiodemografi terhadap pola pengobatan pada pasien essential hypertension dengan Infeksi COVID-19 di Instalasi Rawat Inap RSUD Wates. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan deskriptif analitik. Pengambilan data rekam medik secara retrospektif pada tahun 2020 sampai 2021 dengan jumlah sampel 106 rekam medis yang diambil dari 333 total populasi di Instalasi Rawat Inap RSUD Wates. Kriteria inklusi penelitian ini adalah pasien dengan diagnosa COVID-19 dan memiliki komorbid essential hypertension, pasien berusia dewasa hingga lansia dengan kisaran umur antara 19-90 tahun, pasien dengan data rekam medik (RM) lengkap. Data yang didapatkan dianalisis univariat dengan persentasi karakteristik sosiodemografi dan pengobatan yang diterima pasien. Gambaran karakteristik sosio-demografi berdasarkan kategori usia dijumpai paling banyak adalah usia >65 tahun sebanyak 33,01%, jenis kelamin perempuan sebanyak 52,83%. Berdasarkan tingkat pendidikan sebagian besar sekolah menengah atas (SMA) sampai sarjana dengan jumlah 43,39%, tidak bekerja sebanyak 42,45%.  Pada penelitian ini diketahui bahwa kebutuhan penggunaan obat terbanyak pada usia >65 tahun. Penggunaan antibiotik sebanyak 30,18%, antivirus sebanyak 30,18%, antikoagulan sebanyak 24,52%, dan antihipertensi sebanyak 29,24%.
Hubungan Kualitas Pelayanan Kefarmasian Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta Periode Januari 2023 Alawiyah, Metha Ayu; Wulandari, Ari Susiana; Fatimah, Fatma Siti; Nurinda, Eva
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i1.3099

Abstract

Masalah kesehatan menjadi hal yang sangat utama saat ini. Peningkatan taraf hidup masyarakat, disertai dengan meningkatnya pula tuntutan masyarakat akan kualitas kesehatan yang diharapkan. Salah satu penyedia jasa pelayanan kesehatan seperti puskesmas yaitu suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat kesehatan masyarakat. Tingkat keberhasilan pelayanan kesehatan dapat dinilai dari kepuasan pasien. Kualitas pelayanan mampu mempengaruhi kepuasan pasien, karena hampir semua pelayanan berhubungan dengan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan dan kualitas pelayanan kefarmasian serta mengetahui hubungan kualitas pelayanan kefarmasian dengan kepuasan pasien rawat jalan di Wilayah Kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan variabel bebas kualitas pelayanan dan variabel terikat adalah kepuasan pasien. Pengambilan data menggunakan kuesioner kepada 108 responden di Puskesmas Umbulharjo I. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan dalam kategori cukup baik berjumlah 56 responden (51,9%), dan variabel tingkat kepuasan pasien dalam kategori puas berjumlah 88 responden (81,5%). Tidak terdapat hubungan secara signifikan antara kualitas pelayanan kefarmasian dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Umbulharjo I. Dimana nilai koefisien korelasi sebesar 0,147 dengan p-value sebesar 0,130 > 0,05.
Studi Etnobotani Pemanfaatan Tanaman Obat Masyarakat Desa Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan Haris, Restu Nur Hasanah; Saprin, Saprin; Ali, Nur Fitriana Muhammad; Burhan, Hesti Trisnianti; Salmiati, Salmiati; Fitriani, Rezky Dwi
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i1.2989

Abstract

Studi etnomedisin merupakan studi yang mempelajari tentang  penggunaan obat dan cara pengobatan yang dilakukan oleh etnik dan suku bangsa tertentu. Masyarakat Desa Sabulakoa telah mengenal pemanfaatan tanaman untuk kebutuhan sehari-hari, diantaranya dijadikan sebagai makanan, dan berbagai macam bahan obat-obatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah, jenis, khasiat,  bagian tanaman yang bermanfaat, peracikan dan pemanfaatan tanaman obat oleh masyarakat Desa Sabulakoa, Kecamatan Sabulakoa, Kabupaten Konawe Selatan. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan melihat kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan data dengan wawancara terbuka pada masyarakat yang dianggap mengetahui pemanfaatan dan penggunaan tanaman obat serta melibatkan dukun desa setempat yang sering mengobati masyarakat dengan penggunaan tanaman tradisional. Analisis data dalam bentuk tabel disajikan untuk menggambarkan jenis tanaman, family, kegunaan, bagian tanaman yang digunakan dan cara meramu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 28 jenis tanaman, 20 family yang dimanfaatkan sebagai obat oleh masyarakat desa Sabulakoa. Tanaman tersebut dapat mengobati seperti penyakit dalam (diabetes militus, maag, asam lambung, kolesterol, lever, diare) dan luka luar (gatal-gatal, kurap, jerawat, dan luka infeksi). Bagian tanaman yang dimanfaatkan oleh masyarakat umumnya adalah bagian daun (57,5%) akar, kulit batang, buah, biji dan rimpang. Cara meracik tanaman obat yang dilakukan masyarakat sangat sederhana yaitu cara direbus (67,8%), ditumbuk (32,1%), diparut dan diperas (14,2%). cara penggunaan tanaman obat untuk penyakit dalam dapat diminum dan untuk luka luar cukup ditempelkan pada area tubuh yang mengalami luka.

Page 1 of 1 | Total Record : 6