cover
Contact Name
Nurul Rochmah
Contact Email
nurul-rochmah@untag-sby.ac.id
Phone
+6285964020699
Journal Mail Official
jurnalextrapolasi@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Jl. Semolowaru 45
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Extrapolasi
ISSN : 16938259     EISSN : 2721978X     DOI : https://doi.org/10.30996/ep.v20i02
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Extrapolasi is published by Department of Civil Engineering Faculty of Technology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. The Extrapolasi editorial is very open in accepting articles related to : Building Materials and Structures Constructions Technology Constructions Management, Road and Bridge Engineering Earthquake Engineering, Geotechnical Engineering, Hydraulic Structures and Drainage Structural Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering Transportation Engineering.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 17 No 2 (2020)" : 5 Documents clear
KINERJA STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG DENGAN BENTANG KANTILEVER 4 M MENGGUNAKAN METODE ANALISIS PUSHOVER Trimurtiningrum, Retno; Saves, Faradlillah; Fatmawati, Laily Endah; Setiawan, Yusak Adi
EXTRAPOLASI Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v17i2.4429

Abstract

AbstractThe advance of technology and design in construction field are developing. Therefore, variety of structural design becomes unique. The shape of building with cantilever seems increasingly atrractive because it is rated to have high architecture. Cantilever form with a longer span of more than 1/3 L is increasingly desirable because it provides a unique exterior appearance,as well as a double function other than as a room can also functioned as a canopy.The building is designed to be a 7-storey building with cantilever beam on the 6th – 7th floor for 4 m. This study used the reference of SNI 03-2847-2013 in designing the main structural elements of reinforced concrete, SNI 03-1726-2012 for the designing the earthquake load, SNI 03-1727-2013 and PPIUG1983 for gravity load planning. From the results of analysis, the interstory drift that occurs both the X-direction and the direction of Y is 50.544 mm and 39.956 mm, each of which qualifies the interstory drift limit according to SNI 03-1726-2012. Structural performance levels are being catagories in immediate occupancy level which means there is no structural damage and the building can be used immediately according to its function AbstrakKemajuan teknologi dan desain di bidang konstruksi semakin berkembang. Hal tersebut, membuat beragamnya variasi desain struktur yang semakin hari semakin unik. Bentuk-bentuk gedung dengan kantilever tampaknya semakin diminati karena dinilai mempunyai arsitektur yang tinggi. Bentuk kantilever yang mempunyai bentang lebih panjang, yaitu lebih dari 1/3 L makin diminati karena memberikan tampilan eksterior yang unik, serta dapat berfungsi ganda selain sebagai ruangan juga dapat difungsikan sebagai kanopi. Gedung yang didesain merupakan gedung 7 lantai dengan balok kantilever pada lantai 6 dan 7 sepanjang 4 m. Penelitian ini menggunakan acuan SNI 03-2847-2013 dalam mendesain elemen struktur utama beton bertulang, SNI 03-1726-2012 untuk perencanaan beban gempa, SNI 03-1727-2013 dan PPIUG 1983 untuk perencanaan beban gravitasi. Dari hasil analisis didapatkan besar simpangan yang terjadi baik arah x maupun arah Y adalah sebesar 50,544 mm dan 39,956 mm, dimana masing-masing memenuhi syarat batas simpangan antar lantai sesuai SNI 03-1726-2012. Level kinerja struktur termasuk level immediate occupancy yang berarti tidak terjadi kerusakan structural dan gedung dapat segera dipakai sesuai dengan fungsinya.
PERSEPSI MASYARAKAT DESA PINGGIRPAPAS KECAMATAN KALIANGET KABUPATEN SUMENEP TERHADAP PENGGUNAAN MCK Rahmanto, Ach.Desmantri; Suyuti, Suyuti
EXTRAPOLASI Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v17i2.4430

Abstract

AbstractThe low level of community welfare and poor environmental quality are almost the same problems for all settlements in rural areas. A bad environment can be identified by looking at the aspects that affect the quality of the shelter, such as clean water networks, drainage, solid waste, sanitary facilities, density and poverty levels. The purpose of this research is to find out people's perceptions and attitudes towards healthy lifestyles related to the use of good toilets. The data analysis technique was used to determine the relationship between variables using Chi-Square Test Analysis. It can be seen that from some of the question items used as variables in this study, there are no variables that have Asymp values. Sig. (2-tailed) <0.05 and it can be concluded that based on the answers from a number of respondents more variables are acceptable and it can be concluded that the respondents' answers relate to several aspects of the later use of the MCK. So from these answers it can be concluded that the respondents prefer the answer "yes" with an overall percentage of 85%, which means that each question variable in the questionnaire is correct, so the characteristics of the Pinggirpapas Village community have met the standard in the category of understanding, being aware and able to change. improper behavior.  AbstrakRendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat serta kualitas lingkungan yang buruk merupakan permasalahan yang hampir sama bagi seluruh permukiman daerah pedesaan. Lingkungan yang buruk dapat diidentifikasi dengan melihat aspek-aspek yang yang berpengaruh pada kualitas hunian tersebut seperti jaringan air bersih, drainase, persampahan, fasilitas MCK, tingkat kepadatan dan kemiskinan. Tujuan penelitian ini mengetahui persepsi serta prilaku masyarakat terhadap pola hidup sehat terkait dengan penggunaan MCK yang baik. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui adanya hubungan antara variabel dengan menggunakan Analisis Chi-SquareTest. Dapat diketahui bahwa dari beberapa item pertanyaan yang dijadikan variabel dalam penelitian ini tidak terdapat variabel yang memiliki nilai Asymp. Sig. (2-tailed) < 0.05 dan dapat disimpulkan bahwa berdasarkan pada jawaban dari sejumlah responden lebih banyak variabel yang dapat diterima dan dapat disimpulkan bahwa jawaban responden berkaitan dengan beberapa aspek dalam pennggunaan MCK nantinya. Sehingga dari jawaban tersebut dapat disimpulkan bahwa responden lebih banyak memilih jawaban “ya” dengan persentase keseluruhan sebesar 85 % yang berarti masing-masing variabel pertanyaan pada kuesioner tersebut benar, jadi Karakteristik masyarakat Desa Pinggirpapas sudah memenuhi standart dalam kategori mengerti, sadar dan sanggup untuk merubah prilaku yang tidak benar.
PERBANDINGAN SIMPANGAN GEDUNG LANTAI RENDAH DENGAN MENGGUNAKAN 2 TIPE BRESING Rochmah, Nurul
EXTRAPOLASI Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v17i2.4431

Abstract

AbstractIndonesia is one of the areas where earthquakes often occur, one reason is that Indonesia is located on the border of the oceanic plate, namely the pacific ocean and the continental plate, namely the Eurasian continent. Where in these areas plate shifts often occur which cause frequent earthquakes.In minimizing casualties due to building failure due to earthquakes, one of them is necessary to make a building that has sufficient ductility so that in this study using a steel structure building.In steel structures, to make the structure more resistant to lateral loads, it is necessary to apply bracing. In this study, we try to compare the eccentric and concentric bracing displacement in steel structure buildings.Based on the results obtained from the comparison of these displacements, it is found those displacements due to eccentric bracing is smaller than the concentric bracing  AbstrakIndonesia termasuk daerah yang sering terjadi gempa, salah sebabnya karena wilayah Indonesia terletak di daerah perbatasan lempeng samudera yaitu samudera pasisfik dan lempeng benua yaitu benua Eurasia. Dimana di daerah tersebut sering terjadi pergeseran lempeng yang menyebabkan sering terjadi gempa.Dalam meminimalisir korban akibat kegagalan bangunan akibat gempa salah satunya perlu membuat suatu bangunan yang mempunyai daktilitas yang cukup sehingga dalam penelitian ini memakai gedung struktur baja.Pada Struktur baja untuk lebih membuat struktur bisa tahan terhadap beban lateral maka perlu diberi bresing. Dalam penelitian ini mencoba untuk membandingkan simpangan bresing eksentrik dan konsentrik pada gedung struktur baja.Berdasarkan hasil yang diperoleh dari perbandingan simpangan tersebut, maka diperoleh simpangan akibat bresing eksentrik lebih kecil di banding bresing konsentrik.
FAKTOR PENANGULANGAN TERJADINYA WASTE PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Beatrix, Michella; Rochmah, Nurul; Sarya, Gede; Dwijayanto, Pebru
EXTRAPOLASI Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v17i2.4427

Abstract

AbstractLarge and small scale construction projects have waste that cannot be predicted in advance, even the amount cannot be predicted directly, whether it is in large or small amounts. The existence of waste can have a significant impact that can affect construction costs. Waste can have both negative and positive impacts. Good waste management will have a positive impact on the company in terms of cost, even time, and quality, but if the waste that occurs cannot be handled or managed properly it will harm the company in terms of cost, time, and even in terms of quality. In this case, the party that always gets the impact of the waste is the contractor.This study focuses on mitigating the occurrence of waste that is how to minimize it. Thisstudy uses the distribution of questionnaires to the contractor in Surabaya. The results of this study are 5 item indicators on how to minimize the highest ranking. The 5 items are Updating material requirements, Mixing, transporting, and placing concrete at the right time, Increasing the competence and expertise of labor, Provision of good and adequate material/warehouse storage facilities, and accurate material measurement.  Abstrak Proyek konstruksi dalam skala besar maupun kecil, memiliki waste yang tidak dapat diprediksi sebelumnya, bahkan jumlahnya pun tidak dapat diprediksi secara langsung, apakah itu dalam jumlah besar ataupun jumlah yang kecil. Adanya waste dapat memberikan dampak yang signifikan yang dapat mempengaruhi biaya konstruksi. Pada dasarnya waste dapat memberikan dampak negatif maupun positif. Pengelolaan waste yang baik akan memberikan dampak positif bagi perusahaan dalam segi biaya, bahkan waktu dan mutu, namun apabila waste yang terjadi tidak dapat diatasi atau dikelola dengan baik maka akan memberikan dampak negatif bagi perusahaan dalam segi biaya, waktu bahkan dalam hal mutu. Dalam hal ini pihak yang selalu mendapatkan dampak dari adanya waste adalah pihak kontraktorPenelitian ini memfokuskan pada faktor penanggulangan terjadinya waste yaitu cara meminimalisirnya. Penelitian ini menggunakan penyebaran kuisioner kepada pihak kontraktor di Surabaya. Hasil dari penelitian ini adalah 5 item indicator cara meminimalisir yang memiliki ranking tertinggi. 5 item tersebut adalah Updating kebutuhan material, Mencampur, mengangkut dan menempatkan beton pada waktu yang tepat, Meningkatkan kompetensi dan keahlian tenaga kerja, Penyediaan fasilitas penyimpanan material/gudang yang baik dan memadai, dan Pengukuran bahan yang akurat.
PENGUKURAN KANDUNGAN AIR TANAH DI DESA TALANGAGUNG, KABUPATEN MALANG Wiyono, Wiyono; Puspita, Mayang Bunga
EXTRAPOLASI Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v17i2.4428

Abstract

Abstract The location of Talangagung Village is close to the Final Disposal Area, where the area has the potential to carry out groundwater pollution. Therefore, this study aims to explore water resources, namely groundwater in Talangagung Village, which can be used to see the feasibility of life, especially for humans and animals. This research was conducted by taking samples of soil or well water using measurement parameters in the form of Total Dissolved Solids (TDS). After measuring the air content using TDS measurement, ground or well water content, it is still suitable for use with a value range of 166 mg / L. Then, for future improvements, it is necessary to take more samples in the village area. Talangagung and add to measurement parameters, and get a wider pictureAbstrakLetak Desa Talangagung berada dekat dengan Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yang mana kawasan tersebut memiliki potensi untuk terjadinya pencemaran air tanah. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tentang sumber daya air yaitu air tanah di Desa Talangagung, yang bisa digunakan untuk mengetahui kelayakan kehidupan, terutama untuk manusia dan hewan. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan sampel air tanah atau air sumur dengan menggunakan parameter pengukuran berupa Total Dissolved Solid (TDS). Setelah dilakukan pengukuran pada kandungan air dengan menggunakan pengukuran TDS, kadar air tanah atau sumur, masih layak untuk dikonsumsi yaitu dengan rentang nilai sebesar 166 hingga 270 mg/L. Lalu, untuk perbaikan di masa mendatang, perlu diadakan pengambilan sampel yang lebih banyak lagi di daerah Desa Talangagung dan menambah parameter pengukuran, supaya mendapatkan gambaran yang lebih luas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5