cover
Contact Name
Titania Aulia
Contact Email
titaniaulia@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
komunikasipembangunan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Pembangunan
ISSN : 16933699     EISSN : 24424102     DOI : -
Jurnal Komunikasi Pembangunan (Jurnal KMP) is a journal that publishes research results on development communication, especially related to agriculture and rural areas. Jurnal KMP is published twice a year, in February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
Communication Convergence in Village Development Program (Case: Village Fund in Sungai Kali Village, South Kalimantan) Oki Gusri Anto
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 19 No. 01 (2021): February 2021
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46937/19202134214

Abstract

Development and communication are two inseparable factors because a successful development cannot come up without the communication role as a strategy to realize a community welfare. The social inequality and poverty of today is caused by the development that is not in line with the community’s real needs or expectations. This triggers disagreements or non-convergent communication among all resource managers in the village. This study uses the theoretical approach of convergence communication model to examine factors that influence the development gaps in terms of individual characteristics, and the supporting environment available and to formulate convergent strategies to solve development gaps. This research is designed with a quantitative approach and qualitative data to identify social behaviors and symptoms in the community. The results showed that communication convergence does not occur in the development programs, which could be affected by low education, income levels and inappropriate policies applied in development to achieve common development goals.
Strategi Komunikasi Sains LIPI dalam Kegiatan Diseminasi Pupuk Organik Hayati Kepada Masyarakat Kapat Yuriawan
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 19 No. 02 (2021): July 2021
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46937/19202136320

Abstract

Lembaga penelitian di Indonesia memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan hasil penelitian. Namun, hingga saat ini, hasil penelitian dalam negeri belum disebarluaskan dengan baik. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah belum optimalnya kolaborasi antara peneliti dan humas sebagai komunikator sains dalam mengkomunikasikan hasil penelitian kepada publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus diseminasi Pupuk Organik Hayati Beyonic Startmik-LIPI tahun 2021. Penelitian ini menggunakan sumber data primer percakapan antara peneliti dan humas melalui media whatsapp. Teknik wawancara dilakukan secara daring melalui zoom meeting. Dalam menganalisa percakapan antara peneliti dan humas, penelitian ini menggunakan Teori Manajemen Makna Terkoordinasi. Sumber data sekunder diperoleh melalui dokumen laporan kegiatan diseminasi serta pemberitaan POH Beyonic Startmik-LIPI di website. Hasil penelitian menunjukkan strategi komunikasi humas dan peneliti dalam kegiatan diseminasi POH Beyonik Startmik melalui tiga tahapan yaitu: (1) tahap persiapan meliputi pengkoordinasian penginformasian jadwal dan konfirmasi narasumber, (2) tahap pelaksanaan meliputi pengkoordinasian persiapan perjalanan dan metode presentasi, (3) tahap evaluasi meliputi pengkoordinasian penyusunan konten berita.
Media Exposure to and Knowledge of the BCG Economic Development Policy Model of the Thai People Wansom Seesung
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 19 No. 02 (2021): July 2021
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46937/19202136509

Abstract

This study investigated the media exposure and knowledge of the BCG economic development policy model among the Thai people. An online questionnaire was used to collect data from 496 Thai respondents. The frequency distribution, percentage, mean and standard deviation were used to analyze the data. It was found that among thirteen channels, the majority of the respondents were exposed to the BCG model information through websites (47.72%), followed by Facebook (45.23%), and the least, to clubhouse and radio (3.73% for both). As for the frequency of exposure, the majority of the respondents were exposed to media for information about the BCG policy model from time to time depending on the occasion, followed by 4-5 times a month, and the least exposed at all times. Regarding the quality of information dissemination, data analysis revealed that the respondents indicated the quality at a moderate level in all aspects. Analysis of the responses of eight questions about the BCG model revealed that the majority of the respondents had a low level of knowledge of the BCG policy model, followed by a moderate level, and a high level of only 2.1%.
Strategi Komunikasi dalam Gerakan Penolakan Isu Relokasi dan Penutupan Pulau Komodo rici pranata; Sarwititi Sarwoprasodjo; Arif Satria
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 19 No. 02 (2021): July 2021
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46937/19202137066

Abstract

Taman Nasional Komodo (TNK) sebagai kawasan konservasi dan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) melibatkan beragam aktor/stakeholder dengan peran dan kepentingan yang berbeda dalam pengelolaannya. Analisis komunikasi merupakan hal penting untuk menciptakan kondisi saling pengertian, sehingga pengelolaan TNK dapat memberikan manfaat bagi semua pihak. Tahun 2019, Gubernur Nusa Tenggara Timur mewacanakan relokasi masyarakat dan penutupan Pulau Komodo, kemudian menimbulkan ketegangan hubungan dengan berbagai pihak. Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi masyarakat dalam gerakan penolakan isu relokasi masyarakat dan penutupan Pulau Komodo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, analisis peristiwa dan metode SPEAKING Hymes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kelompok stakeholder berdasarkan tingkatan pengaruh dan kepentingannya, yaitu crowd, context setter, subject dan key player. Studi ini juga menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan masyarakat dengan stakeholder lain mayoritas secara dialogis sebagai bentuk advokasi. Peristiwa komunikasi yang dianalisis menunjukkan masyarakat mampu mencapai kepentingannya, namun diperlukan upaya besar dan pengerahan seluruh kekuatan kolektif masyarakat.
Tata Kelola Kolaboratif Ruang Terbuka Hijau: Sebuah Kajian Pustaka Terstruktur (Systematic Literature Review) Irvan Dian Pratama; Salahudin; Ali Roziqin
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 19 No. 02 (2021): July 2021
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46937/19202136310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata kelola kolaboratif ruang terbuka hijau sudah berjalan dengan baik namun belum optimal dalam pengimplementasiannya. Penelitian ini menggunakan sistematis literatur review sebagai landasan dasar untuk mempermudah peneliti/mahasiswa agar dapat mengulas dan mengidentifikasi artikel ilmiah secara sistematis dengan langkah-langkah yang telah ditetapkan. Penelitian ini mengungkapkan terdapat 124 artikel yang telah diseleksi dari 378 artikel yang relevan dengan topik yang dibahas. Hasil analisis tersebut menghasilkan 3 cluster yang berbeda dalam 38 konsep yang relevan dengan studi tata kelola kolaboratif ruang terbuka hijau. Dalam penggunaan mode density visualization tidak adanya author yang mendominasi dalam mengkaji pemetaan data author sesuai tema tata kelola kolaboratif ruang terbuka hijau. Semuanya memiliki kedudukan yang sama pentingnya dalam melakukan temuan-temuan yang akan digunakan pada penelitian berikutnya. Penelitian ini mempunyai keterbatasan artikel untuk menunjang literatur review. Dari total keseluruhan artikel yang diperoleh melalui database scopus tidak semuanya memiliki keterkaitan topik yang akan di gunakan untuk melakukan penelitian, sehingga peneliti kesulitan dalam melakukan analisis. Rekomendasi peneliti terhadap penelitian selanjutnya perlunya penggunaan analisis dengan menambah beberapa artikel yang memiliki relevansi yang sama di beberapa sumber artikel ilmiah agar mempermudah dalam melakukan analisis data secara konkrit.
Komunikasi Inovasi dalam Adaptasi Kebiasaan Baru: Studi Deskriptif pada Pelaku Usaha di Provinsi Riau Muhammad Badri
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 20 No. 01 (2022): Februari 2022
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46937/20202238001

Abstract

Pencegahan penularan Covid-19 melalui protokol kesehatan dapat disebut sebagai adaptasi kebiasaan baru. Pelaku usaha merupakan salah satu kelompok yang dituntut untuk menerapkan protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi inovasi dan tingkat adaptasi kebiasaan baru pada kalangan pelaku usaha dengan studi deskriptif di Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 220 pelaku usaha. Instrumen penelitian ini dibangun menggunakan teori dan konsep komunikasi inovasi. Penelitian ini menemukan bahwa sumber informasi komunikasi inovasi paling tinggi yaitu dan komunikasi interpersonal dari pemerintah. Sebagian besar responden menyatakan, informasi protokol kesehatan merupakan pesan penting sehingga mereka setuju mematuhi. Tingkat adopsi terhadap indikator protokol kesehatan seperti menyediakan informasi untuk mematuhi protokol kesehatan bagi pekerja dan pelanggan tinggi. Begitu juga penyediaan fasilitas protokol kesehatan seperti fasilitas cuci tangan, hand sanitizer, dan informasi menjaga jarak. Responden juga memberi konfirmasi tetap mematuhi protokol kesehatan sampai pandemi usai, karena selain untuk melindungi individu juga untuk keberlanjutan usahanya.
Komunikasi Keluarga dan Resiliensi pada Perempuan Korban Kekerasan Berbasis Gender Online Sri Mustika; Tellys Corliana
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 20 No. 01 (2022): Februari 2022
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46937/20202238826

Abstract

The virtual world is not a safe place for women. Many women are victims of online gender-based violence (KBGO). This study aims to examine family communication, resilience, and KBGO victims. Researchers used a qualitative approach with a descriptive type. Participants in this study amounted to five people. These five informants were chosen purposively. Data was collected by observation, in-depth interviews, and literature study. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model. This research was conducted in Jakarta and its surroundings from February to August 2021. Researchers found that the victims of KBGO were women who were active on social media, including Twitter, Facebook, and Instagram. Not all victims of violence know the perpetrators, although some recognized the perpetrators as close people, such as friends from a community and siri's ex-husband. Not all victims have the courage to share their problems with their families. The pattern of family communication also determines the victim's openness to her family. Likewise, the resilience of the victim in dealing with this case is closely related to the communication pattern of her family. Victims who have consensual communication patterns have resilience and managed to get through the case well. However, the support of friends can help the victim in overcoming the problem.
Instagram Sebagai Medium Komunikasi Risiko Orang Tua Kepada Anak Selama Pandemi Covid-19: Studi Netnografi Komunitas Pola Asuh Virtual Jihad Muamar; Ghina Hana Imtinan
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 20 No. 01 (2022): Februari 2022
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46937/20202238987

Abstract

Instagram sebagai media sosial populer ketiga di Indonesia memiliki peran besar di masa pandemi Covid-19, yakni sebagai medium komunikasi risiko efektif yang menyalurkan informasi yang menjangkau khalayak luas. Penelitian ini mengungkapkan bagaimana unsur strategi unggahan postingan ditinjau dari tiga kajian, yakni tema sebagai unsur pengelompokkan bahasan sejenis, fungsi komunikasi sebagai unsur layanan informatif, edukatif, motivatif, serta bentuk yang merupakan unsur penggunaan fitur Instagram sebagai media penyaluran komunikasi. Metode dalam penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme, pendekatan studi netnografi dengan parameter unggahan data analisis penelitian adalah postingan terkait komunikasi risiko tentang kesehatan anak di masa Covid-19 yang diperoleh melalui unggahan ketiga akun komunitas virtual: @ayahbunda_; @parentalk.id; dan @gaia_parenting. Pengumpulan data dilakukan melalui uji triangulasi multiple times yang melibatkan dua jenis data, yakni primer (proses arsip, elisitas, dan catatan lapangan), dan sekunder (kajian artikel dan re-post terhadap postingan terkait). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi risiko tentang kesehatan anak via Instagram oleh ketiga akun komunitas virtual bersifat dinamis, artinya terdapat penerimaan dan penolakkan dari khalayak. Tema upaya preventif, fungsi informatif, dan bentuk foto menjadi kebutuhan penting bagi target khalayak, yakni para orang tua di saat masa pandemi. Kajian ini menunjukkan bahwa diperlukan strategi efektif dalam melakukan komunikasi risiko tentang kesehatan anak di masa pandemi.
The Unique Communication Pattern of Japanese and Indonesian Families Shaping Specific Character to their Children Dwi Rini Sovia Firdaus; Alo Karyati; Rakhe S. Rakasiwi; Tubagus Nugraha
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 20 No. 01 (2022): Februari 2022
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46937/20202239018

Abstract

The character-building system in Japan has become a role model in Indonesia. The initiators of education policies in Indonesia are intensively promoting character building as a solution to the decline in the quality of human resources. Character building in Japan and in Indonesia are carried out by the nuclear family at home. This study maps the differences in the communication patterns of Indonesian and Japanese parents in teaching character building to their children. Parents of productive age 17-50 years were used as respondents, had junior high school to postgraduate education, and had children aged 0-15 years. Questionnaires were distributed using google forms to Japanese people in Japan and Indonesians in Indonesia. It was found that the value of hard work in Indonesian families stems from the desire to avoid uncertainty and parents’ pragmatic thinking. In Japanese families, avoiding uncertainty teaches children a spirit of enthusiasm. Hofstede's cultural dimensions cannot explain the source of the spirit of togetherness in Indonesian and Japanese families, as well as the source of the spirit of hard work, and responsibility in Japanese families.
Adopsi Inovasi Layanan Online di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda Ainun Rohmah; Khansa Yumna Abiyyu; Cindy Elisa; Nurasimah; Natalia Lembang Pasapan; Safika; Muhammad Nur Firdaus; Noviani Reksa Permatasari
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 20 No. 01 (2022): Februari 2022
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46937/20202239408

Abstract

Konsep Smart City hadir sebagai upaya pemanfaatan teknologi untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu bentuknya yaitu berupa pelayanan online untuk berbagai urusan masyarakat oleh institusi pemerintah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses adopsi inovasi pelayanan online via WhatsApp yang dilakukan Dinasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Samarinda dengan menggunakan Teori Difusi Inovasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diambil dengan teknik penelitian lapangan, meliputi observasi dan wawancara mendalam dengan teknik purposive sampling untuk menetapkan informan. Hasil dari penelitian ini adalah pelayanan online via WhatsApp Disdukcapil berhasil diadopsi dari tahap pengetahuan hingga tahap konfirmasi, karena dianggap sesuai kebutuhan dan lebih fleksibel oleh informan. Pamflet dan banner menjadi saluran komunikasi yang berperan sebagai alat penyebarluasan informasi awal. Diketahui pula komunikasi interpersonal antara masyarakat dan perwakilan pemerintah berperan sebagai proses pertukaran informasi bagi adopter guna mendapatkan informasi tambahan. Kemampuan informan dalam menggunakan teknologi mempengaruhi persepsinya dalam melihat derajat keuntungan relatif, kesesuaian, dan kerumitan dari inovasi.