JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti)
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) aspire to become a journal which contributes to math and science teaching improvement by spreading knowledge that all stakeholder engaged in mathematics and science teaching can be able to benefit from. In addition to original articles, the journal features the following special sections: Learning, Issues and Trends , Science Learning in Everyday Life, Mathematic and Science Teacher Education, Mathematic and Science Education Policy, Science Studies and Science Education.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 2 (2018)"
:
11 Documents
clear
Keefektifan Model Pembelajaran Make A Match terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik
Tri Yunita;
Purwo Susongko;
Wikan Budi Utami
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1044
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran make a match terhadap prestasi belajar peserta didik. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA semester 2 SMAN 1 Dukuhwaru Kabupaten Tegal tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 140 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan non tes (dokumentasi). Teknik analisis data pada uji prasyarat sebelum penelitian menggunakan uji normalitas (uji liliefors), uji homogenitas (uji bartlett) dan uji kesetaraan sampel (anava satu arah). Pengujian validitas instrumen menggunakan rasch model, pengujian hipotesis pertama menggunakan uji proporsi satu pihak kanan, pengujian hipotesis kedua menggunakan uji-t dua pihak dan pengujian hipotesis ketiga menggunakan uji-t satu pihak kanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran make a match lebih dari 40% mencapai KKM 75. Terdapat perbedaan prestasi belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran make a match dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Selain itu diketahui juga bahwa model pembelajaran make a match lebih baik dari model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik.
Keefektifan Model Pembelajaran Make A Match Berbantu Lembar Kegiatan Peserta Didik Terhadap Prestasi Dan Motivasi Belajar Matematika
Nur Azizah;
Ponoharjo Ponoharjo;
Purwo Susongko
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1045
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan apakah: (1) Prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran make a match berbantu lembar kegiatan peserta didik (LKPD) mencapai target / kriteria ketuntasan minimum (KKM). (2) Ada perbedaan prestasi dan motivasi belajar antara peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran make a match berbantu LKPD dengan peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional berbantu LKPD. (3) Model pembelajaran make a match berbantu LKPD lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional berbantu LKPD terhadap prestasi dan motivasi belajar matematika peserta didik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 2 Kramat Kabupaten Tegal Tahun Ajaran 2017 / 2018 yang terdiri dari 321 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 142 peserta didik.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, tes prestasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah Anava satu arah untuk sebelum penelitian.Uji Proporsi satu pihak kanan, Uji manova serta Uji hotelling untuk setelah penelitian. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Make A Match berbantu LKPD mencapai target / KKM. (2) Ada perbedaan prestasi dan motivasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Make A Match berbantu LKPD dengan peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional berbantu LKPD. (3) Prestasi dan motivasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Make A Match berbantu LKPD lebih baik daripada yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional berbantu LKPD.
Keefektifan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan Penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terhadap Prestasi Belajar Matematika
Rizki Nurhidayah;
Ponoharjo Ponoharjo;
Purwo Susongko
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1046
Penelitian dengan judul Keefektifan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan Penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Terhadap Prestasi Belajar Matematika bertujuan untuk mendeskripsikan (1)prestasi belajar matematika peserta didik menggunakan model pembelajaran TPS dengan penggunaan LKPD mencapai target (2)adanya perbedaan prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran TPS dengan penggunaan LKPD dengan ekspositori dengan penggunaan LKPD (3)prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran TPS dengan penggunaan LKPD lebih baik dibandingkan model pembelajaran ekspositori dengan penggunaan LKPD. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII semester II SMP Neger 1 Ampelgading tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 283 peserta didik yang terbagi dalam 9 kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sample dan cluster random sampling. Sampel yang diambil sebanyak 1 kelas eksperimen, 1 kelas kontrol, dan 2 kelas uji coba. Uji validitas menggunakan model rasch. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa tes dengan taraf signifikansi 5%. Teknik analisis data menggunakan uji proporsi satu pihak kanan, uji-t dua pihak, dan uji-t satu pihak kanan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) prestasi belajar matematika peserta didik menggunakan model pembelajaran TPS dengan penggunaan LKPD mencapai target (2)terdapat perbedaan prestasi belajar matematika peserta didik menggunakan model pembelajaran TPS dengan penggunaan LKPD dengan ekspositori dengan penggunaan LKPD (3)prestasi belajar matematika peserta didik menggunakan model pembelajaran TPS dengan penggunaan LKPD lebih baik dibandingkan model ekspositori dengan penggunaan LKPD.
Pengaruh Sumber Daya Teknologi Informasi dan Kenyamanan di Sekolah Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Indonesia Berdasarkan Survey PISA Tahun 2015
Lidya Citra Divantari;
Purwo Susongko;
Rizqi Amaliyakh Solikhah
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1047
Penelitian ini bertujuan : (1) Mendeskripsikan pengaruh sumber daya teknologi informasi di rumah terhadap prestasi belajar matematika pada siswa Indonesia survey PISA tahun 2015. (2) Mendeskripsikan pengaruh kenyamanan di sekolah terhadap prestasi belajar matematika pada siswa Indonesia survey PISA tahun 2015. (3) Mendeskripsikan pengaruh sumber daya teknologi informasi dan kenyamanan di sekolah terhadap prestasi belajar matematika pada siswa Indonesia survey PISA tahun 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Indonesia yang mengikuti survey PISA tahun 2015. Sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh yaitu semua populasi dijadikan sampel atau penelitian populasi. Pada survey PISA tahun 2015 Indonesia melibatkan 6315 data siswa dari 519.334 respon siswa. Data Siswa diperoleh dari survey PISA tahun 2015 yang dipublikasikan situs resmi yang bersumber dari laman OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Analisis data menggunakan uji regresi sederhana X1, uji regresi sederhana X2 dan uji regresi ganda X1 X2 .Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1)  Terdapat pengaruh yang signifikan antara sumber daya teknologi informasi terhadap prestasi belajar matematika. (2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara kenyamanan di sekolah terhadap prestasi belajar matematika (3) Tidak dapat medeskripsikan pengaruh yang signifikan antara sumber daya teknologi informasi dan kenyamanan di sekolah secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika karena keterbatasan penelitian yang menunjukkan ketidakmemenuhinya asumsi klasik pada analisis regresi linear berganda.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Penentuan Luas Permukaan dan Volume Kubus dan Balok melalui Model Cooperative Learning Tipe Student Team Achievement Division (STAD)
Eni Rusmiyati
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1048
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Untuk hasil observasi pada siklus I pengamatan aktivitas peneliti 79,28 %, aktivitas siswa 77,5 %, masuk dalam kategori baik, pada siklus II pengamatan aktivitas peneliti 90 %, aktivitas siswa 88% masuk dalam kategori sangat baik. Begitu juga dengan rata-rata hasil belajar evaluasi untuk siklus I yaitu 73.83 untuk siklus II yaitu 85. Berdasarkan hal ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan pembelajaran model Coopetive Learning tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar Siswa Kelas VIIIG SMP Negeri 1 PangkahTahun Pelajaran 2015/2016 pada materi luas permukaan dan volume kubus dan balok.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas VII SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal pada Pokok Bahasan Luas Daerah Segiempat melalui Pendekatan Open-Ended
Hartini Rochyati
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1049
Penelitian ini bertujuan mengetahui mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP N 1 Pangkah tahun pelajaran 2015/2016 pada pokok bahasan luas daerah segiempat melalui pembelajaran pendekatan open-ended. Penelitian ini merupakan penelitian PTK dnegan subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII G SMP N 1 Pangkah tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 33 orang siswa.Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 (empat) tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Data yang diambil berupa data hasil belajar, hasil observasi terhadap guru, dan hasil observasi terhadap siswa. Kesimpulan yang didapat yakni pembelajaran pendekatan open-ended dapat meningkatkan hasil belajar matematika pokok bahasan luas daerah segiempat siswa kelas VII SMP N 1 Pangkah tahun pelajaran 2015/2016 dengan rincian siklus I nilai rata-rata kelas adalah 75 dengan presentase jumlah siswa yang mencapai ketuntasan individual 70%. Pada siklus II nilai rata-rata kelas adalah 84 dengan presentase jumlah siswa yang mencapai ketuntasan individual 88%.
Penerapan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktifitas Siswa pada Pokok Bahasan Klasifikasi Makhluk Hidup pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal
Natiqoh Nurkhasanah
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1050
Berdasarkan observasi diketahui bahwa faktor penyebab kurangnya kompetensi siswa dalam pembelajaran IPA adalah metode pembelajaran yang dilaksanakan masih berpusat pada guru, siswa tidak diarahkan untuk berfikir kreatif dan menguasai konsep berdasarkan penemuan-penemuan di lapangan. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Dengan Menerapkan Model Problem Based Learning Bagi Siswa Kelas VII-I SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal Semester Gasal Tahun Pelajaran 2017/2018 Pangkah. Penelitian  ini  didesain  dalam  dua  siklus.  Prosedur  dalam  setiap  siklus mencakup tahap-tahap: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Didapat kesimpulan bahwa penelitian  pembelajaran  IPA Materi Klasifikasi Makhluk Hidup dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas VII- I SMP Negeri 1 Pangkah semester I tahun pelajaran 2017/2018, adanya peningkatan nilai rata-rata kelas pada siklus I rata-rata kelas memperoleh 75,3 kategori baik, tetapi baru 71,87 % siswa mendapatkan nilai 71. Hasil ini masih belum memenuhi indikator keberhasilan dimana 85% siswa kelas VII-I SMP N 1 Pangkah mendapatkan nilai 71. Namun pada siklus II nilai rata-rata kelas mencapai 80,5 kategori baik , dengan 90,62 % siswa mendapatkan nilai 71 sehingga hasil pada siklus II telah mencapai indikator keberhasilan penelitian.
Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar dengan Menerapkan Metode Tutor Sebaya pada Materi Listrik Dinamis bagi Siswa Kelas IX di SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal Semester Gasal Tahun Pelajaran 2017/2018
Ali Komsakum
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1051
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar materi listrik dinamis bagi siswa kelas IX C SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal semester gasal tahun pelajaran 2017/2018 Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode tutor sebaya dapat meningkatkan aktivitas belajar materi listrik dinamis bagi siswa kelas IX C SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal semester gasal tahun pelajaran 2017/2018 dari kondisi awal banyak siswa yang pasif ke kondisi akhir banyak siswa yang aktif dan hasil belajar siswa meningkat dari kondisi awal prosentase jumlah siswa yang tuntas (telah memenuhi KKM) sebesar 58,82 % meningkat pada Siklus I yang tuntas belajar 79,41 % dan pada kondisi akhir siklus II menjadi 85,29%.
Pengaruh Group Investigation Berbantuan Science Chain Card Tema Gerak terhadap Kemampuan Berpikir Logis dan Keterampilan Berkomunikasi Siswa
Ulil Albab;
Novi Ratna Dewi;
Indah Urwatin Wusqo
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1052
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model group investigation berbantuan science chain card tema gerak terhadap kemampuan berpikir logis dan keterampilan berkomunikasi siswa beserta besar pengaruhnya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan posttest only group design. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dari populasi siswa kelas VIII SMP 1 Kudus tahun 2016, diperoleh kelas VIII G sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII H sebagai kelas kontrol. Data penelitian ini didapatkan dari nilai posttest hasil belajar kognitif siswa yang disusun berdasarkan lima indikator kemampuan berpikir logis serta nilai keterampilan berkomunikasi yang diperoleh melalui tiga kali observasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi berdasarkan posttest kemampuan berpikir logis siswa adalah r = 0,13. Hasil analisis uji t terhadap nilai koefisien korelasi kemampuan berpikir logis memperlihatkan t hitung = 3,00 yang berarti bahwa ada pengaruh signifikan. Besarnya pengaruh ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (KD) yang diperoleh sebesar 1,00 %. Hasil analisis observasi keterampilan berkomunikasi siswa menunjukkan nilai koefisien korelasi yang diperoleh adalah r = 0,75. Hasil analisis uji t terhadap nilai koefisien korelasi keterampilan berkomunikasi memperlihatkan t hitung = 10,8 yang berarti bahwa ada pengaruh signifikan. Besarnya pengaruh ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (KD) yang diperoleh sebesar 58,00 %. Hasil analisis penelitian juga menunjukkan besarnya pengaruh keterampilan berkomunikasi siswa terhadap kemampuan berpikir logis selama pembelajaran group investigation berbantuan science chain card adalah sebesar 1,00 %. Dapat disimpulan bahwa group investigation berbantuan science chain card tema gerak berpengaruh terhadap kemampuan berpikir logis dan keterampilan berkomunikasi siswa.
Keefektifan Model Pembelajaran Student Team Achivement Division Berbantu Media Pembelajaran terhadap Keaktifan dan Prestasi Belajar Matematika
Muhammad Agung Dwi Prasetyo;
Isnani Isnani
JPMP Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/jpmp.v2i2.1053
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1)prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran telah mencapai target (2)model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional terhadap keaktifan belajar peserta didik. (3)model STAD berbantu media pembelajaran lebih baik dari pada model pembelajaran konvesional terhadap prestasi belajar matematika peserta didik. (4)ada perbedaan keaktifan dan prestasi belajar matematika antara peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran dengan peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. (5)model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional terhadap keaktifan dan prestasi belajar matematika peserta didik. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan uji proporsi, uji t, uji manova, danujiτ2-Hotelling. Hasil penelitian  menyatakan bahwa bahwa: (1)prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaranmencapai target; (2)model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional terhadap keaktifan belajar peserta didik; (3)model STAD berbantu media pembelajaran lebih baik dari pada model pembelajaran konvesional terhadap prestasi belajar matematika peserta didik; (4)ada perbedaan keaktifan dan prestasi belajar matematika antara peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran dengan pesertadidik yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional; dan (5)model pembelajaran STAD berbantu media pembelajaran lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional terhadap keaktifan dan prestasi belajar matematika peserta didik.